cover
Contact Name
Misriyani
Contact Email
misriyani85@gmail.com
Phone
+6281334845085
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.39 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 2657179X     EISSN : 26567822     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and providing maximum access to scientific communication.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2022): Desember" : 7 Documents clear
PEMANFAATAN GeoDa DALAM PEMETAAN STUNTING DI KABUPATEN BULUKUMBA Jusni Tajuddin; Arfiani; Erniawati; Sulfa Indra Wini
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.105

Abstract

Salah satu permasalahan gizi yang dihadapi dunia saat ini adalah anak pendek (stunting). Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Masalah anak pendek merupakan Kasus stunting di mana merupakan kasus multidimensi yang tidak hanya terjadi pada anak dari keluarga miskin, tetapi juga pada keluarga yang berada di atas 40% tingkat kesejahteraannya. Stunting dipengaruhi oleh faktor secara langsung dan secara tidak langsung. Berbagai program pemerintah terkait pencegahan stunting telah diselenggarakan, namun belum efektif dan belum terjadi penurunan dalam skala yang memadai. Sehigga perlu di lakukan pengendalian penyakit pemetaan penyakit dapat membantu dalam penanggulangan penyakit melalui deteksi dini lokasi-lokasi yang beresiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran penderita stunting di Kabupaten Bulukumba memalui GeoDa. Data merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan kasus stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba serta metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara (Interview). Analisa spasial empirical bayes (empirical bayesian smoothing rates) yang dikembangkan oleh Clayton dan Kaldor (1987) dalam software Geoda program version 1.6.7 dilakukan untuk mengidentifikasi sebaran kasus karena kasus stunting tidak sepenuhnya mewakili jika terjadi pada populasi lebih besar namun tidak padat penduduk karena wilayah yang lebih luas. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bulukumba. Populasi adalah anak berusia 24-59 bulan di Kabupaten Bulukumba. Hasil Sebaran kasus stunting tertinggi di Kecamatan Gantarang dengan kasus 745 (40.69%). Sedangkan sebaran kasus terendah terdapat pada Kecamatan Ujung Bulu dengan 41 (2.24%) dengan wilayah kerja Puskesmas yaitu Puskesmas Caile dengan 41 kasus stunting. Hal ini masih menunjukkan bahwa ada keterkaitan sebaran stunting dengan wilayah tempat tinggal secara geografis.
TEMUAN KOLELITIASIS PADA PENDERITA SIROSIS HEPATIS DI RSU ANUTAPURA PALU Luthfiyah Nahda Ahmad; Mukramin Amran; Andi Handriyati
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.106

Abstract

Sirosis hati merupakan keadaan patologis yang menggambarkan stadium akhir fibrosis hepatik yang berlangsung progresif. Batu empedu adalah temuan klinis yang umum pada populasi umum. Prevalensi batu empedu pada sirosis adalah dilaporkan sekitar 23% dengan kejadian tahunan 3,4%, sedangkan pada populasi umum ditemukan 10-30%. Batu empedu terjadi pada sepertiga pasien yang mengalami sirosis hati. Batu pigmen adalah jenis batu yang paling umum pada pasien ini, sedangkan batu kolesterol hanya mewakili sekitar 15% dari semua batu pada pasien sirosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui temuan kolelitiasis pada penderita sirosis hepatis di RSU Anutapura Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional, dengan menggunakan rekam medik pasien sebagai data penelitian. Pengambilan sampel dengan menggunakan Non- Probabilty Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2021. Penderita sirosis yang terdiagnosis kolelitisias yang memenuhi kriteria penelitian di RSU Anutapura Palu sebanyak 33 orang. Kolelitiasis ditemukan pada 22 dari 33 orang (66,7%). Penderita sirosis hepatis yang disertai kolelitiasis kebanyakan ditemukan pada perempuan (59,1%). Penderita Sirosis Hepatis di RSU Anutapura Palu Sebagian besar disertai kolelitiasis. Adanya kolelitiaisis kemungkinan berkaitan dengan kadar bilirubin serum yang tinggi.
HUBUNGAN TINGKAT ANXIETAS DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI YANG RAWAT JALAN DI RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2018 Karina Eka Pratiwi; Andi Soraya Tenri U; Magdalena
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.107

Abstract

Anxietas masih merupakan masalah di seluruh dunia. Hal ini di buktikan dengan tingginya angka prevelensi Anxietas di dunia terutama di Indonesia sendiri. Efek simpatik meningkatkan tekanan darah selain itu juga stress atau ketegangan Jiwa dapat merangsang kelenjar suprarenal melepaskan hormon adrenalin dan memacu jantung berdenyut lebih cepat serta lebih kuat, sehingga tekanan darah akan meningkat. Penderita Hipertensi di RSU Anutapura Palu yang rawat jalan tahun 2017 adalah 206 orang yang dirasa perlu untuk melakukan evaluasi terhadap hubungan tingkat kecemasan dengan derajat hipertensi sehingga dapat mengurangi angka penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat anxietas dengan derajat hipertensi pada penderita hipertensi yang rawat jalan di RSU Anutapura Palu tahun 2018. Penelitian ini bersifat analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Pengumpulan data hubungan tingkat anxietas dengan derajat hipertensi dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan menggunakan skoring HARS untuk tingkat anxietas. Dilakukan uji korelasi pada batas kemaknaan sig = 0,05 melalui program SPSS. Dari 65 sampel penderita hipertensi ditemukan korelasi yang bermakna (p=0,04) antara tingkat anxietas dengan derajat hipertensi dengan koefisien korelasi sebesar 0,260 (hubungan yang lemah). Semakin tinggi tingkat anxietas,semakin tinggi deajat hipertensi. Anxietas dapat memperberat derajat hipertensi pada penderita hipetensi
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMAN 6 PALU Alma Mutia Ningrum; Nur Meity; Maria Rosa Da Lima Rupa
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.108

Abstract

HIV merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi Human immunodeficiecy Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, menyebabkan penderita mengalami penurunan ketahanan tubuh sehingga mudah untuk terinfeksi berbagai macam penyakit. Secara global menjadi penyebab kematian nomor dua pada remaja muda usia 10-19 tahun yang rentan terhadap ancaman risiko kesehatan seperti HIV/AIDS akibat perilaku yang mengarah pada hal-hal yang negatif (perilaku seksual bebas, pengguanaan obat terlarang melalui jarum suntik). Adanya penyuluhan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif untuk menghindari perilaku yang dapat meningkatkan angka kejadian HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMAN 6 Palu. Desain penelitian ini adalah analitik eksperimental menggunakan rancangan ( pre experimental pretest–postest one groups) dengan teknik simple random sampling terhadap 95 siswa SMAN 6 Palu. Pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap menggunakan instrumen kuesioner. Analisa data menggunakan SPSS 26 dengan uji Wilcoxon dan uji McNemar. Hasil penelitian saat pretest pada tingkat pengetahuan mengenai HIV/AIDS kategori baik terdapat 10 responden (10,5%), kategori cukup 46 responden (48,4%), kategori kurang 39 responden (41,1%) dan setelah dilakukan penyuluhan, pada postest terjadi peningkatan pengetahuan pada kategori baik sebanyak 78 responden (82,1%), kategori cukup 12 responden (12,6%), dan kategori kurang terdapat 5 responden (5,3%). Hasil pretest pada sikap mengenai HIV/AIDS, sikap positif sebanyak 24 responden (25,2%), sikap negatif sebanyak 71 responden (74,7%), setelah dilakukan penyuluhan, pada postest terjadi peubahan sikap positif sebanyak 67 responden (70,5%), sikap negatif sebanyak 28 responden (29,5%). Analisa uji Wilcoxon pada tingkat pengetahuan mengenai HIV/AIDS didapatkan signifikan p= (<α 0,05) dan pada perubahan sikap dengan uji McNemar didapatkan signifikan p = (<α 0,05). Penyuluhan tentang HIV/AIDS pada remaja di SMAN 6 Palu meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS terutama pada remaja yang mempunyai tingkat pengetahuan cukup atau kurang sebelum penyuluhan dan merubah sikap remaja tentang HIV/AIDS terutama dari sikap negatif menjadi positif.
KAJIAN PEGETAHUAN IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI POSKESDES PANTAMA KAJANG BULUKUMBA Mudyawati Kamaruddin; Sitti Usmia; Jusriani; Ardi Pranata
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.109

Abstract

Imunisai adalah salah satu cara untuk memberikan kekebalan pada bayi dan anak terhadap berbagai penyakit, sehingga dengan imunisasi diharapkan bayi dan anak tetap tumbuh dalam keadaan sehat. Peranan imunisasi sangat penting bagi perkembangan bayi dan balita, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi dan balita, mencegah bayi terjangkit dari penyakit yang berbahaya, meningkatkan presentase hidup, dan menyelamatkan generasi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian pegetahuan ibu terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap di Poskesdes Pantama Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Populasi penelitian ini adalah 27 ibu yang memiliki bayi dengan usia 0–11 bulan yang datang ke Poskesdes Pantama Kajang Bulukumba yang dijadikan sebagai sampel penelitian ini dengan menggunakan teknik total randon sampling. Hasil penelitian menunjukkan 12 ibu (44,44%) mempunyai pengetahuan cukup dan yang terendah adalah 7 ibu (25,93%) yang berpengetahuan baik terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Poskesdes Pantama Kajang Kabupaten Bulukumba. Berdasarkan data dari penelitian disimpulkan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang cukup tentang imunisasi dasar lengkap. Hal ini disebabkan karena faktor umur, pendidikan dan pekerjaan ibu yang menunjang tingkat pengetahuannya tentang imunisasi dasar lengkap.
EVALUASI PASIEN PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMONJI PALU YANG DI RUJUK BALIK PADA TAHUN 2021 Nurhaliza Anggraini Neu; Ruslan Ramlan Ramli; Masita Muchtar
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.110

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia persisten. Ini mungkin karena gangguan sekresi insulin, resistensi terhadap tindakan perifer insulin, atau keduanya. Program Rujuk Balik merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi beban anggaran negara di bidang kesehatan. Dengan PRB, biaya klaim penyakit di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) sebagai mitra BPJS dapat dikurangi, namun pasien tetap mendapat pengobatan atau keperawatan dalam jangka panjang yang dilaksanakan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dengan biaya pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau. Untuk mengetahui perkembangan dari penanganan rujuk balik pasien diabetes melitus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan Cross-Sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu Consecutive Sampling. Untuk mengetahui kadar glukosa darah pasien DM tipe 2 sebelum dan sesudah berobat di puskesmas kamonji palu, data disajikan dengan program SPSS. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kamonji kota Palu pada bulan September sampai Desember 2021. Pasien DM tipe 2 yang memenuhi kriteria sampel sebanyak 83 orang. Pengumpulan data ini dilakukan dengan cara wawancara langsung, dan pengisian kuesioner pada pasien yang didiagnosis DM tipe 2. Hasil penelitian menunjukkan dari 83 pasien DM tipe 2 sebelum berobat didapatkan sebanyak 74 (89.2%) pasien yang kadar glukosa darahnya dalam kategori buruk dan 9 (10.8%) pasien dengan kategori kadar glukosa sedang. Sedangkan 83 pasien DM tipe 2 sesudah berobat didapatkan sebanyak 49 (59.0%) pasien yang kadar glukosa darahnya dalam kategori buruk dan 34 (41.0%) pasien dengan kategori kadar glukosa sedang.
PROFIL IBU DENGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH YANG DIRAWAT DI RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2017 Fariani Gimaruddin; Djemi; Muh. Haris
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v4i3.111

Abstract

Angka kejadian bayi berat lahir rendah merupakan yang tertinggi di Kota Palu. BBLR menyebabkan mortalitas dan mordibitas bayi baru lahir. Kelahiran BBLR cenderung akan mengalami gangguan komplikasi kesehatan neonatal hingga kematian. Dengan mengetahui profil ibu dengan BBLR, hal-hal tersebut dapat dihindari dan angka dapat diturunkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil ibu dengan BBLR di RSUD Undata Palu tahun 2017. Penelitian ini dilakukan terhadap 65 responden yaitu ibu dengan bayi berat lahir rendah yang dirawat di RSUD Undata Palu Tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS 21. Profil ibu dengan BBLR berdasarkan paritas pada multipara (55%) dan primipara (45%). Profil ibu dengan BBLR berdasarkan pada pendidikan rendah (45%), pendidikan menengah (40%) dan pendidikan tinggi (15%). Profil ibu dengan BBLR berdasarkan tingkat kesejahteraan rendah (72%) dan tingkat kesejahteraan tinggi (28%). Profil ibu dengan BBLR berdasarkan gaya hidup tidak beresiko (100%) dan beresiko (0%). Profil ibu dengan BBLR tanpa riwayat penyakit (65%) dan dengan riwayat penyakit (35%). Ibu dengan BBLR yang dirawat di RSUD Undata Palu sebagian besar adalah ibu tanpa adanya riwayat penyakit dan gaya hidup yang tidak beresiko, tetapi memiliki paritas multipara serta memiliki status pendidikan rendah dan status ekonomi yang rendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7