cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
ANALISIS PELAKSANAAN SKRINING KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR Tri Sartika
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.311

Abstract

Latar belakang: Data Globocan menyebutkan di tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta kematian, dimana 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker. Data tersebut juga menyatakan 1 dari 8 laki-laki dan 1 dari 11 perempuan, meninggal karena kanker.revalensi penderita penyakit kanker serviks di provinsi Sumatera Selatan  sebanyak 0.4% atau 1.544 perempuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Analisis pelaksanaan  skrining  kanker serviks pada wanita usia subur. Metode: Penelitian ini berbentuk kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur yang melakuan skrining kanker serviks dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) test. Sampel penelitian berjumlah 230 responden. Instrumen penelitian berupa Form B berupa Catatan medis deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim. Analisa data secara univariat. Penelitian dilakukan pada tanggal 03-12 Desember 2018. Hasil:  Hasil penelitian diketahui distribusi frekuensi umur wanita usia subur yang melakukan skrining kanker serviks di dominasi umur <20 tahun dan >35 tahun (64.8%),  tidak bekerja (88.3%), pendidikan tinggi (≥SMA) (52.6%), faktor risiko yang mendominasi sebagai berikut ; Terpapar asap rokok > 1 jam sehari (55%), Sering konsumsi buah dan sayur (5 porsi / hari) (70%), Sering konsumsi makanan berlemak (73%), Sering konsumsi makanan berpengawet (51%), pernah menyusui dan pernah melahirkan (90%). Saran: Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk selalu aktif melakukan tindakan preventif guna deteksi dini keganasan terhadap  wanita usia subur salah satunya dengan metode sederhana IVA test. Kata Kunci : IVA Test, Umur, Pekerjaan, Faktor Risiko
HUBUNGAN PERAN PETUGAS KESEHATAN, SUMBER INFORMASI TERHADAP PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU NIFAS Salamun Minarti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.334

Abstract

Latar belakang: Perawatan  payudara pada masa nifas adalah  salah satu bagian penting yang harus diperhatikan sebagai persiapan untuk menyusui bayinya. Tujuan:  tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran petugas kesehatan, sumber informasi, dengan kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara di wilayah kerja puskesmas sungai Keli Kabupaten Ogan Ilir tahun 2019.  Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas di wilayah kerja puskesmas sungai Keli Kabupaten Ogan Ilir tahun 2019. Dengan total populasi 73 ibu nifas dan total sampel berjumlah 42 responden. Hasil:  Hasil analisis menunjukan bahwa ada hubungan  yang bermakna antara sumber  sumber informsi, dengan kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara  p. Value=0,028, untuk peran petugas kesehatan ada hubungan yang bermakna dengan kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara p. Saran: Hasil penelitian diharapkan untuk dapat mendeteksi dini gangguan ibu pada masa nifas. Kata Kunci : Kepatuhan Ibu Nifas, Perawatan Payudara
MEDIA KOMIK EDUKASI DAN VIDEO ANIMASI SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN TENTANG KARIES GIGI PADA ANAK SEKOLAH DASAR Majid, Yudi Abdul; Carera, Ayu Mutia; Trilia, Trilia
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.306

Abstract

Latar belakang: Karies gigi merupakan suatu penyakit gigi dan mulut yang paling banyak dialami anak usia sekolah. Karies gigi dapat disebabkan oleh sisa makanan yang menempel pada gigi dan pada akhirnya menyebabkan plak kecoklatan, pengapuran, keropos, dan gigi berlubang. Masalah yang ditimbulkan oleh  karies gigi dapat membuat anak mengalami kehilangan daya kunyah, terganggunya sistem pencernaan, penurunan absorbsi makanan dan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Peran perawat dalam meminimalkan masalah tersebut dapat sebagai pendidik (educator) dengan memberikan pendidikan kesehatan pencegahan karies gigi dengan menggunakan media komik edukasi dan video animasi. Tujuan: Penelitian untuk mengetahui efektifitas metode membaca komik edukasi dan metode video animasi terhadap pengetahuan pencegahan karies gigi pada anak SDN 82 Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan Two Groups Pretest-Posttest Design. Penelitian dilakukan di SDN 82 Palembang pada bulan Juni 2019 Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Total Sampling dengan jumlah sampel 130 responden. Analisa data dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil: penelitian terdapat perbedaan pengetahuan pencegahan karies gigi sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan media komik edukasi di SDN 82 Palembang Tahun 2019  dengan nilai p value = 0,000.  Terdapat perbedaan pengetahuan pencegahan karies gigi sebelum dan sesudah pendidikan dengan media video animasi di SDN 82 Palembang dengan p value = 0,000. Saran: Disarankan media promosi komik edukasi dan video animasi menjadi media yang digunakan sekolah untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan dapat mencegah karies gigi pada anak. Kata kunci: Metode Komik Edukasi, Video Animasi dan Karies Gigi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI TUBEKTOMI PADA PASANGAN USIA SUBUR Adelina Pratiwi; Nafika Nur Rahmah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.324

Abstract

Latar belakang: Tubektomi adalah prosedur bedah sukarela untuk menghentikan fertilitas (kesuburan) seseorang secara permanen dengan cara mengoklusi tuba falopii sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum. Data yang diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI pada bulan Januari-Oktober 2017 sebanyak 85 orang, dari 85 orang tersebut yang melakukan kontrasepsi tubektomi sebanyak 74 orang. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi tubektomi pada pasangan usia subur di Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI Tahun 2017. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Variabel independen : pendidikan, usia, paritas dan pekerjaan dan variabel dependen : pemilihan kontrasepsi tubektomi. Hasil: dengan uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara usia (P value 0,009) dan paritas (P value (0,040), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan (P value 0,629) dan pekerjaan (P value 1,000). Saran: Diharapkan agar penyuluhan kepada masyarakat lebih ditingkatkan agar masyarakat semakin mengerti tentang manfaat maupun dampak dari kontrasepsi tubekomi itu sendiri.Kata Kunci : Tubektomi, Pendidikan, Usia, Paritas, Pekerjaan
ANALISIS TELUR CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHES PADA KUKU SISWA SEKOLAH DASAR Melly Fitri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.319

Abstract

Latar belakang:Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 13 April – 19 Juni dan di analisa di Laboratorium Stikes Abdi Nusa Palembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran telur cacing Soil Transmitted Helminthes pada kuku siswa Sekolah Dasar X. Tujuan: diketahuinya prevalensi kecacingan yang ada di Sekolah Dasar X. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif. Sampel dipilih dengan teknik random sampling, serta dilakukan teknik wawancara dan observasi. Populasi pada penelitian ini berjumlah 106 siswa dan diambil 51 siswa. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah metode sediaan langsung.Waktu penelitian pada bulan Maret-Juni 2018. Hasil: hasil pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap 51 sampel didapat 3 siswa (6%) terinfeksi Ascaris lumbricoides, 1 siswa (2%) terinfeksi Trichuris trichiura. Pada usia 8 tahun positif sebanyak 1 siswa (5%), diusia 9 tahun positif 3 siswa (20%). Bedasarkan jenis kelamin ditemukan siswa yang berjenis kelamin laki-laki positif ditemukan sebanyak 4 siswa (13%), dan berdasarkan personal hygiene kurang baik ditemukan positif sebanyak 4 siswa (13%). Saran: Perlu dilakukan penyuluhan tentang kebersihan oleh guru-guru kepada siswa dan wali murid agar dapat menerapkan hidup bersih dan sehat.                                                                                                         Kata kunci : Soil Transmitted Helminthes, Kuku, Siswa Sekolah DasarLatar belakang:Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 13 April – 19 Juni dan di analisa di Laboratorium Stikes Abdi Nusa Palembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran telur cacing Soil Transmitted Helminthes pada kuku siswa Sekolah Dasar X. Tujuan: diketahuinya prevalensi kecacingan yang ada di Sekolah Dasar X. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif. Sampel dipilih dengan teknik random sampling, serta dilakukan teknik wawancara dan observasi. Populasi pada penelitian ini berjumlah 106 siswa dan diambil 51 siswa. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah metode sediaan langsung.Waktu penelitian pada bulan Maret-Juni 2018. Hasil: hasil pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap 51 sampel didapat 3 siswa (6%) terinfeksi Ascaris lumbricoides, 1 siswa (2%) terinfeksi Trichuris trichiura. Pada usia 8 tahun positif sebanyak 1 siswa (5%), diusia 9 tahun positif 3 siswa (20%). Bedasarkan jenis kelamin ditemukan siswa yang berjenis kelamin laki-laki positif ditemukan sebanyak 4 siswa (13%), dan berdasarkan personal hygiene kurang baik ditemukan positif sebanyak 4 siswa (13%). Saran: Perlu dilakukan penyuluhan tentang kebersihan oleh guru-guru kepada siswa dan wali murid agar dapat menerapkan hidup bersih dan sehat.                                                                                                         Kata kunci : Soil Transmitted Helminthes, Kuku, Siswa Sekolah Dasar
HUBUNGAN OBESITAS DAN UMUR PASIEN TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI Yudi Budianto
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v3i1.341

Abstract

Latar belakang: Badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah banyak. Pada tahun 2025 mendatang diperkirakan sekitar 29% warga dunia menderita hipertensi. Di tahun 2013 dengan unit analisis individu menunjukkan bahwa secara Nasional 25.8% penduduk Indonesia menderita penyakit hipertensi. Jika saat ini penduduk Indonesia sebesar 252.124.458 jiwa maka terdapat 65.048.110 jiwa yang menderita hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Obesitas dan Umur Pasien Terhadap Kejadian Hipertensi. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah Survey Analitik, dengan pendekatan  Cross Sectional dan dianalisa dengan menggunakan uji Chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Hipertensi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling berjumlah 50 sampel. Hasil: penelitian ini menunjukan ada hubungan bermakna antara obesitas terhadap kejadian hipertensi. Dengan hasil analisa Bivariat hasil uji statistik Chi-Square di peroleh p value 0,028 ( < 0,05 ). Ada hubungan yang bermakna antara umur pasien terhadap kejadian hipertensi. Dengan hasi analisa Bivariat hasil uji statistik Chi-Square diperoleh p value 0,000 ( < 0,05 ). Saran: Diharapkan responden dapat menjaga pola makan agar tidak terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh sehingga melebihi batas yang baik untuk kesehatan.                                                         Kata Kunci : Obesitas, Umur Pasien, Kejadian Hipertensi
GAMBARAN EFEK SAMPING KB SUNTIK DEPO MEDROKSI PROGESTERON ASETAT PADA AKSEPTOR DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM) WILAYAH KERJA KELURAHAN SAKO PALEMBANG TAHUN 2017 Citra Dewi, Ayu Devita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 2: Agustus 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v2i1.680

Abstract

Latar belakang: Penggunaan kontrasepsi hormonal sebagai salah satu alat kontrasepsi yang meningkat tajam. Menurut World Health Organization (WHO), dewasa ini hampir 380 juta pasangan menjalankan Keluarga Berencana dan 65-75 juta diantaranya terutama di negara berkembang menggunakan kontrasepsi hormonal seperti kontrasepsi oral, suntik dan implant kontrasepsi hormonal yang digunakan dapat memiliki pengaruh positif ataupun negatif terhadap berbagai organ wanita baik organ genitalia maupun non genitalia. Penelitian bertujuan: untuk mengetahui Gambaran Efek Samping Kb Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat Pada Akseptor di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Wilayah Kerja Kelurahan Sako Palembang Tahun 2017. Metode penelitian: Penelitian ini mengunakan desain penelitian deskriptif. Populasi dan dalam penelitian ini adalah semua akseptor KB Suntik DMPA, Sampel penelitian ini diambil secara purposive sampling yaitu pengambilan sampel yang didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri, kemudian data dianalisa secara univariat. Hasil penelitian: Hasil analisa univariat berdasarkan Gangguan Haid yaitu Amenorhe 48 responden (49,5%), Spotting 23 responden (23,7%), Metrorargia 14 responden (14,4%) dan Menorargia 12 responden (12,4%). Berdasarkan Kenaikan Berat Badan responden yang mengalami kenaikan berat badan sebanyak 83 responden (85,6%) dan yang tidak mengalami kenaikan berat badan sebanyak 14 responden (14,4%). Berdasarkan Cloasma yaitu 38 responden yang mengalami cloasma (39,2%) dan yang tidak mengalami cloasma 59 responden (60,8%). Saran: bagi BPM diharapkan agar tenaga kesehatan di BPM dapat memberikan konseling tentang penanganan efek samping terhadap pengguna KB Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat sehingga dapat mengurangi keluhan efek samping.Kata Kunci : KB Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN PRODUKSI ASI Ayu Devita Citra Dewi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.682

Abstract

Latar belakang: Kelancaran produksi ASI dipengaruhi oleh banyak faktor seperti, frekuensi pemberian ASI, Berat Bayi saat lahir usia kehamilan saat bayi lahir, usia ibu dan paritas, stres dan penyakit akut, IMD, keberadaan perokok, konsumsi alkohor, perawatan payudara, penggunaan alat kontrasepsi dan status gizi. Tujuan: Unutk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran produksi ASI. Metode: Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. adapun variable devenden yang di teliti yaitu kelancaran produksi ASI dan variable indevenden yaitu Ketenangan jiwa, nutrisi, istirahat ibu, isapan bayi, penggunaan alat kontrasepsi dan perawatan payudara. Hasil: Dari hasil analisa yang diperoleh yaitu; ada hubungan antara ketenangan jiwa dengan kelancaran produksi ASI nilai p value 0,035, ada hubungan antara nutrisi dengan kelancaran produksi ASI nilai p value 0,006, ada hubungan antara istirahat dengan kelancaran produksi ASI nilai p value 0,027, ada hubungan antara isapan bayi dengan kelancaran produksi ASI nilai p value 0,011, ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi dengan kelancaran produksi ASI dengan nilai p value=0,004, ada hubungan antara perawatan payudara dengan kelancaran produksi ASI nilai p value=0,000. Dan diperoleh hasil multivariate atau faktor yang paling dominan mempengaruji produksi ASI yaitu nutrisi dengan hasil nilai OR = 8,142. Saran: bagi rumah bersalin diharapkan agar tenaga pelayanan kesehatan di rumuah bersalin mitra ananda tetap memberikan dukungan kepada ibu-ibu hamil maupun ibu dalam masa nifas untuk memberikan ASI secara eksklusif baik dengan cara penyuluhan maupun dengan konseling.Kata kunci : Faktor yang Mempengaruhi ASI Eksklusif
HUBUNGAN KEBERADAAN ANGGOTA KELUARGA YANG MEROKOK DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA USIA 1 – 5 TAHUN Gemini, Savitri; Handayani, Trisna Yuni
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.693

Abstract

Latar belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyakit  ISPA yang penting diperhatikan terutama pada balita. Keberadaan anggota keluarga yang merokok di dalam rumah juga menjadi faktor penyebab terjadinya masalah kesehatan di dalam keluarga seperti gangguan pernafasan dan dapat meningkatkan resiko terjadinya ISPA khusunya pada balita. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Keberadaan Anggota Keluarga yang Merokok Dengan  Kejadian Pneumonia Pada Balita Usia 1 – 5 Tahun. Metode: Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Kota Batam Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian deskriptif analitik  dengan rancangan Cross Sectional, teknik pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling dan analisis data menggunakan uji chi square. Jumlah sampel sebanyak 83 balita. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan keberadaan anggota keluarga yang merokok dengan kejadian pneumonia pada balita usia 1 – 5 tahun (p-value < 0,05). Saran: Disarankan kepada keluarga khususnya orang tua untuk tidak merokok di dalam ruangan atau berdekatan dengan balita serta memperbaiki pola perilaku untuk hidup sehatKata Kunci: Keluarga, Merokok, Balita Usia 1-5 Tahun, Pneumonia
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI BERUMUR DIBAWAH 6 BULAN Annisa Khoiriah; Latifah Latifah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 2: Agustus 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v2i1.592

Abstract

Latar belakang: ASI eksklusif adalah pemberian ASI sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberi mkanan lain, walaupun air putih, sampai bayi berumur 6 bulan. Manfaat pemberian ASI eksklusif pada bayi yaitu meningkatkan daya tahan tubuh bayi, mengoptimal perkembangan bayi dan mengurangi kemungkinan berbagai penyakit kronik dikemudian hari. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada bayi yaitu pekerjaan, umur, pendidikan dan paritas ibu. Tujuan penelitian: Mengetahui faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap pemberian ASI secara eksklusif di BPM Rusmiati Okta Palembang. Metode penelitian: kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel target berjumlah 94 orang sedangkan Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi > 6 bulan di BPM Rusmiati Okta. Pengambilan sampel secara Accidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan Chi-square. Hasil penelitian: analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden yang memberikan ASI Eksklusif (62,8%), memiliki pekerjaan (44,7%), berusia 20-30 tahun (47,9%), berpendidikan tinggi (59,6%), jumlah anak ≥2 (63,8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI Eksklusif dengan pekerjaan (p value=0.000, OR=5,833), umur (p value=0.025, OR=2,967), pendidikan (p value=0,020, OR=3,037), dan paritas (p value=0.022, OR=3,375). Saran: Penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi tim kesehatan dalam rangka meningkatkan kesehatan bayi yang ada Indonesia, khususnya kota Palembang.Kata Kunci : ASI eksklusif, Frekuensi, Bayi, Kesehatan