cover
Contact Name
Pangkuh Ajisoko
Contact Email
-
Phone
+6281282267291
Journal Mail Official
jurnaledukasia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal Lama Nomor 1 Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Edukasia : Jurnal Pendidikan
ISSN : 23021225     EISSN : 2654329X     DOI : -
Jurnal ilmiah ilmu pendidikan (EDUKASIA) menerima dan memuat naskah dalam bentuk hasil penelitian (artikel ilmiah) dalam bidang pendidikan sosial, pendidikan sains, pendidikan MIPA dan kajian lain selama dalam lingkup Pendidikan. Penerbitan Jurnal Edukasia pada bulan April dan Oktober dengan E-ISSN 2654-329X dan P-ISSN 2302-1225
Articles 120 Documents
PENTINGNYA PENDIDIKAN EKOLOGI DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN INDONESIA UNTUK MEMBENTUK PERILAKU RAMAH EKOLOGI Restiana Ertika Latifah; Florence Yulisinta
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): November
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/edu.v7i2.2496

Abstract

Indonesia menempati posisi keenam dalam hal laju deforestasi diapit oleh Rusia Federation dan Brazil. Dari tahun 2013 hingga 2020, 71% hutan alam Indonesia kehilangan kanopi pohon. Total kehilangan di dalam hutan alam setara dengan 5,25Gt emisi CO₂e. Dengan begitu banyaknya kerusakan hutan, maka tidak heran jika pada tahun 2020 Indonesia mengalami 2.925 bencana alam, antara lain banjir, gelombang tsunami, tanah longsor, kekeringan, dan gelombang panas. Perubahan iklim sebagian besar diakibatkan oleh perilaku manusia. Serangkaian aktivitas manusia telah menyebabkan kerusakan lingkungan dan alam. Karakteristik personal dan konteks lingkungan merupakan hal yang berperan penting bagi perkembangan individu sepanjang proses kehidupannya. Institusi pendidikan berperan dalam cara pandang instrumental terhadap dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pendidikan ekologi dalam rangka mengurangi atau memperbaiki kerusakan alam yang disebabkan oleh manusia. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data purposeful sampling. Proses analisis penelitian diawali dengan pembuatan deskripsi dan tema berdasarkan prosedur pengkodean sebelumnya. Deskripsi dan tema ini mencakup deskripsi tempat atau orang, serta kategori atau tema untuk analisis. Analisis hasil wawancara menunjukkan bahwa partisipan memiliki pengalaman yang berbeda terkait aktivitas ramah ekologi, meliputi aspek perkembangan fisik, sosial emosional, kognitif, dan spiritual. Hal ini dapat menjadi pertimbangan untuk membentuk sebuah model kurikulum berbasis ekologi. Seluruh partisipan melakukan aktivitas pro lingkungan bukan semata karena kepentingan diri sendiri namun ada motif lain di luar diri mereka yang melatarbelakanginya, yaitu unsur spiritualitas mengenai makna relasi manusia dengan alam.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI PEMBAGIAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PESERTA DIDIK KELAS IIIB SDN 020 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Ida Farida
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1: (April 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i1.3053

Abstract

Pembelajaran  dikelas seringkali dilakukan dalam bentuk ceramah dan sering didominasiseorang guru. Oleh karena itu perlu model pembelajaran yang dapat merangsang peserta didikagar terlibat secara aktif dalam merekonstruksi pengetahuannya sendiri dalam suasana yangmenyenangkan salah satunya dengan model kooperatif tipe STAD. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui peningkatan hasil belajar materi Pembagian  melalui model pembelajaranSTAD peserta didik kelas IIIB SD Negeri 020 Tarakan Tahun Pelajaran 2019/2020.        Penelitian  ini mengunakan pendekatan adalah kuantitatif artinya penelitian ini untukmeneliti pada populasi atau sampel tertentu. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas(PTK) dengan menggunakan sintak pembelajaran STAD melalui dua siklus yang setiapsiklusnya terdiri tiga kali pertemuan        Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hasil belajar peserta didik  pada siklus 1pertemuan 1 dengan nilai rata-rata 63,02 atau 15,63% tuntas, siklus I pertemuan 2 dengannilai rata-rata 66,57 atau 25,00 % tuntas, siklus I pertemuan 3 dengan nilai rata-rata 68,96atau 40,63 tuntas dan siklus II pertemuan 4 dengan nilai rata-rata 70,63 atau 53,13% tuntas,siklus II pertemuan 5 dengan nilai rata-rata 75,05 atau 96,88% tuntas dan siklus II pertemuan6 dengan nilai rata-rata 81,77 dan 96,88% tuntas. Jadi  siklus I sebesar 63,02 atau 15,63%meningkat dan siklus II menjadi rata-rata hasil belajarnya 81,77 dari 25 orang atau 100%mencapai ketuntasan belajar.        Aktivitas  peserta didik juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan yangdibuktikan dari hasil siklus I pertemuan 1,2, dan 3 dari rata-rata 2,78 menjadi 3,44 dan siklusII pertemuan 4, 5 dan 6 menunjukkan bahwa peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran.Selain itu aktifitas guru juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I dari 3,07 menjadi 3,44pada siklus II, yang artinya baik peserta didik maupun guru sama-sama mengalami kegiatanpembelajaran yang aktif dan baik.
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING DI KELAS XII SMA HANG TUAH TARAKAN Alfian Mucti; Dina Mangape
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1: (April 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i1.3055

Abstract

Dengan mewabahnya penyakit yang berasal dari virus sejak awal tahun 2020, menyebabkan pemerintah melakukan pembatasan interaksi sosial yang lebih dikenal dengan“social distancing”. Hal ini memberikan dampak yang signifikan terhadap dunia pendidikansehingga sebagian besar siswa dan guru di Indonesia melakukan pembelajaran online.sehingga penting untuk mengetahui efektivitas pembelajaran online terhadap pemahamankonsep matematika siswa pada pembelajaran tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalahuntuk mengetahui sejauh mana kefektivan pembelajaran online terhadap pemahaman konsepmatematika siswa SMA Hang Tuah Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitiankuantitatif dengan metode deskriptif dimana akan dideskripsikan efektivitas pembelajaransecara online pada pemahaman konsep matematika siswa dengan aplikasi yang digunakan olehguru, Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa efektifitas pembelajarandaring di kelas XII Mia 3 SMA Hang Tuah Tarakan adalah 52% pada katagori Kurang Baikyang terdiri dari indikator Efektivitas yaitu 40%, akses 46,67%, Pendampingan 23,33%, ReaksiTugas 76,67%, Kesulitan Materi 63,33% , Media 60%, Evaluasi 50% dan Kejelasan Instruksi80%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI GERAK DAN GAYA MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM KELAS X TAV SMK NEGERI 2 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Kule Kule
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1: (April 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i1.3056

Abstract

Tujuan dilakukannya penulisan tindakan kelas ini (PTK) adalah untuk meningkatkanhasil belajar melalui media pembelajaran screencash o-matic dalam aplikasi GoogleClassroom. Subjek penulisan ini yaitu hasil belajar peserta didik melalui penerapan mediapembelajaran screencash o-matic dalam aplikasi Google Classroom. Adapun kelas yang akandigunakan adalah kelas X TAV SMK Negeri 2  Tarakan  yang berjumlah 32 orang yang terdiridari 8 orang laki-laki dan 24 orang perempuan. Kelas X TAV SMK Negeri 2  Tarakan  dipilihkarena peneliti menjadi guru mata pelajaran Fisika dikelasnya. Pengumpulan data dalampenulisan ini dilakukan melalui observasi, tindakan dan dokumentasi. Penulisan tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus dilaksanakantiga kali pertemuan mengajar sehingga terdapat enam kali pertemuan. Digunakan dua siklussupaya dapat diketahui dengan pasti peningkatan hasil belajar dalam memahami pembelajaranmenggunakan media pembelajaran screencash o-matic dalam aplikasi Google Classroom.Hasil penulisan membuktikan bahwa dengan media pembelajaran screencash o-maticdalam aplikasi Google Classroom, dapat meningkatkan  hasil belajar peserta didik, yang dibuktikan  dengan hasil belajar di setiap aspek pengamatan, tindakan  sehingga mengalamipeningkatkan  hasil belajar di setiap  siklus dan setiap akhir pertemuan mengajar.  Untuk  hasil belajar pada siklus I menunjukan peningkatan 37,5% sedangkan pada siklus ke II meningkatmenjadi 84,4% walaupun masih ada 2 orang peserta didik atau 6,3% belum mencapaiketuntasan dalam pembelajaran maka akan diberikan remedial secara khusus sehingga semuapeserta didik kelas X TAV ini mengalami ketuntasan dalam pembelajaran.Dengan demikian, pembelajaran menggunakan media pembelajaran screencash omaticdalam aplikasi Google Classroom dapat  meningkatkan hasil belajar peserta didik,sehingga disarankan kepada guru untuk mempersiapkan metode pembelajaran yang tepatdalam setiap pembelajaran terutama metode pembelajaran serta media yang digunakan disekolah sehingga mendukung terlaksanannya proses  pembelajaran, menarik dan sesuai dengankebutuhan peserta didik.
EVALUASI PROGRAM PDS (PENUGASAN DOSEN DI SEKOLAH) UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN (UBT) TAHUN 2019 Nur Fitriana Sam; Ibrahim Ibrahim
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1: (April 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i1.3057

Abstract

Evaluasi program merupakan serangkaian proses pengumpulan data dan informasi suatu kegiatan atau program, kemudian mengukur dan menilai keberhasilan program tersebut yangselanjutnya akan menghasilkan suatu keputusan bagi pengambil kebijakan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengevaluasi program dana hibah Penugasan Dosen di Sekolah (PDS) tahun anggaran 2019yang diberikan oleh Direktorat Pembelajaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggikepada Universitas Borneo Tarakan (UBT). Penelitian ini merupakan penelitian evaluasimenggunakan model  CIPP (Context, Input, Proccess, Product). Subyek penelitian ini yakni Dosen,guru mitra, siswa, Kepala Sekolah, dan LPTK melalui pemberian kuesioner dan observasi lapangan.Data dianalisis secara kualitatif deskriptif dengan tiga tahap yakni mengkondensasi data, mendisplaydata, dan membuat kesimpulan atau verifikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu masingmasingtahapContext,Input,Proccess,ProductberadapadakategorisangatbaikdanprogramPDSdapatdilanjutkanpadatahunberikutnya.
SEBUAH KAJIAN PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MONEV KETERLAKSANAAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) DI SMP NEGERI 7 TARAKAN Friny Napasti
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1: (April 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i1.3058

Abstract

Kajian ini dilakukan dengan melaksanakan kegiatan monev PJJ melalui kegiatan supervisi untuk memperoleh gambaran peran kepala sekolah sebagai supervisor. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam monev PJJ sekaligus untuk mengetahui keterlaksanaan PJJ di SMP Negeri 7 Tarakan. Kajian ini dianalisis berdasarkan kegiatan nyata pelaksanaan monev melalui supervisi yang dilakukan kepala sekolah di SMP Negeri 7 Tarakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa didapati seluruh guru telah mampu mengelola PJJ dengan skor penilaian 84,65 dengan kriteria baik serta 98% siswa aktif melaksanakan PJJ sedangkan 2% siswa melaksanakan pembelajaran luring. Dalam kegiatan supervisi kepala sekolah melakukan peran pengawas dan pembina guru untuk meningkatkan kemampuan mengelola PJJ. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa 1) Peran kepala sekolah adalah memberikan pengarahan, bimbingan, pelayanan dan pengawasan kepada guru melaksanakan PJJ melalui kegiatan supervisi serta memberikan pembinaan lanjutan kepada guru untuk membantu meningkatan kemampuannya, 2) keterlaksanaan PJJ di SMP Negeri 7 Tarakan didapati baik dengan indikator seluruh guru telah mampu mengelola PJJ dengan skor penilaian 84,65 dengan kriteria baik serta 98% siswa aktif melaksanakan PJJ sedangkan 2% siswa melaksanakan pembelajaran luring di sekolah dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD PADA SISWA KELAS VIIA MTs NEGERI TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Darmatasiah Darmatasiah
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1: (April 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i1.3052

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya bagaimana peningkatan prestasi belajar IPS dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa Kelas VIIA MTsNegeri Tarakan Tahun Pelajaran 2018/2019 (b) Bagaimana pengaruh metode pembelajarankooperatif model STAD terhadap motifasi belajar IPS pada siswa Kelas VIIA MTs NegeriTarakan Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan subjek 30 siswa putri semua. Metode pemecahan masalah yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu menerapkanmetode pengajaran kooperatif model STAD. Dengan menerapkan metode pembelajaran inidiharpakan siswa dalam proses belajar mengajar serta prestasi belajarnya meningkat. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah : (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasibelajar IPS setelah diterapkannya pembelajaraqn kooperatif model STAD pada siswa KelasVIIA MTs Negeri Tarakan Tahun Pelajaran 2018/2019.(b) ingin mengetahui pengaruh motivasibelajar IPS setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa Kelas VIIAMTs Negeri Tarakan Tahun Pelajaran 2018/2019 (c) Memberikan gambaran tentang metodepembelajaran yang tepat dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa dan menjadikansiswa menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran.Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi,dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIIA MTs Negeri Tarakan. Data yangdiperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar  mengajar. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatandari siklus I dengan ketuntasan sebanyak 20 siswa  dengan capaian 66,67 %, pada siklus IIdengan ketuntasan sebanyak 23 siswa  dengan capian 76,67% , dan siklus III  denganketuntasan sebanyak 27 siswa dengan capaian 90,00%.  Simpulan dari penelitian ini adalah metode pengajaran kontekstual model pengajaran berbasis masalah dapat berpengaruhpositif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa VIIA MTs Negeri Tarakan, serta modelpembelajaran kooperatif model STAD ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatifpembelajaran IPS.
PERBANDINGAN LEKSIKOLOGI BAHASA SUKU DAYAK LUNDAYEH TANA’ LUN DAN LUN BA’ Siti Fathonah; Rita Kumala Sari
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 1: (April 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i1.3059

Abstract

Bahasa Lundayeh banyak terdapat perbedaan leksikon. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan penyebaran bentuk linguistik dialek bahasa Lundayeh dalam bentuk leksikon pada sub suku Dayak Lundayeh Tana’ Lundan Lun Ba’ yang berada di Kabupaten Malinau dan Kerayan. Metode/Pendekatan dalam penelitian ini Penelitian dialektologi dalam bahasa Lundayeh ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan ini diaplikasikan untuk membuat deskripsi mengenai sifat-sifat, keadaan, serta hubungan fenomena-fenomena yang diteliti. Hasil Penelitian ini merupakan bentuk perbandingan kosakata bahasa Dayak Lundayeh dalam bentuk leksikal dan dapat mengetahui pola persebaran sub suku Dayak  Lundayeh tersebut.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA MELALUI MEDIA FUN THINKERS BOOK DI KOTA TARAKAN Wahyuni, Kadek Dewi; Kartini, Kartini; Sendang, Rada
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.3390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran Fun Thinkers Book ditinjau dari validasi ahli materi, media, bahasa dan praktisi serta angket respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RD) dengan alur model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1)  Analysis; 2) Design; 3) Development; 4) Implementation; 5) Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaikni pedoman wawancara, lembar validasi, angket respon siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN 050 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 90% dengan kategori sangat layak, ahli media sebesar 87,77% dengan kategori sangat layak, ahli bahasa sebesar 83,33% dengan kategori layak dan ahli praktisi sebesar 86,66% dengan kategori sangat layak. Kemudian hasil respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 88,70% dengan kategori sangat layak dan ujicoba lapangan sebesar 95,01% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, media, bahasa, praktisi serta respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan, maka media pembelajaran Fun Thinkers Book dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SEKOLAH DASAR DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Di SD Negeri Laweyan II Kab. Probolinggo) Anam, Moh. Khoirul; Yunita Sari, Riska Nur; Laili, Agustin Nur
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.3069

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif dengan tujuan untuk mendapatkan informasi bagaimana pembelajaran matematika selama pandemi COVID-19 dan serta kendala apa saja yang dijumpai pada proses pembelajaran berlangsung. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara yang dijadikan data primer sementara untuk data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Wawancara dilakukan secara semi terstruktur. Wawancara dilakukan menggunakan atau melalui sambungan telepon dengan rata-rata berlangsung selama 12 menit. Wawancara dilakukan melalui telepon dimaksudkan untuk mendukung physical distancing yang diterapkan guna mencegah penularan COVID-19. Analisis data penelitian dilakukan menggunakan model analisis yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu reduksi data, display data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Pelaksanaan pembelajaran di lakukan dengan menggunakan beberapa aplikasi seperti whatsapp, zoom, dan google classroom. Pembelajaran secara daring memberikan dampak positif serta dampak negatif. Dengan adanya pembelajaran daring selama COVID-19 memberikan dampak positif seperti semua elemen dapat melek teknologi dengan mengenal berbagai aplikasi tatap muka yang digunakan untuk mempermudah proses belajar mengajar. Sementara dampak negatif yang dirasakan yaitu guru dan siswa siswa tidak dapat memberikan feedback secara cepat, pemahaman siswa kurang mendalam, penilaian hanya berdasarkan hasil saja, kurangnya alat komunikasi membuat keterlambatan siswa dalam pengumpulan tugas, kebutuhan kuota internet yang terus melonjak, orang tua sebagai pengganti guru di rumah, dan kurangnya pemaparan materi yang diberikan oleh guru ketika melakukan pembelajaran. Pembelajaran matematika ditengah pandemi COVID-19 dapat berjalan dengan baik apabila guru dapat mempersiapkan segala macam kebutuhan untuk melakukan pembelajaran secara daring.

Page 8 of 12 | Total Record : 120