cover
Contact Name
Ery Fatmawati,
Contact Email
-
Phone
0274 4353276
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Wonosari KM 10, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta 55792
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Madani Medika
ISSN : 20882246     EISSN : 26847345     DOI : https://doi.org/10.36569/jmm
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Medika Madani (JKMM) or Madani Medika Health Journal is a scientific media publication that publishes original research papers, review articles and case studies that focus on nursing, midwifery, pharmacy, public health and related topics, published by the Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) of STIKES Madani Yogyakarta or Research and Community Service Unit of STIKES Madani Yogyakarta. JKMM is published twice in one year, namely in June and December. Madani Medika Health Journal accepts publications from universities, government agencies, institutions that have activities in research, science and technology. Manuscripts to be published are the results of selection by peer review using a blind review system and approved by the editorial board, and have never been published in other scientific journals.
Articles 247 Documents
Penurunan Stigma Terhadap Gangguan Jiwa Melalui Program Kontak Sosial dan Psikoedukasi Isti Antari; Arif Tirtana
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.202 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v11i2.140

Abstract

Stigma gangguan jiwa tidak hanya berdampak terhadap klien gangguan jiwa, akan tetapi juga kepada masyarakat yang berada di sekitar klien. Langkah pendekatan untuk mengurangi stigma dan diskriminasi yaitu dengan education, contact dan protest. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan pendekatan pre-post test design with control group. Penelitian dilaksanakan di Desa Sonosari Tegaltirto Berbah Sleman, dengan teknik purposive sampling sebanyak 45 orang Ibu-ibu PKK dengan kriteria inklusi bersedia mengikuti seluruh prosedur. Tingkat stigma diukur sebelum dilakukan intervensi dan langsung setelahnya serta 2 minggu setelah dilakukan intervensi. Analisis data deskriptif dilakukan dengan menyajikan data distribusi frekuensi dan kemudian dilakukan uji Paired T Test. Nilai mean sebelum dilakukan tindakan yaitu 127,51 dengan standar deviasi sebesar 11,14, sedangkan nilai mean setelah dilakukan tindakan sebesar 127,96 dengan standar deviasi sebesar 12,8. Hasil uji Paired T-test menunjukkan hasil nilai sig 0,784 (p>0,05) berarti tidak ada perbedaan rata-rata antara tingkat stigma masyarakat pretes dan postes yang berarti tidak ada pengaruh pemberian pemberian psikoedukasi dan program kontak sosial dalam menurunkan stigma masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) di SMAN 1 Godean Sleman Lutfiyati, Afi; Masta Hutasoit; Novita Nirmalasari
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.138 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v12i1.142

Abstract

Abstrak Masalah reproduksi remaja akan menyebabkan malnutrisi atau kurang gizi, pertumbuhan terlambat, penyakit, dan stres. Selama masa pubertas, sekitar 80-90% wanita akan mengalami gejala PMS. Faktor penyebab terjadinya PMS dari faktor gaya hidup salah satunya berkaitan dengan kualitas tidur. Pola tidur yang buruk dapat meningkatkan keparahan dari gejala PMS yang dirasakan. Perempuan yang memiliki kualitas tidur yang buruk berpeluang mengalami PMS gejala sedang hingga berat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kejadian premenstrual syndrome. Metode penelitian dengan Desain penelitian Kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik stratified random sampling yaitu 99 siswi kelas XI di SMAN 1 Godean. Pengambilan data menggunakan google form yaitu pada bulan Juli 2020. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Hasil penelitian dianalisis secara bivariat dengan menggunakan uji Somer’s. Hasil penelitian menunjukkan pada kararteristik responden sebagian besar siswi berada pada usia 17 tahun sejumlah 62 orang (62,6%), kebiasaan menstruasi sebagian besar pada kategori rutin sejumlah 87 orang (87,9%). Kualitas tidur sebagian besar adalah buruk sebanyak 70 (70,7%) siswi Sedangkan kejadian PMS paling banyak pada kategori tidak ada gejala-gejala ringan sebanyak 73 (73,7%). Ada hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian premenstrual syndrome dengan nilai p=0,001 (OR=7,043; 95%CI=1,542-32,164). Dengan kata lain siswi dengan kualitas tidur buruk akan berisiko7,043 mengalami PMS dengan gejala sedang-gejala berat. Saran peneliti kepada siswi di SMAN 1 Godean jika mempunyai masalah kualitas tidur yang buruk dapat berkonsultasi kepada petugas kesehatan untuk menjaga dan memperbaiki kualitas tidur sebagai upaya pencegahan terjadinya PMS.
Edukasi Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Mengatasi Kecemasan Ibu Selama Kehamilan Ekacahyaningtyas, Martina; Innez Karunia Mustikarani
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.475 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v12i1.144

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup. Program yang dilaksanakan untuk pengurangan AKI adalah dengan pemberian edukasi terkait tanda bahaya kehamilan. Tanda bahaya kehamilan adalah tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan dan apabila tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Kecemasan pada ibu hamil muncul karena adanya ancaman kematian pada ibu dan janin karena status kesehatan ibu dan kesadaran masyarakat yang rendah tentang kesehatan ibu hamil. Hal ini akan membawa dampak terhadap fisik dan psikis ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang tanda bahaya kehamilan menggunakan buku saku terhadap tingkat kecemasan ibu selama kehamilan. Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan secara insidental sampling dengan menggunakan desain penelitian pre and post test control group design. Sampel penelitian sejumlah 30 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo. Hasil penelitian menggunakan Paired T-Test untuk menilai uji beda 2 mean pada kelompok perlakuan dengan hasil nilai p 1,000 (>0,05) yang berarti tidak ada pengaruh edukasi tentang tanda bahaya kehamilan menggunakan buku saku tentang tanda bahaya kehamilan terhadap tingkat kecemasan ibu selama kehamilan. Sedangkan nilai uji beda 2 mean menggunakan Independent T-Test antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol adalah nilai p 0,867 (>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah diperlukan upaya pemberian edukasi pada ibu hamil menggunakan model pendidikan kesehatan terkini melalui media sosial secara online tentang tanda bahaya kehamilan.
Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Dengan Penyelahgunaan Narkotika Dian Wahyu Niarti; M. Adreng Pamungkas; Ni Made Nopita Wati
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.846 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v12i1.147

Abstract

Penggunaan narkotika yang semakin meningkat dengan estimasi penyalahguna narkotika yang berasal dari semua kalangan. Penyalahguna narkotika berusaha meningkatkan konsumsi narkotika untuk memperoleh efek rasa senang yang tetap sama. Salah satu dampak dari segi kesehatan mental pada penyalahguna narkotika yaitu cemas. Kecemasan merupakan kondisi emosi dengan timbulnya rasa tidak nyaman pada diri seseorang. Kecemasan dapat lihat melalui berbagai respon diantara kesulitan tidur tidak fokus bahkan bila kecemasan meningkat dapat berakibat pada panik, halusinasi atau bahkan bunuh diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada Warga Binaan Pemasyarakatan dengan penyalahgunaan narkotika di RumahTahanan Negara Kelas IIB Bangli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 48 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasil analisa data menunjukan sebagian besar responden mengalami kecemasan tingkat kecemasan sedang, yaitu sebanyak 16 orang (33,3%). Penyalahgunaan narkotika ternyata memiliki dampak kecemasan yang cukup berarti pada Warga Binaan Pemasyarakatan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat kecemasan yaitu dengan meningkatkan pembinaan kerohanian, olahraga dan membuat program rehabilitasi
Pengaruh Personal Support Terhadap Kecemasan Ibu Hamil Menghadapi Persalinan Ari Sulistyawati
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.342 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v12i1.148

Abstract

Kecemasan ibu hamil trimester III berdampak besar terhadap kualitas proses dan lama persalinan. Masalah ini memerlukan intervensi khusus agar proses persalinan berlangsung lancar tanpa komplikasi. Dukungan personal diyakini mampu menurunkan kecemasan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh personal support dalam penurunan kecemasan ibu hamil menghadapi persalinan. Intervensi berupa edukasi cara mengatasi ketidaknyamanan kehamilan, identifikasi tanda bahaya kehamilan, proses dan tahapan persalinan, teknik relaksasi, aktivitas positif selama proses persalinan, dukungan sosial dan spiritual sebelum dan selama persalinan. Komunikasi edukasi dan dukungan personal dilaksanakan empat minggu menggunakan aplikasi whatsapps. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan 53 subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling melalui rekruitmen yang dilaksanakan secara terbuka menggunakan media sosial. Kriteria inklusi subjek adalah ibu hamil 29-36 minggu, bersedia aktif mengikuti program pendampingan online secara klasikal dan pribadi selama empat minggu, dan memiliki akun aplikasi whatsapps. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner PRAQ (Pregnancy-Related Anxiety Questionairre-R2) yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.003<0.05, dan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3.146>2.011), yang artinya ada perbedaan kondisi sebelum dan sesudah intervensi personal support pra-persalinan. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk mendampingi ibu hamil secara personal dengan memanfaatkan media online dalam rangka mengantisipasi komplikasi persalinan yang disebabkan oleh kecemasan selama masa kehamilan.
Efek Analgetik Dispersi Padat Ibuprofen-Polyethylene Glycol 4000 Pada Mencit Galur Deutschland Denken Yoken (DDY) Larasati, Dwi; Windarsih, Anjar
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.882 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v12i1.149

Abstract

Ibuprofen termasuk salah satu obat yang memiliki permasalahan kelarutan dalam air. Kecepatan disolusi intrinsik ibuprofen terbukti meningkat melalui pembentukan dispersi padat karena adanya peningkatan kelarutan ibuprofen, sehingga meningkatkan efektifitas dari obat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pembentukan dispersi padat terhadap efek analgetik ibuprofen. Hewan uji yang digunakan yaitu mencit galur DDY dengan jumlah 40 ekor, terbagi menjadi 5 kelompok. Kelompok PEG 4000, kelompok ibuprofen dengan dosis 26 mg/kg BB dan kelompok dispersi padat ibuprofen-PEG 4000 dosis 52, 104 dan 156 mg/kg BB. Setiap 5 menit geliat dihitung dan diamati selama 1 jam. Kemudian dihitung persen proteksi dan dilanjutkan analisis data menggunakan uji statistik. Kelompok dispersi padat ibuprofen–PEG 4000 dosis 52, 104 dan 156 mg/kg BB mempunyai aktivitas mengurangi atau menekan rasa nyeri karena mampu menurunkan geliat ≥50%. Dengan adanya peningkatan dosis menunjukkan persentase proteksi semakin meningkat berturut-turut yaitu 71,68, 85,16 dan 91,60%. Dapat disimpulkan bahwa efek analgetik ibuprofen meningkat melalui pembentukan dispersi padat ibuprofen-PEG 4000
Pengaruh Edukasi Flyer Terhadap Pengetahuan Ibu Mengenai Penanganan Kejang Demam di Posyandu Balita Kenanga Dusun Sanggrahan Karanganyar Puji Utami, Ratih Dwilestari
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.793 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v12i1.150

Abstract

Kejang demam sering terjadi pada anak berusia 3 bulan sampai 5 tahun. Kejang demam disebabkan karena pelepasan secara abnormal muatan listrik di neuron otak. Pengetahuan, pengalaman dan perilaku ibu mempengaruhi keberhasilan penanganan pertama kejang demam. Pengetahuan ibu menjadi faktor utama yang mempengaruhi penanganan pertama kejang demam, ibu yang memiliki pengetahuan yang baik tenteng kejang dapat menentukan penanganan kejang yang baik bagi anaknya. Kejadian kejang demam dapat terjadi 2%-4% pada anak dan sebagian besar ibu tidak paham mengenai penanganan kejang demam, sehingga memerlukan adanya pendekatan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai kejang demam. Flyer merupakan salah satu media edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu dalam mengatasi kejang demam. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh edukasi flyer terhadap pengetahuan ibu dalam penanganan kejang demam dengan menggunakan metode quasy experimental, sebanyak 38 responden diangkat dengan pendekatan purposive sampling. Hasil penelitian tidak ada pengaruh edukasi flyer terhadap pengetahuan ibu dalam penanganan kejang demam pada anak, p value 0,285. Kesimpulan penelitian ini tidak ada pengaruh edukasi flyer terhadap pengetahuan ibu dalam penanganan kejang demam anak.
Membangun Budaya Pengasuhan Orang Tua Tanpa Kekerasan Pada Masyarakat Kabupaten Bantul Filu Marwati Santoso Putri
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.775 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v12i1.151

Abstract

Orang tua sering lupa bahwa anak hanya titipan. Kondisi lupa tersebut mengakibatkan kefatalan pengasuhan, hingga perilaku kekerasan dari orangtua. Hasil studi pendahuluan pada ibu-ibu Dusun Nyamplung, Desa Srimulyo, Kabupaten Bantul menunjukkan bahwa selama ini belum ada edukasi terkait dengan pengasuhan anak tanpa melibatkan kekerasan. Padahal, fenomena yang terlihat banyak curahan hati ibu-ibu terkait dengan kesusahan dalam menahan emosi saat mengasuh anak, yang akhirnya berujung pada kekerasan baik emosi, psikis, maupun fisik. Sebenarnya hampir semua dari mereka mengetahui dampak ini bagi anak, tapi orangtua sering hilang arah untuk menerapkan sebuah gaya pengasuhan yang tidak mengandung kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode survey normative. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Subyek penelitian adalah ibu-ibu Dusun Nyamplung, Kabupaten Bantul dengan jumlah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan penelitian pernah melakukan kekerasan kepada anak baik secara fisik, psikis, maupun pengabaian. Kekerasan fisik terbanyak dilakukan dalam bentuk mencubit, memukul, dan menjewer dengan prosentase 53,33%. Kekerasan psikis terbanyak dilakukan dalam bentuk membentak dengan prosentase 66,67%. Pengabaian terbanyak dilakukan dalam bentuk mengabaikan pertanyaan maupun pendapat anak dengan prosentase 73,33%. Membangun budaya pengasuhan tanpa kekerasan dilakukan dengan melibatkan dua unsur sosial yaitu kultural dan struktural.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pre Eklamsia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Banyuanyar Surakarta Rakhmawati, Nur; Yunita Wulandari
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.623 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v12i1.152

Abstract

Pendahuluan: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. Laporan terbaru dari WHO, 2018 memperkirakan bahwa preeklampsia menyumbang 70.000 kematian ibu dan 500.000 kematian bayi setiap tahunnya di dunia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pre eklamsia pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling dengan analisis yang digunakan regresi logistik ganda. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ke Puskesmas Banyuanyar, Surakarta sejumlah 40 orang. Hasil: ada pengaruh yang bermakna pengetahuan terhadap pre eklamsia pada ibu hamil dengan p value 0,036 < 0,05, ada pengaruh yang bermakna riwayat hipertensi terhadap pre eklamsia pada ibu hamil dengan p value 0,014 < 0,05, ada pengaruh yang bermakna kelengkapan ANC terhadap pre eklamsia pada ibu hamil dengan p value 0,027 < 0,05, ada pengaruh yang bermakna IMT terhadap pre eklamsia pada ibu hamil dengan p value 0,013 < 0,05, Tidak ada pengaruh yang bermakna usia terhadap pre eklamsia pada ibu hamil 0,244 > 0,05, Tidak ada pengaruh yang bermakna paritas terhadap pre eklamsia pada ibu hamil dengan p value 0,449 > 0,05. Kesimpulan: Faktor yang paling berpengaruh adalah riwayat hipertensi dengan nilai Odd Ratio sebesar 401,76 berarti bahwa ibu yang memiliki riwayat hipertensi mempunyai kemungkinan 401,76 kali lebih besar mengalami pre eklamsia saat kehamilan daripada ibu yang tidak memiliki riwayat hipertensi.
Model Penanggulangan Hipertensi Akibat Kesalahfahaman Informasi Covid_19 Pada Masyarakat di kampung Waras sariharjo Ngaglik Sleman Tahun 2020 Faisal Sangadji
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.716 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v12i1.153

Abstract

Kecemasan menjadi sebuah faktor yang cukup berbahaya secara psikologis dalam mempengaruhi penyakit hipertensi. Kecemasan mampu meningkatan stress psikososial pada banyak orang dan berakibat pada peningkatan tekanan darah. Fenomena peningkatan tekanan darah (hipertensi) di Kampung Waras, Sariharjo, Ngaglik, Sleman dengan mengkonsepkan masyarakat sebagai subyek penelitian, menunjukkan bahwa semua subyek pernah mengalami peningkatan tekanan darah ketika mendapatkan informasi yang tidak menyenangkan tentang covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyajikan model penanggulangan hipertensi akibat kesalahpahaman informasi Covid-19 pada masyarakat di Kampung Waras, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Sebagian besar informan penelitian menderita hipertensi tingkat 2 dengan jumlah 13 orang atau 65%. Kemudian disusul oleh kelompok informan yang menderita hipertensi tingkat 1 dengan jumlah 5 orang atau prosentase 25%. Sisanya, sebanyak 2 orang atau 10% menderita hipertensi krisis sehingga memerlukan penanganan darurat. Penelitian ini menggunakan metode survey normativef. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Subyek penelitian adalah warga Kampung Waras Sariharjo Ngaglik Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan penelitian menderita hipertensi tingkat 2 dengan jumlah 13 orang atau 65%. Kemudian disusul oleh kelompok informan yang menderita hipertensi tingkat 1 dengan jumlah 5 orang atau prosentase 25%. Sisanya, sebanyak 2 orang atau 10% menderita hipertensi krisis sehingga memerlukan penanganan darurat. Model pengontrolan tekanan darah terkait informasi Covid-19 yang disajikan meliputi penerapan aplikasi informasi Covid-19 berbasis android oleh Pemerintah Kabupaten Sleman, penerapan manajemen psikis dan pola makan oleh keluarga dan masyarakat melakukan gerakan 3M (Mengingatkan, Mendukung, dan Melaporkan).

Page 9 of 25 | Total Record : 247