cover
Contact Name
Misriyani
Contact Email
misriyani85@gmail.com
Phone
+6281334845085
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.39 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 2657179X     EISSN : 26567822     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and providing maximum access to scientific communication.
Articles 220 Documents
Deskripsi Pengetahuan dan Pemahaman Mahasiswa Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Tentang Anemia Ibu Hamil Mudyawati Kamaruddin; Nurhayani; Idar Karlina
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v1i3.40

Abstract

Latar Belakang. Anemia adalah suatu keadaan dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang terlalu sedikit, yang mana jumlah sel darah merah itu ditentukan dengan kadar hemoglobin. Anemia pada kehamilan adalah suatu keadaan berkurangnya sel darah merah dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin, dimana kadar Hb di bawah 11 gr% pada trimestrer I dan II atau kadar Hb kurang dari 10,5 gr% pada trimester III. Mahasiswa akademi kebidanan penting mempunyai pengetahuan dan pemahaman tentang anemia pada ibu hamil yang adekuat sebagai bekal mereka untuk berinteraksi dengan komunitas dan bertemu klien. Tujuan. Mendeskripsikan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa Akbid Tahira Al Baeti tentang anemia ibu hamil. Metode. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan sampel mahasiswa tingkat I dan II AKBID Tahirah Al Baeti Bulukumba sebanyak 42 responden, instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Hasil. Berdasarkan data kuesioner diperoleh bahwa pengetahuan mahasiswa Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba tentang anemia pada ibu hamil berada pada tingkat berpengetahuan baik untuk mahasiswa tingkat II (100%) dibandingkan dengan mahasiswa tingkat I (50%). Sedangkan tingkat pemahaman mahasiswa Akademi Kebidanan Tahirah al Baeti Bulukumba tentang anemia pada ibu hamil adalah 95.5% untuk mahasiswa tingkat II, dan 50% untuk mahasiswa tingkat I. Walau secara keseluruhan mahasiswa Akbid Tahirah Al Baeti BUlukumba baik tingkat I maupun II mempunyai pengetahuan dan pemahaman yang cukup baik. Hal ini disebabkan tingkat dan lama proses belajar mengajar mendukung tingkatan pengetahuan dan pemahaman.
Persepsi dan Pengetahuan Mahasiswa Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Terhadap Gizi Remaja Mudyawati Kamaruddin; Jusni; Nurul Amalia Sari
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v1i3.41

Abstract

Latar Belakang. Remaja merupakan harapan bangsa, sehingga tak berlebihan jika dikatakan bahwa masa depan bangsa yang akan ditentukan pada keadaan remaja saat ini. Remaja yang sehat dan berkualitas menjadi perhatian yang besar bagi orang tua, praktisi pendidikan, dan remaja itu sendiri. Gizi remaja merupakan bagian dari sektor kesehatan yang penting dan menjadi perhatian besar dari pemerintah. Gizi yang baik merupakan pondasi bagi kesehatan masyarakat pengaruh gizi terhadap pertumbuhan, perkembangan, intelektual, dan produktivitas menunjukan besarnya peranan gizi bagi kehidupan manusia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan pengetahuan Mahasiswa Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba tentang gizi remaja. Metode. Penelitian ini menggunakan metode penelitian berupa deskriftif untuk mengetahui persepsi dan pengetahuan mahasiwa di Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti (AKTABE) terhadap gizi remaja, data dalam penelitian ini diperoleh melalui tehnik observasi dengan menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel 50 mahasiswa AKTABE sebagai responden dengan variabel penelitian persepsi dan pengetahuan. Hasil. Berdasarkan data kuesioner diperoleh bahwa persepsi mahasiswa Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba tentang gizi remaja menunjukan 80% (40 responden) mempunyai persepsi baik, 20% (10 responden) berpersepsi cukup, dan tidak ada mahasiswa yang berpersepsi kurang baik dan tidak baik. Sedangkan berdasarkan pengetahuan menunjukan bahwa dari 50 responden terdapat 88% (44 responden) berpengetahuan baik, dan berpengetahuan cukup baik terdapat 12% (6 responden). Pada penelitian ini tidak ada responden yang berpengetahuan kurang baik dan tidak baik.
KARAKTERISTIK PASIEN MENOPAUSE YANG BEROBAT DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2017 Ali Fauzi Bachmid; salmah suciaty; John A. Caput
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.42

Abstract

Menopause merupakan proses fisiologis yang akan dialami oleh semua wanita yang berusia ≥45 tahun dan mempunyai gejala yang berbeda-beda dan mempunyai dampak terhadap kesehatan seperti penurunan kualitas hidup pada pasien menopause serta menyebabkan terjadinya gangguan psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien menopause yang berobat dii Polikinik Penyakit Dalam RSU Anutapura Palu Tahun 2017. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kategorik dengan pendekatan penelitian adalah cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tekhnik random sampling, yang kemudian dilakukan wawancara dan pemeriksaan fisik kepada pasien menopause. Karakteristik pada 62 pasien menopause di Poliklinik Penyakit Dalam RSU Anutapura Palu ditemukan pasien menopause yang mengalami inkontinensia (98,4%), kelainan kulit berupa hiperpigmentasi (51,6%), dan status gizi berat badan obes/overweight (54,9%), normal (37,1%), berat badan kurang (8,1%). Kesimpulan bahwa karakteristik pasien menopause di poliklinik penyakit dalam RSU Anutapura ditemukan banyak pasien mengalami inkontinensia urin, kelainan kulit dominan ditemukan adanya hiperpigmentasi, dan status gizi berlebih sangat dominan.
HUBUNGAN RIWAYAT ORANGTUA DAN PAPARAN SINAR MATAHARI DENGAN KEJADIAN PSORIASIS VULGARIS PADA PASIEN YANG BEROBAT JALAN DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2017 Muhammad Nurul Fikri Hakim; salmah suciaty; Seniwaty Ismail
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.43

Abstract

Psoriasis vulgaris adalah penyakit inflamasi kronik residif pada kulit yang umum dijumpai dan sampai sekarang penyebab pastinya belum diketahui dan melibatkan beberapa faktor misalnya genetik, sistem imunitas, lingkungan serta hormonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat orangtua dan paparan sinar matahari dengan kejadian psoriasis vulgaris. Penelitian ini adalah jenis penelitian observasional yang bersifat analitik dengan pendekatan case control melalui pengukuran variable yaitu faktor riwayat orangtua dan paparan sinar matahari. Pengumpulan data dilakukan dengan metode consecutive sampling, semua pasien yang berobat jalan di poliklinik bagian kulit dan kelamin RSU Anutapura Palu tahun 2017 yang didiagnosis menderita psoriasis vulgaris oleh dokter spesial kulit dan kelamin yang memenuhi kriteria. Dari 44 responden yang terbagi menjadi 22 responden kasus dan 22 responden didapatkan hubungan yang bermakna antara riwayat orangtua menderita psoriasis vulgaris dengan kejadian psoriasis vulgaris (p<0,05; OR: 4,08; IK:95%) dan tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara paparan sinar matahari dengan kejadian psoriasis vulgaris (p>0,05; OR: 0,83; IK: 95%). Kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat orangtua menderita psoriasis vulgaris dengan kejadian psoriasis vulgaris dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara paparan sinar matahari dengan kejadian psoriasis vulgaris.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN IBU, WAKTU PERTAMA KALI PEMBERIAN MP-ASI, DAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA DI PUSKESMAS MAMBORO TAHUN 2018 Ella Anggi Famela S. Lalusu; Andi Handriyati; Ahmad Zaifullah
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.44

Abstract

Upaya peningkatan status kesehatan dan gizi bayi/anak umur 0-24 bulan melalui perbaikan perilaku masyarakat dalam pemberian makanan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya perbaikan gizi secara menyeluruh. Ketidaktahuan tentang cara pemberian makanan bayi dan anak, dan adanya kebiasaan yang merugikan kesehatan, secara langsung dan tidak langsung menjadi penyebab utama terjadinya masalah kurang gizi pada anak, khususnya pada umur dibawah 2 tahun. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu, waktu pertama kali pemberian MP-ASI, dan status ekonomi dengan kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Mamboro Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan Case Control, dimana case berjumlah 15 orang dan kontrol 15 orang. Hasil menunjukkan bahwa dengan uji Chi-square : Di wilayah kerja Puskesmas Mamboro didapatkan hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu (p:0,000) saat pemberian MP-ASI (p:0,000) dan status ekonomi (p:0,000) dengan kejadian gizi kurang pada balita. Disimpulkan bahwa tingkat Pendidikan ibu, status ekonomi, serta saat pertama kali pemberian MP-ASI sangat berpengaruh terhadap kejadian gizi kurang pada balita.
GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN GIZI BURUK PADA BALITA DI PUSKESMAS KAMONJI DAN PUSKESMAS TIPO PALU TAHUN 2018 Iras Pratiwi; Darma Ariany; Husna livi
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v1i3.45

Abstract

Status gizi merupakan salah satu faktor yang menentukan sumber daya manusia dan kualitas hidup. Masa Balita merupakan proses pertumbuhan yang pesat yang sangat membutuhkan zat gizi yang seimbang agar status gizinya baik, serta proses pertumbuhannya tidak terhambat, karena balita merupakan kelompok umur yang paling sering menderita akibat kekurangan gizi. Untuk tingkat Provinsi berdasarkan data dari Kemenkes gizi buruk balita tahun 2015 di Sulawesi Tengah sebanyak 27,3% dan turun pada tahun 2016 yaitu 24,2%. Sehingga perlunya penelitian ini dilakukan agar dapat dijadikan bahan promosi dan pengetahuan sehingga balita bisa tumbuh dengan baik dengan gizi yang normal. Penelitian bertujuan untuk mengatahui gambaran faktor risiko kejadian status gizi buruk pada balita di Puskesmas Kamonji dan Puskesmas Tipo Palu tahun 2018. Metoda yang dilakukan adalah penelitian deskriptif terhadap 7 anak balita yang mengalami gizi buruk di Puskesmas Kamonji dan Puskesmas Tipo Palu tahun 2018. Data diperoleh melalui wawancara terpimpin mengenai status ekonomi, pendidikan ibu, penyakit infeksi, ASI ekslusif dan pola makan pada orang tua anak. Di lakukan analisis distribusi frekuensi menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 7 anak balita gizi buruk yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Kamonji dan Puskesmas Tipo Palu tahun 2018; ditemukan faktor risiko sebagai berikut : status ekonomi rendah sebanyak 85,7%, dengan pendidikan ibu yang rendah sebesar 85,7%, semua berpola makan tidak baik dan disertai dengan penyakit infeksi, dan sebagian besar tidak memperoleh ASI ekslusif (85,7%). Disimpulkan bahwa karakteristik penderita gizi buruk yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Kamonji dan Tipo Palu pada tahun 2018 ditemukan faktor risiko Pola makan yang tidak baik, disertai penyakit infeksi, sebagian besar tidak memperoleh ASI Ekslusif, berekonomi dan berpendidikan ibu rendah.
KARAKTERISTIK PERILAKU DAN PROFIL HIPERTENSI PADA PASIEN PEROKOK YANG BEROBAT DI PUSKESMAS BULILI KOTA PALU TAHUN 2019 Muh Yaqub Basri; Nita Damayanti; Muh Ali Hi Palanro
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i3.46

Abstract

Hipertensi menjadi masalah yang besar dan serius di seluruh dunia yang menjangkiti hampir 9,4 miliyar orang. Sekitar 24% pria dan 20,5% wanita di seluruh dunia mengidap hipertensi, hal ini berkaitan erat dengan gaya hidup seperti: merokok, diet tinggi lemak dan garam, aktivitas fisik, dll. Faktor risiko tersebut masih sering dijumpai di negara berkembang seperti Indonesia khususnya di kota Palu. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui karakteristik, perilaku, dan profil hipertensi pasien perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu tahun 2019. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan design Cross sectional study terhadap 80 pasien dewasa. Pengumpulan data dengan pengukuran tekanan darah dan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ditemukan kebanyakan perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu merokok 11-20 batang perhari (perokok sedang) yaitu 52 orang (65%). Perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu kebanyakan sudah merokok lebih dari 10 tahun (perokok lama) yaitu 46 orang (57,5%), perilaku diet tinggi lemak perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu kebanyakan termasuk dalam kategori sedang yaitu 40 orang (50%), sementara perilaku diet tinggi garam penduduk yang berobat di Puskesmas Bulili Palu kebanyakan terkategori sedang yaitu 53 orang (66,3%), serta perilaku aktivitas fisik perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu kebanyakan terkategori ringan yaitu 53 orang (66,3%). Selain itu, kebanyakan perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu menderita hipertensi derajat 1 yaitu 56 orang (70%) sedangkan perokok yang menderita hipertensi derajat 2 yaitu 24 orang (30%). Sebagai kesimpulan banyak perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu tahun 2019 berusia 56-65 tahun masih memiliki kebiasaan merokok yang tergolong sedang sampai berat dengan gaya hidup tergolong buruk.
DESKRIPSI PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA TERHADAP HIV DAN AIDS DI AKADEMI KEBIDANAN TAHIRAH AL BAETI BULUKUMBA Jusni; Rina Mariana; Misriyani; Erniawati; Ika handayani; Nurhayani; Nurhidayat Triananinsi; Mudyawati Kamaruddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.47

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) yaitu virus yang dapat menyebabkan Aquired Immunodeficiency Syndrom (AIDS) dengan cara menyerang sel darah putih sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Penyebab kematian pada orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) adalah penurunan sistem imunitas secara progresif sehingga infeksi oportunistik (IO) dapat muncul dan berakhir pada kematian. Sebagian besar remaja masih belum mengerti tentang bagaimana dampak yang akan ditimbulkan oleh pergaulan bebas dikalangan remaja yang terjadi saat ini, khususnya mahasiswa Akademi Kebidanan (AKBID) Tahirah Al Baeti yang merupakan gerbang kesehatan bagi masyarakat, sepatutnya mempunyai pengetahuan yang mumpuni tentang HIV dan AIDS sehingga mahasiswa AKTABE dapat dijadikan panutan dalam bersikap dan memberikan penjelasan tentang pengaruh negatif dari pergaulan bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap mahasiswa tingkat I dan II tentang HIV dan AIDS di AKBID Tahirah Al Baeti Bulukumba. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Instrument penelitian ini adalah lembar kuesioner. . Berdasarkan data kuesioner yang dibagikan ke mahasiswa tingkat I dan II AKBID Tahirah Al Baeti Bulukumba menunjukkan bahwa mahasiswa mempunyai pengetahuan yang cukup tentang HIV dan AIDS yaitu 59.1%, sedangkan sikap mereka terhadap HIV dan AIDS ini juga berkategori cukup (50.0%). Simpulan terhadap pengetahuan dan sikap yang dimiliki oleh mahasiswa Akademi kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba Terhadap HIV dan AIDS berada dalam kategori cukup. Diharapkan penelitian kedepannya dapat mengambil sampel yang lebih besar dengan berbagai variabel.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KURANGNYA MINAT IBU TERHADAP PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI IMPLANT DI WILAYAH PUSKESMAS PONRE KECAMATAN GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA Mudyawati Kamaruddin; Sumarni; A. Haryanti Ganie Ganie; Misnawaty; Misriyani; Akhmad Rivandi; Dewi Purnamasari
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i1.49

Abstract

Kontrasepsi adalah obat atau alat untuk mencegah terjadinya konsepsi/kehamilan. Implant merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang efektif, yang diinsersikan tepat di bawah kulit, dilakukan pada bagian dalam lengan atas atau di bawah siku melalui insisi tunggal dalam bentuk kipas, tidak permanen dan dapat mencegah terjadinya kehamilan antara tiga hingga lima tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kurangnya minat ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi implant di Wilayah Puskesmas Ponre Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik studi cross sectional, dengan populasi semua ibu pengguna kontrasepsi hormonal sejumlah 33 responden dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar kuisioner, kemudian dianalisa secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sumber informasi dengan minat ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi implant dengan p value = 0,016. Sedangkan dua variabel yang lain pendidikan dan pengetahuan ibu sebagai responden tidak terdapat hubungan dengan minat ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi implant dengan p value masing-masing adalah 0,943 dan 0,147. Dan dari 33 responden yang diteliti yang minat terhadap penggunaan kontrasepsi implant sebanyak 3 orang (9,1%) dan non implant sebanyak 30 orang (90,9%). Hal ini menunjukkan faktor sumber informasi sangat berperan penting untuk menyebarkan informasi dan pengetahuan tentang metode kontrasepsi implant. Diharapkan petugas atau tenaga kesehatan dapat memberikan konseling tentang macam-macam metode kontrasepsi pada ibu calon pengguna kontrasepsi sebagai tambahan pengetahuan kepada wanita usia subur melalui kegiatan warga dengan membagikan selebaran tentang semua alat kontrasepsi termasuk implant.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAK SEMBUHAN PASIEN TB DENGAN METODE DOTS DI PALU Andi Ishak Iskandar; Mukramin Amran; Lutfiah Sahabuddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v2i2.50

Abstract

Tuberculosis paru adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang merupakan basil tahan asam, sehingga bakteri ini dapat bertahan hidup berbulan-bulan di luar tubuh manusia. WHO dan International Union Agains Tuberculosis and Lung Disease (IUATLD) telah mengembangkan strategi penanggulangan TB yang dikenal sebagai strategi Directly Observed Treatment Shortcourse chemotheraphy (DOTS). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi ketidak sembuhan pasien TB dengan metode DOT di Puskesmas Palu pada tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah studi observasional dengan rancangan penelitian case control. Pengumpukan data dilakukan dengan cara wawancara langsung pada penderita tuberkulosis paru. Dari 82 sampel yang terdiri dari 41 orang kelompok pasien TB Sembuh dan 41 orang kelompok pasien TB tidak sembuh yang berobat di wilayah kerja puskesmas terpilih selama 11 November – 30 Januari 2016. Penelitian ini menunjukkan : (1) Distribusi penderita didapatkan terbanyak untuk status gizi kurang (52,4%), (2) pengetahuan yang buruk (53,7%), (3) akses ke puskesmas dengan jarak jauh (58,5%), (4) peran PMO yang buruk (47,0%), dan (5) tersedianya OAT di Puskesmas (100%). Hasil analisa chi square didapatkan hasil faktor yang berhubungan dengan ketidak sembuhan pasien TB yaitu faktor status gizi (p value 0,015) dan faktor pengetahuan (p value 0,002). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan daktor status gizi dan faktor pengetahuan dengan ketidak sembuhan pasien TB.

Page 3 of 22 | Total Record : 220