cover
Contact Name
Ns. Imelda Feneranda Seravia Tambi, M.Kep
Contact Email
imeldatambi90@stikesdirgahayusamarinda.ac.id
Phone
+6281350117017
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl.Pasundan No. 21, Samarinda, Kalimantan TImur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK)
ISSN : -     EISSN : 27152707     DOI : -
Core Subject :
JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda, which is published twice a year in October and April that contains scientific articles on community service in the fields of health, social, politics, administration, public policy, law, engineering, education, economics, counseling, psychology, agriculture, forestry, religion, communication and informatics. Articles are written in Bahasa Indonesia and English.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2022): April" : 5 Documents clear
Manajemen emosi sebagai bentuk upaya promosi kesehatan jiwa pada remaja susanti niman; Tina Shinta Parulian Siahaan
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 3 No 2 (2022): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v3i2.208

Abstract

Promosi kesehatan jiwa merupakan upaya untuk mempertahankan kesehatan jiwa. Remaja menjadi sasaran promosi kesehatan jiwa mengingat tingginya prevalensi masalah kesehatan jiwa di usia ini. Bentuk promosi kesehatan jiwa yang dapat dilakukan pada remaja adalah manajemen emosi. Manajemen emosi penting bagi remaja sebab masa ini adalah masa pencarian identitas diri, selain itu masalah emosi dapat beresiko meningkatkan masalah kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengelola emosi serta mencegah munculnya masalah gangguan emosi. Kegiatan dilakukan secara online melalui media zoom. Metode yang digunakan berupa pemberian edukasi kesehatan jiwa melalui ceramah, memberikan leaflet tentang cara mengelola emosi, diskusi serta tanya jawab diakhir kegiatan. Peserta juga mengisi pretest dan posttest. Jumlah peserta 40 orang remaja (12.5% laki-laki dan 87.5% perempuan), usia antara 15 – 21 tahun dengan pendidikan 75% adalah mahasiswa. Hasil dari kegiatan terjadi perubahan yang signifikan dari pengetahuan, dimana sebelumnya diberikan edukasi mean 35.75 dan setelah diberikan menjadi mean 81.00. Remaja harus mengenali penyebab perubahan emosi yang dialami, tidak membiarkan status emosi negatif menetap pada dirinya, melakukan usaha untuk mengatasi emosi negatif dengan cara yang efektif serta mempertahankan emosi yang positif.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG HIPERTENSI MELALUI METODE PENYULUHAN Strahmawati Hamzah; Sitti Nurul Hikma Saleh; Hamzah B
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 3 No 2 (2022): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v3i2.234

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat khususnya yang diakibatkan oleh penyakit tidak menular sampai saat ini masih menjadi perhatian pemerintah. Kesadaran masyarakat tentang petingnya kesehatan masih cenderung tidak merata disetiap daerah termasuk masalah hipertensi yang masih dominan dimasyarakat. Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah hipertensi adalah dengan meningkatkan pengetahuan melalui penyuluhan kesehatan. Mitra pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat kelurahan Mogolaing. Studi pendahuluan menunjukkan masalah hipertensi masih menjadi masalah dominan dimasyarakat dan tingkat pengetahuan masyarakat tentang hipertensi masih rendah. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi melalui penyuluhan kesehatan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat dengan media leaflet. Tahapan kegiatan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah 20 orang yang masuk kelompok rentan penyakit hipertensi. Hasil penyuluhan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan peserta tentang hipertensi dengan perbedaan rata-rata skor pengetahuan pada saat pre-test dan post-test adalah 5,67. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi setelah diberikan penyuluhan kesehatan menunjukkan masyarakat telah berupaya untuk berperilaku positif. Perilaku positif masyarakat tentang hipertensi dapat timbul karena adanya kesesuaian reaksi atau respon terhadap stimulus yang diberikan. Peran aktif kader sangat penting untuk memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat secara rutin, dan bersama-sama dengan masyarakat menyebarluaskan informasi tentang hipertensi sebagai keberlanjutan dari program.
“OPTIMALISASI KESEHATAN ANAK DI MASA PANDEMI COVID-19” Elfina Natalia; Maria Floriana Ping
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 3 No 2 (2022): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v3i2.237

Abstract

Masa anak-anak merupakan masa yang penting dalam kehidupan manusia. Pada masa ini mulai tumbuh rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sesuatu hal, baik yang dilihat maupun yang didengar. Untuk itu, keberadaan anak Indonesia perlu mendapat perhatian khusus baik dari keluarga, pemerintah, swasta maupun masyarakat umum. Pemenuhan hak-hak anak menjadi suatu hal yang mutlak agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga menghasilkan generasi penerus yang berkualitas. Pada tahun 2030, pemerintah berkomitmen mencapai target Sustainable Development Goals atau SDG’s khususnya terkait pembangunan anak. Bermacam strategi di tingkat nasional maupun daerah telah disusun untuk mencapai target yang sudah ditentukan. Target yang ingin dicapai salah satunya adalah menciptakan lingkungan yang ramah terhadap anak; memenuhi kebutuhan pendidikan anak khususnya pendidikan di usia dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan akselerasi tercapainya berbagai macam target yang ada dalam SDG’s, utamanya yang responsif anak, melalui kegiatan “pelatihan stimulasi perkembangan psikososial, motorik kasar, motorik halus, dan bahasa serta kognitif pada anak”. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindakan preventif dan promotif pada Kesehatan anak khususnya tumbuh kembang pada balita yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pasundan khususnya pada Posyandu Tanjung
PENYULUHAN PADA PASANGAN USIA SUBUR TERHADAP PERSEPSI ALAT KONTRASEPSI DIPAROKI KATEDRAL SANTA MARIA PENOLONG ABADI SAMARINDA Endang Wiwiek Purnamawati
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 3 No 2 (2022): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v3i2.238

Abstract

ABSTRAK Keluarga berkualitas adalah keluarga yang dibentuk berdasarkan perkawinan yang sah dan bercirikan sejahtera, sehat, maju, mandiri, memiliki jumlah anak yang ideal, berwawasan kedepan, bertanggung jawab, harmonis dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk bisa mewujudkan keluarga yang berkualitas mereka akan merasa perlu memakai alat KB. Untuk menolong mereka supaya bisa memilih alat KB yang cocok, maka mereka perlu diberikan konseling KB. Maksud dari kontrasepsi adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur yang matang dengan sel sperma.Tujuan KB adalah membentuk keluarga bahagia dan sejahtera sesuai dengan keadaan social ekonomi suatu keluarga dengan cara pengaturan kelahiran anak, pendewasaan usia perkawinan, peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga yang bahagia dan kekal. Untuk itu suami isteri perlu saling membantu dan melengkapi, agar masing-masing dapat mengembangkan kepribadiannya, membantu dan mencapai kesejahteraan spiritual dan material. ABSTRACT A quality family is a family that is formed based on a legal marriage and is characterized by being prosperous, healthy, advanced, independent, having the ideal number of children, being forward-looking, responsible, harmonious and devoted to God Almighty. To be able to create a quality family they will feel the need to use family planning tools. To help them choose the right family planning tool, they need to be given family planning counseling. The purpose of contraception is to avoid/prevent pregnancy as a result of a meeting between a mature egg cell and a sperm cell. family to meet their basic needs. The purpose of marriage is to form a happy and eternal family. For that husband and wife need to help and complement each other, so that each can develop his personality, help and achieve spiritual and material well-being.
PEMBERDAYAAN KADER BINA KELUARGA BALITA (BKB) DALAM MANAJEMEN DAN IDENTIFIKASI TUMBUH KEMBANG DI DESA DANGIN PURI KAJA DENPASAR Silvia Ni Nyoman Sintari; Anak Agung Sri Sanjiwani; Hendro Wahyudi; Anak Agung Ayu Eka Cahyani
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 3 No 2 (2022): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v3i2.239

Abstract

Stunting di Indonesia menjadi masalah gizi utama sebab berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG). Anak yang mengalami stunting menghadapi hambatan belajar di sekolah, berpenghasilan lebih rendah ketika dewasa dan cenderung mewariskan siklus kemiskinan antar generasi. Kepedulian pemerintah terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak salah satunya melalui Program Bina Keluarga Balita (BKB). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader dalam manajemen BKB dan identifikasi tumbuh kembang. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah atau penyuluhan. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada tanggal 28 Desember 2021di Kantor Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara dengan sasaran Kader BKB di 8 Banjar. Materi yang diberikan meliputi 1) Pengertian stunting, mengenal tanda dan gejala dan cara pencegahan, 2) Manajemen BKB dari BKKBN Provinsi Bali. Hasil kegiatan adalah sebagian besar Kader BKB mampu menyimpulkan kembali materi yang telah dipaparkan dan menuangkan secara praktek di kertas kerja. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan berupaya agar Kader BKB agar mampu melakukan identifikasi, memberikan edukasi kepada keluarga balita dan ibu hamil. Pemaparan manajemen BKB dirancang sederhana agar nantinya dapat terintegrasi dalam kegiatan posyandu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5