cover
Contact Name
Ferius Soewito
Contact Email
-
Phone
+6221-31937910
Journal Mail Official
jinma_mki@idionline.org
Editorial Address
Jl. Dr. G. S. S. Y Ratulangie No. 29, Menteng, Jakarta Pusat 10350
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of the Indonesian Medical Association : Majalah Kedokteran Indonesia
ISSN : 20891067     EISSN : 26543796     DOI : http://dx.doi.org/10.47830
Journal Of The Indonesian Medical Association (JInMA) / Majalah Kedokteran Indonesia (MKI) adalah Jurnal yang berada di bawah naungan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dan sebagai Kanal InformasiIlmiah di Kalangan Dokter Umum dan Dokter Spesialis serta Profesi Terkait.
Articles 442 Documents
KARAKTERISTIK KLINIK DAN ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERPERAN PADA DERAJAT KEPARAHAN INVASI PLASENTA ABNORMAL DI RSUP PERSAHABATAN PADA TAHUN 2015-2018 Yuri Feharsal; Yuyun Lisnawati; Sri Pudyastuti; Oni Khonsa; Tri Apriliawan; Botefilia; Nadia Nurfauziah; Kindy Agustin
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 69 No 6 (2019): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v69i6.195

Abstract

Latar belakang: invasi plasenta abnormal adalah kondisi dimana plasenta memiliki implantasi yang mendalam di miometrium, dan pada beberapa kasus, hingga lapisan serosa uterus, hingga mengakibatkan perdarahan pascapersalinan dan meningkatkan kejadian kematian ibu. Tujuan: untuk mengidentifikasi prevalensi, karakteristik klinis dan rasio odds-nya terhadap peningkatan derajat keparahan dari invasi plasenta abnormal di RSUP Persahabatan dari tahun 2015 hingga 2018.Metode: kohort retrospektifHasil: dari tahun 2015 hingga 2018, prevalensi invasi plasenta abnormal adalah sebesar 0.8%. Faktor risiko yang meningkatkan derajat keparahan invasi plasenta abnormal adalah: usia di-atas 35 tahun (OR 1.6, 95% CI 0.41-6.24) dan riwayat seksio sesarea lebih dari 2 kali (OR 1.63, 95% CI 0.41-6.46). Makin parahnya invasi plasenta abnormal meningkatkan risiko ter-jadinya kehilangan darah selama operasi lebih dari 1000 ml (OR 2.13, 95% CI 0.52-8.76). Kesimpulan: prevalensi invasi plasenta abnormal di RSUP Persahabatan dari tahun 2015 hingga 2018 adalah sebesar 0.8%. Secara statistik, usia, riwayat seksio sesarea lebih dari 2 kali, volume kehilangan darah, dan durasi operasi ditemukan berhubungan dengan kasus invasi plasenta abnormal.
EVIDENCE BASED CASE REPORT: PENGGUNAAN METODE PCR PADA SPUTUM UNTUK DIAGNOSIS PULMONARY ASPERGILLOSIS Augustine Natasha; Ricky Fernando; Tubagus M. Kurniadi; Elyn Dohar Idarin Aritonang; Angky Budianti
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 69 No 6 (2019): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v69i6.198

Abstract

Latar belakang: Pulmonary Aspergillosis merupakan infeksi oportunistik pada populasi immunocompromised. Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) diharapkan dapat menjadi pengganti kultur jamur sputum dengan hasil yang lebih cepat dan akurat. Metode: Dilakukan pencarian di PubMed, CENTRAL, EbscoHost, dan ProQuest sejak tanggal 1 -13 Oktober menggunakan kata kunci ?Aspergillosis?, ?Pulmonary Aspergillosis?, ?sputum?, ?PCR?, ?sputum fungal culture?. Hasil pencarian di evaluasi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Studi yang terseleksi kemudian diperoleh full text nya dan dievaluasi kembali. Hasil akhir dari seleksi kemudian ditinjau secara kritis validity, importance, dan applicability-nya oleh ketiga penulis. Hasil: Didapatkan empat studi,dengan level of evidence 4, yang kemudian ditinjau secara kritis. Tiga studi menggunakan PCR pada sampel sputum sebagai index test, sementara satu studi menggunakannya sebagai refference test. Luaran dari tiga studi melaporkan sensitivitas dan spesifisitas dari PCR dengan sampel sputum, sedangkan satu studi melaporkan proporsi dari hasil PCR. Dua studi melaporkan sensitivitas PCR pada sampel sputum sebesar 100%, sementara satu studi melaporkan sensitivitas sebesar 38%. Dua studi juga melaporkan spesifisitas diatas 70%, sementara satu studi melaporkan spesifisitas sebesar 38.5%.Kesimpulan: Studi menunjukkan nilai sensitivitas dan spesifisitas yang menjanjikan terutama dengan hasil diperoleh dengan cepat. Akan tetapi rendahnya level of evidence dan biayanya yang cukup mahal, menyebabkan deteksi dengan metode PCR belum dapat digunakan sebagai modalitas diagnosis rutin.
HIDROPS FETALIS DENGAN KISTIK HIGROMA Esfi Triana; Ori John
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 69 No 6 (2019): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v69i6.199

Abstract

Pendahuluan: Hidrops fetalis adalah akumulasi cairan berlebihan di dalam tubuh janin, dapat berupa edema pada janin dan plasenta, asites, efusi pleura dan/atau efusi perikardial. Pada tahun-tahun sebelumnya, kebanyakan kasus hidrops disebabkan oleh eritroblastosis fetalis berat yang disebabkan oleh isoimunisasi Rh. Kebanyakan kasus saat ini disebabkan oleh kondisi lain (hidrops nonimun). Salah satu penyebab hidrop adalah kistik higroma. Kistik higroma dihubungkan dengan abnormalitas kromosomal. Kasus ini adalah seorang wanita yang hamil 21 minggu dengan hidrops fetalis dan kistik higroma yang diduga disebabkan oleh abnormalitas kromosom. Laporan kasus ini menyoroti hubungan kistik higroma dengan hidrops fetalis dan kebutuhan evaluasi genetik untuk dapat menegakan atau menyingkirkan aneuploid.
LATIHAN PENGUATAN PADA REHABILITASI PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK: PROSES SISTEMIK DAN BIOMOLEKULER Ferius Soewito
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 69 No 6 (2019): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v69i6.200

Abstract

Pendahuluan: Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan masalah global yang kerap menimbulkan disabilitas. Disabilitas ditimbulkan bukan saja oleh efek PPOK pada paru, namun juga efek sistemiknya. Salah satu dampak sistemik PPOK adalah dampaknya pada otot rangka. Latihan penguatan merupakan salah satu metode rehabilitasi yang efektif dalam menjaga kapasitas fungsional pasien PPOK. Tulisan ini membahas aspek sistemik dan biomolekuler PPOK, latihan penguatan dan bagaimana latihan penguatan dapat meningkatkan kapasitas fungsional pasien PPOK.
MODUL KONSULTASI DAN RUJUKAN DOKTER KELUARGA Retno Asti Werdhani
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 68 No 12 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v68i12.203

Abstract

Konsultasi dan Rujukan adalah salah satu bentuk pelayanan kedokteran integrasi dengan tenaga-tenaga kesehatan lain baik di tingkat yang sama maupun ke tingkat yang lebih tinggi dalam rangka mengoptimalkan penatalaksanaan pasien. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keilmuan, meningkatkan hubungan dengan sejawat, rekan kerja, dan pasien, serta menjamin tatalaksana pasien secara komprehensif dan berkesinambungan. Proses konsultasi dan rujukan memungkinkan pelayanan kedokteran menjadi tidak terkotak-kotak. Namun hal ini membutuhkan koordinasi dan komunikasi efektif antar dokter, pasien dan tenaga kesehatan lain.
PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP SITUASI BENCANA DAN KEGAWATDARURATAN: SEBUAH STUDI MULTISENTER Vito Filbert Jayalie; Beryliana Maya Anisa; Rania Zahra; Luther Holan Parasian; Caren Andika Surbakti; Nela Lutfiana; Adrian Reynaldo Sudirman; Lintang Sekar Sari; Indah Nur Rachmah; Hasna Ibadurrahmi; M. Sopiyudin Dahlan; Riyadh Firdaus; Indonesia Emergency Knowledge and Attitude Evaluator Team
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 68 No 12 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v68i12.204

Abstract

Pendahuluan: Sebagai ?ring of fire?, Indonesia memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana. Hal ini seharusnya memiliki korelasi positif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dalam menghadapi kondisi gawat darurat dan bencana. Namun, belum ada studi yang menelaah mengenai hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengetahuan dan sikap masyarakat Indonesia dalam kondisi gawat darurat dan bencana dengan menggunakan studi potong lintang yang dikumpulkan dari wawancara menggunakan kuesioner oleh mahasiswa kedokteran yang telah terlatih pada empat unit (Jakarta, Depok, Padang, dan Makassar).Metode: Sampel dikumpulkan dengan menggunakan cluster random sampling. Dari 570 sampel yang berpartisipasi, kebanyakan responden memiliki pengetahuan (56,1%) dan sikap (60,7%) yang buruk dalam menghadapi kondisi gawat darurat dan bencana.Hasil: Hasil studi ini juga menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap (p<0,001). Usia, pendidikan, dan pelatihan menghadapi bencana memiliki kontribusi signifikan terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatan dan bencana. Namun, pengalaman bencana hanya memiliki korelasi terhadap pengetahuan (p<0.05) tetapi tidak dengan sikap (p=0,856).Kesimpulan: Sebagian besar populasi dalam penelitian ini memiliki pengetahuan dan sikap yang rendah pada situasi gawat darurat. Selain itu, data di atas juga menunjukkan bahwa pelatihan dapat memberikan efek pada kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana. Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan.
THE EFFECT OF SNACK INTERVENTION TOWARD WORKING DURATION AMONG HELPER WORKERS IN CONTAINER COMPANY Nove Maria; Setyawati Budiningsih; Dian Kusumadewi; Retno Asti Werdhani; Ance Adriani
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 68 No 12 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v68i12.205

Abstract

Pendahuluan: Asupan gizi yang baik pada tenaga kerja dapat memengaruhi produktivitas kerja. Namun, banyak pekerja yang tidak memerhatikan kecukupan asupan gizi mereka, termasuk pekerja helper di perusahaan peti kemas. Berdasarkan data International Labor Office (ILO) tahun 2005, diet yang tidak seimbang dapat menurunkan produktivitas sampai 20%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan selingan terhadap lama pengerjaan pada pekerja helper di perusahaan peti kemas. Metode: Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen yang dilakukan selama empat minggu. Sebanyak delapan belas responden yang merupakan pekerja helper diberikan makanan selingan satu kali sehari, sebesar 300 kkal selama empat minggu. Asupan makanan responden dicatat dengan food record setiap minggu (dua hari kerja dan satu hari libur) dan dianalisis dengan aplikasi Nutrisurvey serta perhitungan manualHasil: Terdapat perbedaan rerata yang bermakna pada lama pengerjaan total (berkurang dua jam delapan menit) sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,001). Kesimpulan: Pemberian makanan selingan satu kali sehari selama empat minggu dapat mempersingkat lama pengerjaan pada pekerja helper.  
KEUNGGULAN IMUNOSITOKIMIA GATA3 DIBANDINGKAN MAMMAGLOBIN DAN GCDFP-15 UNTUK MENENTUKAN METASTASIS KARSINOMA PAYUDARA PADA SITOLOGI BLOK SEL CAIRAN PLEURA Devi Felicia; Tantri Hellyanti
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 68 No 12 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v68i12.206

Abstract

Latar belakang: Asal tumor suatu efusi pleura maligna perlu diketahui untuk tatalaksana tepat. Etiologi tersering yaitu keganasan paru, payudara, limfoma, dan penyebab lainnya. Penanda spesifik payudara untuk memastikan kasus metastasis payudara di Indonesia yaitu mammaglobin (MGB) dan gross cystic disease fluid protein 15 (GCDFP15). Belakangan ini GATA binding protein 3 (GATA3) dilaporkan memiliki akurasi yang lebih baik. Tujuan: Mengetahui akurasi GATA3 dibandingkan MGB dan GCDFP15 untuk membedakan asal tumor payudara dan non-payudara pada sediaan sitologi blok sel cairan efusi.Metode: Literatur dicari pada basis data Pubmed, Cochrane, Proquest, Scopus, dan EBSCOHost. Didapatkan 7 jurnal yang relevan, lalu ditelaah kritis. Hasil: Dengan berbagai batas nilai positif pada berbagai penelitian tersebut, akurasi GATA3 untuk sediaan sitologi blok sel cairan efusi didapatkan lebih baik secara signifikan dibandingkan MGB dan GCDFP15 dengan sensitivitas 90-93,5% dan spesifisitas 88,5-96,9%. Intensitas pewarnaan GATA3 didapatkan lebih tinggi, dengan kontaminasi pewarnaan latar belakang yang lebih sedikit sehingga pembacaan dapat dilakukan dengan lebih baik. Kesimpulan: Akurasi imunositokimia GATA3 sebagai penanda spesifik payudara untuk menentukan asal tumor pada spesimen sitologi cairan efusi kasus metastasis kanker didapatkan lebih baik dibandingkan MGB dan GCDFP15. Oleh karena itu, GATA3 dapat dipertimbangkan sebagai pengganti MGB dan GCDFP15 untuk penanda spesifik payudara.
PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK PADA LANSIA DAN EFEK KARDIOVASKULAR: EVIDENCE BASED CASE REPORT Kasmianto Abadi; Natalia Widiasih; Profitasari Kusumaningrum; Martina W.Nasrun
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 68 No 12 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v68i12.207

Abstract

Latar Belakang Penggunaan Antipsikotik pada lanjut usia (lansia) berhubungan dengan efek samping kardiovaskular. Beberapa efek samping kardiovaskular dapat terjadi pada lansia baik ringan hingga dapat menyebabkan kematian mendadak. Jenis antipsikotik yang digunakan diduga berhubungan dengan kejadian mortalitas sistem kardiovaskular.Metode: Pencarian terstruktur dilakukan di Pubmed, EBSCO, dan Science Direct menggunakan kata kunci berdasarkan konsep Boolean operators yang sesuai dengan pertanyaan klinis. Populasi target yaitu pasien lanjut usia yang menggunakan antipsikotik dan efek terhadap sistem kardiovaskular.Hasil: Setelah menyaring 68 judul dan abstrak dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, didapatkan 2 artikel. Selanjutnya dilakukan telaah kritis berdasarkan kesahihan, kepentingan hasil, dan aplikasi. Kedua artikel memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan antipsikotik dan kejadian mortalitas kardiovaskular.Kesimpulan: Penggunaan antipsikotik pada lansia dapat menyebabkan risiko mortalitas kardiovaskular, perlu untuk menilai profil keuntungan dan risiko penggunaan obat antipsikotik serta penyesuaian dosis dan evaluasi efek samping.
KEBERHASILAN MIOMEKTOMI PADA SEKSIO SESAREA: SEBUAH LAPORAN KASUS Elizabeth Dian Novita; Yuyun Lisnawati
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 68 No 12 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jinma.v68i12.208

Abstract

Latar belakang: Insidensi mioma yang berhubungan dengan kehamilan dilaporkan sekitar 0,3-5%. Insidensi mioma juga meningkat seiring meningkatnya usia maternal saat kehamilan. Miomektomi adalah prosedur bedah yang paling umum dilakukan dalam seksio cesarean. Banyak ahli kebidanan enggan untuk melakukan prosedur gabungan ini karena kekhawatiran tentang potensi morbiditas dan mortalitas karena perdarahan yang tidak dapat dikendalikan. Tujuan dari serial kasus ini adalah untuk menyelidiki keberhasilan miomektomi selama seksio cesarean di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Jakarta. Metode: Empat kasus kehamilan yang dilakukan miomektomi dalam seksio cesarean. Indikasi seksio cesarean, rata-rata waktu operasi, jumlah perdarahan, kebutuhan transfuse darah dan perawatan intensif, komplikasi post operatif dan lama perawatan dicatat sebagai luaran.Hasil: Rata-rata waktu operasi sekitar 100 menit, jumlah perdarahan mulai dari 300 ? 1000 ml, lebih banyak dari tindakan seksio cesarean biasanya. Tidak ada pemberian transfusi, perawatan intensif, perpanjangan perawatan ataupun perdarahan post partum pada serial kasus ini. Kesimpulan: Miomektomi pada seksio cesarean merupakan tindakan yang aman dan memungkinkan untuk dilakukan. Miomektomi pada seksio cesarean, jika dilakukan di pusat tersier yang dilengkapi dengan dokter kebidanan yang berpengalaman adalah pilihan yang pasti dan aman.

Page 9 of 45 | Total Record : 442


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 75 No 6 (2025): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 75 No 5 (2025): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 75 No 4 (2025): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 75 No 3 (2025): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 75 No 2 (2025): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 75 No 1 (2025): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 74 No 6 (2024): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 74 No 5 (2024): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 74 No 4 (2024): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 74 No 3 (2024): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 74 No 2 (2024): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 74 No 1 (2024): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 73 No 6 (2023): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 73 No 5 (2023): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 73 No 4 (2023): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 73 No 3 (2023): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 73 No 2 (2023): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 73 No 1 (2023): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 72 No 6 (2022): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 72 No 5 (2022): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 72 No 4 (2022): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 72 No 3 (2022): Journal of the Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 72 No 2 (2022): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 72 No 1 (2022): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 71 No 6 (2021): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 71 No 5 (2021): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 71 No 4 (2021): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 71 No 3 (2021): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 71 No 2 (2021): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 71 No 1 (2021): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 70 No 12 (2020): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, V Vol 70 No 10 (2020): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, V Vol 70 No 8 (2020): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 70 No 6 (2020): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 70 No 4 (2020): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 70 No 2 (2020): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum Vol 70 No 2 (2020): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 69 No 12 (2019): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, V Vol 69 No 12 (2019): Journal of The Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu Vol 69 No 10 (2019): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, V Vol 69 No 10 (2019): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu Vol 69 No 8 (2019): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 69 No 8 (2019): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum Vol 69 No 6 (2019): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum Vol 69 No 6 (2019): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 69 No 4 (2019): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 69 No 4 (2019): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum Vol 69 No 2 (2019): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum Vol 69 No 2 (2019): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 68 No 12 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu Vol 68 No 12 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, V Vol 68 No 10 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volu Vol 68 No 10 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, V Vol 68 No 8 (2018): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum Vol 68 No 8 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 68 No 6 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 68 No 6 (2018): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum Vol 68 No 4 (2018): Journal of the Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 68 No 4 (2018): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum Vol 68 No 2 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 68 No 2 (2018): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum Vol 68 No 1 (2018): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo Vol 68 No 1 (2018): Journal of the Indonesian Medical Association Majalah Kedokteran Indonesia Volum More Issue