cover
Contact Name
Agus Ruswandi
Contact Email
agus.ruswandi.pgpaud@gmail.com
Phone
+6281320713771
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Gedung FKIP Uninus Lantai 2 Ruang D.10 Jalan Soekarno Hatta No 530 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan
ISSN : 25987992     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Majalah Ilmiah Pendidikan EduChild Dini menerbitkan artikel penelitian, melaporkan studi lapangan, praktik terbaik dan kebijakan pembelajaran anak usia dini dan pendidikan sejenis di tingkat nasional dan internasional. Jurnal ini menerbitkan artikel peer-review yang meliputi kurikulum, program perawatan anak, administrasi, pengembangan staf, hubungan keluarga-sekolah, masalah ekuitas, unit multikultural, nutrisi kesehatan, fasilitas, kebutuhan khusus, perawatan yang disponsori majikan, program bayi / balita, pengembangan anak , advokasi, dan banyak lagi. Artikel menganalisis masalah, tren, kebijakan, dan praktik, serta menawarkan sudut pandang yang terdokumentasi dengan baik dan rekomendasi praktis.
Articles 27 Documents
IMPLEMENTASI POLA PENGASUHAN ANAK BERDASARKAN METODE QIRA’AH MUBADALAH DI PAUD TERPADU AL-MUSYAWIRIN Nia Ramdaniati
EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): EDUCHILD VOL 6 NO 1 MAJALAH ILMIAH PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah keragaman pola pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua di PAUD Terpadu Al-Musyawirin yang berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak.  Karya tulis ini menyajikan bagaimana implementasi pola pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua PAUD Terpadu Al-Musyawirin sebelum dan sesudah menggunakan metode qira’ah mubadalah, mengetahui hambatan yang dihadapi dan solusi pengasuhan yang didapatkan. Sebelum menggunakan metode qira’ah mubadalah, orang tua melakukan relasi kuasa dengan pasangan sehingga anak-anak mendapatkan pola asuh yang otoriter, permisif dan orang tua yang tidak terlibat dalam pengasuhan anak karena kewajiban pengasuhan ditujukan pada seorang ibu saja. Setelah menggunakan metode qira’ah mubadalah, orang tua membangun relasi setara. Pekerjaan rumah dilakukan bersama sehingga menjadi teladan bagi anak-anak, kewajiban nafkah dan pengelolaan keuangan dilakukan secara fleksibel, keputusan diambil dengan bermusyawarah sehingga pola pengasuhan yang didapatkan anak menjadi demokratis serta meningkatkan keterlibatan ayah dan ibu serta anggota keluarga lainnya. Hambatan yang dihadapi oleh orang tua   adalah pengeloaan emosi yang sulit diubah dalam waktu yang singkat. Solusi yang didapatkan oleh orang tua membuat keluarga menjadi semakin bahagia dan tumbuh kembang anak menjadi maksimal.. Kata Kunci : : Implementasi, Pola Pengasuhan, Anak,  Qira’ah Mubadalah
PENDEKATAN INTEGRATED DAY SEBAGAI LAYANAN DASAR BIMBINGAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER BAKU (BAIK DAN KUAT) PADA ANAK USIA DINI DI TK KHAS DAARUT TAUHID, BANDUNG Octrianty, Evi
EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fase keemasan atau golden age bagi anak usia dini merupakan fase yang sangat fundamental bagi perkembangan mereka. Karena pada periode tersebut terjadi peluang yang sangat besar, penting dan berharga bagi kehidupan anak dalam membentuk dan mengembangkan pribadinya. Fase ini juga disebut sebagai fase awal pembentukan dalam kehidupan manusia. Dalam fasenya, sel-sel otak anak dalam usia ini berkembang dengan pesat menghasilkan berjuta-juta hingga bertriliun-triliun neuron, sel-sel neuron, dan cabang-cabang sel neuron (dendrit) yang terus- menerus berproses dalam pengaktivasian sel saraf melalui belajar dan berimajinasi. Untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal pada fase keemasan ini, anak usia dini perlu difasilitasi dengan berbagai layanan. Salah satu layanan yang dibutuhkan dalam membantu perkembangan anak usia dini adalah dengan kegiatan bimbingan di jenjang pendidikan anak usia dini, yakni di taman kanak-kanak. Kegiatan bimbingan dapat dilakukan dalam bentuk layanan dasar bimbingan yang dikemas dalam sebuah pendekatan bimbingan. Pendekatan bimbingan dilakukan melalui pendekatan integrated day yang merupakan bagian dari pendekatan perkembangan yang dapat dipandang sebagai pendekatan yang tepat digunakan dalam tatanan pendidikan formal dan nonformal, karena dapat memberikan perhatian terhadap perkembangan anak, juga melatih kemandirian, kepribadian, kebutuhan, minat serta membantu anak mempelajari keterampilan hidup. Seiring dengan kebutuhan tersebut, penulis menganalisis data melalui metode deskriptif kualitatif, dengan teknik berupa instrumen pengumpulan data dari hasil observasi layanan bimbingan di TK Khas Daarut Tauhid yang telah berupaya menerapkan pendekatan integrated day yang diwujudkan untuk membentuk nilai-nilai karakter baik dan kuat (baku).
PENDEKATAN INTEGRATED DAYS SEBAGAI LAYANAN DASAR BIMBINGAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER BAKU (BAIK DAN KUAT) PADA ANAK USIA DINI DI TK KHAS DAARUT TAUHID, BANDUNG Octrianty, Evi
EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fase keemasan atau golden age bagi anak usia dini merupakan fase yang sangat fundamental bagi perkembangan mereka. Karena pada periode tersebut terjadi peluang yang sangat besar, penting dan berharga bagi kehidupan anak dalam membentuk dan mengembangkan pribadinya. Fase ini juga disebut sebagai fase awal pembentukan dalam kehidupan manusia. Dalam fasenya, sel-sel otak anak dalam usia ini berkembang dengan pesat menghasilkan berjuta-juta hingga bertriliun-triliun neuron, sel-sel neuron, dan cabang-cabang sel neuron (dendrit) yang terus- menerus berproses dalam pengaktivasian sel saraf melalui belajar dan berimajinasi. Untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal pada fase keemasan ini, anak usia dini perlu difasilitasi dengan berbagai layanan. Salah satu layanan yang dibutuhkan dalam membantu perkembangan anak usia dini adalah dengan kegiatan bimbingan di jenjang pendidikan anak usia dini, yakni di taman kanak-kanak. Kegiatan bimbingan dapat dilakukan dalam bentuk layanan dasar bimbingan yang dikemas dalam sebuah pendekatan bimbingan. Pendekatan bimbingan dilakukan melalui pendekatan integrated day yang merupakan bagian dari pendekatan perkembangan yang dapat dipandang sebagai pendekatan yang tepat digunakan dalam tatanan pendidikan formal dan nonformal, karena dapat memberikan perhatian terhadap perkembangan anak, juga melatih kemandirian, kepribadian, kebutuhan, minat serta membantu anak mempelajari keterampilan hidup. Seiring dengan kebutuhan tersebut, penulis menganalisis data melalui metode ln generator, dengan teknik berupa instrumen pengumpulan data dari hasil observasi layanan bimbingan di TK Khas Daarut Tauhid yang telah berupaya menerapkan pendekatan integrated day yang diwujudkan untuk membentuk nilai-nilai karakter baik dan kuat (baku).
PERKEMBANGAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN PRA SEKOLAH: FOKUS PADA INOVASI PENDIDIKAN TK Lutfia, Annisa
EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): EDUCHILD: MAJALAH ILMIAH PENDIDIKAN
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semenjak tahun 2003, pola pendidikan pra-sekolah di Indonesia telah berkembang dan berubah lebih cepat dari sebelumnya. Minat meningkatkan kualitas pendidikan pra-sekolah terbukti dalam pengenalan kebijakan baru dan implementasi inisiatif baru dalam dekade terakhir. Perkembangan kebijakan ini telah menghasilkan perubahan signifikan dalam berbagai aspek standar kualitas pendidikan pra-sekolah di Indonesia. Makalah ini menyajikan konteks pendidikan dan praktek pendidikan pra-sekolah di Indonesia dan menyoroti kreativitas sebagai kunci untuk mempromosikan taman kanak-kanak yang berkualitas. Dimulai dari kebijakan yang dibuat oleh pemerintah sebagai landasan yuridis pendidikan anak usia, perkembangan kurikulum, standar tenaga pendidik, manajerial kelembagaan paud dan perkembangan metode pembelajaran. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia khusunya pendidikan anak usia dini melalui jalur pendidikan formal. Kunci keberhasilan upaya ini adalah inovasi-inovasi yang terus dilakukan dan diupayakan oleh berbagai pihak dalam pendidikan. Inovasi-inovasi dalam berbagai komponen pendidikan terus dilakukan dan disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat
BIMBINGAN MELALUI PEMBELAJARAN OUTING CLASS UNTUK MELATIH GERAK MOTORIK DAN KECERDASAN NATURALIS PADA ANAK USIA DINI Octrianty, Evi
EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): EDUCHILD: MAJALAH ILMIAH PENDIDIKAN
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pembelajaran outing class pada anak usia dini sangat berpengaruh pada perkembangannya, sebab proses pembelajaran pada anak usia dini bersifat learning by doing (belajar sambil bermain). Prinsip bimbingan yang merupakan bagian dari proses pendidikan dan menyatu dalam kegiatan pembelajaran menjadi satu hal yang tak terpisahkan, sehingga kegiatan pembelajaran outing class akan berkaitan erat dalam pelaksanaan bimbingan pada anak usia dini, yaitu bimbingan untuk melatih gerak motorik dan mengasah kecerdasan naturalis anak usia dini.Pembelajaran outing class banyak ragamnya dan sebagian besar sudah dapat diterapkan oleh guru pembimbing pada beberapa sekolah di tingkat PAUD/TK. Manfaat kegiatan outing class sangat berpengaruh besar terhadap peserta didik, guru, maupun proses pendidikan, karena outing class merupakan solusi dari sebuah kegiatan pembelajaran sehingga anak tidak perlu merasa jenuh dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Dengan kegiatan outing class, guru pembimbing dapat mengamati bahkan melihat sejauhmana perubahan yang dialami dan dirasakan anak dalam aspek perkembangannya, yaitu perkembangan motorik dan kecerdasan naturalis. Anak akan memiliki kemampuan motorik manakala melakukan berbagai macam kegiatan outing class, anak pun akan memiliki daya potensi kecerdasan naturalis manakala mereka mengalami secara langsung proses pembelajaran tersebut.
PENGARUH METODE BERMAIN TABUNG BERPUTAR TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIKA PERMULAAN AUD (ANAK USIA DINI) PADA SISWA KELOMPOK A TK INSAN KAMIL KECAMATAN CILENGKRANG KABUPATEN BANDUNG TAHUN AJARAN 2018-2019 Kartini, Entin; Mulyanto, Agus
EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2018): EDUCHILD: MAJALAH ILMIAH PENDIDIKAN
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan matematika permulaan merupakan salah satu kemampuan yang harus dikembangkan pada anak usia dini. Pembelajaran matematika untuk anak usia dini sangat penting untuk dikembangkan sejak dini agar anak dapat belajar dan berfikir secara logis dan matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari metode bermain tabung berputar terhadap kemampuan matematika permulaan AUD pada siswa kelompok A TK Insan Kamil Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung tahun ajaran 2018-2019. Metode bermain merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran anak usia dini, dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode bermain tabung berputar. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan design One group pretest-posttest design. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel terikat yaitu kemampuan matematika permulaan AUD dan variabel bebas yaitu penggunaan metode bermain tabung berputar. Populasi penelitian yaitu siswa kelompok A TK Insan Kamil. Jumlah seluruhnya 25 siswa 10 siswa laki-laki 15 siswa perempuan. Pengumpulan data yaitu dengan observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode bermain tabung berputar berpengaruh terhadap kemampuan matematika permulaan AUD. Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui bahwa N = 25 dengan mengunakan taraf signifikasi 5% = 1,8892296 setelah dicari perbedaan skor rata-rata pre-test dan post-test menggunakan analisis statistik yaitu uji-t diperoleh hasil pre-test dan post-test kemampuan matematika permulaan AUD (1,8892296 > 1,71088 ). Selain itu, juga dapat dilihat dari rata-rata post-test kemampuan matematika permulaan didapat hasil prosentase sebesar  anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH) meningkat dari 12% menjadi 22% dan kemampuan anak yang berkembang sangat baik indohoki77 menyediakan layanan pelanggan 24/7 yang siap membantu setiap saat mengalami peningkatan dari 34% menjadi 53%. Maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode bermain tabung beputar berpengaruh terhadap kemampuan matematika permulaan AUD pada siswa kelompok A TK Insan Kamil tahun ajaran 2018-2019.
EFEKTIVITAS PERMAINAN TRADISIONAL TONG MALI MALIATONG DALAM MENGOPTIMALKAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA TAMAN KANAK-KANAK Choeroni, Erni; Rizkiyani, Fanny; Yunia Sari, Dianti
EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): EDUCHILD MEI 2021
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih belum optimalnya perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di TK Islam Baitussalam dan TKQ Al-Abror. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku prososial anak usia dini, upaya guru dalam mengembangkan perilaku prososial anak usia dini, dan efektivitas permainan tradisional Tong Mali Maliatong dalam upaya menstimulus perilaku prososial anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan: 1) kondisi perilaku prososial anak melalui permainan tradisional Tong Mali Maliatong mengalami perkembangan yang optimal, 2) upaya guru dalam menstimulus perilaku prososial melalui permainan Tong Mali Maliatong dengan memberikan, reward dan pujian,juga games kepada anak agar anak termotivasi dalam mengembangkan perilaku prososial, 3) faktor pendukung keberhasilan peran guru dan orang tua dalam memberikan bimbingan pada saat di rumah atau pun di sekolah, 4) Kesesuaian antara pencapaian perilaku prososial anak usia 5-6 tahun dengan standar yang berlaku Para pemain baru sering kali merasa bingung dengan berbagai permainan yang ditawarkan. Untuk itu, Wargabet menyediakan panduan lengkap dan tutorial bagi pemain pemula setelah diberikan stimulus melalui permainan tradisional di TK Islam Baitussalam dan TKQ Al-Abror sudah berjalan baik dan optimal.

Page 3 of 3 | Total Record : 27