cover
Contact Name
Pangkuh Ajisoko
Contact Email
-
Phone
+6281282267291
Journal Mail Official
jurnaledukasia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal Lama Nomor 1 Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Edukasia : Jurnal Pendidikan
ISSN : 23021225     EISSN : 2654329X     DOI : -
Jurnal ilmiah ilmu pendidikan (EDUKASIA) menerima dan memuat naskah dalam bentuk hasil penelitian (artikel ilmiah) dalam bidang pendidikan sosial, pendidikan sains, pendidikan MIPA dan kajian lain selama dalam lingkup Pendidikan. Penerbitan Jurnal Edukasia pada bulan April dan Oktober dengan E-ISSN 2654-329X dan P-ISSN 2302-1225
Articles 120 Documents
KINERJA KEPALA SEKOLAH (Peningkatan Mutu Pendidik di Lingkungan SMK Negeri 1 Sukapura) Djatmiko, Budi; Anam, Moh. Khoirul
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.3406

Abstract

Mutu pendidikan ditingkatkan melalui standarisasi dan profesionalisasi yang sedang berjalan, hal ini menuntut pemahaman dari berbagai pihak atas perubahan yang terjadi. Melalui kebijakan otonomi daerah, menjadikan daerah mengurus daerah masing-masing yang meliputi hampir keseluruhan bidang yang di bebankan kepada daerah. Kepemimpinan Kepala Sekolah yang efektif yaitu kepemimpinan yang lebih mendasar pada tugas yang akhirnya akan menghasilkan penilaian yang positif terhadap keberhasilan kerja. Kepemimpinan Kepala juga  mendasar pada orang dan penempatan guru, staf administrasi, tenaga kependidikan dan siswa sesuai proporsinya masing- masing. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu metode penelitian naturalistik kualitatif. Tujuan penelitian naturalistik adalah untuk mengetahui aktualitas, realitas sosial dan persepsi manusia melalui pengakuan mereka melalui penonjolan pengukuran formal atau pertanyaan penelitian dipersiapkan sebelumnya.Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sukapura telah menjalankan tanggung jawabnya sebagai pimpinan secara keseluruhan dengan baik. Hal ini dapat diketahui melalui kinerja yang dilakukan utamanya dalam hal peningkatan mutu tenaga pendidik yang ada disekolah. Program-program yang dijalankan seperti IHT (In house training) dan pemberian  kewenangan pada berbagai macam kegiatan seperti MGMP, pendidikan dan pelatihan, seminar, dan kewirausahaan. Kinerja Kepala Sekolah dapat dipengaruhi oleh: 1). Kondisi geografis sekolah, 2). Pemberian pembelajaran yang belum sesuai dengan latar belakang pendidikan. dan 3). Lingkungan yang kondusif karena dikelilingi dengan hasil perkebunan yang dapat dijadikan sumber belajar dan pendidikan kewirausahaan yang akan menjadi modal bagi siswa dan tenaga pendidik sebagai wawasan mereka. Upaya yang dapat dilakukan yaitu : 1). supervisi pendidikan 2). Penilaian kinerja guru (PKG). dan 3). program evaluasi diri (EDS) sekolah.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DARING MELALUI WHATSAPP GRUP SISWA KELAS VIA SDN 036 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Amirullah Amirullah
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Edukasia (November 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i2.3509

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian tindakan kelas ini (PTK) adalah untuk meningkatkan hasil belajar melalui pendekatan pembelajaran daring berbantuan WhatsApp Grup. Subjek penelitian ini yaitu hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan pembelajAran daring berbantuan WhatsApp Grup. Adapun kelas yang akan digunakan adalah kelas VIA SD Negeri 036 Tarakan yang berjumlah 29 orang anak, yang terdiri dari 16 anak laki-laki dan 13 anak perempuan. Kelas VIB dipilih karena peneliti menjadi guru kelasnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, tindakan dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan mengajar. Digunakan dua siklus supaya dapat diketahui dengan pasti peningkatan hasil belajar dalam memahami pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran daring berbantuan WhatsApp Grup. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan pendekatan pembelajaran daring berbantuan WhatsApp Grup, dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yang dibuktikan dengan hasil belajar di setiap aspek pengamatan, tindakan sehingga mengalami peningkatkan hasil belajar di setiap siklus dan setiap akhir pertemuan mengajar. Untuk hasil belajar pada siklus I menunjukan peningkatan 34,5% sedangkan pada siklus ke II meningkat menjadi 82,8% walaupun masih ada 2 orang siswa atau 6,9% belum mencapai ketuntasan dalam pembelajaran maka akan diberikan remedial secara khusus sehingga semua siswa kelas VIA ini mengalami ketuntasan dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran daring berbantuan WhatsApp Grup dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga disarankan kepada guru untuk mempersiapkan pendekatan pembelajaran yang tepat dalam setiap pembelajaran terutama pendekatan pembelajaran serta media yang digunakan di sekolah sehingga mendukung terlaksanannya proses pembelajaran, menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SMPN 3 TARAKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR RENDAH Setia Widia Rahayu; Fendi Nurdianto
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Edukasia (November 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i2.3510

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa kelas VII SMPN 3 Tarakan dalam menyelesaikan soal HOTS. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan literasi matematis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal hots berada pada level 2 yaitu : Mengembangkan dan mengidentifikasi masalah, dan menetapkan asumsi. Memilih, membandingkan, dan   mengevaluasi   dengan tepat strategi pemecahan   masalah   terkait   dengan   permasalahan kompleks yang berhubungan dengan model. Menggunakan pemikiran dan penalaran yang luas, serta secara tepat menghubungkan representasi. Melakukan refleksi dari pekerjaan   mereka   dan   dapat merumuskan dan mengkomunikasikan penafsiran dan alasan mereka.
FAKTOR LINGKUNGAN DALAM PEMEROLEHAN KOSAKATA PADA ANAK USIA 1-2 TAHUN: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Rita Kumala Sari; Siti Fathonah
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Edukasia (November 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i2.3511

Abstract

Faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap proses pemerolehan kosakata pada anak usia 1-2 tahun. Melalui faktor lingkungan itu anak dapat menggali pengetahuan berbahasanya dalam masa perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor lingkungan dalam pemerolehan kosakata yang diujarkan anak usia 1-2 tahun. Jenis penelitian ini merupakan penelitian psikolinguistik. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode linguistik sinkronis, yaitu penelitian bahasa yang dilakukan dengan mengamati fenomena suatu bahasa pada suatu kurun waktu tertentu, jadi bersifat deskriptif atau biasa disebut deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada adik nusaibah yang baru berumur 1 tahun 10 bulan memperoleh jumlah kosakata yang lebih banyak dibandingkan dari anak seusianya. Hal ini ditunjukan dengan jumlah kosakata yang diperoleh sebanyak 150 kata. Proses pemerolehan bahasa anak dapat dipengaruhi dari faktor luar dan dari faktor dalam diri anak itu sendiri.
IMPRESI BUDAYA BUGIS TERHADAP POLA PERILAKU MASYARAKAT PESISIR KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA Muhammad Ilham; Ade Armansa
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Edukasia (November 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i2.3512

Abstract

Provinsi Kalimantan Utara saat ini merupakan provinsi termuda di Indonesia, dengan berbagai macam suku dan budaya yang mendiami wilayahnya. Salah satu wilayah yang berda di Kalimantan Utara adalah Kota Tarakan. Kota Tarakn sendiri dihuni oleh berbagai macam suku yang berasal dari wilayah yang ada di Indonesia. Salah satu suku yang ada di kota Tarakan adalah suku Bugis yang tentunya membawa budaya dari daerah asalnya. Sehingga penting untuk diketahui bagaimana impresi atau pengaruh budaya Bugis terhadap pola perilaku masyarakat pesisir di kota Tarakan. Wilayah fokus penelitian ini adalah wilayah Kecamatan Tarakan Barat Kelurahan Karang Pantai Kota Tarakan Kalimantan Utara. Budaya Budaya Bugis mempunyai pengaruh besar tehadap pola perliku masyarakat pesisir di wilayah Kecamatan Tarakan Barat, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Wilayah Jembatan bongkok RT 21 dan RT 32, Kota Tarakan Kalimantan Utara. (1) pakaian adat (2) makanan khas (3) bahasa (4) pertanian (5) nelayan (6) ukiran (7) bentuk rumah merupakan jenis yang dilihat mengenai impresi budaya Bugis terhadap pola perilaku masyarakat pesisir di wilayah Kecamatan Tarakan Barat, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Wilayah Jembatan bongkok RT 21 dan RT 32, Kota Tarakan Kalimantan Utara. Ketujuh aspek tersebut ada 3 aspek yang mempunyai pengaruh terhadap pola perilaku masyarakat, yakni (1) pakian adat (2) makanan khas (3) bahasa. Aspek (1) pertanian (2) nelayan (3) ukiran (4) bentuk rumah didapatkan bahwa keempat aspek tersebut tidak mempunyai pengaruh terhadap pola perilaku masyarakat pesisir di wilayah Kecamatan Tarakan Barat, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Wilayah Jembatan bongkok RT 21 dan RT 32, Kota Tarakan Kalimantan Utara. Berdaarkan hasil wawancara, empat aspek tersebut tidak berpengaruh dengan alasan pertanian tidak ada di wilayah jembatan bongkok, ukiran tetap menggunakan budaya asli Kalimantan sebagai bentuk menghargai suku asli Kalimantan Utara, bentuk rumah lebih modern (mengikuti perkembangan zaman dan biasanya dibangun tidak memperhatikan bentuk, yang terpenting adalah rumah tersebut dapat ditempati dengan segera.
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG OPERASI HITUNG PADA BILANGAN CACAH MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN WHATSAPP GRUP (WAG) SISWA KELAS IIIA SDN 036 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Esther Massolo
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Edukasia (November 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i2.3507

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian tindakan kelas ini (PTK) adalah untuk meningkatkan hasil belajar melalui pendekatan pembelajaran Inkuiri berbasis WA Grup. Subjek penelitian ini yaitu hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran Inkuiri berbasis WA Grup. Adapun kelas yang akan digunakan adalah kelas IIIA SD Negeri 036 Tarakan yang berjumlah 24 orang anak, yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Kelas IIIA dipilih karena peneliti menjadi guru kelasnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, tindakan dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan mengajar. Digunakan dua siklus supaya dapat diketahui dengan pasti peningkatan hasil belajar dalam memahami pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran Inkuiri berbasis WA Grup. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan pendekatan pembelajaran Inkuiri berbasis WA Grup, dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yang dibuktikan dengan hasil belajar di setiap aspek pengamatan, tindakan sehingga mengalami peningkatkan hasil belajar di setiap siklus dan setiap akhir pertemuan mengajar. Untuk hasil belajar pada siklus I menunjukan peningkatan 54,2% dengan rata-rata 62,2 sedangkan pada siklus ke II meningkat menjadi 83,3% dengan rata-rata 77,5 walaupun masih ada 2 orang siswa atau 8,3% belum mencapai ketuntasan dalam pembelajaran maka akan diberikan remedial secara khusus sehingga semua siswa kelas IIIA ini mengalami ketuntasan dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran Inkuiri berbasis WA Grup dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga disarankan kepada guru untuk mempersiapkan metode pembelajaran yang tepat dalam setiap pembelajaran terutama metode pembelajaran serta media yang digunakan di sekolah sehingga mendukung terlaksanannya proses pembelajaran, menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa. 
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MATERI MANUSIA TEMPAT DAN LINGKUNGAN DENGAN VIDEO PEMBELAJARAN MELALUI GOOGLE CLASSROOM SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 5 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Sri Sayekti
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Edukasia (November 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i2.3513

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan hasil belajar dengan video pembelajaran melalui Google Classroom. Adapun objek penelitian adalah siswa kelas VIIA SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 32 orang anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, tindakan dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan mengajar. Digunakan dua siklus supaya dapat diketahui dengan pasti peningkatan hasil belajar dalam memahami pembelajaran menggunakan media video pembelajaran melalui Google Classroom. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan media video pembelajaran melalui Google Classroom dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yang dibuktikan dengan hasil belajar pada siklus I menunjukan peningkatan sebanyak 16 orang atau 50,0% dengan rata-rata nilai 67,5 sedangkan pada siklus ke II meningkat sebanyak 27 orang atau 84,4% dengan rata-rata 82,6 walaupun masih ada 2 orang siswa atau 8,3% belum mencapai ketuntasan dalam pembelajaran maka akan diberikan remedial secara khusus sehingga semua siswa kelas VIIA ini mengalami ketuntasan dalam pembelajaran.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MATERI INTERAKSI MANUSIA DAN LINGKUNGAN MELALUI PENDEKATAN BLENDED LEARNING BERBASIS WHATSAPP GRUP SISWA KELAS VA SD NEGERI 036 TARAKAN Darma Gultom
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Edukasia (November 2021)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v8i2.3508

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian tindakan kelas ini (PTK) adalah untuk meningkatkan hasil belajar melalui pendekatan pembelajaran blended learning berbasis WA Grup. Subjek penelitian ini yaitu hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran blended learning berbasis WA Grup. Adapun kelas yang akan digunakan adalah kelas VA SD Negeri 036 Tarakan yang berjumlah 24 orang anak, yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Kelas VA dipilih karena peneliti menjadi guru kelasnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, tindakan dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan mengajar. Digunakan dua siklus supaya dapat diketahui dengan pasti peningkatan hasil belajar dalam memahami pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran blended learning berbasis WA Grup. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan pendekatan pembelajaran blended learning berbasis WA Grup, dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yang dibuktikan dengan hasil belajar di setiap aspek pengamatan, tindakan sehingga mengalami peningkatkan hasil belajar di setiap siklus dan setiap akhir pertemuan mengajar. Untuk hasil belajar pada siklus I menunjukan peningkatan 62,5% sedangkan pada siklus ke II meningkat menjadi 87,5% walaupun masih ada 2 orang siswa atau 8,3% belum mencapai ketuntasan dalam pembelajaran maka akan diberikan remedial secara khusus sehingga semua siswa kelas VA ini mengalami ketuntasan dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran blended learning berbasis WA Grup dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga disarankan kepada guru untuk mempersiapkan metode pembelajaran yang tepat dalam setiap pembelajaran terutama metode pembelajaran serta media yang digunakan di sekolah sehingga mendukung terlaksanannya proses pembelajaran, menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPA MATERI ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN DARING MELALUI GRUP WHATSAPP SISWA KELAS VA SDN 001 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Suriati, Suriati
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): April 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i1.3558

Abstract

ABSTRAK Tujuan dilakukannya penelitian tindakan kelas ini (PTK) adalah untuk meningkatkan hasil belajar melalui pendekatan pembelajaran daring melalui Grup WhatsApp. Subjek penelitian ini yaitu hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran daring melalui Grup WhatsApp. Adapun kelas yang akan digunakan adalah kelas VA SD Negeri 001 Tarakan yang berjumlah 25 orang anak, yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 13 anak perempuan. Kelas VA dipilih karena peneliti menjadi guru kelasnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, tindakan dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan mengajar. Digunakan dua siklus supaya dapat diketahui dengan pasti peningkatan hasil belajar dalam memahami pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran daring melalui Grup WhatsApp. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan pendekatan pembelajaran daring melalui Grup WhatsApp, dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yang dibuktikan dengan hasil belajar di setiap aspek pengamatan, tindakan sehingga mengalami peningkatkan hasil belajar di setiap siklus dan setiap akhir pertemuan mengajar. Untuk hasil belajar pada siklus I menunjukan peningkatan 48,3% sedangkan pada siklus ke II meningkat menjadi 82,8% walaupun masih ada 2 orang siswa atau 6,9% belum mencapai ketuntasan dalam pembelajaran maka akan diberikan remedial secara khusus sehingga semua siswa kelas VA ini mengalami ketuntasan dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran daring melalui Grup WhatsApp dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga disarankan kepada guru untuk mempersiapkan pendekatan pembelajaran yang tepat dalam setiap pembelajaran terutama pendekatan pembelajaran serta media yang digunakan di sekolah sehingga mendukung terlaksanannya proses pembelajaran, menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN RPP DARING DALAM MASA PANDEMI COVID 19 DI SMK NEGERI 2 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Wariyanto, Eko Dani
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): April 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i1.3559

Abstract

ABSTRAK Tujuan dilakukannya penelitian tindakan sekolah ini (PTS) adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP Daring. Subjek penelitian ini yaitu kemampuan guru dalam menyusun RPP Daring selama kegiatan pembelajaran di masa pandemic covid 19. Adapun sekolah yang akan digunakan adalah SMK Negeri 2 Tarakan yang berjumlah 60 orang guru mata pelajaran. Sekolah ini dipilih karena peneliti menjadi kepala sekolahnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, tindakan dan dokumentasi. Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan supervisi. Digunakan dua siklus supaya dapat diketahui dengan pasti peningkatan kemampuan guru dalam memahami dan menyusun RPP Daring menggunakan supervisi pembelajaran guru semasa pandemic covid 19 di Kota Tarakan. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan supervisi terhadap persiapan dan penyusunan RPP Daring, dapat meningkatkan kemampuan guru, yang dibuktikan dengan hasil pengamatan di setiap aspek pengamatan, tindakan sehingga mengalami peningkatkan kemampuan guru di setiap siklus dan setiap akhir pertemuan supervisi. Untuk hasil pertemuan1 pada siklus I menunjukan peningkatan 20,0% dengan rata-rata hasil belajar 2,7 dengan kategori cukup sedangkan pada siklus ke II meningkat menjadi 83,3% dengan rata-rata hasil belajar 4,1 dengan kategori sangat mampu walaupun masih ada yang belum mampu mencapai kemampuan menyusun RPP Daring dalam kegiatan pembelajaran di masa pandemic covid 19 maka akan diberikan pembinaqn secara khusus sehingga semua guru mempunyai kemampuan menyusun RPP Daring dalam pembelajaran. Dengan demikian, persiapan dan kemampuan menyusun RPP Daring dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP Daring, sehingga disarankan kepada guru untuk mempersiapkan perangkat pembelajaran yang akan digunakan, metode pembelajaran yang tepat dalam setiap pembelajaran terutama metode pembelajaran serta media yang digunakan di sekolah sehingga mendukung terlaksanannya proses pembelajaran, menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Page 9 of 12 | Total Record : 120