cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYA KARIES GIGI PADAANAK USIA SEKOLAH KELAS IV Khoirin Khoirin
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v3i1.342

Abstract

Latar belakang: Karies gigi adalah suatu proses kronis, regresif yang dimulai dengan larutnya mineral email, sebagai akibat terganggunya keseimbangan antara email dan sekelilingnya yang disebabkan oleh pembentukan asam mikrobial dari substrat (médium makanan bagi bakteri) yang dilanjutkan dengant imbulnya destruksi komponen-kompon enorganik yang akhirnya terjadi kavitasi (pembentukan lubang). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan meggosok gigi dengan terjadinya karies gigi pada anak usia sekolah kelas IV di SD Negeri 132 Palembang tahun 2018. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian  deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah anak sekolah kelas VI di SD Negeri 132 Palembang. Tehnik yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan tehnik simple random sampling yaitu sebanyak 129 Responden. Hasil: Berdasarkan hasil análisis bivariat dengan  menggunakan ujistatistik chisquare diperoleh nilai p = 0,003< ɑ  maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan menggosok gigi dengan terjadinya karies gigi pada anak usia sekolah kelas IV di SD Negeri 132 Palembang. Saran: diharapkan bagi SD Negeri 132 Palembang mengontrol kesehatan gigi dan mulut setiap 6 bulan sekali. Kata Kunci     : Kebiasaan Menggosok Gigi Dan Karies Gigi
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI BERDASARKAN KARAKTERISTIK KONTAINER Heru Listiono; Leni Novianti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.315

Abstract

Latar belakang: Tempat perkembangbiakan utama bagi nyamuk Aedes aegypti adalah kontainer. Ada tidaknya jentik nyamuk Aedes aegypti dalam suatu kontainer dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: jenis kontainer, letak kontainer, warna kontainer, kondisi tutup kontainer, adanya ikan pemakan jentik, volume kontainer, kegiatan pengurasan kontainer dan kegiatan abatisasi. Tujuan: penelitian ini ingin mengetahui hubungan jenis kontainer, letak kontainer, warna kontainer dan kondisi tutup kontainer dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain penelitian cross sectional, penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Sako Kota Palembang, sampel penelitian berjumlah 73 rumah, melalui simple random sampling, analisis univariat (proporsi), bivariat (uji chi square) dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis kontainer (p value:0,011), letak kontainer (p value:0,001) dan kondisi tutup kontainer (p vaue:0,013) memiliki hubungan signifikan dengan keberadaan jentik jentik nyamuk Aedes aegypti, sedangkan warna kontainer ( p value:0,135) tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap keberadaan jentik jentik nyamuk Aedes aegypti. Saran: Perlunya meningkatkan kegiatan sanitasi lingkungan khususnya ditujukan pada pemutusan rantai perkembangbiakan jentik dan nyamuk Aedes aegypti, misalnya dengan penggunaan abate,  kegiatan 3 M (menguras dan menutup tempat penampungan air serta mengubur kaleng bekas) serta pemeliharaan ikan tempalo. Kata kunci: Karakteristik Kontainer, Jentik Nyamuk Aedes aegypti.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR Annisa Khoiriah; Tiara Pratiwi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.336

Abstract

Latar belakang: Asfiksia merupakan suatu dimana keadaan pada bayi baru lahir yang mengalami   gagal   bernafas   secara   spontan,   teratur   segera   setelah   lahir, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya, sehingga dapat menurunkan O2  (oksigen) dan mungkin  meningkatkan  CO2   (karbondioksida)  yang dapat dipengaruhi oleh umur ibu, persalinan premature, letak sungsang, serta partus lama/ partus macet sehingga menimbulkan  akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di Di Bpm Herasdiana Palembang Palembang Tahun 2019. Metode: menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Pada variable umur ibu berdasarkan hasil uji statistic  Chi Square   didapatkan hasil ρ value  = 0,001 <  0,05, pada hasil pada variable umur ibu, berdasarkan hasil uji statistic dengan  Chi Square pada tingkat kemaknaan Hasil analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square yang terdiri dari faktor umur ibu ρ value = 0,001, letak sungsang ρ value = 0,048 , prematuritas ρ value 0,001, ketuban pecah dini ρ value = 0,001 yang semuanya menunjukan ada hubungan bermakna terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Saran: bagi peneliti selanjutnya Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan variabel – variabel lain yang dapat menghasilkan hasil yang lebih akurat. Kata Kunci   : Asfiksia, Umur Ibu, Prematuritas, Letak          Sungsang, Partus Lama.
PENGARUH TERAPI SOCIAL SKILL TRAINING TAHAP MELATIH KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA Latifah Latifah; Puja Rahayu
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.308

Abstract

Latar belakang: Skizofrenia  adalah  suatu  gangguan jiwa berat yang ditandai dengan  penurunan  atau  ketidakmampuan berkomunikasi,  gangguan  realitas,  efek  yang  tidak wajar atau tumpul, gangguan kognitif serta  mengalami kesukaran melakukan aktivitas sehari-hari. Terapi Social skill training dirancang untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan keterampilan sosial bagi pasien yang mengalami kesulitan dalam berinteraksi meliputi keterampilan memberikan pujian, menolak permintaan orang lain, tukar menukar pengalaman, memberi saran pada orang lain, pemecahan masalah yang dihadapi, bekerjasama dengan orang lain, dan beberapa tingkah laku lain yang tidak dimiliki klien. Tujuan:  diketahui pengaruh Terapi  Social Skill Training Tahap Melatih Kemampuan Berkomunikasi Pada Pasien Skizofrenia. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan one group pre-post test design. Sampel penelitian ini berjumlah 11 responden, sedangkan analisa data yang digunakan uji Wilcoxon. Hasil: peningkatan kemampuan berkomunikasi setelah dilakukan terapi social skill training tahap melatih kemampuan berkomunikasi dengan ρ value = 0,003 < α = 0,05. Saran: Pihak rumah sakit diharapkan mengembangkan dan menerapkan terapi social skill training sebagai terapi keterampilan untuk meningkatkan keterampilan berbicara, keterampilan asertif dan kemampuan pemenuhan kebutuhan sehari-hari pada pasien skizofrenia. Kata Kunci : Skizofrenia, Komunikasi, Terapi Social Skill Training
PEMBERIAN IMUNISASI BCG PADA BAYI (1-3 BULAN) BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU Rhipiduri Rivanica; Inna Hartina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.328

Abstract

Latar belakang: Imunisasi BCG (Basil Calmette Guerin) bermanfaat mencegah bayi atau anak terserang dari penyakit TBC yang berat, seperti: meningitis TBC dan TBC milier. Ini dikarenakan bayi atau anak masih rentan terinfeksi Mycobacterium Tuberculosis penyebab penyakit TBC, akibat adanya kontak dengan penderita TBC yang ada di sekitarnya, seperti: orang tua, keluarga, pengasuh, dan lain sebagainya. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian Imunisasi BCG pada bayi usia (1-3 Bulan) di BPM Hj. Ratna Wilis Tahun 2017. Metode: Penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pedekatan “cross sectional”. Penelitian ini dilakukan bulan Desember 2017 sampai dengan Januari 2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian diketahui bahwa distribusi frekuensi responden yang memberikan imunisasi BCG sebanyak 23 responden (76,7%), pengetahuan baik sebanyak 20 responden (66,7%), sikap positif sebanyak 22 responden (73,3%) dan responden sikap negatif sebanyak 8 responden (26,7%). Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi BCG (p value 0,026.  Ada hubungan antara sikap dengan pemberian imunisasi BCG dengan (p value 0,026). Saran: Diharapkan agar BPM memberikan jadwal pemberian imunisasi dan konseling secara langsung kepada masyarakat agar pengetahuan warga setempat dapat bertambah. Kata Kunci     : Pemberian Imunisasi BCG, Pengetahuan, Sikap
STATUS GIZI SISWA SMP BERDASARKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KEBIASAAN MAKAN JAJANAN Tri Oktaviana Hasibuan
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.321

Abstract

Latar belakang: Makanan jajanan (street food) sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Konsumsi makanan jajanan di masyarakat diperkirakan terus meningkat mengingat makin terbatasnya waktu anggota keluarga untuk mengolah makanan sendiri. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui Keunggulan makanan jajanan adalah murah dan mudah didapat, serta cita rasanya yang enak dan cocok dengan selera kebanyakan masyarakat.Penelitian ini Untuk mengetahui gambaran perilaku kebiasaan jajan anak serta hubungannya dengan status gizi di SMP Negeri X. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan maret dan di smp negeri 27 palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskritif analitik melalui pendekatan Cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik systematic random sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder dengan mengukur BB dan umur anak, kuesioner, dan registrasi data murid. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 167 orang dan sampel berjumlah 62 orang. Analisa data menggunakan analisa univariat yaitu untuk memperoleh gambaran distribusi frekuensi semua variable, dan juga. Jenis Analisa yang digunakan adalah Analisa Bivariat. Hasil: Ada hubungan antara pengetahuan dengan status gizi anak, tidak ada hubungan antara sikap dengan status gizi anak, tidak ada hubungan antara tindakan degan status gizi anak. Ada hubungan antara Pengetahuan dengan status gizi di dapatkan p value=00,08 lebih kecil dari α= 0,05. Saran: Perlunya pengadaan kantin sekolah agar lebih dapat memeperhatikan konsumsi jajan anak. Diharapkan bagi orang tua murid agar  membekali anak makanan dari rumah untuk dibawa sekolah. Kata Kunci : Makanan, Jajanan dan Status Gizi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI SUNTIK DI BPM MALIA PALEMBANG TAHUN 2017 Wita Solama
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 1: Februari 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v1i2.343

Abstract

Latar Belakang: Hasil sensus penduduk menunjukkan bahwa akibat putus sekolah mendorong orang untuk menikah muda. Semakin muda menikah, semakin besar peluang memiliki banyak anak. Hal ini akan diperparah oleh kondisi tanpa pelayanan KB. Dampaknya, resiko kematian ibu, bayi, dan anak juga akan meningkat. Tujuan penelitian ini: diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Suntik di BPM Malia Palembang Tahun 2017. Metode penelitian: Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pedekatan “cross sectional”. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Total Samplingyaitu pengambilan semua anggota populasi untuk dijadikan sampel penelitian yaitu sebanyak 219 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan 17 Oktober– 26 Desember 2017. Hasil penelitian: Berdasarkan uji chi square menunjukkan ada hubungan antara umur dengan pemilihan kontrasepsi suntik pvalue (0,019), ada hubungan antara paritas dengan pemilihan kontrasepsi suntik pvalue (0,000) dan ada hubungan antara pendidikan p value (0,007) dengan pemilihan kontrasepsi suntik.Kata Kunci: Kontrasepsi Suntik, Faktor Predisposisi
LITERATURE REVIEW: KUALITAS TIDUR DAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK USIA SEKOLAH Beatrix Elizabeth; Dessie Wanda
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.316

Abstract

Latar belakang: Kejadian obesitas semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kualitas tidur salah satu penyebab kejadian obesitas. Waktu tidur anak-anak di Indonesia saat ini rata-rata 6-7 jam dari kebutuhan jam tidurnya. Tujuan: penelitian melihat apakah kualitas tidur mempengaruhi obesitas anak. Metode: studi literature tahun 2015 sampai 2019 dan berbahasa inggris. Data didapat dari database meliputi ScienceDirect, ProQuest dan Wiley Online dengan kata kunci obesity, overweight, fat, child, child school, sleep, sleep quality. Hasil: Studi literatur ini didapatkan 15 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Dari tinjauan artikel di ketahui ada karakteristik anak obesitas, penyebab obesitas, pola tidur dan hubungan tidur dengan obesitas. Kesimpulan: Aspek tidur yang mempengaruhi kejadian obesitas adalah durasi tidur anak, waktu tidur anak, kualitas tidur serta gangguan tidur saat tidur. Kata kunci : Kualitas Tidur, Obesitas, Anak Usia Sekolah
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Yazika Rimbawati; Andre Surahman
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.337

Abstract

Latar belakang: Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan dan penyebab kematian pada balita. Sanitasi lingkungan yang kurang mendukung dapat menyebabkan tingginya angka kejadian diare.Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di puskesmas Metode: Penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Subjek penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang mempunyai balita dan pernah menderita penyakit diare dalam waktu 6 bulan terakhir Pemilihan sampel dengan simple random sampling  menghasilkan sampel sebanyak 81 Ibu.  Uji statistic menggunakan Chi Square dengan bantuan software komputer. Tempat penelitian di Puskesmas Sugi Waras dilaksanakan pada mbulan Mei Tahun 2019. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kualitas fisik air (p=0,000), kepemilikan jamban (p=0,000), jenis lantai rumah (p=0,004) dengan kejadian diare pada balita. Saran: Diharapkan bagi instansi kesehatan (Puskesmas) untuk dapat melakukan peningkatan perbaikan sarana air bersih, fasilitas jamban sehat serta mengupayakan peningkatan program penyehatan lingkungan pemukiman dengan sasaran plesterisasi lantai rumah dan penanganan kualitas air bersih secara fisik. Kata kunci : Sanitasi Lingkungan, Kejadian diare
HUBUNGAN PENDAPATAN PENGASUH DENGAN KUALITAS INTERAKSI PENGASUH DAN ANAK STUNTING USIA 6-23 BULAN Nila Alfa Fauziah; Dina Mariana; Muhammad Andika Sasmita Saputra
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.309

Abstract

Latar belakang: Perkembangan kesehatan anak sangat dipengaruhi oleh interaksi orang tua-anak dan keterikatan orang tua-anak. Usia 0-24 bulan merupakan periode yang menentukan kualitas kehidupan sehingga disebut dengan golden period. Faktor yang mempengaruhi kualitas interaksi pengasuh (Caregiver) dengan anak dapat berasal dari pengasuh maupun anak, salah satunya adalah pendapatan pengasuh. Tujuan: Mengetahui hubungan pendapatan pengasuh dengan kualitas interaksi pengasuh dan anak stunting usia 6-23 bulan. Metode: Penelitian ini merupakan rancangan cross sectional. Subjek penelitian adalah pengasuh dengan anak stunting usia 6-23 bulan. Subjek penelitian direkrut dengan menggunakan tekhnik Consecutive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi Parenting Interaction with Children: Checklist of Observation Linked to Outcome (PICCOLO). Analisis data dilakukan dengan uji Chi square. Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna antara pendapatan pengasuh (0,001) dengan kualitas interaksi pengasuh dengan anak stunting usia 6-23 bulan.  Saran: Pengasuh diharapkan mampu meningkatkan pengajaran seperti stimulasi kognitif dan bahasa, serta meningkatkan kemampuan bereaksi seperti respon yang cepat dan tanggap terhadap isyarat anak sehingga dapat meningkatkan kualitas interaksi pengasuh dengan anak. Kata Kunci : Kualitas interaksi, pengasuh, anak stunting

Page 10 of 54 | Total Record : 536