cover
Contact Name
Misriyani
Contact Email
misriyani85@gmail.com
Phone
+6281334845085
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.39 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 2657179X     EISSN : 26567822     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and providing maximum access to scientific communication.
Articles 220 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KANKER SERVIKS DI DESA BIALO KECAMATAN GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA TAHUN 2020 Erniawati; Dewi Purnamasari; Risnayanti; Jusni; Mudyawati Kamaruddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i3.61

Abstract

Kanker serviks merupakan tumor ganas pada perempuan yang menyerang organ reproduksi perempuan yaitu sekitar daerah mukosa vagina dan mukosa kanalis servikalis atau biasa disebut bagian bawah antara kemaluan wanita dan Rahim. Pencegahan Kanker serviks dapat dilakukan dengan cara melakukan hubungan seksual pada waktunya minimal pada usia 20 tahun, tidak berganti-ganti pasangan, melakukan vaksinasi HPV, dan melakukan pemeriksaan kanker serviks secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat pengetahuan remaja putri tentang Kanker serviks di Desa Bialo. Kecamatan Gantarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri di Desa Bialo Kecamatan Gantarang, dalam penelitian ini jumlah sampel sebanyak 57 remaja putri di Desa Bialo Kecamatan Gantarang. Tingkat pengetahuan remaja putri meliput tentang kanker serviks, pengertian kanker serviks, pencegahan, penyebab, gejalah dan cara deteksi dini Kanker serviks. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar test. Berdasarkan hasil analisa data diperoleh pengetahuan menunjukkan bahwa dari 57 remaja putri dominan berpengetahuan kurang sebesar 54,3% dibandingkan dengan remaja putri yang berpengetahuan baik (22,1%) dan berpengetahun cukup 24,6%. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan yang dimiliki remaja putri tentang kanker serviks di Desa Bialo pada umumnya memiliki pengetahuan dalam kategori kurang.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN SINDROM PREMENSTRUASI PADA MAHASISWI DIII KEBIDANAN SEMESTER 2 UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA Nurul Hidayah Bohari; Haerani; Fasilah Basri; Misnawaty; Mudyawati Kamaruddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i3.62

Abstract

Sindrom premenstruasi menjadi masalah pada wanita dan gejala atau keluhan yang sering muncul adalah gejala fisik dan gejala emosional. Dampak dari sindrom premenstruasiadalah gangguan aktifitas harian, seperti penurunan produktifitas kerja, sekolah, dan hubungan interpersonal penderita. Disamping itu sindrom premenstruasi yang berat juga dapat berhubungan dengan kasus bunuh diri yang tinggi, tingkat kecelakaan, dan masalah kejiwaan akut atau faktor stress. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan sindrom premenstruasi pada mahasiswi DIII kebidanan semester 2 Universitas „Aisyiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswi DIII kebidanan semester 2 Universitas „Aisyiyah Yogyakarta tahun 2017 dengan metode pengambilan sampel menggunakan Proportioned Random Sampling didapatkan sebanyak 103 responden, alat ukur dengan kuesioner dan uji statistik Kendall tau dengan taraf signifikansi 0.05 atau 5%.Hasil analisis diperoleh nilai p sebesar 0,002 berarti (p < 0,05) maka terdapat hubungan antara tingkat stres dengan sindrom premenstruasi pada mahasiswi D3 kebidanan semester 2 Universitas „Aisyiyah Yogyakarta. Kesimpulan yang dapat diangkat adalah terdapat hubungan antara tingkat stres dengan sindrom premenstruasi pada mahasiswi DIII kebidanan semester 2 Universitas „Aisyiyah Yogyakarta (p = 0,002 ; p < 0,005 ; r = 0,298).Mahasiswi disarankan agar dapat mengendalikan stres yang berlebih serta melakukan aktifitas positif yang dapat mengurangi stres.
GAMBARAN RESPONSE TIME DAN KARAKTERISTIK PETUGAS IGD RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2019 Dwi St Nashrah Azia; Sitti Atikah; Andi Meutiah Ilhamjaya
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i3.63

Abstract

IGD sebagai gerbang utama penanganan kasus gawat darurat di rumah sakit memegang peranan penting dalam upaya penyelamatan hidup klien. Kecepatan dan ketepatan pertolongan yang diberikan pada pasien yang datang ke IGD memerlukan standar baku sehingga dapat menjamin suatu penanganan gawat darurat dengan response time yang cepat dan tepat. Response time yang cepat dan tepat merupakan salah satu penentu kepuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan jumlah sampel 100 orang pasien dan 35 orang petugas. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner, dan teknik analisis data dengan menggunakan uji distribusi frekuensi. Sebanyak 94 pasien (95%) memperoleh response time baik (<5 bmenit), 4 pasien (4,0%) response time cukup (5-10 menit), dan 1 pasien (1,0%) memperoleh response time buruk (>10 menit). (2) Karakteristik petugas medis di IGD RSU Anutapura berdasarkan jenis kelamin yaitu 20 orang (57,14%) laki-laki dan 15 orang (42,86%) perempuan. (3) Berdasarkan lama bekerja petugas IGD di RSU Anutapura Palu kategori terbanyak adalah sudah bekerja selama >5 tahun yaitu 19 orang (54,29%), 1-5 tahun sebanyak 10 orang (28,57%) dan <1 tahun sebanyak 6 orang (17,14%). (4) Berdasarkan pengalaman pelatihan petugas medis sebanyak 31 orang (88,57%) telah mengikuti ATLS/BTLS, ACLS/BCLS serta 4 orang (11,43%) belum mengikuti pelatihan. (5) Berdasarkan fasilitas penunjang medis di IGD RSU Anutapura Palu, diperoleh 33 orang (94,29%) petugas IGD menyatakan terpenuhi dan 2 orang (5,71%) menyatakan belum terpenuhi. Disimpulkan bahwa ditemukan sebanyak 95 pasien (95%) mendapatkan response time baik (≤5 menit), hal ini ditunjang dengan karakteristik petugas medis di IGD RSU Anutapura berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki yaitu 20 orang (57,14%) dengan 19 orang (54,29%) diantaranya sudah bekerja selama >5 tahun serta 31 orang (88,57%) petugas medis telah mengikuti pelatihan, ditambah lagi kecepatan waktu tanggap (response time) petugas medis ditunjang dengan fasilitas medis di IGD RSU Anutapura Palu yang tergolong memadai dibuktikan dari 33 orang (94,29%) petugas medis di IGD menyatakan terpenuhi dengan fasilitas tersebut.
GAMBARAN EFEKTIVITAS PENANGANAN NYERI POST OPERASI APPENDISITIS DI RSUD UNDATA PALU TAHUN 2019 Nur Afni Ismail; Salmah Suciaty; Ruslan Ramlan Ramli
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i3.64

Abstract

Angka kejadian nyeri pasca Apendektomi masih tinggi. Pasien yang mengalami nyeri yang cukup parah berdampak buruk terhadap lama perawatan dan produktivitasnya. Nyeri pasca Apendektomi sebaiknya ditekan hingga penderita bebas nyeri, karena nyeri tidak hanya mengakibatkan penderitaan pasca apendektomi saja, tetapi bila tidak tertangani dengan baik maka dapat berdampak dikemudian hari dan berisiko menimbulkan nyeri kronis, nyeri persisten dan depresi pasca operasi. Semakin parah nyeri yang dirasakan pasien di rumah sakit berarti terjadi penurunan efektivitas penanganan nyeri dan pelayanan kesehatan sehingga semakain buruk penilaian terhadap rumah sakit tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran efektivitas penanganan nyeri post operasi Appendisitis di RSUD Undata Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan time series. Subjek sebanyak 14 pasien yang telah menjalani operasi Appendisitis diambil secara consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan pemeriksaan nyeri pada 6, 12, dan 24 jam post Operasi Appendisitis. Analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS 25 dan Microsoft Office Excel 2016. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini ialah distribusi penderita post operasi Appendisitis berdasarkan kategori skor NRS pada 6 jamdan 12 jam post operasi apendisitis adalah sama yaitu terbanyak ditemukan pada penderita dengan NRS ≥4 sebanyak 14 orang (100.0%). Sedangkan pada 24 jam terbanyak ditemukan pada penderita dengan NRS ≤3 sebanyak 8 orang (57.1%) dan terendah pada penderita dengan NRS ≥4 sebanyak 6 orang (42.9%). Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat nyeri post operasi Appendisitis masih tinggi, yaitu sebanyak 100.0%. Penderita memiliki skor NRS ≥4 (tidak efektif) pada 6 dan 12 jam, dan 42.9% pada 24 jam post operasi Appendisitis.
PROFIL PENDERITA HIV/AIDS YANG DIRAWAT DI RSUD UNDATA PALU TAHUN 2016-2018 Inggar Tirta; Andi Handriyati; Rafly Suwandhi Wahid
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i1.65

Abstract

Angka kejadian HIV/AIDS di dunia masih cukup tinggi dan terus meningkat setiap tahunnya. HIV/AIDS telah menginfeksi berbagai usia dan sampai saat ini tekhnologi pengobatan belum menjamin kesembuhannya penderita HIV/AIDS (ODHA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi penderita berdasarkan kelompok usia, jenis kealamin, tingkat pendidikan dan infeksi oportunistik penderita yang dirawat di RSUD UNDATA Palu tahun 2016-2018. Hasil penelitian penderita HIV/AIDS yang dirawat di RSUD UNDATA Palu tahun 2016-2018 terbanyak pada kelompok usia 26-35 tahun sebanyak 73 subyek dan terendah pada kelompok usia 56-65 tahun sebanyak 5 subyek, terbanyak pada kelompok jenis kelamin laki-laki dari pada perempuan, terbanyak pada kelompok tingkat pendidikan menengah dan terendah pada kelompok tingkat pendidikan rendah, terbanyak pada penderita yang pernah/mengalami infeksi oportunistik.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK PADA BAYI 3-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANTANG KOTA MAKASSAR Ani T Prianti; Darmi; Mudyawati Kamaruddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i1.66

Abstract

Pijat merupakan terapi sentuh yang lembut yang diterapkan pada bagian tubuh tertentu untuk merelaksasikan otot dan memperlancar peredaran darah dalam tubuh sehingga dapat memberikan rasa nyaman pada bayi serta dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan motorik, mental dan sosial pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap perkembangan motorik pada bayi 3-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Metode penelitian menggunakan rancangan pre-eksperimental dengan pendekatan penelitian one group pretest and posttest, dimana sampel dalam penelitian ini dipilih berdasarkan tehnik purposive sampling dengan jumlah 30 responden. Pengumpulan data menggunakan KPSP. Analisis data dengan uji statistik Wilcoxon menggunakan SPSS versi 23. Hasil penelitian didapatkan p-value 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap perkembangan motorik pada bayi 3-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Pemijatan dapat diterapkan sebagai bentuk stimulasi pada bayi yang mana pada akhirnya pijat bayi menjadi salah satu intervensi upaya peningkatan derajat kesehatan bayi melalui perkembangan motorik dan pertumbuhan pada bayi.
PENGARUH PARITAS DAN ANTENATAL TERHADAP PERSALINAN PRETERM DI RSUD H. A. SULTHAN DG RADJA BULUKUMBA Erniawati; Jusni; Sry Darmayaningsih; Asriany; Mudyawati Kamaruddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i1.67

Abstract

Latar belakang. Persalinan preterm merupakan persalinan belum cukup umur di bawah 37 minggu dan berat bayi kurang dari 2500 gr, dan etiologi persalinan ini seringkali tidak diketahui. Semakin muda usia kehamilan, semakin tinggi angka kematian perinatal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan persalinan preterm yaitu Faktor maternal meliputi riwayat preterm sebelumnya, umur ibu, paritas ibu, pekerjaan, plasenta previa, kelainan serviks (serviks inkompetensi), malnutrisi, hipertensi dan trauma. Faktor janin meliputi kehamilan kembar (gemelli) dan cacat bawaan (kelainan kongenital). Tujuan. penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan paritas dan antenatal care terhadap persalinan preterm di RSUD H. A. Sulthan Dg Radja Kab. Bulukumba. Metode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Deskriptif-Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan di RSUD H. A. Sulthan Dg Radja Kabupaten Bulukumba. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin preterm yang diperoleh jumlah sampel sebanyak 30 subjek. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa faktor paritas memiliki pengaruh terhadap persalinan preterm dengan nilai p=0,002 sementara faktor antenatal juga memiliki pengaruh terhadap persalinan preterm dengan nilai p=0,001.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PEMULIHAN MASA NIFAS HARI KE-III DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN JENEPONTO Haerani; Nurul Hidayah Bokhari; Sri Wahyuni; Nita Ariani Nur; Misnawaty; Fashilah Basri
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i1.68

Abstract

Status gizi ibu nifas di pengaruhi terhadap resiko, diet, pengukuran antropometrik dan biokimia. Penilaian tentang asupan pangan dapat diperoleh melalui ingatan 24 jam. Maka gizi ibu yang kurang baik perlu diperbaiki, yang di lakukan sebelum hamil. Sehingga mereka mempunyai kesempatan lebih besar untuk mendapatkan bayi yang sehat. Penelitian bertujuan untuk mencari hubungan antara variabel independen dan variabel dependen yaitu status gizi dengan tingkat pemulihan masa nifas. Jenis penelitian adalah cross sectional study. Populasi penelitian ini semua ibu nifas yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Lanto Dg. Pasewang Kab. Jeneponto peroide Januari 2019 sebanyak 50 orang, dengan tehnik Puerposive Sampling diperoleh 44 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi baik sebanyak 20 orang, yang terdiri dari 17 orang (85,0%) dengan tingkat pemulihan masa nifas baik dan 3 orang (15,0%) dengan tingkat pemulihan masa nifas kurang. Ibu dengan status gizi kurang sebanyak 24 orang, yang terdiri dari 11 orang (45,8%) dengan tingkat pemulihan masa nifas baik dan 15 orang (54,2%) dengan tingkat pemulihan masa nifas kurang. Dengan pengujian menggunakan teknik chi-square didapatkan p = 0,007 lebih kecil dari α = 0,05, ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada hubungan antara status gizi dengan tingkat pemulihan masa nifas hari ke-III.
PENGARUH KONSELING PADA PERIODE TAKING HOLD TERHADAP KESIAPAN IBU MERAWAT BAYI DI PUSKESMAS KAHU KAB. BONE Haswinrasari Hasanuddin; Nurhidayat Triananinsi; Mirnawati A; Mudyawati Kamaruddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i1.69

Abstract

Pemberian konseling merupakan salah satu intervensi yang dapat diberikan kepada ibu, yaitu dengan membantu memecahkan masalah yang dialami saat itu melalui pengkajian simptoma biologis dan psikologis. Selain pemberian konseling, kejadian depresi postpartum ibu dapat dipengaruhi oleh karakteristik ibu, seperti usia, pendidikan, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konseling pada periode taking hold terhadap kesiapan ibu merawat bayi di puskesmas Kahu Kabupaten Bone tahun 2018.Desain penelitian adalah survey kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental design dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian yaitu ibu postpartum dengan menggunakan teknik purposive sampling terdiri atas 30 orang Data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat untuk menguji hubungan antara variabel dengan uji Mc Nemar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh konseling pada periode taking hold terhadap kesiapan ibu merawat bayi dengan nilai p=0,008. Maka dari itu konseling dapat memberikan atau membantu memecahkan masalah seperti halnya kesiapan ibu merawat.
GAMBARAN DERAJAT DEPRESI DI HUNIAN SEMENTARA KOTA PALU Andinan Swastika S. Barham; Andi Soraya Tenri Uleng; Muh. Ali Hi. Palanro
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i1.70

Abstract

Depresi adalah masalah kesehatan mental umum yang menyebabkan orang mengalami perasaan tertekan, kehilangan minat atau kesenangan, perasaan bersalah atau harga diri rendah, tidur atau nafsu makan terganggu, energi rendah, dan penurunan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran derajat depresi di Hunian Sementara Kota Palu. Jenis penelitian adalah deskriptif. Penelitian dilakukan pada November 2019 s/d Januari 2020. Tempat penelitian yaitu di Hunian Sementara pada empat kecamatan di Kota Palu. Jumlah sampel adalah 339 orang. Hasil penelitian yaitu dalam penelitian ini diperoleh gambaran derajat depresi di Hunian Sementara Kota Palu yaitu tidak ada gejala depresi sebanyak 117 orang (34,51%), warga yang memiliki gejala depresi ringan sebanyak 103 orang (30,38%), warga yang memiliki gejala depresi sedang sebanyak 78 orang (23,01%), dan warga yang memiliki gejala depresi berat sebanyak 41 orang (12,09%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran derajat depresi di Hunian Sementara Kota Palu yaitu terdapat masyarakat dengan gejala depresi ringan sebanyak 30,38%, masyarakat dengan gejala depresi sedang sebanyak 23,01% dan masyarakat dengan gejala depresi berat sebanyak 12,09%.

Page 5 of 22 | Total Record : 220