cover
Contact Name
Muhammad Zainuddin Fathoni, ST., M.MT
Contact Email
zainuddin@umg.ac.id
Phone
+6281331707167
Journal Mail Official
matrik.ie@umg.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi
ISSN : 16935128     EISSN : 26218933     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Matrik Journal is published by Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering University of Muhammadiyah Gresik, twice a year in March and September. The purpose of this journal is to facilitate scientists, researchers and practitioners to publish original research articles or article reviews. The article essentially contains topics on Industrial Engineering, Management, and Production.
Articles 258 Documents
Perancangan Desain Mesin Produksi Otak-Otak Bandeng Dengan Metode Quality Function Deployment MUHAROM MUHAROM; ASTRIA HINDRATMO
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i1.1407

Abstract

Jumlah UKM di Indonesia semakin tahun mengalami perkembangan, akan tetapi banyak UKM memiliki beberapa permasalahan yaitu sulitnya meningkatkan jumlah produksi yang dikarenakan banyak UKM belum menerapkan teknologi tepat guna (TTG). Hal tersebut mengakibatkan waktu produksi cukup lama dan biaya produksi menjadi mahal. UKM otak-otak Bandeng di daerah Gresik saat ini sebagian besar masih memproduksi otak-otak Bandeng secara manual dengan menggunakan peralatan sederhana sehingga kurang efisien dikarenakan waktu produksi yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang desain mesin penghancur daging bandeng sesuai keinginan UKM otak-otak Bandeng dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Data didapatkan dari kuesioner yang meliputi atribut spesifikasi mesin yang diinginkan oleh UKM berdasarkan nilai tingkat kepetingan tiap atribut dari mesin. Pengolahan data menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan software SPSS. Selain itu pengolahan dengan metode QFD yang dihitung berdasarkan tabel House Of Quality (HOQ). Hasil pengolahan didapatkan 10 atribut mesin otak-otak Bandeng yang sesuai kebutuhan UKM dan 9 atribut respon teknis yang dijadikan dasar untuk merancang desain mesin. Dari 10 atribut mesin yang sesuai kebutuhan pembeli tersebut didapatkan prioritas pertama atribut dari nilai contibution terbesar yaitu atribut tahan lama dengan nilai contibution sebesar 1,38 dan prioritas terakhir yaitu pada atribut kapasitas produksi meningkat dengan nilai 0,32.
Analisis Strategi Mitigasi Risiko Pada Usaha Pembuatan Roti Annisa Fitri Koespratiwi; Deasy Kartika Rahayu; H. Dharma Widada
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i2.1483

Abstract

Cahaya Nikmah Bakery merupakan salah satu produsen roti di Samarinda. Dalam kegiatan produksinya CN Bakery tidak terlepas dari kendala atau risiko yang terjadi. Dalam menanggulangi hal tersebut maka diperlukan manajemen risiko untuk membantu mengidentifikasi dan mengelola risiko. Metode yang digunakan merupakan kombinasi antara metode Analytic Network Process (ANP) dan Weighted Failure Mode and Effect Analysis (WFMEA). Berdasarkan hasil identifikasi risiko, didapatkan 20 kejadian risiko yang berasal dari 5 faktor risiko yaitu 5 risiko dari penyediaan bahan baku, 6 risiko dari produksi, 3 risiko dari pengemasan, 3 risiko dari pengiriman, dan 3 risiko dari pengembalian. Berdasarkan pengolahan data menggunakan ANP, didapatkan bobot yaitu faktor penyediaan bahan baku sebesar 0,26817, faktor pengiriman sebesar 0,26665, faktor produksi sebesar 0,21705, faktor pengemasan 0,20023 dan faktor pengembalian sebesar 0,0479. Kemudian, berdasarkan pengolahan data menggunakan WFMEA didapatkan nilai WRPN tertinggi yaitu pada faktor risiko penyediaan bahan baku dan faktor risiko produksi sehingga perlu dimitigasi. Kemudian, didapatkan strategi mitigasi yaitu pengawasan kualitas bahan baku, perbaikan teknik penyimpanan, penambahan alat pendeteksi dan pengontrol suhu dan kelembaban pada ruangan, menjaga kualitas produk, menjalin kemitraan, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, melakukan pemeliharaan mesin secara berkala, penggunaan mesin pengganti pembangkit listrik, dan melakukan penyediaan spare part mesin.
Perancangan Alat Penyaring Bubur Kedelai dan Alat Press Bubur Kedelai Ergonomis Pada Industri Tahu Muhammad Rafi Wardana; Lina Dianati Fathimahhayati; Theresia Amelia Pawitra
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i1.1323

Abstract

ABSTRAK Pabrik Tahu Pak Kasimin merupakan salah satu industri tahu yang memproduksi tahu mentah dan tahu goreng. Pabrik yang berlokasi di Kelurahan Selili Kota Samarinda ini telah beroperasi sejak tahun 30 lalu dengan target produksi perharinya yaitu 150 kg tahu. Target produksi yang cukup besar ini menimbulkan berbagai keluhan oleh pekerjanya, salah satunya yaitu keluhan musculoskeletal disorders pada stasiun kerja penyaringan bubur kedelai. Hasil observasi dan wawancara oleh 2 pekerja pada stasiun kerja penyaringan bubur kedelai menunjukkan bahwa pekerja mengeluhkan sakit pada lengan atas kiri, lengan atas kanan, punggung dan pinggang, sedangkan hasil identifikasi musculoskeletal disorders menggunakan Nordic Body Map didapatkan skor sebesar 59 pada pekerja bernama Sandi dan skor sebesar 56 pada pekerja bernama Alfin. Berdasarkan hal tersebut, pekerja pada stasiun kerja penyaringan bubur kedelai membutuhkan alat yang ergonomis agar dapat menanggulangi risiko postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan alat penyaring bubur kedelai dan alat press bubur kedelai yang sesuai dengan ukuran antropometri pekerja dengan menggunakan mekanisme kerja yaitu memutar tuas sebagai solusi dalam menanggulangi postur kerja tidak ergonomis. Rancangan alat penyaring bubur kedelai dan alat press bubur kedelai nantinya berupa desain yang dibuat dengan menggunakan software CATIA V5.
Penjadwalan Sopir Pengangkutan Sampah Dalam Meminimalkan Ketidakmerataan Jam Kerja Di Kota Cimahi Dengan Greedy Algorithm Erna Mulyati; Ekra Sanggala
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i2.1944

Abstract

Sampah meruapakan masalah sosial pada lingkungan masyarakat terutama pada daerah padat penduduk. Masalah yang berkaitan denagn pendistribusian sampah diantaranya adalah pengambilan keputusan mengenai rute pengangkutan sampah, biaya jadwal pengangkutan sampah termasuk didalamnya jadwal sopirnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengatur sistem pemerataan jadwal sopir dalam pengangkutan sampah dengan menggunakan greedy algorithm untuk meminimalkan ketidakmerataan jam kerja sopir pengangkut sampah. Penelitian ini dilakukan dengan melalui empat tahapan, tahap pertama adalah pengumpulan data dan informasi terkait greedy algorithm, rute dan penjadwalan pengangkutan sampah. Tahap kedua adalah pengolahan data terkait jarak, rute, dan penentuan jadwal sopir dengan menggunakan Greedy Algorithm. Tahap ketiga adalah langkah-langkah Greedy Algorithm untuk melakukan optimalisasi pada penentuan jadwal sopir pengangkutan sampah. Hasil dari penelitian ini adalah greedy algorithm dapat dijadikan alternatif penyelesaian masalah penjadwalan sopi dalam pengangkutan sampah, karena mudah digunakan, komputasi cepat, dan memberikan hasil yang baik. Pada penelitian ini, terlihat bahwa jika menggunakan jadwal sebelumnya terjadi kesenjangan sebesar 1598 km, sedangkan setelah dilakukan penjadwalan ulang dengan menggunakan Greedy Algorithm terjadi kesenjangan sebesar 63 km. Tentunya ini menunjukkan terjadi penurunan kesenjangan yang cukup signifikan yaitu sebesar 1535 km atau sebesar 96%. Penggunaan metode metaheuristik pada kasus penjadwalan sopir dapat menjadi penelitian selanjutnya dan diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih baik.
POTENSI LOKAL PENGEMBANGAN BISNIS DESA SAAT PANDEMI TENGAH MELANDA NEGERI Vembri Aulia Rahmi; Muhammad Zainuddin Fathoni; Hadi Ismanto
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i1.1614

Abstract

Pandemi yang menimpa hampir seluruh dunia tidak saja menimbulkan isu kesehatan dan lingkungan, tetapi lebih berdampak adalah mengena pada isu ekonomi, di mana nantinya jika tidak segera diselesaikan justru berakibat keterpurukan bagi negeri. Penelitian ini mencoba menggali potensi lokal desa yang bisa dikembangkan untuk menopang kesejahteraan ekonomi melalui bisnis dan wirausaha desa pada situasi masyarakat sedang berperang melawan wabah Covid’19. Lokasi penelitian di Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, , tepatnya pengumpulan data diperoleh pada BUMDes “Podho Joyo” sebagai lembaga sosial ekonomi yang menaungi sebagian besar aktivitas perekonomian masyarakat lokal setempat. Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk lebih memahami keadaan sebenarnya di lapangan. Wawancara dan kuesioner digunakan sebagai media untuk mengetahui kebenaran atas pengumpulan data primer dan sekunder yang diperoleh peneliti. Hasil pengumpulan informasi di lapangan menyatakan bahwa potensi perdagangan mengalami kondisi penurunan, akan tetapi kesejahteraan masyarakat masih berada di tingkat kestabilan ekonomi, karena potensi pertanian sebagai mata pencaharian pokok masyarakat desa tetap berjalan normal.
Perancangan RCM (Reliability Centered Maintenance) Untuk Mengurangi Downtime Mesin Pembuat Botol (Studi Kasus PT IGLAS (Persero), Gresik) Hidayat Hidayat; Moh. Jufriyanto; Akhmad Wasiur Rizqi
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i2.2038

Abstract

PT IGLAS adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang pembuatan gelas kemas khususnya botol. Dalam usaha untuk dapat terus menggunakan fasilitas produksi agar kontinuitas produksi dapat terjamin, maka direncanakanlah kegiatan perawatan yang dapat menunjang keandalan suatu mesin atau fasilitas produksi. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka penelitian ini mencoba untuk mengusulkan sistem perawatan pada mesin pembuat botol dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, komponen yang mengalami kegagalan berdasarkan nilai RPN adalah komponen cetakan dengan nilai 160. Nilai tersebut digunakan untuk menentukan pemilihan tindakan yang akan dilakukan pada komponen kritis tersebut. Pemilihan tindakan yang dilakukan adalah dengan cara conditional directed dikarenakan komponen tersebut akan berfungsi jika dilakukan penggantian komponen atau perbaikan. Biaya perbaikan dan perawatan yang didapat dalam perhitungan UEC dapat diketahui biaya pada komponen cetakan sebesar Rp 1.746.090,94 per hari yang dilakukan pada hari ke-23. Biaya tersebut merupakan biaya minimum yang dilakukan berdasarkan perhitungan biaya harapan.
Perlunya Pengembangan Pengukuran Kinerja Sustainable Service Supply Chain di Provinsi Jawa Timur Eko Budi Leksono
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i1.1458

Abstract

Industri jasa menyerap tenaga kerja dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Sektor jasa di Jawa Timur yang mempunyai kontribusi tinggi dalam PDRB 2019: pariwisata, akomodasi dan makanan minuman; jasa perusahaan serta kesehatan dan sosial. Implementasi supply chain (SC) dan pengukuran kinerja diyakini dapat digunakan untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan industri jasa. Industri jasa yang menerapkan SC dituntut stakeholder untuk berpihak pada masyarakat dan kelestarian lingkungan. Pada sisi lain, sektor jasa dipengaruhi oleh karakter intangibility dalam operasionalnya. Dari fenomena ini, konsep pengukuran kinerja sustainable service SC (SSSC) yang yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan serta karakter intangibility secara simultan dapat diimplementasikan guna menjaga eksistensi dan kontribusi sektor jasa di Jawa Timur. Perancangan kerangka kerja konseptual untuk pengukuran kinerja SSSC di Provinsi Jawa Timur dapat mengadopsi model pengukuran kinerja BSC yang diintegrasikan dengan DEMATEL, dimana BSC digunakan sebagai model utama dalam mengukur kinerja, sedangkan DEMATEL merancang peta strategi dalam BSC. Dari kajian literatur diketahui bahwa finansial, pelanggan, operasional, informasi serta inovasi dan pembelajaran merupakan perspektif kinerja yang sering digunakan dalam pengukuran kinerja service SC sehingga dapat diadopsi. Perspektif informasi dan perspektif inovasi dan pembelajaran merupakan perspektif yang dapat menaungi indikator kinerja yang bersifat intangibility yang berorientasi pada sumberdaya manusia. Indikator aspek lingkungan yang dapat diadopsi: konsumsi energy dan air, pengelolaan limbah, konservasi alam, emisi CO2, konsep reduce, reuse dan recycle, green service dan material ramah lingkungan. Perspektif inovasi dan pertumbuhan merupakan perspektif yang paling berpengaruh karena mempengaruhi capaian kinerja dari semua perspektif. Sedangkan perspektif pelanggan merupakan perspektif terpenting karena semua perspekktif diarahkan untuk perspektif pelanggan
IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE SEBAGAI PENUNJANG PRODUKTIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (studi kasus PT. Metta Boga) antoni yohanes; Firman Ardiansyah Ekoanindiyo
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i2.1973

Abstract

Salah satu faktor yang harus diperhatikan untuk mempertahankan kualitas produk adalah perawatan mesin (maintenance). Berkaitan dengan hal tersebut, maka pihak pihak terkait harus mampu menemukan sistem perawatan yang baik sehingga dapat meminimasi jumlah breakdown mesin dan biaya perbaikan atau perawatan. Dalam proses produksi Tic-Tac, mesin yang sering mengalami jumlah downtime besar adalah continue frying. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi maintenance dari divisi Tic-Tac dan bagaimana tingkat efektivitas serta rekomendasi yang tepat untuk meningkatkan produksivitas tersebut. Metode yang digunakan adalah overall equpment effectiveness dengan six big losses. Setelah dilakukan penelitian, diperoleh hasil nilai rata-rata overall equipment effectiveness sebesar 97,69%. Hasil tersebut sudah melebihi standart OEE yaitu ³85%. Faktor yang mempengaruhi six big losses adalah breakdown losses yaitu sebesar 85,72% dari jumlah time losses yang terjadi. Faktor-faktor yang mempengaruhi breakdown losses antara lain faktor mesin, lingkungan, metode, manusia. Dari faktor tersebut faktor mesin serta metode yang paling dominan. Untuk mengurangi hal tersebut, maka perlu adanya autonomous maintenance yang diberikan kepada operator, melakukan pelatihan bagi teknisi maintenance dengan adanya pengontrolan kemajuan ketrampilan dan kemampuan. Pengontrolan dan pengawasan operator tentang kebersihan mesin. Kata kunci: perawatan, overall equipment effectiveness, six big losses
Restrukturisasi mutu air bersih dengan teknologi tepat guna ramah lingkungan Moh. Dian Kurniawan
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i1.1602

Abstract

Penyediaan prasarana air bersih, termasuk dalam komponen Program Pembangunan Prasarana Kota Terpadu (P3KT) yang menjadi tanggung jawab Departemen Pekerjaan Umum (saat ini kementrian). Pengelolaan penyediaan air bersih dilakukan melalui kegiatan pengambilan bahan baku air, pengolahan air dan penyaluran air bersih ke pelanggan dalam hal ini warga kabupaten Gresik, namun realitanya tidak semua warga mendapatkan dan menikmati air bersih yang berada di masing-masing desa. Sehingga melalui penelitian dengan melakukan restrukturisasi air bersih menggunakan alat teknologi tepat guna yang ramah lingkungan diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Terdapat 3 daerah yang menjadi sasaran obyek penelitian antara lain desa cerme, desa duduk sampeyan dan desa manyar yang berada di wilayah kabupaten Gresik, dikawasan tersebut banyaknya keluhan warga akan air bersih. Tidak sedikit warga harus membeli air bersih dari tempat lain yang didistribusikan melalui mobil tanki air bersih, tentu ini akan menjadi beban warga dari sisi biaya pembelian air bersih dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
KOMODITAS UNGGULAN KLUSTER AGROINDUSTRI PERKEBUNAN DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Hendrixon Hatta; Udisubakti Ciptomulyono
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 21 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v21i1.1053

Abstract

The government in an effort to increase global competitiveness makes a plan through the RPJPN document (2005-2025) which implies a gradual transformation to develop a competitive economy in accordance with regional competencies and excellence. Thus, the challenges faced are efforts to increase competitiveness through the development and implementation of innovation systems (innovation driven economy). The national innovation system (SINAS) consists of the support of a number of regional innovation systems (SIDa) so that industrial clusters are formed based on the thematic superior regions. South Sumatra Province in the process of determining the plantation industry cluster based on regional superior commodities is based on the results of deliberations by the regional government without the support of an educational approach undertaken in the determination of the thematic superior. The determination of this industrial cluster can be used as a direction for regional development that can facilitate regional innovation actors in taking strategic policy steps in advancing the region. So this research aims to determine the regional superior commodities and products that are carried out with the academic draft approach to have acceptable and operational characteristics. In this study the determination of regional superior commodities and products is carried out with a scientific approach using the LQ, Integration DEMATEL and ANP methods. The results of this study are coffee (4.54), rubber (4.49) and oil palm (4.45) priority commodity-based priority products that have a good industrial value chain to be developed by innovation actors in formulating policies and programs for support the regional superior products in order to have national and global competitiveness.