cover
Contact Name
Syamsul Mujahidin
Contact Email
syamsul@lecturer.itk.ac.id
Phone
+6285931379488
Journal Mail Official
spectajournal@itk.ac.id
Editorial Address
Ruangan LPPM Gedung A lantai 2, Kampus ITK, Jl Soekarno Hatta KM 15, Karang Joang, Balikpapan, Balikpapan Utara, KALTIM
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Specta Journal of Technology
ISSN : 25492713     EISSN : 26229099     DOI : https://doi.org/10.0610/specta.v2i3
SPECTA journal is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapann Indonesia. SPECTA is an open-access peer reviewed journal that mediates the dissemination of academicians, researchers, and practitioners in the field of Physics, Mathematics, Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Chemical Engineering, Materials and Metallurgy, Civil Engineering, Industrial Engineering, Naval Engineering, Urban Planning, Informatics, Information System, Environmental Engineering, and Ocean Engineering. SPECTA accepts submission from all over the world, especially from Indonesia.
Articles 325 Documents
Review Jenis Sensor yang Dapat Mendeteksi Tanah Longsor Yisrel Yisrel; Andromeda Dwi Laksono; Rohini Rohini
SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 2 (2020): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.068 KB) | DOI: 10.35718/specta.v4i2.221

Abstract

Tanah longsor merupakan kejadian alam yaitu perpindahan suatu material yang berbentuk lereng berupa batuan, rombakkan tanah atau material campuran yang bergerak jatuh keluar lereng. Tanah longsor dapat terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Maka diperlukan alat untuk membantu memberikan peringatan dasar bahwa akan terjadi tanah longsor yang datang secara tiba-tiba. Ada alat yang dinamakan LDR (Light Dependent Resistor) yaitu sensor cahaya untuk membaca pergeseran tanah. Dan dengan pemrograman mikrokontroler, meliputi dua bagian yaitu bagian sensor potensiometer dan sebagai tanda peringatan dini terjadinya tanah longsor. Adapun alat ini akan bekerja secara bertahap dalam menyalurkan informasi peringatan terjadinya tanah longsor. Di Indonesia sendiri alat pendeteksi tanah longsor menggunakan sensor cahaya belum diterapkan.
Analisis Cacat Produk pada Proses Pengelasan Pipa Penstock (Studi Kasus: PT. XYZ) Katon Muhammad; Fadhila Rifda Azka Syailendri; Ayu Anggraeni Sibarani
SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 3 (2020): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.23 KB) | DOI: 10.35718/specta.v4i3.225

Abstract

Bidang hidromekanikal merupakan bidang yang cukup kompleks untuk digeluti sebagai bidang usaha. Objek dari studi kasus pada penelitian ini adalah perusahaan yang menjadi kontraktor bangunan hidromekanikal dan komponennya seperti bendungan, pintu air, dan lainnya dari mulai proses pembuatan atau produksi komponen, perakitan, pengujian hingga instalasi di lapangan. Dengan sistem produksi engineering to order pada perusahaan, rana kualitas produk cukup signifikan untuk memenuhi permintaan customer. Produk yang memiliki cacat (defect) memang ada beberapa yang dapat diperbaiki, tetapi hal itu membuat cost perusahaan bertambah banyak untuk pengerjaan ulang dan membutuhkan waktu produksi lebih lama. Dari hal ini dapat diketahui pentingnya perbaikan dan pengendalian kualitas pada produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya cacat pada proses pipa penstock. Mengidentifikasi, mengukur, dan menganalisis penyebab terjadinya cacat pada pengelasan proses pipa penstock dan Mengetahui improvement apa yang dibutuhkan perusahaan untuk meningkatkan kualitas pengelasan pipa penstock. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Six Sigma di mana metode ini berfokus terhadap permasalahan kualitas produk dan dapat digunakan untuk dapat melakukan perbaikan pada proses produksi dan dapat menanggulangi terjadinya cacat produk. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa cacat las yang paling signifikan terdapat pada pipa penstock adalah porosity dan slag inclusion dengan persentase kumulatifnya sebesar 98,5%. Didapatkan pula nilai sigma dengan DPMO sebesar 73.430,49 adalah 2,951 σ. Rekomendasi untuk dapat menanggulangi cacat produk dibuat untuk dapat menanggulangi agar cacat produk yang ada nantinya dapat diminimasi.
Evaluasi Sistem Drainase Kawasan Kampus Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan (Studi Kasus: Fakultas MIPA) Rossana Margaret Kadar Yanti; Achmad Ghozali; Muhammad Alif Firdaus
SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 3 (2020): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.109 KB) | DOI: 10.35718/specta.v4i3.226

Abstract

Pembangunan kawasan kampus Institut Teknologi Kalimantan mengakibatkan perubahan fungsi lahan dan meningkatkan nilai koefisien pengaliran (c). Kondisi ini berbanding lurus dengan peningkatan nilai debit limpasan (hidrologi). Berdasarkan kondisi ini, maka perlu dilakukan evaluasi terkait sistem drainase eksisting pada Fakultas MIPA ITK untuk mengetahui kapasitas saluran dalam mengalirkan debit limpasan (hidrologi) yang terjadi. Dalam penelian ini dilakukan analisis hidrologi untuk menghitung debit puncak pada Fakultas MIPA dengan menggunakan metode rasional dan analisis hidrolika untuk mengetahui kapasitas saluran eksisting dengan menggunakan metode manning. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara debit hidrologi dengan kapasitas saluran Fakultas MIPA. Hasil analisis didapatkan debit limpasan yang terjadi pada Fakultas MIPA memiliki nilai yang bervariasi antara 0,007 m3/detik hingga 0,300 m3/detik. Dalam sistem drainase Fakultas MIPA terdapat 7 saluran tersier, 8 saluran sekunder dan 2 saluran primer yang mengalami kelebihan kapasitas sehingga terjadi luapan. Debit luapan yang terjadi pada kawasan Fakultas MIPA bervariasi mulai dari 0,001 m3/detik hingga 0,163 m3/detik.
Kriteria-Kriteria Pemancangan yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan pada Pemilihan Jenis Driven Pile dan Metode Pemancangan Oryza Lhara Sari; Andina Prima Putri; Christianto Credidi Septino Khala
SPECTA Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2021): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.178 KB) | DOI: 10.35718/specta.v4i3.227

Abstract

Pengambilan keputusan membuat praktisi berhadapan dengan berbagai kondisi yang mempengaruhi pemilihan jenis tiang dan metode pemancangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kriteria-kriteria pemancangan yang mempengaruhi pemilihan jenis driven pile dan metode pemancangan yang optimal. Konseptual model disajikan sebagai model teoritis dari literature review yang dilakukan. Survei pendahuluan dilaksanakan dengan mengidentifikasi kriteria dengan wawancara kepada empat expert yang berpengalaman melakukan pekerjaan pemancangan pondasi. Kriteria yang telah diidentifikasi oleh expert digunakan untuk survei kuesioner. Survei kuesioner dilakukan kepada 45 responden praktisi yang pernah melakukan pekerjaan pemancangan pondasi di Balikpapan. Analisis yang digunakan untuk mengetahui kriteria yang berpengaruh adalah analisis deskriptif, uji nonparametrik (Kruskal-Wallis), uji validitas dan reliabilitas. Hasil mendapatkan tiga variabel utama yang meliputi kriteria pemancangan, jenis driven pile dan metode pemancangan. Enam kriteria pemancangan penentu yang didapatkan yaitu karakteristik tanah, kondisi lapangan, karakteristik bangunan, biaya, waktu dan pengalaman sebelumnya.
Comparative Study of Open Frame Structure Modeling with Diagonal Bracing at the Integrated Laboratory of Institut Teknologi Kalimantan Christianto Credidi Septino Khala; Andina Prima Putri; Oryza Lhara Sari
SPECTA Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2021): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1188.077 KB) | DOI: 10.35718/specta.v4i3.229

Abstract

Generally, brick wall (hebel) is considered as non-structural element, which never be counted to bear structural load. But, if carefully calculated, brick walls take part in structure load bearing. In the purpose of reducing the main structural element properties, the brick wall needs to be considered in bearing structural load. In this article, the brick walls modelled as compressive bracings. Using the structure analysis program, the model showed some significant differences in terms of internal force. From the analysis, the differences of moment, shear, axial and torsional force between open frame model (usual model, OF) and compressive bracing (CB) model were 38.17 kN.m; 58.03 kN; 181.75 kN dan 44.18 kN.m, respectively, where the first model had the bigger numbers than the latter model. Displacement of OF model was quite larger than CB model, with the value of difference was up to 85.35% for the X direction structures, and 70.83% for the Y direction. Final properties used for the design are smaller compared than original design, 30/60 to 40/60 for the beams, 50/50 for the columns with the different reinforcements 16-D22 for the second model compared to 20-D22 for the first one. The depth of slab on the second model was 180 mm, slightly smaller than the first model, 190 mm. It can be concluded that using compressive bracing model, structural properties of ITK Integrated Laboratory Building may greatly be reduced, compared to OF model.
Karakteristik Buah Nipah Karbon Aktif dari Serabut Nipah Teraktivasi Potassium Hydroxide (KOH) Ade Wahyu Yusariarta Putra Parmita; Andromeda Dwi Laksono; Muhammad Iskandar Zulkarnain; Ansita Fitri Budi Hartanti; Rizky Vi'atul Mudhawammah
SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 3 (2020): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577 KB) | DOI: 10.35718/specta.v4i3.232

Abstract

Karbon aktif yang bersumber dari serabut buah nipah yang merupakan limbah yang belum dimanfaatkan dengan maksimal dibuat menggunakan metode aktivasi secara kimia menggunakan potassium hydroxide (KOH). Proses pembuatan karbon aktif dimulai dengan proses karbonisasi dilakukan dengan temperatur 400oC kemudian diaktivasi dengan kosentrasi KOH 1,5M. Hasil aktivasi KOH dibandingkan dengan hasil dari karbonisasi. Diperoleh hasil secara FTIR yang menunjukkan masih terdapat gugus fungsi yang menunjuukan adanya lignoselulosa dan sudah terbentuk grafit. Hasil XRD juga menunjuukan terbentuknya graphite amorph pada hasil aktivasi dengan KOH sedangkan hasil karbonisasi menghasilkan grafit yang lebih kristalin. Hasil XRD juga menunjukkan pada aktifasi KOH sudah tidak ada pengotor yang mengindikasikan proses adsorpsi yang lebih baik dibandingkan tanpa aktivasi. Hasil morfologi menunjukkan ukuran poros pada karbon yang teraktivasi KOH lebih besar 8,8 % dari pada tanpa aktivasi secara kimia. Ukuran pori yang lebih besar akan mengindikasikan luas permukaan yang lebih luas, sehingga akan lebih baik digunakan sebagai adsorben.
Implementation of Telemarketing Inbound Call in Mass Market Segment Division Telkomsel Semarang Branch Anissa Septyorini; Robetmi Jumpakita Pinem
SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 3 (2020): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.684 KB) | DOI: 10.35718/specta.v4i3.236

Abstract

One of the company's objectives is customer loyalty to its products to keep it awake. To maintain the loyalty of Telkomsel customers implement several promotional strategies that one of them is telemarketing. The purpose of this research is to know how to apply telemarketing used by Telkomsel Branch Semarang. Based on research and theory reviews, telemarketing is divided into two of the inbound telemarketing and outbound telemarketing. Telkomsel Branch Semarang's marketing team uses outbound telemarketing to increase customer product understanding, optimize usage of Telkomsel providers, and meet sales targets. This method of research is a qualitative descriptive method, which aims to describe and describe the characteristics of the phenomenon. Data collection techniques in the form of interviews, observations, library studies, and Internet media. Based on the results and discussion of the author's review, the telemarketing used proved successful.
Penerapan Metode Fuzzy Tsukamoto untuk Mengidentifikasi Banjir Berdasarkan Curah Hujan dan Suhu di Kota Balikpapan pada Tahun 2015 sampai 2019 Ria Adha Sulistyowati; Nashrul Millah
SPECTA Journal of Technology Vol. 5 No. 2 (2021): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.351 KB) | DOI: 10.35718/specta.v5i2.238

Abstract

Flooding occurred in several areas in Balikpapan is still a big issue. Floods that occurred in several places in Balikpapan were basically caused by the unavailability of trenches and places to drain rainwater. This causes rainwater going straight down the road and creating a puddle. One way to anticipate the occurrence of floods is to know the conditions that trigger floods, which are rainfall and air temperature. For this reason, it is a necessary to create a classification system for the level of rainfall and air temperature that affect flooding. The method that can be used for this problem is fuzzy logic, specifically the Tsukamoto method. Tsukamoto method of fuzzy logic is one of the most frequently used methods for prediction. Therefore, method can be used to identify floods. Input variables used in this study are rainfall and temperature, while the output variable is flood or not flood.
Pengaruh Rasio Penggunaan Pasir Baru dengan Pasir Bekas Terhadap Kadar Abu / Lost On Ignation (LOI) dan Kekuatan Tarik Pasir pada Cetakan Pasir Kering Fiyana, Rima Himmaniyatul; Lubis, Muthia Putri Darsini; Dewanto, Hizkia Alpha
SPECTA Journal of Technology Vol. 7 No. 1 (2023): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.757 KB) | DOI: 10.35718/specta.v7i1.241

Abstract

Sampai saat ini teknik pengecoran logam masih sering dipakai oleh industri kecil maupun besar dalam pembuatan berbagai macam produk. Salah satu metode pengecoran yaitu cetakan pasir, dimana cetakan berupa pasir diberikan pengikat. Pasir silika memiliki mineral kuarsa dengan kadar SiO2 lebih dari 95% yang memiliki ketahanan terhadap temperatur tinggi. Tingginya biaya pembelian pasir baru dan banyaknya limbah pasir bekas pengecoran yang tidak dipakai mengharuskan adanya biaya pembuangan pasir bekas. Salah satu pengoptimalan biaya produksi dengan menggunakan kembali pasir bekas yang telah dicampurkan dengan pasir baru. Berdasarkan American Foundry Society (AFS), cetakan pasir harus memenuhi persyaratan sebelum dilakukan pengecoran dengan melakukan beberapa pengujian pada cetakan kering yaitu uji kadar abu / lost on ignation (LOI) dan uji kekuatan tarik pasir. Hasil penelitian pengujian kadar abu (LOI) terjadi kenaikan seiring dengan banyaknya penggunaan pasir bekas pada cetakan yaitu sebesar 0.18%, 0.79%, 1.99%, dan 2.16%. Peningkatan ini juga terjadi pada pengujian kekuatan tarik pasir yaitu sebesar 39.3 N/Cm2, 59.58 N/Cm2, 60.42 N/Cm2, dan 62.21 N/Cm2. Hal ini disebabkan karena penggunaan pasir bekas dari proses pengecoran yang telah tercampur oleh pengotor dari proses pengecoran sebelumnya. Kenaikan nilai kekuatan tarik pasir dipengaruhi oleh penggunaan distribusi ukuran butir pasir yang dikarenakan ukuran butir pasir berhubungan dengan kepadatan pasir pada cetakan pasir. Dengan melakukan pemanfaatan limbah pasir bekas dapat mengurangi biaya pengeluaran pembelian pasir yaitu sebesar 23.3% pada rasio penggunaan pasir baru dengan pasir bekas 30:70. Hal ini dapat mengurangi limbah pasir bekas (menurunkan jumlah pasir dibuang) dan juga menurunkan biaya pengeluaran pasir dalam industri pengecoran logam.
Optimasi Jadwal Perkuliahan dengan Modifikasi Algoritme Genetika Gusti Ahmad Fanshuri Alfarisy
SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 3 (2020): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1485.857 KB) | DOI: 10.35718/specta.v4i3.247

Abstract

Menentukan jadwal optimal yang sesuai dengan preferensi dosen pada tempat jadwal terbatas merupakan tugas yang kompleks. Menggunakan pendekatan manual akan memerlukan waktu dan tidak berorientasi pada kebutuhan preferensi dosen yang cukup beragam. Pendekatan pencarian lokal akan mudah terjebak pada optimum lokal dan tidak efektif dalam menemukan jadwal yang optimum. Sehingga pencarian global menggunakan Algoritme Genetika (GA) digunakan. Penelitian ini mengajukan memodifikasi GA (MGA) yang menggunakan strategi pencarian yang berbeda berdasarkan nilai kebugaran dan penambahan strategi mutasi. Hasil uji komparasi menunjukkan bahwa MGA dapat memberikan nilai kebugaran yang lebih baik seiring dengan bertambahnya kompleksitas penjadwalan dibandingkan dengan GA. Selain itu, jumlah iterasi diatas 400 dengan pasangan jumlah populasi yang sesuai (80, 90, 100, atau diatasnya) merupakan parameter yang dapat dikatakan mampu memberikan potensi terbaik dari MGA. Parameter tersebut dapat digunakan oleh pengembang aplikasi penjadwalan yang menggunakan MGA.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 (2025): SPECTA Journal of Technology Vol. 9 No. 3 (2025): Specta Journal of Technology Vol. 9 No. 2 (2025): Specta Journal of Technology Vol. 8 No. 3 (2024): SPECTA Journal of Technology Vol. 8 No. 2 (2024): SPECTA Journal of Technology Vol. 8 No. 1 (2024): SPECTA Journal of Technology Vol. 7 No. 3 (2023): SPECTA Journal of Technology Vol. 7 No. 2 (2023): SPECTA Journal of Technology Vol. 7 No. 1 (2023): SPECTA Journal of Technology Vol. 6 No. 3 (2022): SPECTA Journal of Technology Vol. 6 No. 2 (2022): SPECTA Journal of Technology Vol. 6 No. 1 (2022): SPECTA Journal of Technology Vol. 5 No. 3 (2021): SPECTA Journal of Technology Vol. 5 No. 2 (2021): SPECTA Journal of Technology Vol. 5 No. 1 (2021): SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 3 (2020): SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 2 (2020): SPECTA Journal of Technology Vol. 4 No. 1 (2020): SPECTA Journal of Technology Vol 4 No 1 (2020): SPECTA Journal of Technology Vol 3 No 3 (2019): SPECTA Journal of Technology Vol. 3 No. 3 (2019): SPECTA Journal of Technology Vol. 3 No. 2 (2019): SPECTA Journal of Technology Vol 3 No 2 (2019): SPECTA Journal of Technology Vol 3 No 1 (2019): SPECTA Journal of Technology Vol. 3 No. 1 (2019): SPECTA Journal of Technology Vol 2 No 3 (2018): SPECTA Journal of Technology Vol. 2 No. 3 (2018): SPECTA Journal of Technology Vol 2 No 2 (2018): SPECTA Journal of Technology Vol. 2 No. 2 (2018): SPECTA Journal of Technology Vol 2 No 1 (2018): SPECTA Journal of Technology Vol. 2 No. 1 (2018): SPECTA Journal of Technology Vol 1 No 3 (2017): SPECTA Journal of Technology Vol. 1 No. 3 (2017): SPECTA Journal of Technology Vol 1 No 2 (2017): SPECTA Journal of Technology Vol. 1 No. 2 (2017): SPECTA Journal of Technology Vol. 1 No. 1 (2017): SPECTA Journal of Technology Vol 1 No 1 (2017): SPECTA Journal of Technology More Issue