cover
Contact Name
Nur Aliyyah Irsal
Contact Email
-
Phone
+6285758012912
Journal Mail Official
jp2ms@unib.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat FKIP Lt.2 Jl. Raya KandangLimun, Bengkulu 38171A
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2581253X     DOI : 10.33369/jp2ms
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS) memuat hasil-hasil penelitian ilmiah terkait upaya peningkatan mutu pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan menengah
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2023): April" : 15 Documents clear
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SOAL BERBASIS LITERASI NUMERASI Rukman , Nia Kurniaty; Zulfikar, Ryan Nizar
JP2MS Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.1.106-117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah matematrika pada soal berbasis literasi numerasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan subyek peneltiian ini adalah siswa kelas VIII MTs Nurul Iman. Untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara triangulasi sumber dari ke tiga sumber diatas. Teknik analisis datanya dilakukan dengan Reduksi data dilakukan untuk menyeleksi data yang hanya diperlukan untuk analisis data agar lebih mudah, penyajian data meliputi pengklasifikasian dan identifikasi data yaitu menuliskan data yang terorganisir dan terkategori, kemudian peneliti mencoba untuk menarik kesimpulan berdasarkan tema dengan tujuan untuk menemukan makna dari data yang telah dikumpulkan. Berdasarkan  hasil  temuan  penelitian  yang  diperoleh,  dapat  disimpulkan  bahwa  (1)  Siswa berkemampuan  matematika  tinggi  dapat  memenuhi  empat  indikator  kemampuan  berpikir  kritis dalam   memecahkan   masalah soal berbasis literasi numerasi,   yaitu   mampu   merumuskan   pokok-pokok   permasalahan   dan mengungkapkan   fakta   yang   ada,   mampu   mendeteksi   bias   dan   menentukan   konsep   untuk menyelesaikan soal, mampu mengerjakan soal sesuai rencana, mampu memeriksa kembali jawaban, menggunakan  cara  lain,  dan  menarik  kesimpulan.  (2)  Siswa  berkemampuan  matematika  sedang dapat  memenuhi  2  indikator  kemampuan  berpikir  kritis  dalam  memecahkan  masalah soal berbasis literasi numerasi,  yaitu mampu  merumuskan  pokok-pokok  permasalahan  dan  mengungkapkan  fakta  yang  ada,  mampu menyelesaikan  soal  dan mampu  mengerjakan  soal sesuai   rencana.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA MENGGUNAKAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) PADA MATERI TURUNAN DI SMA NEGERI 1 MUARA BATU Nuraina, Nuraina; Rohantizani, Rohantizani
JP2MS Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.1.95-105

Abstract

Hasil studi pendahulian ditemukan bahwa masih rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh konsep awal yang dimiliki siswa belum diketahui kebenarannya. Pada saat mengerjakan soal, siswa masih kebingungan dalam menentukan konsep turunan. Hasil belajar yang rendah merupakan salah satu ciri atau dampak dari miskonsepsi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana miskonsepsi yang dialami siswa dan apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi tersebut khususnya pada materi turunan di SMA Negeri 1 Muara Batu. Miskonsepsi ini diidentifikasi dengan menggunakan tes yang memiliki indikator kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang dilengkapi dengan Certainty of Response Index (CRI). Melalui metode Certainty of Response Index (CRI) akan menunjukkan tingkat keyakinan siswa pada jawaban soal yang diberikan dan selanjutnya dianalisis guna memperoleh gambaran secara rinci mengenai miskonsepsi yang terjadi pada siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yang dipilih merupakan siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 SMA Negeri 1 Muara Batu berjumlah 7 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data pada penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh jumlah miskonsepsi yang terjadi pada siswa sebesar 33,44%, sedangkan jumlah siswa yang tidak paham konsep sebesar 65,27%. Jumlah siswa yang tidak paham konsep lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengalami miskonsepsi dan paham konsep. Faktor-faktor penyebab terjadinya miskonsepsi yaitu pemikiran asosiatif siswa, reasoning yang tidak lengkap, minat belajar siswa, dan metode mengajar guru.
PROFIL KOGNITIF MAHASISWA FKIP UNIVED TENTANG KONSEP DASAR LIMIT DITINJAU BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO PLUS Selviani, Diah; Qurniati , Nofi; Maryaningsih
JP2MS Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.1.132-139

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil kognitif Mahasiswa FKIP Universitas Dehasen tentang konsep dasar konsep dasar limit ditinjau berdasarkan taksonomi SOLO PLUS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 38 orang Mahasiswa FKIP Universitas Dehasen Bengkulu. Objek penelitian adalah level taksonomi SOLO PLUS. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis dekomposisi genetik. Setelah dilakukan analisis diperoleh kesimpulan: Mahasiswa pada level Prestruktural tidak memahami pertanyaan pada soal. Mahasiswa pada level Unistruktural hanya mampu menggunakan satu penggal informasi. Mahasiswa level Multistruktural telah berhasil menggunakan informasi dan menggunakannya untuk menyelesaikan tugas. Mahasiswa pada level Semi Relasional sudah mampu menjelaskan hubungan antar informasi tersebut. Mahasiswa pada level Relasional telah berhasil menemukan lebih dari satu informasi dalam bentuk soal limit yang diberikan. Mahasiswa pada level Abstrak telah dapat menjelaskan dengan lengkap. Mahasiswa pada level Abstrak telah dapat menjelaskan dengan lengkap. Mahasiswa pada level Extended Abstrak dapat menjelaskan dengan lengkap dan meyakinkan tentang jawaban mereka untuk poin keempat yang menuntut mereka menjelaskan dengan mengintegrasikan semua informasi yang ada pada soal dan pengetahuan mereka tentang konsep dasar limit.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING DAN GUIDED DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Stiadi, Elwan; Lutfi, Ahmad; Sari, Alfizah Ayu Indria
JP2MS Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.1.140-147

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 20 kota Bengkulu di kelas VIII tahun ajaran 2021/2022. Dari populasi kelas VIII tersebut diambil secara acak dua kelompok eksperimen, kemudian dilakukan uji normalitas dan homogenitasnya, sehingga didapat sampel kelas VIII D sebanyak 31 siswa yang diberi perlakuan dengan model PBL dan VIII F sebanyak 30 siswa yang diberi perlakuan dengan model GDL. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini ada dua, yaitu analisis data deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan data kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data inferensial digunakan untuk mengetahui perbedaan keefektifan model pembelajaran dengan PBL dan GDL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menggunakan uji t dua rata-rata sampel bebas yang membandingkan rataan dua sampel berbeda. Hasil penelitian ini adalah rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menggunakan model PBL sama dengan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menggunakan model GDL.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DI SMPN 1 LEBONG Safitriyanti, Dona Eka
JP2MS Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.1.148-158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas VIII4 SMP Negeri 1 Lebong melalui model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subyek yang menerima tindakan adalah peserta didik kelas  VIII SMP Negeri 1 Lebong sebanyak 25 peserta didik. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar pada muatan pembelajaran matematika. Terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika peserta didik pada siklus satu, namun peningkatan tersebut belum mencapai indikator keberhasilan penelitian sehingga tindakan dilanjutkan di siklus 2. Pada siklus 2, terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika peserta didik dan sudah memenuhi indikator  keberhasilan penelitian. Hal ini dapat dilihat pada persentase ketuntasan belajar klasikal yang semula pada siklus I mencapai 68% (17 peserta didik tuntas) menjadi 84% pada siklus II (21 peserta didik tuntas). Simpulan, model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas VIII4 SMP Negeri 1 Lebong.

Page 2 of 2 | Total Record : 15