cover
Contact Name
Nur Aliyyah Irsal
Contact Email
-
Phone
+6285758012912
Journal Mail Official
jp2ms@unib.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat FKIP Lt.2 Jl. Raya KandangLimun, Bengkulu 38171A
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2581253X     DOI : 10.33369/jp2ms
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS) memuat hasil-hasil penelitian ilmiah terkait upaya peningkatan mutu pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan menengah
Articles 382 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA: REKONSTRUKSI PERMAINAN TRADISIONAL MADURA PESAPEYAN LING-GILING: Indonesia Layli Nur Qudrati; Fausiatul Afifah; Nuriyatul Fikriyah; Dewi Rosikhoh
JP2MS Vol 9 No 3 (2025): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.3.408-417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan tradisional Pesapeyan Ling-Giling sebagai media pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal Madura serta upaya pelestarian budaya daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi potensi permainan dan keterkaitannya dengan konsep matematika, sedangkan tahap perancangan dan pengembangan difokuskan pada rekonstruksi permainan menjadi media pembelajaran yang memuat konsep pengukuran, geometri, keseimbangan, simetri, kecepatan, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesapèyan Ling-Giling memiliki potensi edukatif yang kuat dan dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran matematika yang bersifat konkret dan kontekstual. Rekonstruksi permainan ini tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Madura serta merepresentasikan kearifan lokal sebagai bagian dari proses pembelajaran. Dengan demikian, Pesapèyan Ling-Giling berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran matematika berbasis budaya lokal yang inovatif dan relevan untuk dikembangkan lebih lanjut.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TRANSFORMASI GEOMETRI BERBASIS ETNOMATEMATIKA MELALUI ALAT MUSIK TRADISONAL DEGUNG SUNDA UNTUK MENDUKUNG LITERASI MATEMATIS SISWA SMK Kamila Cahyati; Nenden Suciyati Sartika; Ika Yunitasari
JP2MS Vol 9 No 3 (2025): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.3.341-351

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi matematis siswa SMK, kurangnya pemanfaatan budaya lokal dalam pembelajaran matematika, dan keterbatasan bahan ajar kontekstual. Tujuan penelitian adalah mengembangkan bahan ajar transformasi geometri berbasis etnomatematika melalui alat musik tradisional Degung Sunda yang valid, praktis, dan mampu mendukung literasi matematis siswa SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMK Karya Bakti Mandiri Cisata. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respon pendidik, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria “sangat valid” dan “sangat praktis”. Validasi ahli materi memperoleh persentase kelayakan 90%, ahli media 96%, ahli bahasa 98%, dan uji respon guru 96%. Bahan ajar berbentuk flipbook digital melalui Canva for Education ini mampu mengaitkan konsep transformasi geometri (translasi, refleksi, rotasi, dilatasi) dengan unsur budaya Degung Sunda. Dengan demikian, bahan ajar ini layak digunakan sebagai media pembelajaran di SMK karena valid, praktis, dan mendukung literasi matematis siswa.
P Pengaruh Pendekatan Deep Learning dan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMPN 4 Kota Bengkulu Desi Ratna; Fatrima Santri Syafri
JP2MS Vol 9 No 3 (2025): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.3.425-438

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya faktor kognitif dan emosional dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII di SMPN 4 Kota Bengkulu, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VII.1 yang dijadikan responden penelitian. Data mengenai penerapan pendekatan deep learning dan kecerdasan emosional dikumpulkan melalui angket, sedangkan data hasil belajar matematika diperoleh dari nilai ulangan harian siswa. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat statistik yang dilanjutkan dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika dengan nilai signifikansi sebesar . Kecerdasan emosional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika dengan nilai signifikansi sebesar . Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika dengan kontribusi sebesar  Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam serta pengembangan kecerdasan emosional siswa dapat mendukung peningkatan hasil belajar matematika secara optimal.
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DITINJAU BERDASARKAN GAYA BELAJAR Andriana Rasyiqah; Erdawati Nurdin
JP2MS Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.1.27-36

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa berdasarkan gaya belajar mereka. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 3 Pekanbaru pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan cluster random sampling, di mana kelas X.1 dipilih sebagai kelas eksperimen dan kelas X.2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi soal tes kemampuan berpikir kritis matematis, tes gaya belajar, dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji ANOVA dua arah. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang belajar menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, 2) Terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran berdasarkan gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mempertimbangkan penggunaan pendekatan RME serta memperhatikan gaya belajar siswa dalam proses pembelajaran.
EFEKTIVITAS ARTIFICIAL INTELEGENT(AI) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA PADA JENJANG SMK Ahmad Syifauddin Fitro; Joko Soebagyo
JP2MS Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.1.37-44

Abstract

Munculnya teknologi Artificial Intelegence (AI) merupakan sebuah terobosan khususnya di bidang Pendidikan, mengingat motivasi belajar matematika pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangatlah rendah. Mengingat motivasi seringkali menjadi kendala utama, penelitian ini menggunakan metode one-group pretest-posttest pada siswa kelas X jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis untuk menguji potensi AI sebagai solusi. Hasilnya sangat menjanjikan: skor motivasi siswa meningkat signifikan, dari rata-rata 64,95 saat pretest menjadi 77,28 setelah intervensi. Kenaikan ini juga tercermin dari N-gain score sebesar 0,36. AI bekerja dengan menyediakan platform adaptif dan tutor virtual yang dapat menyesuaikan materi dan metode pengajaran dengan kebutuhan unik setiap siswa, sehingga mampu menumbuhkan kembali minat dan semangat mereka. Peningkatan motivasi ini tidak hanya penting untuk mata pelajaran matematika itu sendiri, tetapi juga berpotensi besar untuk meningkatkan performa akademik siswa secara keseluruhan, membuktikan bahwa AI bisa menjadi alat bantu yang transformatif dalam Pendidikan.
DEVELOPMENT AND USABILITY OF AN EMI-POLYZONE ON BASIC POLYGONS IN FORM ONE Nur Amirah Amiruddin; Nurul Huda Mohamed; Nurul Akmal Mohamed; Nurul Farihan Mohamed
JP2MS Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.1.10-18

Abstract

This study aims to develop eMI-PolyZone a multimedia-based interactive learning tool focused on basic polygons for Form One students, and to evaluate its usability. The research adopts a Design Research Development (DRD) approach using ADDIE model as the development framework. The eMI-PolyZone module integrates interactive exercises and notes to support student learning. The usability of eMI-PolyZone is tested through a questionnaire administered to 30 randomly selected students from a secondary school. The instrument employed a 4-point Likert scale, and data were analyzed descriptively using SPSS Version 29. The results indicate high usability across three dimensions: perceived usefulness (mean = 3.85), ease of use (mean = 3.86), and user satisfaction (mean = 3.87). These findings suggest that the module meets usability standards and is well-received by students. In conclusion, eMI-PolyZone has the potential to create a more dynamic and engaging learning environment, thereby enhancing students’ interest and understanding of basic polygon concepts.
DEVELOPMENT AND RELIABILITY OF SCRATCH PROJECT: VISUAL OPERATIONS FOR TOPIC INDICES FORM THREE Muhammad Adam Che Jamil; Shazlyn Milleana Shaharudin; Florencea Roslin; Farida Nurhasanah; Muzaffar Eshnazarovich Nurillaev; Xayrullayev Davron Baxodir oʻgʻli
JP2MS Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.1.1-9

Abstract

This study investigates the development and reliability of a Scratch-based software teaching aid, Visual Operations, designed to enhance secondary school students' understanding of indices in mathematics. Utilizing the ADDIE model, this research emphasizes the integration of computational and visual thinking to address challenges in mathematics education. The study employs a quantitative research design, targeting 84 Form Three students and four expert validators, to ensure the software's effectiveness. Instruments included need analysis, validity, and reliability questionnaires, and data were analyzed using SPSS software. Findings reveal that the software achieved a Content Validity Index (CVI) of 1.00 and a Cronbach’s Alpha coefficient exceeding 0.80, indicating high validity and reliability. The interactive and visual features of the software significantly enhanced student engagement and understanding of indices. The implications highlight the potential for such softwares to transform mathematics education, fostering critical 21st-century skills. Future research should explore potential and long-term impacts.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DITINJAU DARI HABITS OF MIND SISWA SMP Rizky Ananda Putri; Ade Irma
JP2MS Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.1.19-26

Abstract

Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan kognitif yang mendorong siswa untuk mempertimbangkan masalah secara kritis yang Dmembutuhkan kemampuan berpikir induktif termasuk mengidentifikasi hubungan, mengevaluasi situasi terbuka, mencari tahu sebab dan akibat, membuat deduksi, dan menghitung data yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Menggunakan metodologi Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE, modul ajar ini melalui tahap analisis, desain dan pengembangan. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi oleh ahli media dan materi, serta kuesioner kepraktisan untuk guru dan siswa. Data dianalisis menggunakan skala Likert untuk mengukur validitas dan kepraktisan modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar matematika dengan PBL yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis ditinjau dari kemampuan berpikir kritis matematis. Keberhasilan penelitian ini didukung oleh pendekatan kontekstual yang meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dampak penelitian ini terhadap pembelajaran matematika adalah peningkatan pemahaman siswa terhadap materi SPLTV dan kemampuan berpikir kritis, yang penting untuk menghadapi tantangan dalam pendidikan abad ke-21.
Analisis Strategi Penyelesaian Soal Kombinatorika Pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Syafdi Maizora; Didi Suryadi; Dadang Juandi; Dadan Dasari
JP2MS Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.1.45-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyelesaian yang digunakan mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita kombinatorika serta mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang muncul dalam proses penyelesaiannya. Kombinatorika merupakan salah satu materi matematika yang memerlukan kemampuan berpikir logis, analitis, dan interpretasi masalah yang tepat. Namun, banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita kombinatorika karena kurang memahami batasan masalah dan keliru dalam menerapkan rumus. Subjek penelitian adalah 33 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Bengkulu tahun akademik 2024 yang mengambil mata kuliah Pengembangan Proses Berpikir Matematis. Instrumen yang digunakan berupa soal cerita tentang tantangan melewati kolam dengan batu pijakan yang mengharuskan mahasiswa menentukan banyaknya kombinasi susunan 11 batu dari 13 batu yang tersedia dengan batasan jarak langkah maksimal 150 cm. Jawaban mahasiswa dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi strategi, tingkat kebenaran, dan jenis kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan beragam strategi penyelesaian, yaitu strategi kombinasi langsung (43,75%), strategi kombinasi bersyarat (25%), strategi tabel/enumerasi (18,75%), strategi barisan Tribonacci (6,25%), dan strategi pemrograman dinamis (6,25%). Hanya 34,38% mahasiswa yang memperoleh jawaban benar yaitu 66 hadiah, sedangkan 65,62% mahasiswa mengalami berbagai jenis kesalahan. Kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan interpretasi masalah (37,5%) dan kesalahan perhitungan (31,25%). Kesalahan konsep terjadi pada 18,75% mahasiswa dan kesalahan penarikan kesimpulan terjadi pada 12,5% mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih lemah dalam mengidentifikasi informasi penting dan memverifikasi hasil penyelesaian. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pembelajaran kombinatorika perlu menekankan pada pemahaman konsep, interpretasi masalah secara komprehensif, serta penguatan keterampilan verifikasi hasil.
PENGEMBANGAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS DENGAN KONTEKS BENGKULU PADA MATERI TRIGONOMETRI SMA Adinda Dewi Apriyany; Edi Susanto; Tria Utari
JP2MS Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.1.54-60

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan soal HOTS dengan konteks Bengkulu untuk peserta didik SMAN 8 Kota Bengkulu yang memenuhi kriteria valid, memiliki kualitas yang baik, dan respon positif terhadap konteks Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model Tessmer. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas kelas X SMAN 8 Kota Bengkulu sebagai subjek uji coba. Tahapan penelitian terdiri dari: preliminary dan formative evaluation yang terdiri dari sel-fevaluation, prototyping dan field test. Teknik pengumpulan data angket, dan tes. Instrumen penelitian ini meliputi lembar validasi ahli, lembar keterbacaan, angket kemudahan penggunaan, instrumen tes, dan angket respon peserta didik. Analisis data meliputi analisis validitas logis, angket kemudahan penggunaan, serta analisis kualitas soal yang mencakup validitas empiris, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal HOTS dengan konteks Bengkulu termasuk dalam kategori: (1) memenuhi kriteria valid dari aspek isi, konstruksi, dan bahasa. Keterbacaan dan kemudahan penggunaan menunjukkan hasil kategori baik; (2) soal memiliki kualitas yang baik dengan hasil validitas empiris terdapat 6 soal kategori sangat baik, reliabilitas dengan 1 paket soal sangat baik dan 2 paket soal baik, daya pembeda terdapat 6 soal kategori cukup, tingkat kesukaran diperoleh 5 soal mudah dan 1 soal sedang; dan (3) soal memiliki respon positif dengan jawaban angket respon peserta didik yang sama pada tiap paket yaitu sebesar 97,3% yang menunjukkan bahwa hampir seluruh peserta didik memberikan respon yang baik. Dengan demikian, soal HOTS dengan konteks Bengkulu ini valid, memiliki kualitas baik dan memiliki respon yang baik terhadap konteks Bengkulu.