cover
Contact Name
Nur Aliyyah Irsal
Contact Email
-
Phone
+6285758012912
Journal Mail Official
jp2ms@unib.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat FKIP Lt.2 Jl. Raya KandangLimun, Bengkulu 38171A
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2581253X     DOI : 10.33369/jp2ms
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS) memuat hasil-hasil penelitian ilmiah terkait upaya peningkatan mutu pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan menengah
Articles 372 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE POST SOLUTION POSING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Delisten, Eci Sannick; muchlis, effie efrida; M.Pd, Drs. Rusdi
JP2MS Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.2.176-184

Abstract

This study aims to find out how to improve the activities and learning outcomes of students by applying the problem posing learning model type post solution posing. This type of research is Class Action Research (CAR). The subject of this study were 32 students of class VII I of SMP Negeri 8 Kota Bengkulu in the even semester of the academic year 2018/2019. The instruments used were activity observation sheets, exercises for each meeting and tests of student learning outcomes. Learning activities of students can be improved by using the LKPD problem posing learning model type post solution posing, Group Learning, and Working Together. Increased learning activities of students in cycle I to cycle III in a row: 27 (criteria are quite active); 29.12 (active criteria); 32.8 (active criteria). While the learning outcomes of students can be improved by using the LKPD problem posing learning model type post solution posing, practice questions and also make new questions. Increased learning outcomes of students from the first cycle to the third cycle, namely 50.78; 73.92 and 87.16 with the percentage of classical learning completeness from cycle I to cycle III which is 28.12%, 65.62% and 84.37%.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS X IPA DI SMA N 1 KOTA BENGKULU Saputra, Berto Dwi; Muchlis, Effie Efrida; Maizora, Syafdi
JP2MS Vol 4 No 1 (2020): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.1.61-68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui lembar observasi aktivitas dan tes hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X berjumlah 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization dapat meningkatkan aktiitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa meningkat, terlihat dari hasil observasi aktivitas belajar matematika siswa siklus I dan siklus II secara berturut-turut adalah 18 (cukup aktif) dan 23,13 (aktif). Hasil belajar matematika siswa meningkat, terlihat dari ketuntasan belajar klasikal siklus I dan siklus II secara berturut-turut adalah 33,33%; dan 81,81%
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) PADA MATERI SEGITIGA UNTUK SISWA KELAS VII SMPN 1 KOTA BENGKULU Novita, Melda Dwi; Muchlis, Effie Efrida; Yensy, Nurul Astuty
JP2MS Vol 2 No 1 (2018): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.2.1.83-89

Abstract

AbstrakPenilitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan dari pengembangan video pembelajaran berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada materi segitiga untuk siswa kelas VII SMPN 1 Kota Bengkulu yang telah dikembangkan.Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development).Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan perangkat pembelajaran Borg and Gall.Penelitian ini dilakukan dalam 4 tahap, meliputi  tahapan melakukan analisis produk yang dikembangkan, mengembangkan produk awal, validasi ahli dan revisi, ujicoba lapangan skala kecil dan revisi produk.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Video pembelajaran berbasis Pendidikan Matematika realistik Indoneisa (PMRI) pada materi segitiga untuk siswa SMP kelas VII termasuk dalam kategori: (1) sangat valid dengan skor rata-rata 4,65,dengan cara : (a) materi pada video pembelajaran ini sesuai dengan kompetensi dasar, sistematika atau urutan materi, dan tujuan pembelajaran;(b) video sesuai dengan struktur video yang telah ditetapkan, video juga memiliki kualitas yang baik dan jelas dari segi gambar, suara dan bahasa; (c)video pembelajaran ini dari segi bahasa layak digunakan, bahasa yang digunakan secara umum sudah sesuai dengan perkembangan intelektual siswa Sekolah Menegah Pertama.(2) sangat praktis dengan skor rata-rata 4,53 termasuk memberikan kemudahan bagi guru untuk mempersiapkan dan menggunakan video sebagai media pembelajaran di kelas dan membantu siswa memahami materi. Kata kunci :kepraktisan, Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI), video pembelajaran, segitiga.AbstractThis research is aimed at identifying level of validity and practicality from Video Learning Development Based on Indonesian Realistic Mathematics Education in the triangle materials for VII grade students of Junior High School Number 1 Bengkulu City. The research was designed as the Research and Development. The model of the research was used Borg and Gall learning device development model. This research was done by four stages, they were analyzed the developing product, developed the initial product, validated and revised of the expert, small-scale field tested and product revised. The results of this research revealed that the Video Learning of Indonesian Realistic Mathematics Education in triangular materials for VII grade students of junior high school was categorized in: (1) Very valid with an average score of 4.65, by doing: (a) material on the video learning was appropriate with basic competencies, systematic or sequence of material, and learning objectives; (b) the video was appropriate with video structure, it also has good quality and clear in terms of image, sound and language; (c) this video learning was appropriated to use, the language used in the video was appropriate with the intellectual development of the Junior High School students. (2) Very practical with an average score of 4.53 because the video gave the facilities to the teacher for preparing and using the video as the medium of learning in the class and helped the students for understanding the materials. Keywords : Practicality, Indonesian Realistic Mathematics Education, Video Learning, Triangle
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VII 2 SMP Negeri 8 Kota Bengkulu Yulani, Evita Sri; Rusdi, Rusdi Rusdi; Yensy B, Nurul Astuty
JP2MS Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.2.294-301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan aktivitas belajar Matematika peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didik yang dilakukan dengan cara pembagian kelompok yang tepat, memberikan perhatian khusus kepada peserta didik berkemampuan rendah, menegur peserta didik yang tidak mengikuti langkah pembelajaran dengan baik, serta memberikan motivasi dan apresiasi berupa nilaiplus dan pujian. Peningkatan aktivitas belajar dapat dilihat dari rata-rata skor padalembar observasi aktivitas belajar peserta didik siklus I sampai siklus III secara berturut-turut: 25,25 (kriteria cukup); 30,5 (kriteria cukup); 36 (kriteria baik). Hasil belajar peserta didik juga menunjukkan terjadi peningkatan dengan cara membuat LKPD dengan langkah-langkah think pair share, membimbing peserta didik meneyelesaikan LKPD sesuai dengan langkah-langkah think pair share, serta memberikan bimbingan khusus kepada peserta didik yang mengalami kesulitan. Peningkatan hasil belajar peserta didik dapat dilihat dari nilai rata-rata Tes Hasil Belajar (THB) peserta didik siklus I sampai siklus III yaitu 58,80, 69,09, dan 78,74 persentase ketuntasan belajar klasikal dari siklus I sampai siklus III yaitu 35,48 %, 61,29 %, dan 87,09%.  
AKTIVITAS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DENGAN BERBANTUAN LKPD BERBASIS MASALAH PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Aliza, Fenny; Rusdi, Rusdi; Rahimah, Dewi
JP2MS Vol 2 No 1 (2018): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.2.1.20-24

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui cara menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dengan berbantuan LKPD berbasis masalah untuk meningkatkan aktivitas siswa pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tehnik pengumpulan data melalui lembar observasi aktivitas siswa. Subjek dalam penelitian adalah Kelas VIII.8 SMP Negeri 1 Kota Bengkulu tahun ajaran 2016/2017 berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas belajar siswa di lihat pada siklus I sampai siklus III yaitu 14,74(kurang aktif); 21,41(cukup aktif); 25,50(aktif) .Kata kunci: aktivitas belajar, LKPD Berbasis Masalah, Team Assisted Individualization (TAI). AbstractThe purpose of this research is to know how to apply cooperative learning model of Team Assisted Individualization (TAI) type with problem-based LKPD assisted to improve student activity on the material of flat side room. This research is a Classroom Action Research with data collection technique through student activity observation sheet. Subjects in the study were Class VIII.8 SMP Negeri 1 Kota Bengkulu 2016/2017 academic year amounted to 23 students. The results showed the increase in student learning activities in the see on the cycle I to cycle III that is 14.74 (less active); 21.41 (active enough); 25.50 (active).Keywords: learning activities, Problem Based LKPD, Team Assisted Individualization (TAI)
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL LUAS PERMUKAAN PRISMA DI KELAS VIII SMP NEGERI 6 KOTA BENGKULU sastrio, hendri; susanta, agus; maizora, syafdi
JP2MS Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.2.212-219

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan peserta didik dan mengidentifikasi faktor penyebab kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal luas permukaan prisma di kelas VIII SMPN 6 Kota Bengkulu Tahun Ajaran 2018/2019. Sebanyak 24 peserta didik kelas VIII C dipilih sebagai subjek penelitian ini. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal tentang luas permukaan prisma yaitu: a) kesalahan dalam menghitung luas segitiga siku-siku 25%, b) kesalahan dalam menghitung salah satu sisi segitiga siku-siku 70,83%, c) kesalahan dalam menghitung luas persegi panjang 50%, d) kesalahan dalam menghitung luas permukaan prisma dengan alas segitiga siku-siku 58,33%, e) kesalahan dalam menghitung luas persegi 79,16%, f) kesalahan dalam menghitung panjang sisi persegi 54,16%, g) kesalahan dalam menghitung keliling persegi 54,16%, h) kesalahan dalam menghitung luas permukaan prisma dengan alas persegi 87,5%. Faktor penyebab terjadinya kesalahan adalah : a) peserta didik salah dalam menghitung luas persegi panjang, b) peserta didik kurang teliti dalam operasi perhitungan, c) peserta didik belum memahami konsep menghitung salah satu sisi segitiga siku-siku, luas permukaan prisma, dan operasi aljabar, d) peserta didik belum dapat membedakan antara rumus luas persegi dan rumus keliling persegi, e) peserta didik salah dalam menghitung luas persegi, f) peserta didik belum dapat membedakan antara rumus luas permukaan prisma dengan alas segitiga siku-siku dan rumus luas permukaan prisma dengan alas persegi.
PROSES BERPIKIR MAHASISWA CALON GURU DALAM MENGONSTRUKSI GRAFIK FUNGSI DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP TURUNAN Agustinsa, Ringki; Maizora, Syafdi; Rusdi, Rusdi; ningrum, yunia jumita
JP2MS Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.2.150-163

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengungkapkan proses berpikir mahasiswa calon guru dalam mengonstruksi grafik fungsi dengan menggunakan konsep turunan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun subjek penitian yaitu mahasiswa calon guru matematika yang sedang menempuh kuliah kalkulus diferensial sebanyak 6 orang dari 58 orang mahasiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru sudah melakukan analisis pra kalkulus dan kalkulus dalam menggambat grafik. Meskipun masih terdapat kesalahan pada analisis yang telah dilakukkannya. Analisis yang dilakukan diantaranya menentukan kecekungan kurva, titik stationer, melakukan uji turunan pertama dan kedua. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa : 1) Untuk mengkonstruksi grafik dengan menggunakan kalkulus diperlukan analis pra kalkulus dan analisis kalkulus, 2) subjek penelitian masih mengalami beberpa kesalahan konsep dalam analisis prakalkulus dan kalkulus. Hal ini akan menyebabkan kesalahan dalam menggambar grafik, 3)data hasil analisis tidak digunakan secara utuh oleh subjek penelitian ketika menggambar grafik fungsi.Kata kunci : Grafik fungsi, Konsep turunan, Proses berpikir
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK DENGAN METODE PROBLEM SOLVING PADA MATERI PERSAMAAN LINGKARAN KELAS XI MIPA SMAN 5 KOTA BENGKULU Permana, Made Agung; Muchlis, Effie Efrida; Susanta, Agus
JP2MS Vol 4 No 1 (2020): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.1.17-28

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik matematika dengan metode Problem Solving materi persamaan lingkaran yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan memodifikasi prosedur 4-D Thiagarajan, Semmel, dan Semmel menjadi tiga tahapan yaitu tahap pendefinisian , perancangan, dan pengembangan . Instrumen penelitian terdiri dari lembar validitas, lembar kepraktisan, dan lembar efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan LKPD dengan metode problem solving pada materi persamaan lingkaran kelas XI MIPA SMAN 5 Kota Bengkulu termasuk dalam kategori : (a) sangat valid berdasarkan aspek materi, konstruksi dan bahasa dengan skor rata-rata 4,20,  (b) sangat praktis dengan skor rata-rata 4,44, dan (c) sangat efektif dengan skor rata-rata 4,69.Kata Kunci : Problem Solving, Lembar Kerja Peserta Didik, Penelitian Pengembangan AbstractThis research aimed to produce students’worksheet through problem solving method on circle equation material that were valid, practical, and effective. This research was a developmental research which modified 4D Thiagarajan, Semmel, and Semmel procedure into 3 phase namely define, design, and development. The instruments were validity sheet, practicality sheet, and effectivity sheet. The result of this study revealed that the development of students’ worksheet by problem solving in circle equation material at XI MIPA in SMAN 5 Bengkulu City was categorized in: (a) very valid from the aspect of material, construction, and language with an average score reached to 4,20, (b) very practical with an average score reached to 4,44, and (c) very effective with an average score reached to 4,69.Keywords: Problem Solving, Students’ Worksheet , Developmental Research.
ANALISIS SOAL PADA BUKU TEKS MATEMATIKA SISWA KELAS VII EDISI REVISI 2017 PADA MATERI BILANGAN BERDASARKAN PADA TAKSONOMI BLOOM Anggraini, Ika Nurma; Muchlis, Effie Efrida; Agustinsa, Ringki
JP2MS Vol 4 No 3 (2020): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.4.3.350-362

Abstract

Dalam buku ajar juga dimuat soal yang digunakan mengukur kemampuan peserta didik. Masih banyak peserta didik yang bingung terhadap soal-soal yang ada pada buku teks peserta didik kelas VII edisi revisi 2017 pada materi bilangan. Bagaimana sebaran tingkat kognitif pada soal pada buku teks matematika siswa kelas VII edisi revisi 2017 pada materi bilangan berdasarkan Taksonomi Bloom ?. Berdasarkan pada Taksonomi Bloom ada 6 tingkat proses kognitif. Dalam tingkat kognitif mencangkup dari C1 “Mengingat”, C2 “Memahami”, C3 “Mengaplikasikan”, C4 “Menganalisis”, C5 “Mengevaluasi”, C6 “Mencipta”. Jenis penilitian ini Deskriptif Kualitatif. Data pada penelitian ini dengan jumlah soal pada materi Bilangan pada buku teks matematika SMP kelas VII kurikulum 2013 revisi, terdapat 208 soal dengan pilihan ganda 55 soal dan essay 153 soal. Pada soal pilihan ganda hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kategori Level kognitif C2 “Memahami” sebanyak 18,2% (10 soal), C3 “Mengaplikasikan” sebanyak 80% (44 soal), C4 “Menganalisis” sebanyak 1,8% (1 soal) dan pada level C1 “Mengingat”, C5 “Mengevaluasi” dan C6 “Mencipta” tidak ada sama sekali. Sedangkan pada soal essay hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kategori Level kognitif C2 “Memahami” sebanyak 5,9% (9 soal), C3 “Mengaplikasikan” sebanyak 83,6% (128 soal), C4 “Menganalisis” sebanyak 9,8% (15 soal) C6 “Mencipta” sebanyak 0,7% (1 soal) dan pada level C1 “Mengingat” dan C5 “Mengevaluasi” tidak ada sama sekali.Kata Kunci : Buku Teks Matematika, Taksonomi Bloom, Tingkat Kognitif
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI Nur, Lidya Syah; Susanta, Agus; Herawaty, Dewi
JP2MS Vol 2 No 1 (2018): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.2.1.56-61

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui tes hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 13 Kota Bengkulu Semester Ganjil Tahun Ajaran 2017/2018 berjumlah 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar matematika  siswa. Peningkatan hasil belajar matematika siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar siswa siklus I, siklus II dan siklus III secara berturut-turut adalah 66,98; 74,79; dan 79,51 serta ketuntasan belajar klasikal siklus I, siklus II dan siklus III secara berturut-turut adalah 60,60%; 75,76%; dan 84,85%. Kata kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran Berbasis Masalah.ABSTRACTThe research aims to improve the learning outcomes of learners with problem based learning model. This research was a Classroom Action Research. To collect the data, the researcher used test. The subject of this research were student of class VIII A at SMP Negeri 13 Kota Bengkulu in academic year 2017/2018 with total number of 33 students. The result of this research shows that applying problem based learning model can improve the result of students mathematic learning. The improvement of students learning result can be seen from the average score in cycle I, cycle II, and cycle III in a row are 66,98; 74,79; and 79,51. Futhermore, the completeness of classical learning in cycle I, cycle II, and cycle III in a row are 60,60%; 75,76%; and 84,85%. Key words :  Learning Outcomes, Problem Based Learning.