cover
Contact Name
Hardini Tri Indarti
Contact Email
jurnal.budiluhur@gmail.com
Phone
+62895346530937
Journal Mail Official
jurnal.budiluhur@gmail.com
Editorial Address
Jln Kerkoff no 243, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan
ISSN : 19788479     EISSN : 25810111     DOI : https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i2
Core Subject : Health, Social,
JKBL (Jurnal Kesehatan Budi Luhur) as part of the atmosphere of disseminating scientific research results and ideas to improve health quality of Indonesian society. The journal includes original research articles, review articles, and short communications for nursing, midwivery, and others health fields.
Articles 212 Documents
KONSELING EMPAT PILAR PENANGANAN DIABETES MELITUS TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH Fardiansyah, Mochamad Ari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.88

Abstract

Peningkatan Kadar glukosa dalam darah yang tidak terkendali akan mengakibatkan komplikasi dan kematian pada penderita diabetes mellitus (DM). Untuk itu diperlukan Pengelolaan DM yang terdiri dari empat pilar, yaitu edukasi atau penyuluhan, perencanaan makan, intervensi farmakologis dan olahraga. Perawat mempunyai peran penting dalam memberikan konseling empat pilar pada penderita DM. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui pengaruh konseling tentang Empat Pilar terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen quasi non equivalent group design control group. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 30 pasien DM Tipe II yang terbagi atas kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan, rata-rata kadar gula darah pasien DM pada kelompok intervensi sebelum konseling Empat Pilar yaitu 241,8 sedangkan pada kelompok kontrol yaitu 214,8 dan rata-rata kadar gula darah pasien DM pada kelompok intervensi setelah konseling Empat Pilar yaitu 231,1 sedangkan kelompok kontrol yaitu 217. Ada perbedaan kadar gula darah pasien DM sebelum dan setelah dilakukan konseling Empat Pilar pada kelompok intervensi dengan nilai P (0,000) < α (0.05) dan tidak terdapat perbedaan kadar gula pasien DM sebelum dan sesudah konseling pada kelompok kontrol dengan nilai P (0,092) > α (0.05) Simpulan terdapat pengaruh konseling tentang empat pilar terhadap penurununan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Puskesmas Cimareme dapat meningkatkan pelayanan asuhan keperawatan dalam membantu pasien diabetes mellitus yang memiliki kadar gula darah tinggi dengan memberikan konseling. Kata Kunci : konseling 4 pilar, gula darah, diabetes
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. L DENGAN P2A0 POSTPARTUM DENGAN ROBEKAN PERINEUM GRADE IV DI RUMAH SAKIT X, INDONESIA Rahayu, Dedeh Sri; Wartinengsih
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.95

Abstract

Angka Kematian Ibu masih tinggi penyebab Angka Kematian Ibu adalah fistula, hematoma, infeksi dan perdarahan, perdarahan ini menjadi salah satu penyebab dari robekan perineum atau rupture perineum. Perineum adalah daerah yang terletak antara vulva dan anus, panjangnya rata-rata 4 cm. Komplikasi dari rupture perineum adalah fistula, hematoma, infeksi dan perdarahan. Menurut laporan yang didapat dari Ruang Nifas Gedung C lantai 4 Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat Cimahi, pada periode Juli-Desember 2016 angka partus spontan mencapai 41,37%. Asuhan keperawatan ini bertujuan mendapatkan pengalaman secara nyata dan penulis mampu dalam memberikan asuhan keperawatan dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi keperawatan. Laporan studi kasus ini menggunakan metode studi kasus. Untuk memperoleh data menggunakan teknik observasi, wawancara, pemeriksaan fisik. Hasil pengumpulan data didokumentasikan dalam bentuk studi kasus. Hasil studi kasus: Asuhan keperawatan yang dilakukan pada Ny.L selama 6 hari terhitung pada tanggal 21-26 Febuari 2017 diperoleh diagnose keperawatan mengenai gangguan rasa nyaman nyeri, resiko infeksi, ansietas dan kurang pengetahuan. Tahap perencanaan penulis menyusun rencana tindakan sesuai dengan permasalahan yang ada, kemampuan, situasi dan kondisi. Tahap pelaksanaan tindakan yang dilakukan penulis sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya. Pada tahap evaluasi dari 4 diagnosa yang didapat semuanya teratasi, dalam implementasinya memerlukan kerja sama dengan perawat ruangan agar masalah klien dapat teratasi semuanya. Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian studi kasus bahwa kasus post partum dengan rupture perineum perlu adanya penatalaksanaan yang dapat membantu percepatan kesembuhan luka dan tidak menyebabkan infeksi pada luka rupture perineum. Kata kunci : Studi kasus,Rupture perineum
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN TUBERKULOSIS Atira
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.96

Abstract

Tuberkulosis Paru (TB) adalah penyakit infeksi menular yang masih ditemukan di Indonesia. TB tersebut diduga di sebabkan oleh kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan dengan kejadian tuberkulosis paru. Metode penelitian ini menggunakan Survei Analitik dengan rancangan penelitian “Cross Sectional”. Besaran sampel 84 responden dengan Teknik samplingAccidental sampling. Hasil penelitian dengan uji univariat didapatkan 46 (54,8%) responden tidak mempunyai kebiasaan merokok dan 38 (45,2%) responden mempunyai kebiasaan merokok. Sebagian besar yaitu 44 (52,4%) responden berperilaku baik, dan hampir setengahnya yaitu 40 (47,6%) responden berperilalu buruk. Kejadian tuberculosis paru yaitu 52 (61,9%) responden tidak mengalami tuberkulosis paru dan hampir setengahnya 32 (38,1%) responden mengalami tubekulosis paru. Berdasarkan uji Analisis bivariat menggunakan teknik Chi-Square diperoleh nilai p=0, 748 > α (0.05), maka Ho diterima. Berdasarkan uji statistic dengan uji teknik Chi-Square diperoleh nilai p=0, 748 > α (0.05), maka Ho diterima. Simpulan: tidak terdapat hubungan antara kebiasaan merokok pasien TB dengan kejadian tuberkulosis paru. Tidak terdapat hubungan antara perilaku pencegahan dengan kejadian tuberkulosis paru. Saran: penelitian selanjutnya diperlukan survei terhadap lingkungan pemukiman agar menemukan variabel yang diduga penyebab kejadian Tuber kulosis. Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan
INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM KURIKULUM ILMU KEPERAWATAN Aminah, Nina
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.97

Abstract

Integrasi kurikulum harus berorientasi pada kebutuhan bidang studi dan disesuaikan dengan perubahan tuntutan masyarakat terhadap perguruan tinggi tersebut. Visi dan misi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Luhur Cimahi, diantaranya menghasilkan lulusan yang berbudi luhur dan religius. Selama ini belum adanya secara konsep model integrasi nilai-nilai Islam di STIKes Budi Luhur, beberapa dosen STIKes sering mengalami kebingungan ketika berhadapan dengan aplikasi di lapangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Instrumen dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri, peneliti sebagai instrumen (Participant Observer) melakukan wawancara terbuka apabila diperlukan, didukung beberapa sumber sebagai referensi. Observasi tidak terstruktur dilakukan berupa pengamatan apabila dibutuhkan di lapangan. Peneliti bisa terlibat langsung dengan partisipan, dengan demikian hasil penelitian akan lebih mendalam dan beragam. Kemudian untuk melengkapi penelitian ini mencari beberapa literature yang berhubungan dengan integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum ilmu keperawatan. Adapun hasil penelitian adalah integrasi nilai-nilai Islam yang harus dimiliki semua orang termasuk perlu dimiliki oleh seorang perawat, pasien, dokter, terutama nilai-nilai ketakwaan. Nilai-nilai Islam lainya adalah keikhlasan, peramah, penyantun, bertanggungjawab, syukur, makanan yang halal dan thayyib. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan kepada mata kuliah Ilmu Keperawatan Dasar III, Sistem Reproduksi, Keperawatan Komunitas I, Penyakit Menular Keperawatan, dan Keperawatan Medikal Bedah I dan II. Kata Kunci : Integrasi, Kurikulum, Halal, Thayyib
PROFIL PENYAKIT DIFTERI, PENGETAHUAN, USIA, DAN RIWAYAT IMUNISASI PADA MASYARAKAT Atira
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.98

Abstract

Kasus difteri pada tahun 2018 kembali lagi ditemukan di Kabupaten Cianjur. Kejadian difteritersebut dianggap suatu kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) karena ditemukan sejumlahmasyarakat yang terkena difteri. Namun belum diketahui profil masyakarat yang dinyatakandifetri dan profil demografi yang meliputi pengetahuan, usia serta riwayat imunisasi masyarakat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil penyakit difteri, pengetahuan, usia, dan riwayatimunisasi pada masyarakat di RT 09/02 Kampung Cipatat, Kabupten Cianjur. Metode penelitianyang digunakan adalah survei deskriptif. Besaran populasi sebanyak 40 responden diambildengan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 40 responden ditemukan 6(15,0%) responden mengalami kejadian difteri, 28 (70,0%) responden berpengetahuan cukup,35 (87,5%) responden berada dalam kategori usia dewasa tengah, dan 25 (62,5%) respondentidak mendapatkan imunisasi. Simpulan penelitian profil penyakit difteri yaitu sebanyak 6(15,0%) responden mengalami penyakit difteri, 28 (70,0%) responden berpengetahuan cukuptentang difteri, 35 (87,5%) responden berada di kategori usia dewasa tengah, dan 25 (62,5%)responden tidak mendapatkan imunisasi difteri. Saran bagi peneliti lain agar melakukan ujilanjut untuk mendapatkan faktor penyebab terjadinya difteri terutama pada masyarakat di DesaSukamulya sehingga kejadian difteri dapat tereliminasi. Kata Kunci : Difteri, Pengetahuan, Status imunisasi, Usia
DEMOGRAPHIC VARIABLE CONNECTION WITH NURSE CARING BEHAVIOR IN HOSPITAL DR. DJASAMEN SARAGIH SIANTAR 2019 Karo, Mestiana; Puji, Maria; Situmorang, Harta Florida
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.100

Abstract

Caring behaviour is a moral attitude in nursing practice. The caring nature of nurses when dealing with sick people and the patient's family every day must show empathy, sensitivity, and responsiveness to patient needs. This study aims to determine the relationship of demographic variables with the caring behaviour of nurses in Dr Djasamen Saragih Pematang Siantar in 2019. The study design used a descriptive correlation design with a cross-sectional approach. The sampling technique in this study used quota sampling with a sample size of 144 respondents. The instrument used was a demographic variable questionnaire sheet with nurses caring behaviour, where nurses caring behaviour questionnaire consisted of 5 themes. One Way Anova test results obtained age demographic variables p = 3.663, sex p = 2.859, on theme 2 obtained p = 0.036, religion p = 1.087, practice area p = 1.43, and on theme 3 known p = 0.014, education p = 3.003, term p = 3.008, length of service p = 3.174 (p <0.05). These results indicate in general there is no relationship between demographic variables with caring behaviour of nurses, but on the theme of 2 sexes and the theme of 3 practice areas, there is a relationship between demographic variables with caring behaviour of nurses in RSUD Dr Djasamen Saragih Pematang Siantar in 2019. This research is expected to be used as additional knowledge in the field of nursing.   Keywords : Demographic variables, Caring Behavior  
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DALAM PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI PUSKESMAS LEUWIGAJAH CIMAHI SELATAN 2019 Fatonah, Sofa; Nurasiah Jamil; Elsa Risviatunnisa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.103

Abstract

Stunting (tubuh pendek) adalah hasil jangka panjang dari kekurangan nutrisi dengan tinggi badan menurut umur kurang dari -2 SD (Standar Deviasi) di bawah median panjang. Prevalensi stunting secara global 22,% pada anak dibawah usia 5 tahun, secara nasional 37,2%, di Jawa Barat 29,9%, di Kota Cimahi terdapat 9,75%, dan di Puskesmas Leuwigajah 10,39%. Pola asuh adalah penyebab tidak langsung dari kejadian stunting dan apabila tidak dilaksanakan dengan baik dapat menjadi penyebab langsung dari kejadian stunting, artinya pola asuh adalah faktor dominan sebagai penyebab stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dalam pemberian makan dengan kejadianStunting pada anak usia 24-59 bulan di Puskesmas Leuwigajah Cimahi Selatan Tahun 2019. Metode penelitian menggunakan kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling dengan jumlah 95 responden. Intrumen yang digunakan adalah kueisioner tentang pola asuh dalam pemberian makanan. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,003 < α (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh makan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Leuwigajah Cimahi Selatan. Hasil penelitian memberikan manfaat dalam program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat tentang pola asuh dalam pemberian makan dengan kejadian stunting. Kata Kunci : Pola asuh ibu, Pemberian makan, Stunting , Anak usia 24-59 bulan
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA BINJAI Derang, Imelda; Marbuun, Lili Nurindah Sari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.105

Abstract

Self-efficacy merupakan keyakinan individu mengenai kemampuan yang dimiliki berdasarkan pengalaman yang diperoleh individu untuk melakukan suatu tugas atau menyelesaikan suatu masalah yang bersifat kontekstual. Stres adalah pengalaman subyektif yang didasarkan pada persepsi seseorang terhadap situasi yang dihadapinya. Stres berkaitan dengan kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan atau situasi yang menekan. Kondisi ini mengakibatkan perasaan cemas, marah, frustasi, dan membuat orang menjadi malas bahkan timbul stress yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan tingkat stres pada mahasiswa Ners tingkat IV dalam menyelesaikan skripsi di STIKes Santa Elisabeth Medan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu korelasi dengan desain cross sectional menggunakan uji statistik chi-square. Jumlah responden sebanyak 62 orang mahasiswa Ners tingkat IV, teknik pengambilan sampel yaitu random sampling, instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dari 62 orang responden, 27 orang (43,5%) memiliki self efficacy rendah, 18 orang (29,0%) mengalami stres berat dan untuk 10 orang (16,1%) dengan stres berat sekali. Hasil uji statistik ditemukan nilai p = 0,042, dimana nilai α (0.05) lebih besar dari nilai p sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara self efficacy dengan tingkat stres. Disarankan kepada mahasiswa agar lebih mampu dalam meningkatkan seff-efficacy dirinya dalam menghadapi berbagai tantangan. Kata Kunci : Self Efficacy, Tingkat Stress
PELATIHAN DALAM MENGUBAH PERILAKU IBU DALAM MEMBERIKAN MAKANAN PENDAMPING ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANCUR BATU DELISERDANG TAHUN 2016 Warda, Eliza; Ida Nurhayati; Evi Desfauza
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.108

Abstract

Target Millenium Development Goals (MDGs4) yaitu menurunkan Angka Kematian Anak hingga 2/3 dalam kurun waktu tahun 1990-2015 dari 32 per 1.000 dan Angka Kematian Bayi dari 23 per 1.000 kelahiran hidup tahun 2015. Hasil SDKI pada tahun 2007 adalah AKB sebesar 34 per 1000 KH. Provinsi Sumatera Utara, hasil SDKI 2007, AKB tahun 20007 adalah 46 per 1000 KH. Semua kematian balita d terjadi di negara dengan pendapatan rendah dan menengah karena kurang gizi 35%, diare 17,2%, Pneumonia 13,2%, kurang gizi meningkatkan resiko kematian akibat penyakit tersebut muncul saat bayi memasuki usia 6 bulan – 2 tahun. Di Sumatera Utara ada lima daerah yang paling tinggi mengalami prevalensi gizi buruk, yakni Kabupaten Nias (13,3%) dan Nias Selatan (10,1%). Tapanuli Selatan (6,1%), Tapanuli Tengah (5,9%), dan Mandailing Natal (5,2%). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan MP-ASI terhadap perubahan perilaku ibu pemberian MP-ASI dan peningkatan status gizi anak bawah dua tahun. Rancangan penelitian menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan design one group before and after intervention dengan mengunakan kuesioner. Sampel 59 anak umur 6 bulan - 2 tahun purposive sampling pada bulan Agustus sampai Oktober 2016 di wilayah Kerja Puskesmas Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang,. Hasil penelitian adanya peningkatan rata-rata perilaku responden sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan pengetahuan 21,220, sikap 17,034, tindakan 19,135, dan berat badan anak 205,085 dengan nilai P 0,000. Pada tenaga kesehatan terutama bidan untuk tidak bosan-bosannya memberikan konseling pada ibu tentang ASI Eksklusif dan jadwal pemberian MP-ASI. Kata Kunci : Pelatihan, MP-ASI, Perilaku Ibu
HUBUNGAN AKTIVITAS SEKSUAL PADA MASA MENOPAUSE DENGAN KUALITAS HIDUP Sholihat, Suci
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v13i2.111

Abstract

Menopause adalah berhentinya siklus menstruasi untuk selamanya bagi perempuan dan bukan disebabkan oleh keadaan patologis. Keadaan menopause dapat menyebabkan gangguan dalam seksualitas sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan aktivitas seksual pada perempuan menopause dengan kualitas hidup.Rancangan penelitian ini dilakukan secara observasional analitik dengan rancangan potong lintang. Populasi adalah perempuan menopause yang di wilayah UPTD Yankes Kecamatan Soreang yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling.Sampel yang digunakan sebanyak 56 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, untuk mengukur aktivitas seksual menggunakan kuesioner yang diadopsi dari kuesioner Female Sexual Function Index (FSFI) dan untuk kualitas hidup menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Data dianalisis secara statistik univariat, bivariat dan multivariat. Analisis univariat menggunakan mean, median,dan modus. Analisis bivariat menggunakan metode korelasi Pearson, dan analiasis multivariat menggunakan uji regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas seksual pada masa menopause, usia dan pendidikan berhubungan dengan kualitas hidup. Perlunya memberikan dukungan sosial, kepercayaan diri dan sikap positif terhadap keluhan yang dialami perempuan menopause, khususnya seputar seksualitas guna menjadikan kualitas hidup yang baik. Kata Kunci : Aktivitas Seksual Pada Masa Menopause, Kualitas Hidup