cover
Contact Name
Atika Dini Savitri, S.Pi.,M.Si
Contact Email
-
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
jpmb.ubt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Gedung Rektorat Lantai 3
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo
ISSN : 26154323     EISSN : 25799797     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/jpmb
JPMB (Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo) adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen, praktisi, dan Ahli kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan oleh LPPM UBT jurnal JPMB dengan e-ISSN 2579-9797 dan p-ISSN 2615-4323 meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPMB LPPM UBT maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPMB menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: Biosains, Kesehatan, kelautan, pertanian, Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Keteknikan. (JPMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2020)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN PROFESI GURU ANGGOTA MGMP BAHASA INGGRIS DI BIDANG PENELITIAN DAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH Sueb Sueb; Slamet Setiawan; Ali Mustofa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1489

Abstract

Guru sebagai suatu profesi di Indonesia baru dalam taraf sedang tumbuh (emerging profession) di mana tingkat kematangannya dan kemampuannya belum sampai pada level yang telah dicapai oleh profesi-profesi. Keberadaan majelis guru mata pelajaran (MGMP) dinilai masih belum berpengaruh signifikan pada pengembangan profesionalisme guru sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 14 tahun 2015 tentang Guru dan Dosen. Padahal pada kenyataannya, tuntutan bagi guru sangat tinggi dan membutuhkan kinerja profesional. Untuk meningkatkan profesionalisme guru diperlukan pendidikan dan latihan lanjutan khusus (advanced education and special training). Stigma bahwa penelitian lebih melekat pada dosen perlu diubah. Faktanya, guru sebagai garda terdepan dalam implementasi kebijakan di bidang pendidikan perlu melakukan penelitian terutama di bidang pengajaran. Melalui pendampingan di bidang penelitian dan penulisan ilmiah, guru diajak aktif untuk memahami pola isu-isu dalam pengajaran, merefleksikan dan memformulasikan solusi atas masalah yang dihadapi selama proses pengajaran melalui tindakan kelas. Di akhir pendampingan, guru diajak untuk merefleksikan pengaruh pendampingan atas peningkatan profesionalisme di bidang penelitian dan penulisan ilmiah, di mana guru lebih produktif dan dapat menemukan solusi atas masalah pengajaran serta menuangkannya dalam tulisan ilmiah.
PENINGKATAN EKONOMI PETANI SELADA MELALUI PROGRAM HIDROPONIK HEMAT DAN MANDIRI ENERGI BERBASIS SEL SURYA (HOMEBASE) DI KELURAHAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA Abil Huda; Mohammad Wahyu Agang; Suyanto Suyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1483

Abstract

Kalimantan Utara merupakan provinsi termuda yang terletak di wilayah perbatasan.Propinsi ke-34 ini menaungi 5 kabupaten/kota, salah satunya adalah Kota Tarakan.Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara merupakan salah satu daerah yang sering mengalami pemadaman listrik. Hal ini dikarenakan jalur listrik di daerah ini di dominasi oleh masyarakat umum dan terletak jauh dari pusat pembangkit PLN. Salah satu masyarakat umum adalah petani selada. Beberapa tahun terakhir ini petani selada merupakan pekerjaan baru di Kota Tarakan, sebab selada merupakan sayur yang baru mulai digemari oleh masyarakat Kota Tarakan seperti yang terkandung dalam burger dan kebab turki. Budidaya selada dilakukan dengan sistem hidroponik.Sistem ini bergantung pada aliran air di dalam pipa paralon yang di kendalikan oleh pompa air listrik. Produksi selada bergantung pada ketersediaan listrik. Berdasarkan wawancara dengan beberapa orang seperti petani atau penggemar sistem hidroponik, di Kota Tarakan mereka mendesain posisi pipa untuk kondisi listrik non-24jam. Artinya sistem tersebut di desain untuk menghadapi pemadaman listrik. Ketika terjadi pemadaman listrik, pompa air matiatau aliran air di dalam pipa terhenti. Aliran air tersebut berfungsi dalam proses pertumbuhan selada. Selada atau bibit selada hanya mampu bertahan tanpa aliran air berkisari 2-3 jam. Jika lebih dari itu maka suhu udara menjadi lebih panas dan selada tidak dapat tumbuh optimal atau waktu panen bertambah lama. Masa panen sistem ini 25 hari. Berdasarkan informasi yang mereka dapat dari komunitas hidroponik, sistem hidroponik 24jam dapat mempercepat produksi, sehingga mempercepat masa panen selada menjadi 15 hari saja. Harga selada yang di jual di pasar (di Kota Tarakan) sebesar Rp. 12.000 per ikat. Berdasarkan wawancara dengan beberapa petani selada harga selada di tingkat petani bervariasi antara Rp. 6000 hingga Rp. 7000 per ikat. Sistem hidroponik terdiri dari 1 modul sebanyak 10 pipa. 1 pipa terdapat 25 lobang yang dapat diisi oleh bibit selada. 2 hingga 3 lubang yang dipanen menjadi 1 ikat selada. Petani bisa sampai memiliki 5 modul yang berarti terdapat 5 modul x 10 pipa x 25 lubang menjadi 1.250 lubang yang dapat dipanen dalam sekali masa panen. Jika dibutuhkan 3 lubang per ikat maka, terdapat kurang lebih 417 ikat dalam sekali masa panen. Sedangkan kebutuhan selada mencapai 30 ikat/hari yang artinya dibutuhkan 750 ikat dalam sekali masa panen. Artinya kurang 333 ikat selada. Petani menutupi kebutuhan pelanggan dengan cara membeli selada dari petani selada yang lain. Jika harga selada Rp. 6.000/ikat, maka omsetnya adalah Rp. 2.502.00 dalam sekali masa panen. Pendapatan ini masih dibawah UMK (Upah Minimum Kota) Kota Tarakan (Rp. 3.204.822). Berdasarkan analisis situasi tersebut, terdapat petani yang mencoba menggunakan aki/bateraisebagai energi listrik alternatif. Aki dihubungkan dengan inverter (DC-AC) agar dapat menghidupkan pompa air. Namun hal tersebut gagal dikarenakan inverternya jebol atau rusak. Hal ini dapat disebabkan oleh kualitas dari inverter yang dibeli. Penggunaan pompa air dapat dioptimalkan melalui program hidroponik hemat dan mandiri energi menggunakan sumber energi alternatif yaitu sel surya. Sel surya merupakan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan.
PELATIHAN PEMBUATAN HOOPART BERBAHAN KAIN GONI DENGAN ORNAMEN DAYAK SEBAGAI PENGEMBANGAN ILMU ARSITEKTUR BAGI GURU-GURU TK ÁISYIYAH BUSTANUL ATHFAL SAMARINDA Mafazah Noviana; Hatta Musthafa Adam Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1490

Abstract

Salah satu industri kreatif yang dapat dilakukan oleh semua kalangan tanpa batasan usia, pendidikan atau gender adalah industri craft. Salah satu bahan yang dapat dikembangkan untuk craft adalah kain goni. Kain goni yang semula hanya dipakai sebagai karung penyimpan bahan sembako, kini merupakan bahan dasar yang sangat mudah untuk dibuat suatu kerajinan atau kreasi yang menarik. Kain goni dirancang dengan produk akhir berupa hoop art yang dipadukan dengan alat pembidang sulam dan pita satin yang membentuk sebuah ornamen interior untuk memberikan karakter pada ruangan. Metode yang dilakukan adalah dengan metode ceramah, praktik dengan bimbingan, serta evaluasi. Dalam pelatihan ini langkah pertama yang dilakukan adalah pengenalan contoh-contoh ornamen ragam hias berbahan kain goni. Selanjutnya diajarkan cara membuatnya mulai dari memilih dan membuat sketsa di atas bahan dasar untuk selanjutnya membuat aplikasi pita satin di atasnya. Pelatihan ini juga dapat dipandang sebagai salah satu cara pengembangan indsutri kreatif dalam tingkat bawah. Kegiatan ini diharapkan akan memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi peserta yaitu guru-guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Kota Samarinda, serta dapat menjadi alternatif usaha bernilai ekonomis.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PELAKU UMKM DAN MASYARAKAT ATAS PRODUK HALAL DAN AMAN MELALUI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN JUATA LAUT, TARAKAN-KALIMANTAN UTARA Kartina Kartina; Nurjannah Nurjannah; Nurmaisah Nurmaisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1485

Abstract

Permasalahan keamanan dan kehalalan selalu menjadi isu penting terhadap suatuproduk yang beredar tidak hanya di Indonesia tapi juga diberbagai negara. Kegiatanini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi produsen dalam hal ini UMKM danmasyarakat sebagai konsumen terkait perlunya label halal dan BPOM untuk menjaminkeamanan suatu produk baik pangan maupun kosmetik. Kegiatan ini dilaksanakanmelalui sosialisasi dengan metode ceramah dan diskusi interaktif yang diikuti olehmasyarakat pelaku UMKM, kader PKK maupun ibu-ibu rumah tangga. Melaluikegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat pada umumnya agar selaluberhati-hati dalam menggunakan berbagai produk yang beredar dipasaran. Selain itu,khususnya bagi pelaku UMKM diharapkan lebih memahami perlunya keamanan dankehalalan produk yang dihasilkan agar produk yang dijual dapat bersaing dipasaran.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PENGERINGAN RUMPUT LAUT HASIL PANEN DALAM UPAYA MENGHASILKAN PRODUK RUMPUT LAUT HALAL PADA KELOMPOK MASYARAKAT PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT PANTAI AMAL KOTA TARAKAN Rukisah Rukisah; Tri Paus Hasiholan Hutapea; Nuril Farizah; Awaludin Awaludin; Helman Helman; Nurazira Nurazira; Risman Risman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1519

Abstract

Budidaya rumput laut merupakan kegiatan utama sebagian besar masyarakat pesisir pantai Amal kota Tarakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Secara sederhana proses budidaya rumput laut diawali dengan pengikatan benih rumput laut pada tali, penanaman rumput di peraian kurang lebih selama dua bulan, dipanen, kemudian dilanjutkan proses pengeringan rumput laut selama 3-5 hari. Setelah rumput laut kering, rumput laut siap dijual. Pada proses pengeringan rumput laut, terdapat banyak hewan yang melintas, seperti ayam, tikus, anjing, kucing dan sapi. Hewan tersebut juga membuang kotorannya didaerah pengeringan rumput laut. Hal ini membuat produk rumput laut yang dihasilkan menjadi tidak halal. Oleh karena itu dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya produk halal dan pelatihan pembuatan media pengeringan rumput laut agar menghasilkan produk rumput laut yang halal pada tanggal 07 September 2019 di rumah ketua RT 5 pantai amal sekaligus sebagai ketua kelompok petani rumput laut. Melalui kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai produk halal dan menghasilkan produk rumput laut kota Tarakan yang halal.
WORKSHOP PENDIDIKAN LITERASI MEDIA DALAM MENANGKAL HOAX DI MEDIA SOSIAL KEPADA “KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TARAKAN” KALIMANTAN UTARA Rita Kumala Sari; Siti Sulistyani Pamuji; Eva Apriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1486

Abstract

Literasi  secara umum adalah kemampuan individu mengolah dan memahami informasi saat membaca atau menulis.  Literasi tidak hanya pada persoalan membaca dan menulis, tetapi kemmpuan untuk memahami media merupakan salah satu jenis literasi. Literasi media merupakan seperangkat perspektif yang digunakan secara aktif saat mengakses media masa untuk menginterpretasikan pesan yang di hadapi. Meskipun beragam definisi tentang literasi media telah dikemukakan oleh banyak pihak, namun secara garis besar menyebutkan bahwa literasi media berhubungan dengan bagaimana khalayak dapat mengambil kontrol atas media. Literasi media merupakan skill untuk menilai makna dalam setiap jenis pesan, mengorganisasikan, dan kemudian membangun pesan untuk disampaikan kepada orang lain. Tujuan dalam program Program Kemitraan Masyarakat ini, yaitu untuk melalukan workshop pendidikan literasi media dalam menangkal hoax kepada komisi pemilihan umum kota tarakan. Target Khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemahaman terhadap penyebaran hoax di medsos kpada kpu kota tarakan. Publikasi Ilmiah dalam bentuk Jurnal maupun poster. Metode yang akan dicapai dalam pencapaian tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah dengan melakukan workshop pendidikan literasi media yaitu dengan memberikan pemahaman terhadap pentingnya pendidikan literasi bagi komisioner komisi pemilihan umum.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMP DALAM PEMBUATAN DAN PENERAPAN BAHAN MANIPULATIF MATEMATIKA Dwi Susanti; Alfian Mucti; Maharani Izzatin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1541

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa dipengaruhi beberapa faktor. (1) kurangnya minat siswa, dikarenakan konsep yang abstrak.(2) metode dan model pembelajaran yang diterapkan guru cenderung sama, dikarenakan kesulitan dalam mengimplimentasikan kurikulum 2013. (3) penggunaan bahan manipulatif yang belum dimaksimalkan. Bahan manipulatif merupakan benda fisik yang dapat dimanipulasi siswa agar dapat mengkonstruk konsep matematika. Berdasarakan permasalahan tersebut diperlukan adanya kegiatan pelatihan dan pendampingan penggunaan bahan manipulatif dalam pembelajaran matematika. Adapun tahapan kegiatannya; 1) Survei lokasi. 2) Menyiapkan sarana dan prasarana untuk kegiatan, 3) Pelatihan pembuatan dan penerapan  bahan manipulatif. 4) Pelatihan teori tentang metode dan model pembelajaran matematika. 5) Pelatihan teori tentang kurikulum 2013. 6) Pendampingan guru mitra dalam penerapan bahan manipulatif yang telah dibuat dalam pembelajaran matematika di sekolah. Hasil  pelaksanaan kegiatan pengabdian tersebut dapat disimpulkan antara lain; 1) menambah pengetahuan guru matematika SMPN 8 dan SMPN 9 Tarakan mengenai berbagai metode dan model pembelajaran kooperatif, 2) menambah pengetahuan guru mengenai pembuatan dan penerapan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013, 3) menambah pengetahuan dan ketrampilan guru matematika mengenai pembuatan dan penerapan bahan manipulatif matematika, dan 4) meningkatkan antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan bahan manipulatif, terbukti hampir 85% siswa aktif dalam pembelajaran.
KLINIK MATEMATIKA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT, MOTIVASI, DAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA SMP DI WILAYAH PERBATASAN KALIMANTAN UTARA Ferryansyah Ferryansyah; Hermansyah Hermansyah; Eka Widyawati; Setia Widia Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1487

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan Klinik Matematika untuk meningkatkan minat dan motivasi, serta kemampuan matematika siswa di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan, yang merupakan salah satu SMP di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Klinik matematika dimulai dengan mencari permasalahan minat dan motivasi dan melakukan konseling untuk membangkitkan minat dan motivasi belajar matematika siswa. Selain itu, melakukan tutorial terhadap siswa untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa belajar matematika dengan mengelompokkan siswa sebanyak 3 orang per kelompok. Diperoleh hampir semua siswa tidak menyukai belajar matematika, karena sulit menghapal rumus matematika yang banyak, tidak paham atau susah mengerjakan soal matematika, anggapan menghitungkan dalam pelajaran matematika sangat melelahkan. Terlihat juga ketika siswa mengerjakan soal matematika yang dasar seperti pengoperasian campuran bilangan bulat, pecahan, bentuk decimal, persentase hanya sebagian kecil siswa yang dapat mengerjakan nya. Hasil akhir kegiatan Klinik Matematika bahwa pada setiap kegiatan siswa antusias, senang, tertarik, terlibat, dan perhatian terhadap pelajaran matematika mengikuti pelajaran matematika di kelas dan di rumah. Dan sebanyak 83% siswa terjadi peningkatan terhadap kemampuan matematikanya. Atau hanya 16% yang belum ada peningkatan sama sekali kemampuan matematika nya.
COBEK MAMA FISKA (COMMUNITY BELAJAR AKTIF MATEMATIKA FISIKA) SOLUSI MENINGKATKAN PENGETAHUAN MATEMATIKA DAN FISIKA SERTA MENYEDIAKAN FASILITAS DALAM PEMBELAJARAN PADA SISWA-SISWI SD DAN SMP DI WILAYAH DESA SESAYAP KECAMATAN SESAYAP HILIR Rosdiana Rosdiana; Muh. Andi Sapariansyah; Muhaimina Sa'adah Helvy Effendy; Rhagiel Adithya Hadrin; Nurmala R
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1488

Abstract

Desa sesayap kecamatan sesayap hilir, KTT (Kabupaten Tana Tidung) merupakan wilayah pedesaan dengan mata pencaharian terbesara adalah sebagai buruh pada perusahaan kelapa sawit. Orang tua disana begitu tidak memperhatikan pendidikan anak-anak mereka serta minum akan kesadaran terhadap mutu pendidikan anak. Banyak anak-anak yang sekolah ikut pindah di perusahaan kelapa sawit tersebut sehingga mereka sulit memperolrh proses pembelajaran yang baik karna kurangnya kesempatan dalam belajar apabila mereka tinggal diperusahaan tersebut dikarenakan akses penghubung antara desa dan perusahaan ini adalah dengan menyebragi perahu yang begitu terbatas. Dan sebagian dari pekerja disana yang memillih tetap tinggal didesa juga kurang memperhatikan pendidikan anak-anak mereka oleh karena itu mutu pendidikan disana kurang diperhatikan. Berdasakan masalah diatas maka kami dari Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan Menawarkan sebuah program kegiatan yang berjudul COBEK MAMA FISKA dimana program ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di desa sesayap dengan diadakan bimbingan belajar khusus Pelajaran Matematik dan Fisika terhadap siswa-siwi SD SMP. Dan dengan adanya program ini diharapkan siswa-siswi di desa sesayap memiliki pengetahuan dan keterampilan pendidikan yang baik agar tidak ketinggalan dengan kemajuan yang adadi daerah lainnya, serta mereka mampu menjadi generasi yang mampu mengembangkan dan memajukan desa mereka sendiri.
SANGGAR SENAM DISMENOREA DENGAN TEHNIK NON FARMAKOLOGI MELALUI MEDIA MUSIC TERAPI ALQURAN SEBAGAI UPAYA PENURUNAN TINGKAT NYERI HAID DI PANTI ASUHAN SEJAHTERAH AISYIYAH Wilda Rezki Pratiwi; Nurul Hesti; Ayuni Wulandari; Sri Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1482

Abstract

Kabupaten Sidenreng Rappang (sering disingkat dengan nama Sidrap) adalah salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sidenreng. Kabupaten Sidenreng Rappang memiliki luas wilayah 2.506,19 km2 dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 264.955 jiwa. Berdasarkan data dari berbagai negara, angka kejadian dismenore didunia cukup tinggi, diperikrakan sekitar 50 % dari seluruh wanita yang mengalami dismenore dalam siklus menstruasi, data dari Panti Asuhan  Sejahtera Aisyiyah diperkirakan hampir 95% wanita disana mengalami dismenore berat setiap bulannya yang menyebabkan mereka tidak mampu melakukan kegiatan sehari – hari  dan sering  tidak hadir sekolah dengan alasan tidak dapat berkonstarsi dalam belajar karena rasa nyeri yang mereka rasakan  begitu hebat. Keadaan tersebut menyebabkan menurunkannya kualitas hidup wanita.Masalah ini biasanya tidak terdiagnosa dan tidak tidak diberikan perawatan. Metode pelaksanaan  yang digunakan  yaitu penyuluhan kesehatan reproduksi, perkenalan gerakan senam dismenore, sekaligus peresmian sanggar senam Dismenore. Langkah selanjutnya adalah pelaksanaan senam di sanggar senam dismenore setiap dua kali dalam seminggu dengan menggunakan media terapi Al’Quran. Hasil Akhir pelaksanaan kegiatan ini akan di evaluasi tingkat nyeri haid yang dirasakan remaja putri yang rutin melakukan senam pada saat menstruasi. Hasil yang didapatkan Penurunan tingkat nyeri dismenore yang dirasakan remaja putri di panti asuhan sejahtera Aisyiyah dan penggunaan obat – obatan anti nyeri tidak lagi manjadi alternatif pilihan bagi remaja putri untuk mengatasi nyerinya pada saat haid. Ini di buktikan pada saat evaluasi kegiatan 2 remaja yang menggunakan obat anti nyeri sudah tidak lagi mengkomsumsi obat anti nyeri.

Page 1 of 1 | Total Record : 10