cover
Contact Name
Muhammad Zainuddin Fathoni, ST., M.MT
Contact Email
zainuddin@umg.ac.id
Phone
+6281331707167
Journal Mail Official
matrik.ie@umg.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi
ISSN : 16935128     EISSN : 26218933     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Matrik Journal is published by Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering University of Muhammadiyah Gresik, twice a year in March and September. The purpose of this journal is to facilitate scientists, researchers and practitioners to publish original research articles or article reviews. The article essentially contains topics on Industrial Engineering, Management, and Production.
Articles 258 Documents
Perancangan Alat Pemotong Label untuk Meminimasi Gerakan Repetitive Pekerja di Industri Jago Jaya Shuttlecock Surakarta Sherlinta Immanuella Kaban; Rahmaniyah Dwi Astuti; Eko Pujiyanto
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i1.1527

Abstract

Industri Jago Jaya Shuttlecock merupakan salah satu industri shuttlecock di Surakarta. Proses produksi shuttlecock di industri ini masih menggunakan alat tradisional. Salah satu proses dari keseluruhan proses produksi mengandung beberapa gerakan repetitif yaitu pada proses pemotongan label. Selain itu, tingginya jumlah gerakan repetitif menyebabkan tingginya waktu proses pemotongan. Dikarenakan hal tersebut maka diperlukan adanya perancangan alat pemotong label yang bertujuan untuk mengurangi lamanya proses pemotongan dan gerakan repetitif yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan perhitungan waktu baku untuk menghitung waktu yang diperlukan pada proses pemotongan menggunakan alat saat ini, penilaian Assessment of Repetitive Tasks Tool untuk menilai faktor risiko yang menjadi fokus kebutuhan perancangan alat, serta analisis gerakan menggunakan peta tangan kiri dan tangan kanan. Berdasarkan penilaian Assessment of Repetitive Tasks Tool, faktor risiko pengulangan, pergerakan lengan, serta kecepatan kerja menunjukkan pada level risiko medium. Sedangkan faktor risiko tekanan, postur lengan, dan postur genggaman tangan menunjukkan pada level risiko tinggi. Peta tangan kiri dan tangan kanan menunjukkan adanya beberapa gerakan yang tidak efektif dan berulang pada proses pemotongan label. Perancangan alat pemotong label menggunakan metode NIDA (Need, Idea, Decision, and Action) menghasilkan alat pemotong label yang dapat memenuhi kebutuhan pada proses pemotongan label di Industri Jago Jaya Shuttlecock.
USULAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA MESIN HANGER SHOT BLAST KAZO DENGAN MENGGUNAKAN METODE AGE REPLACEMENT DI PT BARATA INDONESIA EDO ARDO AGUSTIAWAN; MUHAMMAD ZAINUDDIN FATHONI; DZAKIYAH WIDYANINGRUM
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i1.2715

Abstract

PT Barata Indonesia salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Engineering, Procurement & Construction, Manufacturing, dan Foundry. Dalam bidang pengecoran tentunya memiliki berbagai macam mesin dan peralatan untuk menunjang proses produksi agar berjalan lancar tapi terkadang mesin juga bisa mengalami kerusakan sehingga itu harus bisa segera diatasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan waktu optimal penjadwalan perawatan preventive maintenance dan menentukan biaya setelah penerapan preventive maintenance pada komponen kritis Mesin Hanger Shot Blast Kazo. Metode yang digunakan untuk menentukan waktu optimal penggantian dan juga biaya komponen mesin adalah metode Age Replacement. Usulan penentuan penjadwalan interval waktu penggantian komponen paling kritis komponen Impeller dengan menggunakan metode Age Replacement di PT Barata Indonesia diperoleh interval waktu penggantian yang paling optimal adalah 7 hari dengan tingkat keandalan komponen sebesar 79% sehingga terjadi 41 kali penggantian komponen dalam 1 periode pada bulan April 2019 – Maret 2020 dengan penghematan biaya sebesar Rp 1.045.237.557 dibandingkan dengan sebelum menggunakan penjadwalan dengan metode Age Replacement.
Analisa Daerah Haz Besi Hollow Terhadap Variasi Elektroda minto minto; Andhika Mayasari; Basuki Basuki
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i1.2295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kekerasan Brinell ( HRB ) pada daerah lasan mulai dari logam lasan ( weld metal ) sampai logam induk ( parent metal ) dan untuk mengetahui perbedaan kekerasan Brinell pada daerah HAZ sebelum dan sesudah dilas dengan menggunakan jenis variasi elektroda. Proses pelaksanaan pengelasan besi Hollow dilaksanakan di BLK Jombang, sementara untuk pengujian Brinel dilakukan di PT Tjokro Bersaudara Gresik Jl. Raya Veteran Km.01. No.126 Gresik. Eksperimen ini dilakukan pada besi Hollow dengan ukuran panjang keseluruhan 240 mm, tebal 1 mm dan lebar 25 mm dan membandingkan perbedaan antara nilai kekerasan Brinell ( HRB ) dengan menggunakan variasi elektroda jenis RD 260 dengan RD 460 pada pengelasan busur nyala listrik. Pengambilan data dilakukan pada specemen elektroda RD 260 dan RD 460 dengan 20 titik pengujian pada kemudian diambil rata-rata nilai kekerasannya.Berdasarkan Hasil Report Of Hardness Test dapat disimpulkan sebagai berikut : pada Titik Uji 4 adalah 104 HRB dengan jarak penetrasi daerah lasan dari sumbu las ( 20 mm ). terlihat adanya kenaikan kekerasan HRB secara drastis pada setiap specement. Perbedaan terbesar terjadi pada titik B sebesar 426,5 HRB. Daerah las ini mengalami kenaikan rata-rata nilai kekerasan sebesar 104 HRB .Sementara pada Titik Uji 6 adalah -12.5 HRB dengan jarak penetrasi daerah lasan dari sumbu las ( 30 mm ). terlihat adanya kenaikan kekerasan HRB paling rendah pada setiap specement. Perbedaan terbesar terjadi pada titik A sebesar 337,5 HRB. Daerah las ini mengalami penurunan rata-rata nilai kekerasan sebesar -12.5 HRB. Pada penelitian besi Hollow yang dilas dengan busur nyala listrik dengan arus 70 A diperoleh hasil bahwa pada daerah lasan mulai dari sumbu las ( 0 mm ) sampai pada jarak 50 mm terdapat perbedaan yang signifikan nilai kekerasan Brinell .
Perancangan dan Pengukuran Kinerja Supply Chain dengan Menggunakan Metode SCOR Erixson Rumahorbo; Wahyuda Wahyuda; Anggriani Profita
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i1.1177

Abstract

Pabrik Penggilingan Padi UD Sido Muncul merupakan salah satu industri bahan pangan beras siap konsumsi yang proses penggilingan padinya tidak terlepas dari kinerja supply chain. Kinerja supply chain harus dioptimalkan agar meningkatkan daya saing pabrik dengan pabrik penggilingan padi lainnya sekaligus menaikkan pendapatan pabrik. Oleh sebab itu perlu dilakukan perancangan Key Performance Indikator (KPI) pabrik kemudian dilakukan pengukuran kinerja supply chain-nya. Perancangan dilakukan dengan menggunakan metode SCOR versi 10.0 sesuai 5 proses utama yaitu plan, source, make, deliver, dan return, untuk pengukuran dilakukan pembobotan terlebih dahulu terhadap setiap kriteria, variabel, dan KPI menggunakan AHP, setelah itu dilakukan uji konsistensi, pembobotan global, lalu menyamakan parameter nilai aktual setiap KPI dengan normalisasi Snorm De Boer, mengidentifikasi kinerja yang tergolong sangat baik, cukup, dan buruk dengan Traffic Light System (TLS), kemudian dilakukan pengukuran nilai akhir kinerja supply chain dengan mengalikan bobot global dengan nilai Snorm masing-masing KPI. Hasil dari perancangan didapatkan 27 KPI dengan 13 variabel. Berdasarkan rancangan tersebut dilakukan pengukuran kinerja supply chain sehingga didapatkan 12 KPI tergolong sangat baik, 11 KPI tergolong cukup, 4 KPI tergolong buruk dan kinerja sebesar 72,839 yang tergolong ke dalam Good Performance. Untuk mengoptimalkan kinerja dan meningkatkan pendapatan, perlu dilakukan perbaikan terhadap 4 kinerja buruk tersebut.
Dampak Penerapan Rantai Pasokan Berkelanjutan Terhadap Keunggulan Kompetitif Pada UMKM Konveksi di Desa Nogotirto Maisaroh Maisaroh
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i1.2382

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, untuk menganalisis penerapan manajemen rantai pasokan berkelanjutan, dan dampaknya terhadap pencapaian keunggulan kompetitif industri konveksi di Dusun Mlangi Sawahan Nogotirto. Dengan menggunakan responden para pelaku yang terlibat dalam manajemen rantai pasokan industri konveksi di Desa Sawahan Nogotirto, peneliti mencoba menganalisis bagaimana pola dan penerapan manajemen rantai pasokan berkelanjutan serta dampaknya terhadap pencapaian keunggulan kompetitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola manajemen rantai pasokan yang terbangun pada industri konveksi di Mlangi Sawahan Nogotirto melibatkan supplier utama, supplier perantara, industri konveksi, pedagang besar dan eceran, dan onsumen akhir. Dalam prakteknya, manajemen rantai pasokan juga sudah terintegrasi, baik secara aliran produk, aliran dana, maupun aliran informasinya, dari hulu ke hilir. Industri konveksi di Nogotirto juga sudah menerapkan manajemen rantai pasokan berkelanjutan serta berdampak positif terhadap keunggulan kompetitif, Industri konveksi di Nogotirto saat ini market leader produk di beberapa lokasi pemasaran, dan kualitas produk yang lebih baik dibanding kualitas produk konveksi dari wilayah lain. Disamping itu juga delivery dependability tercapai karena kedekatan lokasi industri dengan supplier perantara dan dengan pedagang besar/eceran.
Perencanaan Produksi Dengan Metode Goal Programming Pada UKM XYZ Dimas Krissyda; Teguh Oktiarso
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i1.1577

Abstract

UKM XYZ merupakan produsen empat belas jenis sambungan pipa dan satu jenis karet paku. Perusahaan mengalami kondisi overstock dan out-of-stock secara terus menerus karena perencanaan produksi yang kurang sesuai. Diusulkan sebuah rencana produksi menggunakan metode goal programming untuk memenuhi tujuan perusahaan yaitu memenuhi permintaan dan minimasi stok. Data permintaan historis akan digunakan sebagai data masukan pada model dan diolah dengan tiga metode peramalan deret waktu. Program LINGO 16.0 akan digunakan untuk perhitungan model rencana produksi. Hasil model pertama tidak dapat memenuhi permintaan dan memiliki nilai pengendapan stok produk rata-rata Rp 498.125,00 lebih banyak dari rencana UKM XYZ, maka diusulkan dua model perbaikan. Model kedua akan menggunakan pembobotan kuadrat dan model ketiga akan menggunakan variabel pemenuhan permintaan pada dua periode di masa depan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kedua model dapat memenuhi permintaan. Nilai pengendapan produk rata-rata dengan model kedua adalah Rp 678.333,00 lebih sedikit dari rencana UKM XYZ, sedangkan nilai pengendapan produk rata-rata model ketiga adalah Rp 303.542,00 lebih sedikit dari rencana UKM XYZ. Kedua model dapat memenuhi tujuan perusahaan dengan model kedua sebagai usulan terbaik
Penyisihan Kadar Fe dan Cl Menggunakan Carbon Teraktivasi di Desa Kemudi Gresik Zainal Mustakim; Choirul Anam
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i1.2998

Abstract

Keberadaan air bersih merupakan salah satu unsur penting yang yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan. Tingginya kadar Fe dan Cl di Desa Kemudi disebabkan karena letaknya yang berdekatan dengan pesisir pantai sehingga masyarakat di daerah ini kesulitan mendapatkan akses air bersih. Tujuan penelitian ini adalah menentukan efektivitas penyisihan kadar Fe dan Cl menggunakan adsorben carbon teraktivasi dan carbon non aktivasi di Desa Kemudi Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode adsorpsi menggunakan carbon teraktivasi. Carbon teraktivasi memiliki kemampuan yang baik dalam menjerap Fe yaitu sebesar 90,07% pada suhu 30oC. Penjerapan Cl belum maksimal menggunakan carbon teraktivasi yaitu sebesar 14,73% pada suhu 50oC.
Pengendalian Kualitas Produk Roti dengan Pendekatan Six Sigma Moh Ririn Rosyidi; Nailul Izzah
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i1.1875

Abstract

Perindustrian yang semakin tahun semakin maju membuat persaingan antar perusahaan semakin ketat, perusahaan pula berlomba-lomba memberi performansi terbaiknya. PT. Baasithu Boga Services adalah dalam pembuatan roti tersebut dilakukan suatu proses pencampuran bahan baku, pengadukan bahanbaku sampai membentuk adonan bulat, Proses pembulatan adona di diamkan selama 30 menit agar adonan mengembang, proses Pembentukan adonan, dan yang terakhir proses pemanggangan, proses yang dilakukan tersebut rentan mengalami defect (cacat). Pengumpulan data cacat sebanyak 190 roti dengan total produksi 1.080 roti dengan rata-rata kecacatan 6,3 roti, maka diperlukan penelitian yang mendalam dengan menggunakan metode Six Sigma yang akan mampu mengendalikan cacat produk roti, untuk mengetahui kecacatan produk dengan nilai Sigma dan melakukan perbaikan cacat produk. Dari hasil pembahsan tingkat sigma 3.23 dengan kemungkinan kerusakan sebasar 1,319,444.44 untuk satu juta produksi (DPMO) dengan jumlah produksi pada bulan Maret 2020- April 2020 adalah sebesar 1.080 eksemplar dengan jumlah produk cacat yang terjadi dalam produksi sebesar 190 eksemplar. Usulan perbaikan, cacat gosong mengunakan usulan perbaikan dengan pengawasan untuk mengentahui lama waktu pengovenan, cacat mengelembung mengunakan usulan perbaikan dengan pengawasan untuk mengentahui lama waktu fermentasi, cacat penyok mengunakan usulan perbaikan dengan memperbaiki cetakan 1 minggu sekali atau mengganti alat cetak yang tidak layak, cacat ukuran tidak usulan perbaika dengan Memberi wawasan pada karwayawan pada saat proses percetakan.
MODEL KUANTITATIF OPTIMASI ENERGI ALTERNATIF BAHAN BAKAR MINYAK Rusli Yusuf; Bambang Sutejo
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i2.3129

Abstract

Penelitian “Model kuantitatif Optimasi Sumber Energi Alternatif Bahan Bakar Minyak (BBM)”, dengan menggunakan metode pendekatan goal programing akan dihasilkan model matetatik yang komperhensif untuk penentuan kibijakan dalam bidang energi alternatif selain bahan bakar minyak. Hasil Penelitian ini yaitu model analisis sensitifitas dan model optimasi energi altenatif BBM. Model yang dikembangkan adalah goal programming untuk optimasi energi alternatif BBM. Implementasi model dilakukan terhadap energi alternatif BBM diantaranya batubara, gas alam dan hidro, Dan hasil perhitungan dengan Expert Choice Version 9.0 diperoleh tipe energi alternatif batubara dengan bobot prioritas relatif 36.8 % pada overall consistency index 0.04 atau 4%. Implementasi model optimasi dilakukan terhadap rencana tipe energi alternative bahan bakar minyak dengan perhitungan dengan menggunakan program Quantitative System 3.0 yang diperoleh batubara = 9.809274, gas = 0.8409028, hidro = 0, Minimal objective = 18.69225
Peningkatan Kualitas Pelayanan Sekolah Menengah Atas (SMA) Sejahtera Surabaya Dengan Pendekatan Service Quality (SERVQUAL) Dan Quality Function Deployment (QFD) Yanuar Pandu Negoro; Fitria Dama Yanti; Fladisha Aminatus Sholikah
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 22 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v22i2.3501

Abstract

Pendidikan adalah sebuah proses yang memiliki peranan penting dalam pembangunan dan perkembangan sebuah bangsa karena pendidikan adalah sector yang berkaitan erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dari sebuah bangsa. Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sejahtera Surabaya merupakan salah satu sekolah swasta yang terletak di Surabaya Barat, SMA Sejahtera sudah berdiri sejak tahun 1961, sedangkan SMK Sejahtera Surabaya baru berdiri pada tahun 1994, dengan kompetensi keahlian pada bidang Akuntansi & Keuangan Lembaga dan Teknik Komputer & Jaringan. Kedua sekolah tersebut sudah cukup dikenal di daerah Surabaya Barat berkat keberadaan fasilitas sekolah yang baik maupun segudang prestasi dan lulusan yang dihasilkan, namun demikian dalam kurun waktu 7 tahun terakhir SMA Sejahtera Surabaya cenderung mengalami penurunan jumlah siswa baru. Penelitian dilakukan di SMA dam SMK Sejahtera Surabaya dengan mengintegrasikan dua metode, yaitu Servqual dan QFD. Servqual mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kualitas pelayanan, sedangakan untuk QFD menerjemahkan keinginan konsumen, dalam hal ini adalah siswa, menjadi respon teknis yang dapat dilakukan oleh pihak manajemen sekolah Berdasarkan hasil penelitian kualitas jasa pelayanan SMA dan SMK Sejahtera Surabaya dapat diketahui bahwa atribut yang mempunyai tingkat kepentingan tertinggi pertama adalah kantin yang bersih dan nyaman. Sedangkan atribut dengan tingkat kepentingan tertinggi kedua adalah memiliki fasilitas akses internet, dan kepentingan tertinggi ketiga adalah kemudahan mendapatkan akses fasilitas sekolah.