cover
Contact Name
Pangkuh Ajisoko
Contact Email
-
Phone
+6281282267291
Journal Mail Official
jurnaledukasia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal Lama Nomor 1 Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Edukasia : Jurnal Pendidikan
ISSN : 23021225     EISSN : 2654329X     DOI : -
Jurnal ilmiah ilmu pendidikan (EDUKASIA) menerima dan memuat naskah dalam bentuk hasil penelitian (artikel ilmiah) dalam bidang pendidikan sosial, pendidikan sains, pendidikan MIPA dan kajian lain selama dalam lingkup Pendidikan. Penerbitan Jurnal Edukasia pada bulan April dan Oktober dengan E-ISSN 2654-329X dan P-ISSN 2302-1225
Articles 120 Documents
Penilaian Kinerja Kepala Sekolah Di Smk Negeri 1 Sukapura Probolinggo Jatmika, Pungky Praja
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): November 2023
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v10i2.4954

Abstract

Penelitian ini merupakan penilitian kualitatif dengan menggunakan metode observasi. Observasi bertujuan untuk mengamati kegiatan kinerja kepala sekolah yang berlangsung di sekolah. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Sukapura. Subjek dalam penelitian ini, yaitu kepala sekolah SMK Negeri 1 Sukapura serta guru dan staff tenaga kependidikan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa uraian kegiatan kinerja yang telah di lakukan oleh kepala sekolah selama menjabat di sekolah tersebut. Kinerja adalah hasil kerja yang telah dicapai oleh seseorang dalam suatu organisasi untuk mencapai tunjuan berdasarkan atas standardisasi atau ukuran dan waktu yang disesuaikan dengan jenis pekerjaannya dan sesuai dengan norma dan etika telah ditetapkan. Kinerja kepala sekolah adalah hasil kerja yang dicapai kepala sekolah dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan tanggugjawabnya dalam mengelola sekolah yang dipimpinya. asil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penilaian kinerja Kepala Sekolah dalam upaya memotivasi kinerja guru masih perlu untuk penigkatan karena masih perlu proses pembenahan terutama pada daerah pedalaman. Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan pada sekolah sudah melakukan peningkatan pada guru terutama pada sosialisasi kurikulum 2013, dan melibatkan guru dalam kegiatan kegiatan MGMP dan memotivasi guru untuk selalu memahami keadaan siswa agar bisa di cintai oleh siswa itu sendiri dengan menerapkan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik. Strategi peningkatan lingkungan sekolah seorang kepala sekolah harusnya melibatkan masyarkat dalam program kegiatan sekolah melalui komite baik dalam mutu pendidikan bahkan dalam sarana dan prasarana untuk mengatsi masalah yang dihadapi oleh sekolah
PENGGUNAAN TIKTOK TERHADAP SISWI SDN 050 TARAKAN Geotrinitas, Valentino; Savitri, Desy Irsalina
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): April 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i1.4591

Abstract

ABSTRAKSudah menjadi sebuah konsekuensi logis untuk bisa beradaptasi ketika kita mengikuti peradaban zaman yang semakin maju dan menjadi sebuah tuntutan wajib untuk bisa memberikan inovasi-inovasi kreatif terhadap perkembangan zaman yang terjadi agar tidak tergerus oleh hal-hal yang mengarah pada dampak negatif dari pengaruh globalisasi itu sendiri misalnya saja seperti lunturnya budaya lokal dan masuknya budaya asing yang kurang baik. Dalam ranah pendidikan penggunaan media sosial yang terlalu berlebihan serta kurangnya pengawasan terhadap pelajar dalam mengunakan media sosial tersebut bisa menjadikan karakter, moral dan etika pelajar menjadi buruk akibat konten-konten negatif yang mereka tonton. Di Indonesia sendiri aplikasi Tiktok pernah mengalami masa pembelokiran dan pemantauan sejak 3 juli 2018, namun dengan memenuhi 9 dari 10 syarat yang diberikan kementrian komunikasi dan informatika (kominfo) Tiktok mulai diizinkan lagi di Indonessia dan mengalami peningkatan jumlah penggunanya. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media sosial tiktok terhadap perilaku motivasi belajar, etika, dan moral siswa perempuan di SDN 050 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pengumpulan data melalui observasi dan kajian literasi. Teknik analisis data menggunakan kajian literatur referensi, mengenai hasil yang diperoleh menjelaskan bahwa pemanfaatan media sosial tiktok cenderung kepada penghiburan diri daripada menggunakan untuk penunjang belajar (motivasi belajar peserta didik). Kata kunci : Dampak penggunaan media,  tiktok, Siswa Perempuan ABSTRACTIt has become a logical consequence to be able to adapt when we follow an increasingly advanced civilization and it is a mandatory requirement to be able to provide creative innovations to the current developments so as not to be eroded by things that lead to negative impacts from the influence of globalization itself. for example, such as the fading of local culture and the influx of bad foreign culture. In the realm of education the excessive use of social media and the lack of supervision of students in using social media can make students' character, morals and ethics worse due to the negative content they watch. In Indonesia, the Tiktok application has experienced a period of blocking and monitoring since July 3 2018, but by fulfilling 9 out of 10 conditions given by the Ministry of Communication and Informatics (Kominfo), Tiktok has begun to be allowed again in Indonesia and has experienced an increase in the number of users. The purpose of conducting this research was to determine the effect of social media tiktok on the behavior of learning motivation, ethics, and morals of female students at SDN 050 Tarakan. This study uses a literature review method by collecting data through observation and literacy studies. The data analysis technique uses a reference literature review, regarding the results obtained explaining that the use of social media tiktok tends to be self-consolation rather than used to support learning (student learning motivation).
MENGATASI KETERLAMBATAN MENULIS DAN MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN METODE BIBIKU LISA (Bimbingan Khusus Menulis dan Membaca) Anam, Moh. Khoirul; Hapsari, Farasandya Amalia; Yunita sari, Riska Nur
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): November 2023
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v10i2.4707

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena dalam melakukan tindakan kepada subyek penelitian yang sangat diutamakan adalah mengungkapkan makna, yakni makna dan proses pembelajaran sebagai upaya meningkatkan motivasi, minat, dan prestasi belajar melalui tindakan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrpsikan cara penulis dalam mengatasi keterlambatan Menulis dan Membaca Siswa Kelas Tinggi di SDN Triwung Lor 2. Siswa yang diteliti atau dibimbing sebanyak sebanyak 6 siswa. Adapun aturan yang diberlakukan oleh SDN Triwung Lor 2 dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka pasca pandemi covid-19 diantaranya sebagai berikut: a) Menerapkan Protokol Kesehatan. b) Pembelajaran Tatap Muka dilakukan dengan seratus persen kehadiran. c) Pelaksanaan pembelajaran disesuaikan dengan kurikulum yang digunakan. dan d) Kegiatan ekstrakulikuler dan olahraga dapat dilakukan di ruang terbuka. Faktor utama diselenggarakannya pembelajaran dengan menggunakan Jurus Bibiku Lisa yaitu dikarenakan siswa kehilangan semangat belajar (learnning loss). Kelebihan Pembelajaran menggunakan Jurus Bibiku Lisa dalam mengatasi keterlambatan Menulis dan Membaca Siswa ini yaitu sebagai berikut. Pertama, keterlibatan siswa dalam pembelajaran semakin tinggi. Kedua, siswa bisa merasakan seperti belajar di kelas privat. Ketiga, lebih efektif dan efisien. Keempat, lebih fresh dalam pembelajaran. Kata Kunci: Learnning Loss, Jurus Bibiku Lisa, Covid-19 ABSTRACT This research is a qualitative approach. This research uses a qualitative approach because in taking action on research subjects the priority is to express meaning, namely the meaning and learning process as an effort to increase motivation, interest and learning achievement through the actions taken. This research aims to describe the author's way of overcoming the writing and reading delays of high class students at SDN Triwung Lor 2. There were 6 students studied or supervised. The rules implemented by SDN Triwung Lor 2 in implementing face-to-face learning after the Covid-19 pandemic include the following: a) Implementing Health Protocols. b) Face-to-face learning is carried out with one hundred percent attendance. c) Implementation of learning is adjusted to the curriculum used. and d) Extracurricular activities and sports can be carried out in open spaces. The main factor in holding learning using Bibiku Lisa's moves is because students lose their enthusiasm for learning (learning loss). The advantages of learning using my Aunt Lisa's technique in overcoming students' writing and reading delays are as follows. First, student involvement in learning is increasing. Second, students can feel like studying in a private class. Third, more effective and efficient. Fourth, be fresher in learning. Keywords: Learning Loss, Jurus Bibiku Lisa, Covid-19
ANALISIS PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SUMBERASIH Anam, Moh. Khoirul; Yunita Sari, Riska Nur
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): April 2024
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v11i1.5316

Abstract

The type of research used in this study is a type of qualitative research, meaning that in qualitative descriptive research, where the data collected is not in the form of numbers but rather the data may come from interview scripts, field notes, personal documents, memos, and other official documents so that the purpose of this qualitative descriptive research is to describe and interpret objects according to what they are. This study aims to determine how the principal's performance is in managing the resources they have. Qualitative descriptive research is intended to describe and illustrate existing phenomena, both natural and human engineering, which pay more attention to the characteristics, quality, and interrelationships between activities. This research was conducted in 6 Elementary Schools in Sumberasih District, Probolinggo Regency. The reason for choosing this location is that the researcher wanted to know the performance of schools located on the border between Probolinggo City and Probolinggo Regency. The results of the study indicate that there needs to be an improvement in several aspects of the Principal's performance in an effort to motivate teacher performance. In improving the quality of education in schools, all elementary schools have made improvements to teachers by socializing the independent curriculum. Competency improvement is also carried out by involving teachers in KKG activities. This is done with the aim of motivating teachers to always understand the condition of students by implementing fun learning for students. Improving the school environment is carried out by the principal by involving the community in every school activity through coordination with the committee both in the quality of education and in facilities and infrastructure. The principal also asks for opinions and suggestions that can build on teachers and the surrounding community in order to improve school performance.
PERAN GURU DALAM MENGHADAPI KESULITAN BELAJAR SISWA Ruliyani, Retti Indra; Savitri, Desy Irsalina
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.4592

Abstract

ABSTRAKDalam proses pembelajaran di sekolah baik guru ataupun siswa pasti mengharapkan hasil yang terbaik. Namun pada kenyataannya, harapan tidak selamanya sesuai dengan apa yang diinginkan. Banyak terjadi di sekolah yang ada di Indonesia anak – anak mengalami hambatan – hambatan belajar yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar. Masih ada di antara peserta didik di Indonesia yang mendapatkan nilai di bawah standar sehingga nilai yang di peroleh dibawah standar yang telah ditentukan. Kesulitan belajar adalah kondisi siswa yang mengalami hambatan atau gangguan dalam belajar sehingga siswa tidak dapat belajar dengan baik. Kesulitan belajar bisa berasal faktor internal maupun faktor eksternal siswa. Hal ini menjadi tantangan untuk guru agar dapat membimbing dan mengarahkan siswa yang mengalami hambatan dalam belajar melalui peran guru di sekolah. Guru berperan membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar. Upaya yang dilakukan oleh guru seperti mengidentifikasi untuk menemukan siswa yang mengalmi kesulitan belajar, diagnosis untuk penentuan hasil pengolahan data siswa yang mengalami kesulitan belajar dan jenis kesulitan belajar siswa, prognosis untuk menyusun rencana tindak lanjut dan yang terakhir memberikan bantuan atau terapi kepada anak yang mengalami kesulitan dalam belajar.Kata Kunci : peran guru, kesulitan belajar siswaABSTRACT In the learning process at school, both teachers and students expect the best results. But in reality, expectations are not always in accordance with what is desired. Many occur in schools in Indonesia, children experience learning barriers that cause students to experience learning difficulties. There are still students in Indonesia who get grades below the standard so that the grades obtained are below the predetermined standard. Learning difficulties are conditions of students who experience obstacles or distractions in learning so that students cannot study well. Learning difficulties can come from internal factors and external factors of students. This is a challenge for teachers to be able to guide and direct students who experience learning difficulties through the teacher's role in school. Teachers play a role in helping students who have learning difficulties. Efforts made by the teacher such as identifying to find students who have learning difficulties, diagnosis for determining the results of data processing of students who have learning difficulties and types of student learning difficulties, prognosis for preparing follow-up plans and finally providing assistance or therapy to children who have difficulties in study. Keywords: the role of the teacher, students' learning difficulties
HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS 8.1 SMP NEGERI 1 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2022/2023 MATERI SIMPLE PRESENT TENSE TERJADI PENINGKATAN MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Meliana, Meliana
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): November 2023
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v10i2.4589

Abstract

Untuk meningkatkan hasil belajar siswa diperlukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa dan pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah pendekatan berbasis masalah. Penggunaan pendekatan berbasi maalah ini mengambil subjek penelitian adalah hasil belajar siswa. Kelas yang menjadi tempat penelitian adalah kelas 8.1 SMP Negeri 1  Tarakan  yang berjumlah 31 orang siswa, yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan dan kelas ini dipilih karena peneliti menjadi guru Bahasa Inggris dikelas tersebut. Data akan dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi dan tindakan serta refleksi.Tindakan kelas ini dilaksanakan enam kali pertemuan mengajar dengan 2 siklus. Digunakan dua siklus supaya dalam pendekatan pembelajaran berbasis masalah dapat didokumentasikan terjadinya peningkatan hasil belajar.Hasil belajar yang diperoleh dari tindakan menggunakan pembelajaran berbasis masalah, dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari setiap aspek pengamatan dan tindakan  setelah berakhirnya kegiatan pembelajaran sehingga mendapatkan  nilai ketuntasan pada siklus I sebesar 64,5% sedangkan pada siklus ke II meningkat ketuntasan sebesar 87,1%. Dengan memperhatikan ketuntasan lebih dari 80% secara klasikal maka penelitian dihentikan walaupun masih terdapat 2 orang siswa atau 6,5% belum mencapai ketuntasan maka akan diberikan remedial tersendiri supaya semua siswa kelas 8.1 tuntas dalam pembelajaran.Dengan memperhatikan nilai hasil belajar siswa setelah dilaksanakan penelitian maka disarankan untuk menggunakan pendekatan yang tepat dalam setiap pembe-lajaran dan mempersiapkan media yang digunakan di sekolah. Kata kunci : Hasil Belajar,Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA KELAS V SD Apriliyana, Nur Pangesti; Shidiq, Ahmad
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.4593

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan ilmu sosial dapat dilihat dari pengalaman prestasinya. Pencapaian tersebut ditunjukkan dengan pencapaian keterampilan yaitu kemampuan memecahkan masalah siswa. Salah satu caranya penggunanaan metode pembelajaran inkuiri yang didasarkan pada kemauan dan pengalaman siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menganalisis pengaruh metode pembelajaran keterampilan inkuiri terhadap pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan bagian dari rancangan dalam suatu jenis penelitian eksperimen yang dipilih oleh peneliti adalah quasi eksperimen. Digunakan dalam sampel penelitian 36 siswa kelas sekolah dasar V B. Instrumen penelitian terdiri dari bahan ajar, RPP, LKS, tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil validasi RPP 3,12; materi ajar 3,20; lembar kerja siswa 3,09; tes dan tes kemampuan pemecahan masalah 3.23. Rancangan penelitiannya adalah pretest-posttes control group design. Data yang dikumpulkan penelitian ini adalah sebagai berikut: Kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dikemukakan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V Sekolah Dasar.Kata Kunci: Keterampilan Pemecahan Masalah dan Metode Inkuiri ABSTRACT The success of social science can be seen from the experience of its achievements. These achievements are demonstrated by the achievement of skills that are the ability to solve student problems. One way is to use an inquiry learning method based on the will and experience of students in the learning process. This study analyzed the impact of inquiry skills learning methods on student problem-solving. This research is part of a design in a type of experimental research that the researchers choose is quasi-experimental. Used in a study sample of 36 primary school students V B. Research instruments consist of teaching materials, RPP, LKS, problem-solving skills tests. The results of the study showed an average of RPP validation results of 3.12; teaching materials of 3.20; student worksheets of 3.09; tests and tests of problem-solving ability of 3.23. The research project is a pretest-posttes control group design. The data collected in this study is as follows: The ability to solve problems of the experimental class is higher than the control class Based on the research carried out, it can be argued that there is an influence of the inquiry learning method on the problem solving ability of students of the V class of Elementary School.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI FUNGSI KUADRAT MELALUI METODE DEMONSTRASI SISWA SMPN 1 TARAKAN Yanti, Yuni Dwi
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): November 2023
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v10i2.4797

Abstract

Tujuan PTK  untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui metode pembelajaran demonstrasi. Subjek penelitian yaitu peningkatan hasil belajar melalui metode pembelajaran demonstrasi. Kelas yang  digunakan  kelas IX.8 SMP Negeri 1 Tarakan  berjumlah 32 orang,  17 laki–laki dan 15 perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian  dilakukan melalui observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus, setiap siklus tiga pertemuan, agar dapat diketahui dengan pasti peningkatan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian membuktikan, metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan  hasil belajar peserta didik,  dibuktikan  dengan peningkatan hasil belajar peserta didik disetiap aspek pengamatan, tindakan  dan tes akhir pembelajaran sehingga mengalami peningkatkan  hasil belajar disetiap  siklus.  Untuk  hasil  belajar peserta didik  pada siklus I menunjukan peningkatan 45,2% sedangkan pada siklus keII meningkat menjadi 87,1% dengan rata-rata nilai  siklus I sebesar 66,1 meningkat menjadi 82,7 pada siklus II dan hasil yang diperoleh dalam penelitian telah tercapai  bahkan melebihi  KKM yang ditetapkan walaupun masih terdapat 2  peserta didik atau 6,2% belum tuntas akan diberikan remedial tersendiri dalam waktu yang berbeda sehingga semua peserta didik tuntas. Dengan demikian,  metode pembelajaran demonstrasi dapat  meningkatkan hasil belajar peserta didik,  disarankan kepada guru untuk mempersiapkan metode pembelajaran yang sesuai untuk  mendukung terlaksanannya  pembelajaran, yang menarik  sesuai  kebutuhan peserta didik.
SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAPAT MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM MELAKSANAKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SD NEGERI 036 TARAKAN Suryani, Suryani
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): November 2023
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v10i2.4588

Abstract

Untuk meningkatkan kinerja guru SDN 036 Tarakan dalam melaksanakan proses pembelajaran  maka diperlukan supervisi akademik. Kegiatan supervisi akademik ini diperlukan untuk menjawab permasalahan, apakah ada upaya kepala sekolah dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan kinerja gurupun meningkat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.Subjek dalam penelitian ini  adalah semua guru SDN 036 Tarakan yang berjumlah 16 orang guru, yang terdiri dari 3 guru laki-laki dan 13 guru perempuan. Kegiatan supervisi akademik  dilaksanakan dalam 3 bulan mulai bulan Juli 2022 sampai bulan September 2022 dengan melakukan supervisi akademik sebanyak 2 siklus dan setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan serta setiap pertemuan mempunyai empat tahapan yakni, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi dan selanjutnya dianalisis secara statistik sederhana dengan menggunakan rumus persentase.Temuan supervisi akademik  ini menunjukkan bahwa melalui  supervisi akademik terdapat rata-rata 5 orang guru atau 35,7% telah kompeten dalam melaksanakan proses belajar mengajar pada siklus I dan pada siklus II  meningkat menjadi 15 orang guru atau  92,9% yang kompeten walaupun masih ada 1 orang atau 7,1% yang hanya mencapai kriteria cukup kompeten namun tetap akan diberikan pembinaan supaya dapat mencapai kriteria kompeten pada melaksanakan proses belajar mengajar sehingga kinerjanya menjadi baik.Dengan memperhatikan hasil supervise akademik terhadap guru SDN 036 Tarakan ini bahwa kinerja guru dapat meningkat kompetensinya karena ada perhatian dari kepala sekolah, dibimbing dalam kegiatan proses belajar mengajar, dan memberikan motivasi sehingga sehingga membuat semua kegiatan belajar mengajar dengan baik dan dampaknya hasil belajar siswa dapat meningkat dengan baik. Kata Kunci:   Supervisi Akademik, Proses Belajar Mengajar.
PEMBUATAN DESAIN PRODUK MAKANAN MENGGUNAKAN CANVA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK SMK NEGERI 1 SUKAPURA PROBOLINGGO Kristiana, Maya Fitria Eva; Anam, Moh. Khoirul
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): November 2023
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v10i2.4923

Abstract

Penelitian ini merupakan penilitian yang menggunakan pendekatan kualitatif Penelitian ini menggunakan metode observasi. Observasi bertujuan untuk mengamati kegiatan pembelajaran yang berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran Projek Based Learning dengan memanfaatkan media canva. Fokus pembahasan adalah pemanfaatan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran dalam mata pelajaran Produk Kreativitas dan Kewirausahaan. Pentingnya penggunaan media pembelajaran oleh pendidik sebagai dukungan dalam proses pengajaran di bidang pendidikan menjadi topik yang dibahas. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sukapura adalah Sekolah Kejuruan kelompok Pariwisata yang ada di Kabupaten Probolinggo. Salah satu keahlian jurusan yang ada adalah Tata Boga yang berfokus pada kompetensi keahlian kuliner. Kemampuan membuat desain yang baik dan menarik tentu dibutuhkan kompetensi atau keahlihan dalam pembuatannya dengan menggunakan aplikasi yang sudah ada saat ini. Salah satu aplikasi desain yang ada saat adalah canva. Aplikasi ini bisa digunakan dengan ponsel pintar dan memiliki banyak kelebihan dibandingan dengan aplikasi yang lain. Kelebihan dari aplikasi diantaranya adalah gratis, bisa diakses menggunakan web ataupun android, tampilan sederhana tapi fitur lengkap dan tidak memerlukan ruang penyimpanan karena berbasis web dan cloud. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pendampingan secara komprehensif kepada mitra melalui sosialisasi aplikasi canva, penjelasanan aplikasi canva, fitur, kelebihan dan kekurangannya. Hasil dari kegiatan ini adalah peingkatan kemampuan mitra dalam penggunakan aplikasi canva untuk membuat desain yang baik dan menarik sehingga membantu mitra dalam melakukan pemasaran produk. Luaran akhir yang akan dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan mitra dalam penggunaan ponsel pintar untuk mendesain produk makanan

Page 12 of 12 | Total Record : 120