cover
Contact Name
Selma Intan Himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
+6285711856586
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI
ISSN : 20879725     EISSN : 23558059     DOI : -
Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September adalah jurna; ilmiah yang mempublikasikan artikel hasil penelitan ilmiah dan ide-ide di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini berfokus pada bidang teknik industri, teknik elektro, teknik infromatika, biologi, gizi dan teknologi pangan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 306 Documents
Implementasi Antena dan Perancangan Robot Sederhana dari Bahan Daur Ulang di Sekolah Tunas Alam Bekasi Suci Rahmatia; Putri Wulandari; Sa’adah Sa’adah; Satyo Pradana; Octarina Nur Samijayani
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i2.189

Abstract

Abstrak - Pemanfaatan kembali barang bekas dapat diimplementasikan untuk kegunaan sehari hari. Penelitian berbasis pengabdian masyarakat ini mengimplementasikan desain antenna untuk televisi pada frekuensi 470 – 890 MHz, dan perancangan robotic sederhana yakni Line Follower Robot, Brushbot, dan Waterlamp. Implementasi abdima untuk desain antenna dan robot sederhana ini bertempat di Sekolah Tunas Alam Bekasi, yakni tempat belajar disekitar pembuangan sampah, Bantar Gebang. Pada paper ini dianalisa lebih khusus mengenai desain antenna untuk TV yakni jenis yagi yang bekerja pada frekuensi 470 – 890 MHz dengan menggunakan dua bahan material yang berbeda. Bahan material yang akan dipakai adalah aluminium dan tembaga. Perbedaan nilai permitifitas () dari bahan alumunium dan tembaga ini akan menghasilkan beberapa parameter antenna yang berbeda-beda, meliputi VSWR, S-Parameter, Farfield dan Gain. Dari hasil simulasi yang dilakukan, diketahui bahwa antenna yagi yang menggunakan bahan alumunium memiliki bandwidth yang lebih besar sehingga dapat menangkap stasiun televisi yang lebih banyak. Kata Kunci – Antena Televisi, Yagi Antenna, Robot Sederhana. Abstract - Reusing of used goods can be implemented for daily use. This community-based research implements antenna design for television at frequencies from 470 - 890 MHz, and simple robotic design of Line Follower Robot, Brushbot, dan Waterlamp. Implementation abdima for design of antenna and simple robot is located at Sekolah Tunas Alam Bekasi, which is place to learn around garbage disposal, Bantar Gebang. In this paper we analyzed more specifically about the design of antenna for TV that is yagi type that work on frequency 470 - 890 MHz by using two different material. Materials to be used are aluminum and copper. This difference in permitability value (ε) from aluminum and copper material will produce several different antenna parameters, including VSWR, S-Parameter, Farfield and Gain. From the simulation results, it is known that yagi antenna using aluminum material has a larger bandwidth so it can capture more television stations. Keyword - Television Antenna, Yagi Antenna, Simple Robot.
PC Based Real Time Control of DC Motor Mohamad Fauzi Radsanjani; Dwi Astharini
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v4i2.259

Abstract

Abstract – This final project report present a Pc based real time control of DC motor. Real time control systems can be defined as a technology which is related to mechanical application, electronic, and computer-based systems. In general, the equipment that is often used for controlling speed system is Arduino Mega 2560, DC motor, motor driver IC L298N, speed sensor IC LM393, and voltage sensor. Software in the system I used Matlab Simulink to monitor and control the speed of dc motor will show real data, they are displayed in signal RPM and signal Voltage, Matlab Simulink is used program to let the operator operates the system well. This monitor and control system can improve the effectiveness and efficiency in various industrial fields. Keyword – PC, Real Time, Control, DC Motor 
Studi Kasus Terhadap Zat Pewarna, Pemanis Buatan dan Formalin pada Jajanan Anak di SDN Telaga Murni 03 dan Tambun 04 Kabupaten Bekasi Nita Noriko; Ekaristi Pratiwi; Angelia Yulita; Dewi Elfidasari
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i2.26

Abstract

Bekasi merupakan salah satu kota yang memiliki angka signifikan terhadap kasus keracunan makanan, sebanyak 197 kasus pada tahun 2008 dan 115 kasus pada tahun 2009, dimana 23.04% dari kasus-kasus tersebut disebabkan oleh zat-zat kimia. Berdasarkan fakta tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan bahwa terdapat zat pewarna makanan, pemanis buatan, dan formalin pada berbagai jenis makanan yang biasa dikonsumsi oleh anak-anak. Sampel diambil dari SDN Telaga Murni 03, Cikarang Barat dan SDN Tambun 04, Tambun Selatan. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar sampel tersebut mengandung pewarna makanan, pemanis buatan, dan formalin. Hasil penelitian ini kemudian disosialisasikan kepada 90 murid SDN Telaga Murni 03 dan SDN Tambun 04. Kami menginformasikan kepada siswa-siswa tersebut mengenai bahaya dari zat-zat kimia tersebut dalam makanan dan memberikan saran kepada orang tua mereka untuk lebih berhati-hati.Bekasi is one of country which has a significant value in poisonous food, 197 cases in 2008 and 115 cases in 2009, which 23.04% of the cases were caused by chemical agents. Based on the fact, this research has a purpose to reveal if there are any food coloring, artificial sweetener, and formaline in various kind of food which usually are consumed by children. The Samples were taken in SDN Telaga Murni 03, West Cikarang and in SDN Tambun 04, South Tambun. The result showed that in almost samples we took, contained food coloring, artificial sweetener, and formaline. This research then followed by socialized the result to 90 students in SDN Telaga Murni 03 and SDN Tambun 04. We informed them the dangerous of such chemical agents in food and we suggest to their parents to be more aware.
Usulan Perancangan Key Performance Indicator (KPI) dengan Konsep Green HRM menggunakan Perspektif Performance Prism dan Metode AHP pada Waris Cafe Winda Ayu Kinanti; Nunung Nurhasanah
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v5i2.353

Abstract

Abstrak – Dalam keberlangsungan suatu kinerja perusahaan, pentingnya memiliki satuan baku dalam pengukuran kinerja perusahaan. Jika perusahaan tidak memiliki pengukuran kinerja, hal tersebut ternyata berdampak buruk bagi perusahaan karena tidak adanya bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja perusahaan terutama di bagian sumber daya manusia. Pada penelitian ini, dilakukan usulan perancangan KPI pada restoran Waris Café dengan menerapkan konsep Green HRM. Bertujuan untuk merancang kinerja perusahaan dan turut serta menjaga keseimbangan lingkungan dengan melibatkan seluruh stakeholder restoran. Berdasarkan hasil wawancara dan diskusi dengan pakar, didapatkan 75 KPI secara keseluruhan yang terdiri dari tiap 5 stakeholder, dimana dalam tiap stakeholder memiliki 5 perspektif performance prism, dan dalam tiap 1 perspektif memiliki masing-masing 3 KPI. Dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process yang dibantu dengan software Super Decisions, didapatkan hasil bobot kepentingan stakeholder terpilih yaitu investor dengan bobot 30,38%. Bobot KPI pada tiap hirarki yaitu, stakeholder investor sebesar 0,1056 terdapat pada KPI peningkatan persentase pendapatan, pemasok sebesar 0,0993 terdapat pada KPI mekanisme quality control yang dilakukan diperketat, pelanggan sebesar 0,1047 terdapat pada KPI penentuan kualitas makanan yang disajikan, karyawan sebesar 0,1349 terdapat pada KPI efektivitas pemberian rewards dan compensation 10% dari pendapatan, regulator sebesar 0,1154 terdapat pada KPI mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah dalam proses bisnis yang dijalankan. Abstract - In the sustainability of a company's performance, the importance of having a standard unit in measuring company performance. If the company does not have performance measurements, it turns out to have a bad impact for the company because there is no evaluation material to improve company performance, especially in the human resources section. In this study, the proposed design of KPI in Waris Café restaurant by applying the Green HRM concept. Aiming to not only design company performance, but also to maintain environmental balance by involving all restaurant stakeholders. Based on the results of interviews and discussions with experts, obtained 75 KPIs as a whole consisting of every 5 stakeholders, where each stakeholder has 5 performance prism perspectives, and in each 1 perspective each has 3 KPIs. By using the Analytical Hierarchy Process method which is assisted by the Super Decisions software, the result of the weighting of the interests of the selected stakeholders is investors with a weight of 30.38%. KPI weights in each hierarchy namely, stakeholder investors amounted to 0.1056 contained in KPIs increased percentage of income, suppliers amounted to 0.0993 contained in KPI quality control mechanisms were carried out tightened, customers amounted to 0.1047 contained in KPI determining the quality of food served, employees amounted to 0.1349 contained in KPI effectiveness granting rewards and compensation of 10% of revenue, the regulator of 0.1154 found in KPI complies with the rules set by the government in the business processes carried out.Keywords - Performance indicator, Performance prism, Green human resources management, Analytical Hierarchy Process
Pengembangan Sistem Pendeteksi Lokasi Titik Api dalam Ruangan Terbatas Dwi Astharini; Suci Rahmatia; Tio Apridinata; Raja P Batubara
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v2i2.129

Abstract

Abstrak - Tulisan ini melaporkan pengembangan perangkat untuk pendeteksian adanya api dan menentukan arah lokasi api. Lokasi titik api dinyatakan jarak relatif terhadap sensor. Penelitian dibatasi untuk menentukan lokasi titik api pada ruangan tertutup, di mana suhu ruangan lebih terkendali dan diharapkan tidak terpengaruh pengaruh lingkungan seperti cuaca. Perangkat yang dikembangkan menggunakan sistem minimum berbasis mikrokontroler ATMega16, memanfaatkan sensor panas array TPA81 dan display LCD. Sistem telah mampu mendeteksi dan menentukan lokasi lilin pada radius 0,5 m 180 derajat. Abstract - This paper reports the development of a fire detection detection device for closed room. The device detects and locates the present of fire in a room. Location of fire or heatsource is defined as relative distance to the sensor. The development was limited for usage within closed room with normally controlled temperature.  The device was developed using a minimum system on microcontroller ATMega16, array heat sensor TPA81 and LCD display. The prototype introduced was firmly successful in detecting and locating a single candle within 0.5 m distance and 180 degree angle scope, assuming the device to be planted on a wall in a room.
Analisis Model Rantai Pasok Universitas Al Azhar Indonesia Bagian II - Bidang Penelitian Syarif Hidayat; Widya Nurcahayanty Tanjung; Cinthia Amalia Marthayodha; Dian Rachmawaty
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i1.180

Abstract

Abstrak-Penelitian merupakan suatu hal yang penting dalam bidang pendidikan yang menuntut pelaku peneliti merumuskan suatu masalah yang ada kemudian memberikan suatu solusi untuk pemecahan masalah tersebut. Namun, di Indonesia penelitian belum dianggap suatu hal yang harus dikedepankan, Terbukti bahwa hanya ada 4,7 peneliti dari 10.000 orang di Indonesia. Salah satu tingkat pendidikan yang mendukung penuh penelitian adalah jenjang universitas. Untuk mencapai penelitian yang baik, universitas dituntut untuk melakukan segala cara agar hasil dari penelitian bermanfaat. Oleh karena itu dibutuhkan suatu manajemen penelitian yang mengatur proses penelitian tersebut. Maka dari itu dibuatlah suatu model manajemen rantai pasok penelitian di Universitas Al Azhar yang mengacu pada model ITESCM (Integrated Tertiary Educational Supply Chain Management). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan masukan UAI agar dapat menghasilkan penelitian yang baik berdasarkan model dari pelaksanaan penelitian dan penilaian penelitian di UAI. Model manajemen rantai pasok UAI pada bidang penelitian ini memiliki batasan masalah, yaitu model yang dibuat hanya pada proses penelitian di UAI yang meliputi pelaksanaan dan penilaian penelitian. Terdapat 8 hipotesis yang diuji, yaitu pengaruh masing-masing faktor, program establishment, university culture, faculty capabilities, dan facilities terhadap pelaksanaan dan penilaian penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, dimana jumlah sampel sejumlah 100 responden yang terdiri dari 4 orang strategic level, 19 orang planning level, dan 77 orang operating level yang penentuannya berdasarkan proportional sampling. Hasil kuesioner telah diuji validasi dan reliabilitas dan hasilnya menunjukkan valid dan reliabel untuk masing-masing variabel yang ada. Model dibuat dengan software AMOS 18 dengan menggambarkan path diagram kemudian memberi input berupa hasil kuesioner dan kemudian dianalisis hasil dari pengujian goodness of fit AMOS. Setelah hasil model berupa gambar, model diterjemahkan menggunakan multiple regression linier dan dicari hubungannya. Hasil model pelaksanaan dan penilaian penelitian menunjukkan pengaruh yang dominan pada level perencanaan untuk faktor facilities. Dilihat dari nilai CR > 1,674 dengan ketentuan taraf signifikansi 5%, dinyatakan 8 hipotesis nol yang diuji ditolak, berarti ada pengaruh antar variabel yang diuji. Setelah proses kalkulasi yang dilakukan oleh software AMOS diperoleh “minimum was achieved”dan Pratio sebesar 0,803 yang berarti kedua model ini layak.    Kata Kunci: Model ITESCM, Pendidikan Manajemen Rantai Pasok, Pendidikan dan Manajemen Model Penelitian Abstract-At present, almost all the people vying to be able to feel a college education, with the intention of better prepared to face the world of work. College education should always pay attention to the quality of its graduates and research outcomes. Researchers would like to develop a model of supply chain management education at the University of Al Azhar Indonesia (UAI), which refers to the model ITESCM. This model include two basic field, i.e education and research. In education, there are two model is made, such as education development and assessment. Beside that, research is divided by two aspect, such as research development and assessment. This study aims to provide input UAI in order to produce quality graduates based on a model of education development and education assessment in UAI and then in order to produce good research based on the model of research development and research assessment in UAI.There are 8 hypotheses were tested, namely the influence of each factor, programs establishment, university culture, faculty capabilities, and facilities on the development and evaluation of education. Data was collected through questionnaires, in which a sample of 100 respondents consisting of 4 strategic level, 19 planning level, and 77 operating level determination based on proportional sampling. The results of the questionnaire has been validated and reliability tested and the results show a valid and reliable for the assessment and development of the educational and research variable. Models created with AMOS 18 software with the path diagram depicting the zoom, then give input in the form of a questionnaire and the results of the calculation of goodness of fit of AMOS. After the results of the model in the form of images, translated models using multiple linear regression and sought to do. The results of the development model of education showed a dominant influence on the strategic level for university culture factor, whereas the assessment model of education, the level of planning for the establishment program factors have a dominant influence. Judging from the value of CR > 1.671 and P < 0.05, with a significance level of 5 % provision, otherwise 8 tested the null hypothesis is rejected, it means that there is influence between the variables tested. Forth models are tested for their suitability to the real system and the results obtained show that after calculation " minimum was Achieved " and amounting pratio to 0,803 which means both models are viable.Beside that, in educational supply chain is needed input and output. Therefore, there are supplied input and output in ITESCM model. Both results obtained show that after calculation " minimum was Achieved " and amounting pratio to 0,500 which means both models are closely viableKeywords: ITESCM Model, Educational Supply Chain Management, Education and Research Model Management
Sistem Pemonitor Detak Jantung Portable Menggunakan Tiga Sensor Elektroda Yaya Suryana; Rafi Aziz
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v4i1.240

Abstract

Abstrak - Elektrokardiogram (EKG) adalah sinyal fisiologis yang dihasilkan dari aktivitas listrik jantung. Sinyal ini direkam menggunakan elektrokardiograf. Dalam penelitian ini dilakukan sistem pemantauan denyut jantung dengan menggunakan tiga sensor elektroda timah. Memroses aplikasi perangkat lunak yang digunakan untuk menampilkan informasi yang dihasilkan dari modul. Perangkat keras front-end adalah modul Heart Rate Monitor AD8232, mikrokontroler ATmega328 Arduino mini pro, dan elektroda. Peralatannya memiliki dimensi kecil sehingga bisa dibawa kemana saja menjadi perangkat yang dpt dipakai. Sistem ini diuji menggunakan FLUKE 410PS ECG Simulator yang bisa menghasilkan sinyal yang menyerupai detak jantung. Pengolah IDE digunakan untuk menyediakan antarmuka pengguna Beats Per Minute (BPM). Kata Kunci - Electrocardiogram (ECG), 3 Lead Elektrocardiograph, Arduino, FLUKE 410PS. Abstract - Electrocardiogram (ECG) is a physiological signal that is produced from heart electricity activities. This signal is recorded using electrocardiograph. In this research a heart rate monitoring system using three lead electrodes sensor has been implemented. Processing software applications was used to display information generated from the module. The front-end hardware are Heart Rate Monitor module AD8232, ATmega328 microcontroller Arduino mini pro, and electrodes. The equipment has a small dimension so it can be brought anywhere to be a wearable devices. This system was tested using FLUKE 410PS ECG Simulator that can produce a signal resembling a heartbeat. Processing IDE was used to provide the Beats Per Minute (BPM) user interface. Keywords - Electrocardiogram (ECG), 3 Lead Elektrocardiograph, Arduino, FLUKE 410PS.
Penggunaan Metode Simulated Annealing untuk Optimasi Penempatan Posisi Access Point pada Jaringan WI-FI Ganang Eko Noviardianto; Muhammad Novel; Mercurius Broto Legowo
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v5i1.318

Abstract

Abstrak – Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menempatkan titik akses pada jaringan Wi-Fi. Dengan demikian, kekuatan sinyal yang diterima dari pemancar ke penerima adalah optimal. Masalah muncul ketika menempatkan titik akses untuk mempengaruhi nilai kekuatan sinyal. Selanjutnya, nilai ini akan digunakan untuk menentukan area jangkauan (jangkauan sinyal) dari pemancar (access point). Penelitian ini adalah studi kasus di Kampus Institut Perbanas di mana pengukuran kekuatan sinyal dari titik akses terhadap penerima di unit 2 dan unit 6 dari Perbanas Institute diukur menggunakan aplikasi inSSIDer. Studi kasus ini menghasilkan nilai Indikasi Kekuatan Sinyal yang Diterima (RSSI) dari pemancar ke penerima. Metode Simulated Annealing diterapkan dalam penelitian ini, dengan alasan untuk optimasi generik. Berdasarkan probabilitas dan mekanika statistik, algoritma ini dapat digunakan untuk menemukan pendekatan pada solusi optimal untuk suatu masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan optimisasi menggunakan metode Simulated Annealing prosentase koverage area sebesar 98.66 % dan, diperoleh kenaikan persentase koverage area sebesar 87.15%. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan kontribusi untuk memodelkan penempatan posis titik akses dan kekuatan sinyal pada jaringan Wi-Fi yang diperoleh di Unit 2 dan Unit 6 Kampus Institut PerbanasAbstract – The purpose of this study is to place access points on Wi-Fi networks. Thus, the signal strength received from the transmitter to the receiver is optimal. Problems arise when placing access points to influence the signal strength value. Furthermore, this value will be used to determine the koverage area (signal koverage) of a transmitter (access point). This research is a case study at the Perbanas Institute Campus where measurements of the signal strength of the access point towards recipients in unit 2 and unit 6 of Perbanas Institute were measured using the inSSIDer application. This case study produced a Received Signal Strength Indication (RSSI) value from a transmitter to the receiver. The Simulated Annealing method applied in this study, with reasons for generic optimization. Based on probability and statistical mechanics, this algorithm can be used to find an approach to the optimum solution to a problem. The results showed that after optimization using the Simulated Annealing method the percentage of koverage area was 98.66%. And, the percentage of the koverage area was increased by 87.15%. Thus, this study will contribute to modeling the placement of access points and signal strength in Wi-Fi networks obtained in Units 2 and 6 of the Perbanas Institute Campus.Keywords -  Koverage Area, RSSI, Simulated Annealing, Propagation, Wi-Fi
Implementasi Sistem Sensor Sederhana untuk Peringatan Banjir melalui SMS Octarina Nur Samijayani; Fadjar Iftikar; M. Hariomurti; Dwi Astharini
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v2i1.94

Abstract

Menilik pada beberapa masalah yang sering terjadi terutama di kota besar Jakarta, diantaranya banjir, kawasan perumahan di daerah dataran rendah dan berada disekitar sungai besar merupakan daerah rawan banjir. Pengabdian masyarakat berbasis penelitian ini bertujuan untuk menerapkan keilmuan elektronika mengenai instrumentasi dan mikroprosesor yakni sistem sensor air yang didesain untuk mengetahui ketinggian air di sekitar sungai dan saluran air dekat perumahan. Sistem sensor ini bertujuan memberi isyarat akan adanya banjir melalui SMS, sehingga pompa air dapat segera diaktifkan untuk menyedot air agar dialirkan ke sungai. Hasil uji coba laboratorium untuk sistem sensor air dengan prinsip dasar bahwa air sebagai penghantar menggunakan dua pelat konduktor telah berhasil diimplementasikan. Uji coba sistem dengan microcontroller dan GSM Module juga telah berhasil mengirimkan SMS (sebagai alert banjir). Sistem GSM akan mengirimkan SMS jika rangkaian LM339 mengindikasikan bahwa air telah mencapai ketinggian yang berpotensi terjadinya banjir.
Simulasi Sistem Untuk Meningkatkan Kinerja Rantai Pasok Widya Nurcahayanty Tanjung; Syarif Hidayat; Sarah Azmiyati
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v3i4.231

Abstract

Abstrak - Berdasarkan hasil pengukuran kinerja rantai pasok yang telah dilakukan oleh Azmiyati [1] di PT. Louserindo Megah Permai (LMP) pada tahun 2015, nilai kinerja yang dicapai sebesar 73.82%. nilai tersebut masuk kedalam kategori Good menurut Hvolby [4]. Dari 29 metrics yang dinilai, terdapat 3 metrik yang nilai kinerjanya masih buruk, yaitu Days Payable Outstanding (25%), Deliver Cycle Time (30%), dan Install Product Cycle Time  (30%). Sebagai upaya agar perbaikan kinerja dapat dilakukan dengan baik, diperlukan suatu simulasi dinamis untuk melihat faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketiga metrik tersebut. Entitas-entitas yang terlibat dalam simulasi dinamis yaitu, produksi, marketing, gudang, dan pengadaan. Berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan diperoleh hasil bahwa, install product cycle time akan meningkat kinerjanya jika deliver cycle time meningkat. Hal ini disebabkan bahwa install product cycle time tidak akan mengalami keterlambatan jika kegiatan delivery dilakukan tepat pada waktunya. Sedangkan days payable outstanding akan meningkat kinerja jika install product dilakukan tepat waktu. Hal ini dikarenakan bahwa kegiatan penagihan atau pembayaran baru dapat dilakukan jika dan hanya jika produk telah terpasang dengan sempurna. Dengan demikian untuk meningkatkan kinerja metrik-metrik tersebut entitas dari produksi, gudang, dan pengadaan harus melakukan koordinasi yang lebih baik agar keterlambatan yang mungkin terjadi dapat diminimalisir atau dihilangkan sama sekali. Kata kunci - Pengukuran kinerja, Supply Chain Management, SCOR, Simulasi Dinamis. Abstract - Based on the results of chain performance measurement that has been done by Azmiyati [1] in PT. Louserindo Megah Permai (LMP) in 2015, the performance value achieved was 73.82%. the value is included in the Good category according to Hvolby [4]. Of the 29 metrics assessed, there are 3 metrics whose performance values are still poor, ie Days Payable Outstanding (25%), Deliver Cycle Time (30%), and Install Product Cycle Time (30%). In order to improve performance well done, a dynamic simulation is required to see the factors that affect the three metrics. The entities involved in the dynamic simulation are, production, marketing, warehouse, and procurement. Based on the simulation results, the product cycle time will increase performance if the deliver cycle time increases. This is because the install product cycle time will not be delayed if delivery is done on time. While the days payable outstanding will increase performance if the install product is done on time. This is because the new billing or payment activity can be done if and only if the product has been installed perfectly. Thus to improve the performance of these metrics the entities of production, warehouse, and procurement must perform better coordination so that any possible delays can be minimized or eliminated altogether.  Keywords - Performance Measurement, Supply Chain Management, SCOR, Dinamyc Simulations.

Page 9 of 31 | Total Record : 306