cover
Contact Name
Misriyani
Contact Email
misriyani85@gmail.com
Phone
+6281334845085
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.39 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 2657179X     EISSN : 26567822     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and providing maximum access to scientific communication.
Articles 220 Documents
PROFIL PENDERITA TEKANAN DARAH TINGGI PADA JAMAAH CALON HAJI DI KOTA PALU TAHUN 2017-2020 Ariqah Ghina Mardiah; Lutfiah Sahabuddin; Arwindah Dyah Eko Putri
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i1.71

Abstract

Banyak orang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi), tetapi mereka biasanya tidak menyadarinya - yang berarti bahwa dari waktu ke waktu dapat merusak pembuluh darah. Di Indonesia, berdasarkan data Riskesdas 2013, prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 25,8%, prevalensi tertinggi terjadi di Bangka Belitung (30,%) dan yang terendah di Papua (16,8%). Sementara itu, data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2018, provinsi Papua menjadi daerah dengan jumlah prevalensi paling rendah dengan nilai 22,2% sedangkan untuk daerah yang paling tinggi adalah provinsi Kalimantan Selatan dengan nilai 44,1% dan untuk provinsi Sulawesi Tengah dengan nilai 23%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui profil penderita tekanan darah tinggi pada jamaah calon haji di Kota Palu tahun 2017-2020. Metode penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional, data diambil secara prospektif dari para jamaah calon haji Kota Palu. Cara pengambilan sampel menggunakan total sampling yang merupakan salah satu cara dari non-probability sampling sampling. Data diambil dari data SISKOHATKES tahun 2017-2020. Analisa data menggunakan SPSS 24 dengan uji frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Profil penderita hipertensi pada jamaah calon haji di kota palu berdasarkan usia pada tahun 2017-2020 terbanyak pada kelompok usia non-risti dengan total jumlah tertinggi pada tahun 2019 sebanyak 92 jamaah (68,1%). (2) Profil penderita hipertensi pada jamaah calon haji di kota palu berdasarkan jenis kelamin pada tahun 2017-2020 terbanyak adalah perempuan dengan jumlah tertinggi pada tahun 2019 dengan total 120 jamaah (67,4%). (3) Profil penderita hipertensi pada jamaah calon haji di kota palu berdasarkan tempat pemeriksaan pada tahun 2017-2020 terbanyak adalah pada tahun 2020 di Puskesmas Talise sebanyak 79 jamaah (52%). (4) Profil penderita hipertensi pada jamaah calon haji di kota palu berdasarkan istithaah untuk kriteria memenuhi syarat istithaah terbanyak pada tahun 2017 dengan total 137 jamaah (97,2%). Untuk kriteria memenuhi syarat istithaah dengan pendamping terbanyak pada tahun 2019 dengan total 164 jamaah (92,1%).
PROFIL PENYAKIT SKABIES PADA PASIEN YANG BEROBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMONJI TAHUN 2018 Salmah suciaty; Seniwaty Ismail; Julaika
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.72

Abstract

Skabies masih menjadi masalah kesehatan di Dunia dan di Indonesia, mengenai hampir semua golongan usia, ras dan kelompok sosial ekonomi. Penderita di kota Palu masih cukup tinggi, terutama di wilayah kerja Puskesmas Kamonji. Akibatnya penderita merasa kurang nyaman sehingga dampaknya dapat menganggu psikososialnya, oleh karena itu dilakukan promosi kesehatan untuk menurunkan prevalensi skabies di Kota Palu yaitu di wilayah kerja Puskesmas Kamonji. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran penderita skabies berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tingkat hygiene, dan riwayat keluarga penderita skabies yang datang berobat di wilayah kerja Puskesmas kamonji. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif Kategorik dan mengunakan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara kuesioner dan checklist tingkat pengetahuan kepada pasien yang telah di diagnosis menderita skabies oleh dokter. Hasil menunjukkan gambaran penderita terbanyak pada kelompok usia yaitu pada usia 11-16 tahun (45,9%), jenis kelamin terbanyak pada laki-laki (83,8%), tingkat pendidikan terbanyak yaitu SMP (56,8%), hygiene riwayat kebersihan diri (mandi) (24,3%), riwayat menganti pakaian (62,2%), riwayat kebersihan seprei dan tempat tidur yang kurang (70,3%), riwayat keluarga (40,5%). Sebagai kesimpulan penderita sabies paling banyak pada kelompok usia 11-16 tahun, jenis kelamin laki-laki, tingkat pendidikan SMP, status hygiene lebih banyak pada riwayat kebesihan seprei yang kurang, riwayat kebersihan diri(mandi)2x sehari yang rendah dan tidak ada riwayat keluarga.
PROFIL PENDERITA IKTERUS NEONATORUM YANG DIRAWAT DIBAGIAN KESEHATAN ANAK RSU ANUTAPURA DAN RSUD UNDATA PALU TAHUN 2019-2020 Andi Handriyati; Dewi Rizkiyah Anugrahini; Fathurrahman Muiz
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.74

Abstract

Penyakit Ikterus Neonatorum perlu diperhatikan dan segera ditangani dengan maksud untuk mengurangi angka kejadian mortalitas dan morbiditas penderita ikterus neonatorum di Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Penderita Ikterus Neonatorum Yang Dirawat Inap di Bagian Kesehatan Anak RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu tahun 2019-2020. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kategorik dengan menggunakan data primer berdasarkan hasil penelusuran dokumen status rekam medik penderita Penderita Ikterus Neonatorum yang dirawat inap di Bagian Kesehatan Anak RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu tahun 2019-2020. Hasil menunjukkan bahwa selama periode November 2019 sampai Januari tahun 2020, di RSU Anutapura Palu dan RSUD Undata palu telah dirawat 48 orang penderita Ikterus Neonatorum. Ditemukan bayi lahir kurang bulan sebagai kasus terbanyak sebanyak (68,8%), diikuti bayi lahir cukup bulan (31,3%). Berdasarkan berat badan lahir terbanyak pada bayi berat lahir rendah sebanyak (54,2%), diikuti oleh berat lahir cukup (35,4%), dan bayi berat lahir sangat rendah(10,4%). Berdasarkan jenis kelamin penderita yang berjenis kelamin laki- laki sebanyak (64,6%), diikuti oleh bayi perempuan (35,4%). Disimpulkan bahwa Angka kejadian penderita Penderita Ikterus Neonatorum Yang Dirawat Inap di Bagian Kesehatan Anak RSU Anutapura dan RSUD Undata Palu tahun 2019- 2020 sebanyak 48 orang. Penderita kebanyakan bayi prematur, berat badan lahir cukup, bayi laki-laki.
PROFIL KOLESTEROL SERUM PENDERITA BATU EMPEDU YANG DITEMUKAN PADA PEMERIKSAAN USG DI RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2018-2020 Mukramin Amran; Andi Rahayu; Mahlil
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.75

Abstract

Kolesterol dapat menyebabkan supersaturasi empedu di kandung empedu, dalam beberapa lama empedu yang telah mengalami supersaturasi menjadi mengkristal dan mulai membentuk batu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil kolesterol serum penderita batu empedu yang ditemukan pada pemeriksaan USG di RSU Anutapura Palu Tahun 2018-2020. Desain penelitian adalah metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2020 sampai 31 Januari 2021. Tempat penelitian di bagian rekam medik RSU Anutapura Palu. Jumlah sampel adalah 31 orang penderita batu empedu Tahun 2018-2020. Hasil penelitian yaitu menunjukkan kelompok sampel laki-laki sebanyak 15 (30,0 %) dan kelompok sampel perempuan sebanyak 35 (70,0%). Kelompok usia sampel, yang paling banyak di usia dewasa 33 (66,0%), lansia 14 (28,0%), remaja 3 (6,0%), anak-anak 0 (0%). Didapatkan hasil penderita batu empedu yang ditemukan pada pemeriksaan USG pada kadar kolesterol, yang tertinggi pada nilai normal sebesar 32% dari total sampel atau sebanyak 16 orang disusul dengan kadar kolesterol yang meningkat atau hiperkolesterolemia sebesar 30% dari total sampel atau berjumlah 15 orang. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan penderita batu empedu paling banyak ditemukan pada perempuan usia dewasa dengan kadar kolesterol normal, akan tetapi tidak menutup kemungkinan orang yang hiperkolesterolemia beresiko terkena batu empedu.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN TUMBUH KEMBANG BAYI USIA 6 - 12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIPO Darma Ariany; Ade Shafira Putri; Sakina Abdullah
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.76

Abstract

Rendahnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif dapat menjadi ancaman bagi Tumbuh Kembang Anak (TKA). Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan tumbuh kembang bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tipo Kota Palu. Metode penelitian yang digunakan cohort retrospective study. Penelitian dilakukan pada tanggal 31 Desember 2018 s/d 04 Februari 2019. Tempat penelitian di Puskesmas Tipo. Besar sampel 116 orang (kelompok kasus 58 dan kelompok kontrol 58). Hasil penelitian yaitu bayi yang diberi ASI eksklusif (70.7%) lebih banyak mengalami pertumbuhan naik dibandingkan dengan tidak diberikan ASI eksklusif (41.4%); Bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif (58.6%) lebih banyak mengalami pertumbuhan tidak naik dibandingkan dengan diberikan ASI eksklusif (29.3%); Perkembangan bayi yang sesuai diberikan ASI eksklusif (86.2%) dan tidak diberikan ASI eksklusif (68.97%); Perkembangan bayi yang meragukan pada bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif (18.97%) dan yang diberikan ASI eksklusif (8.6%); Perkembangan bayi yang menyimpang pada bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif (12.06%) dan yang diberikan ASI eksklusif (5.2%); Hubungan ASI eksklusif dengan pertumbuhan bayi (p=0.001) dan hubungan ASI eksklusif dengan perkembangan bayi (p=0.084). Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan pemberian ASI eksklusif dengan pertumbuhan bayi 6-12 bulan namun tidak terdapat hubungan dengan perkembangan bayi 6-12 bulan.
GAMBARAN DEMOGRAFI DAN KLINIK PENDERITA NYERI NEUROPATIK YANG BERKUNJUNG DI BAGIAN POLIKLINIK SARAF DAN POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSU ANUTAPURA PALU Nur Faisah; Masita Muchtar; A. Asriwahyuni Lestari
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.77

Abstract

Nyeri neuropatik adalah nyeri yang timbul akibat langsung dari lesi atau penyakit yang mempengaruhi sistem somatosensory pada sistem saraf sentral atau perifer. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran demografi dan klinis penderita nyeri neuropati yang berkunjung di bagian Poliklinik Saraf dan Poliklinik Penyakit Dalam RSU Anutapura Palu. Metode penelitian ini adalah deskriptif kategorik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi menggunakan kuesioner dan checklist. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2018 s/d Februari 2019 dan didapatkan 43 sampel. Hasil penelitian yaitu gambaran pada penderita nyeri neuropatik kelompok usia masa lansia awal (46-55 tahun) sebanyak 65,1%, masa dewasa awal (26-35 tahun) sebanyak 9,3% dan masa lansia akhir (56-65 tahun) sebanyak 2,3%. Pasien nyeri neuropatik perempuan (65,1%) dan laki-laki (34,9%), riwayat merokok (14,0%) dan tidak memiliki riwayat merokok (86,0%), riwayat komsumsi alkohol (11,6%) dan tidak memiliki riwayat konsumsi alkohol (88,4%), memiliki riwayat diabetes melitus (58,1%) dan tidak memiliki riwayat diabetes melitus (41,9%) dan gambaran klinik terbanyak merasakan rasa kesemutan (79,1%). Sebagai kesimpulan penderita nyeri neuropatik pada penelitian ini bahwa lebih banyak pada penderita neuropatik dengan riwayat DM, usia masa lansia awal dan yang memiliki gambaran klinis rasa kesemutan dan lebih sedikit pada penderita neuropatik dengan riwayat merokok dan mengkonsumsi alkohol.
HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN FAKTOR RISIKO PADA PASIEN PEROKOK YANG BEROBAT DI PUSKESMAS BULILI KOTA PALU Nita Damayanti; Muh Yaqub Basri; Muh Ali Hi Palanro
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.78

Abstract

Hipertensi menjadi masalah yang besar dan serius di seluruh dunia. Hipertensi menempati urutan ketiga penyakit terbanyak di Sulawesi Tengah pada tahun 2016, hal ini berkaitan erat dengan gaya hidup seperti merokok, diet tinggi lemak dan garam, aktivitas fisik, dan lain-lain yang merupakan faktor risiko hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan profil hipertensi dengan faktor risiko hipertensi pada pasien perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan analitik dengan pendekatan cross sectional study terhadap 80 pasien dewasa yang dilakukan pada bulan Juli sampai September 2019 di Puskesmas Bulili Palu. Pengumpulan data dengan pengukuran tekanan darah dan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ditemukan profil perokok hipertensi dominan adalah penderita hipertensi derajat 1 yaitu sebanyak 56 orang (70%); Tidak terdapat hubungan antara profil hipertensi dengan frekuensi merokok (p=0,24), kebiasaan merokok (p=0,448), diet tinggi garam (p=0,883) dan aktivitas fisik (0,576); Terdapat hubungan antara profil hipertensi dengan perilaku diet tinggi lemak (p=0,026); p>0,05. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu diet tinggi lemak merupakan salah satu faktor risiko yang berhubungan dengan profil hipertensi pada pasien perokok yang berobat di Puskesmas Bulili Palu.
PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI MENENGAH PERTAMA TENTANG DISMENORE DI BULUKUMBA Mudyawati Kamaruddin; Dewi Purnamasari; Fitriani
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i2.79

Abstract

Kasus dismenore sering dijumpai pada usia sekolah baik tingkat menengah pertama maupun menengah atas. Kejadian dismenore ini terkadang menganggu aktivitas belajar para siswi disebabkan kesakitan dan nyeri yang dirasakan siswi saat mendapatkan menstruasi. Penelitian ini dilakukan pada siswi menengah pertama (SMPN 7) di Bulukumba untuk mengetahui pengetahuan dan sikap para siswi tentang dismenore ini. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan pendekatan survey melalui kuesioner yang berisikan pertanyaan pengetahuan tentang dismenore. Selain itu, pertanyaan tentang sikap siswi dalam menghadapi kejadian dismenore di saat berada di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan 50% siswi mempunyai pengetahuan tentang dismenore dan 83.3% yang mempunyai sikap positif pada kejadian dismenore yang menimpanya. Kesimpulan yang dapat diambil adalah para siswi menengah pertama (SMPN 7 Bulukumba) mempunyai pengetahuan yang cukup dan sikap yang positif terhadap kejadian dismenore.
AKTIVITAS ANTI-BIOFILM BAKTERI DARI PRODUK ALGA COKLAT Dictyota sp. Muhammad Ardi Afriansyah; Mudyawati Kamaruddin; Stalis Norma Ethica; Nurannisa Fitria Aprianti
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 3 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i3.82

Abstract

Infeksi bakteri dapat memperlambat penyembuhan, menyebabkan deformitas dan kematian sel. Hal ini disebabkan bakteri menghasilkan biofilm yang memberikan sifat resistensi terhadap antibiotik yang diberikan pada luka yang terinfeksi bakteri itu. Infeksi yang terkait dengan biofilm merupakan mayoritas dari semua infeksi bakteri yang kronis atau berulang dalam tubuh manusia. Alginat liase.merupakan enzim yang mampu mendegradasi alginat, yang merupakan komponen utama biofilm bakteri. Oleh karena itu, pencarian sumber baru alginat liase menjadi penting dalam pemberantasan penyakit infeksi terutama yang terkait dengan pembentukan biofilm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan simbion dari produk fermentasi alga coklat Dictyota sp. yang diperoleh dari Teluk Awur, Jepara, Indonesia dalam mendegradasi biofilm bakteri. Sampel makroalga segar difermentasi terlebih dahulu selama 7 hari untuk merangsang aktivitas degradasi oleh bakteri simbion secara umum. Data yang diperoleh dari hasil kultur dan resistensi dapat dijadikan sebagai dasar dilakukan terapi empiris. Bakteri simbion Dictyota sp ditumbuhkan pada media Zobell Agar (ZA) dan kemudian masing-masing koloni spesifik yang tumbuh dimurnikan menggunakan media Nutrient Agar (NA). Agar minimal alginat kemudian digunakan sebagai media selektif untuk mendeteksi keberadaan bakteri alginolitik yang ditunjukkan dengan kemampuannya membentuk zona alginolitik yang jernih disekitar koloni bakteri. Dari 14 isolat bakteri simbion Dictyota sp, 3 yaitu FD-01, FD-03, dan FD-04, dapat menghasilkan zona alginoliti dengan nilai indek alginolitik berkisar antara 0,5 – 1,0. Kesimpulannya, Dictyota sp. merupakan sumber potensial bakteri penghasil enzim antibiofilm, alginat liase
PEMETAAN KASUS DBD DAN FAKTOR IKLIM DI KOTA MAKASSAR Ika Handayani; Mudyawati Kamaruddin
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 3 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v3i3.83

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama dengan jumlah kasus yang semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor iklim dengan kasus DBD di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian adalah observasional analitik menggunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan dan BMKG Kota Makassar. Populasi adalah data faktor iklim di Kota Makassar. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait, yaitu data kasus DBD diperoleh dari hasil pencatatan Dinas Kesehatan Kota Makassar tahun 2012-2016. Data dianalisis secara statistik dengan uji korelasi sperman. Data diproses menggunakan program SPSS 20 dan Arc-Map Sig 10.3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji statistik terdapat hubungan yang bermakna (p-value= 0.013<0.05) antara suhu udara dan angka insiden DBD di Kota Makassar; terdapat hubungan yang bermakna (p-value= 0.013<0.05) antara kelembaban udara dan angka insiden DBD di Kota Makassar; terdapat hubungan yang bermakna (0.049<0.05) antara curah hujan dan angka insiden DBD di Kota Makassar.

Page 6 of 22 | Total Record : 220