cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023" : 10 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR QUR’AN HADIT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY supardi supardi; Sugiati
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.8927

Abstract

This study aims to analyze learning activities and increasing motivation to study Al-Qur’an hadith using the two stay two stray learning model. The research method uses classroom action research. The research results found: First, pre-cycle student learning activities have a low activity level, the first cycle of moderate activity levels, and the second cycle of high activity levels. An increase of 25%, from pre-cycle to first cycle. And 26% from the first cycle to the second cycle. Second, the pre-cycle learning motivation is low, the first cycle is medium, and the second cycle is high. Increased motivation 22% from pre cycle to the first cycle and 20% from the first cycle to the second cycle. The two stay two stray learning model can increase students' motivation to learn the Qur'an hadith. The more effective learning of the Qur'an and hadith using the two stay two stray learning model, the higher the student's learning motivation, the higher the student's learning motivation.
AN EXPLORATION OF THE SOURCES OF HUMANISM IN ISLAMIC EDUCATION (EPISTEMOLOGICAL ANALYSIST OF UMAR BIN KHATTAB'S THOUGHT) Muhammad Hafizh; Sarah Dina; Muhammad Rifqi Zam zami
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9131

Abstract

The research problem is the incompatibility of the vision and mission of Islamic education with the problematic state of pluralism at the time of Umar bin Khattab so that it is required to adjust education to these circumstances so that how the epistemology of the source which is the basis of humanism in Islamic Education in the perspective of Umar bin Khattab is the formulation of the problem. This research was conducted using a literature study which is classified as a type of qualitative research. Primary data refers to the book Philosophy of Islamic Education A Building of Islamic Studies and secondary data refers to a number of literature related to the theme in the form of books or research. Descriptive analysis is used to analyze a number of existing data so that the research objectives in the form of uncovering and examining the sources used by Umar bin Khattab in giving birth to the humanistic concept in education at that time can be achieved with an epistemological approach. the result of this research is that the main source of Umar bin Khattab's thinking in humanism education is the Qur'an, namely in Qs. al-Ma'idah/5: 2, Qs. al-Hujurat/49: 9 and 13, Qs. Ali Imran/3: 159 and hadith. Ali Imran/3: 159 and the relevant hadith.
PERAN PENDIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM: KAJIAN KONSEPTUAL HADIST-HADIST TARBAWI Nurdiyanto; Ahmad Jailani Nasution; Maslani Maslani
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9185

Abstract

The role of the educator is the most important thing in the continuity of learning so that it must be given an important role in Islamic Education. Many studies on the role of educators do not explicitly describe the nature of educators themselves. The aim of this research is to describe the nature of educators, the characteristics of educators, the duties and obligations of educators and the role of educators in Islamic education. The approach taken in this study uses a qualitative approach with library research methods. Data collection techniques were obtained from journals, e-books, magazines, newspapers and the hadith books of Politikus Sittah, (the book of Sahih Bukhari, the book of Sahih Muslim, the book of Sunan Abu Daud, the book of Sunan Turmudzi, the book of Sunan Al-Nasa'I, the book of Sunan Ibn Majjah and Ususut tarbiyah Islamiyah Fi Sunnatin Nabawiyyah). Meanwhile, the analysis technique used is descriptive analysis by comparing the findings, then the results are studied in depth starting from the position of hadith, matan hadith, and sanad hadith and used as new findings. The results of this research show that based on the interpretation of the Prophet's hadiths the role of educators is very important, including; educators as Facilitators, Motivators, Inspirators, Mentors, Sparking students' imagination and creativity, Developing character values ​​and teamwork, Social empathy.
PERENCANAAN DAN PENETAPAN KURIKULUM AL-KHAIRIYAH SECARA NASIONAL Rahayu Permana; Ahmad Suhaili; Angga Pusaka Hidayat
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9267

Abstract

Research on Al-Khairiyah Islamic Boarding School in the field of local curriculum has not been specifically examined. Of course, this is very interesting to describe in the results of education policy research. The Al-Khairiyah Islamic Boarding School has a long journey. It has produced many alumni who can become superior human beings and have an insight into science and technology. The Al-Khairiyah curriculum as a local content that wants to be implemented requires the readiness of the Al-Khairiyah Executive Board. This research aims to see the plans that the Al-Khairiyah Executive Board will implement regarding the Al-Khairiyah curriculum nationally for all Al-Khairiyah branches. This study uses historical methods, namely heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The study results found that the Al-Khairiyah Islamic boarding school should have a curriculum containing Al-Khairiyah knowledge. To support the implementation of the Al-Khairiyah curriculum, writing an Al-Khairiyah book as a learning resource is necessary. In realizing the Al-Khairiyah curriculum, an Upgrade was held on June 17, 2017, as the first step to strengthen the implementation of the Al-Khairiyah curriculum.
PEMBIASAAN SHALAT DHUHUR BERJAMAAH UNTUK MENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA SMPN 10 KOTA CILEGON sulaeman; Eneng Muslihah; Hunainah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9317

Abstract

Salah satu ibadah yang tidak boleh ditinggalkan oleh manusia adalah shalat. SMPN 10 Kota Cilegon merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memperhatikan nilai-nilai keagamaan dalam setiap kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Tujuan dalam penelitian ini : 1) untuk mengetahui pembiasaan shalat dhuhur berjamaah di SMPN 10 Kota Cilegon. 2) untuk mengetahui kendala atau hambatan pembiasaan shalat Dhuhur berjamaah SMPN 10 Kota Cilegon.  3) Untuk mengetahui pembiasaan shalat Dhuhur berjamaah dalam peningkatan kedisiplinan siswa SMPN 10 Kota Cilegon. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualiatif. Penulis melakukan penelitian dengan cara terjun ke lapangan (Field Research) yaitu di SMPN 10 Kota Cilegon. Kemudian data yang didapat di lapangan diolah menggunakan teknik analisis deskriptif. Data yang didapat di lapangan adalah data dari hasil wawancara, observasi, dan dokomentasi di lapangan. Hasil penelitian sebagai berikut : 1). Tujuan dilaksanakan pembiasaan shalat dhuhur berjamaah adalah supaya siswa terbiasa shalat tepat waktu, kemudian diharapkan pula siswa dapat menghargai waktu, yaitu setiap masuk waktu shalat maka siswa langsung mengerjakan shalat. Realisasi pembiasaan shalat dhuhur berjamaah sudah bagus, sebagian besar siswa  sudah melaksanakan shalat dhuhur berjamaah tepat waktu. Ada beberapakebijakan terhadap siswa jika tidak melaksanakan shalat dhuhur berjamaah, salah satunya berkurangnya nilai pelajaran agama. Dan bagi siswa yang selalu shalat berjamaah tepat waktu juga diberikan nilai tambah pada mata pelajaran agama. 2). Terdapat beberapa kendala dalam pembiasaan shalat dhuhur berjamaah, seperti mushalla yang kurang memadai, guru yang acuh, dan siswa yang menunda-nunda melaksanakan shalat sehingga mempengaruhi siswa yang lain.3). Terdapat pengaruh dari shalat dhuhur berjamaah terhadap peningkatan kedisiplinan siswa di SMPN 10 Cilegon, kebanyakan siswa berubah lebih baik setelah adanya pembiasaan shalat dhuhur berjamaah, dan siswa-siswa tersebut mendapat pembelajaran dari shalat dhuhur berjamaah, salah satunya berpengaruh terhadap kedisiplinan
EVALUATION OF THE MAGHRIB MENGAJI PROGRAM IN LEBAK REGENT REGULATION NUMBER 4 OF 2013: CASE STUDY IN KP. MALANGNENGAH, BANJARSARI DISTRICT, LEBAK REGENCY Saefudin Zuhri; Nurul Anriani
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9438

Abstract

Reciting the Qur'an is an activity of reading the holy book of the Qur'an and is included in worship which has priority for Muslims. Recitation activities are more often carried out at night, which will be seen and heard in almost all Indonesian Muslim communities including Lebak Regency. The purpose of this study was to analyze the Implementation of Lebak Regency Regent Regulation Number 4 of 2013 concerning the Maghrib Koran Movement in Malang Nengah Village, Bendungan Village, Banjarsari District, Lebak Regency. The background of this research is the absence of the contact body and the Maghrib Koran Movement Council in Malang Nengah Village. In addition, there is no evaluation system from the Koran teacher for children who read the Qur'an in Malangnengah Village, so there is no clear indicator for children's ability to read the Qur'an. This research approach uses qualitative research. The results of the research were then analyzed using the Miles and Huberman Model. The results of this study indicate that the indicators of resources and bureaucracy are weak so that the implementation of Lebak Regency Regent Regulation No. 4 of 2013 concerning the Maghrib Movement in Malangnengah village is experiencing problems. However, the habit of reciting the Koran and children's ability to read the Qur'an were not directly affected by the Lebak Regency Regent's Regulation Number 4 of 2013 concerning the Maghrib Koran Movement.
URGENSI MODERNISASI SISTEM PENDIDIKAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF KH. AHMAD DAHLAN Muhammad Rifqi Zam Zami; Muhammad Hafizh
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9439

Abstract

Permasalahan pendidikan Islam dinilai kompleks untuk ditelaah dan harus dilaksanakan sesuai dengan konteks modernisasi. Permasalahan yang sering timbul adalah sistem pendidikan yang terkesan klasik dan menimbulkan sikap skeptis masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang telah ada. KH. Ahmad Dahlan merupakan tokoh modernisasi pendidikan Islam dan pemikiran beliau dapat menjadi acuan bagi seluruh lembaga pendidikan Islam di Indonesia untuk selalu melakukan modernisasi sistem pendidikan Islam sesuai dengan perkembangan zaman. Penelitian yang kami laksanakan pada proses penulisan ini menggunakan metode kualitatif (library research), sumber data berasal dari beberapa literatur dan penyajian data serta analisisnya disajikan secara deskriptif. Model penelitian ini akan memberikan petunjuk bagi penulis untuk menemukan konsep modernisasi sistem pendidikan Islam perspektif KH. Ahmad Dahlan dalam modernisasi sistem pendidikan Islam. Bahwasanya modernisasi sitem pendidikan merupakan sebuah keniscayaan agar lembaga pendidikan Islam dapat mengikuti perkembangan zaman sehingga output yang dihasilkan dari lembaga pendidikan Islam dapat mencapai tujuan pendidikan yaitu menghasilkan individu yang berkarakter, berilmu dan pluralistik dalam meyakini agama serta mampu memahami isu-isu kontemporer dan pada akhirnya akan menghilangkan sikap skeptis masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam.
PEMANFAATAN APLIKASI JAWAMI’UL KALIM PADA MATA KULIAH ILMU HADITS BAGI MAHASISWA PAI UIN SMH BANTEN Syihabuddin; Repa Hudan Lisalam; Adam Riziq Rizqullah; Sendi Permana
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9457

Abstract

Abstrak: Kegiatan pelatihan aplikasi Jawami’ul Kalim dalam mata kuliah Ulumul Hadits ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa Pendidikan Agama Islam UIN SMH Banten dalam melakukan takhrij hadits secara digital. Jika selama ini takhrij hadits yang mereka pelajari adalah dalam bentuk manual menggunakan kitab versi cetak, maka dengan penguasaan terhadap aplikasi Jawami’ul Kalim mereka dapat melakukan takhrij hadits dengan lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah dalam bentuk ceramah, pendampingan dan pelatihan. Mahasiswa diberi penjelasan terlebih dahulu tentang apa itu Jawami’ul Kalim dan fungsinya. Kemudian mahasiswa didampingi untuk menginstal dan mengenali fitur-fitur Jawami’ul Kalim dan terakhir mahasiswa diberikan contoh bagaimana mengoprasikan Jawami’ul Kalim dalam melakukan takhrij hadits dan mempraktikannya secara mandiri dengan tetap didampingi oleh tutor. Hasil dari kegiatan pelatihan aplikasi Jawami’ul Kalim dalam mata kuliah Ulumul Hadits adalah sebanyak 95.8% mahasiswa mampu menguasai cara menelusuri hadits menggunakan Jawami’ul Kalim dan sebanyak 77.1% mahasiswa mampu menguasai cara menelusuri kualitas perawi hadits dalam satu rangkaian sanad. Dan setelah mempraktikan langsung bagaimana melakukan takhrij hadits secara digital menggunakan aplikasi Jawami’ul Kalim, 93.8% mahasiswa merasa terbantu jika dibandingkan dengan melakukan takhrij hadits secara manual.
PEMBENTUKAN SIKAP KEPEDULIAN SOSIAL PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM JUM’AT BERBAGI subekhan; Wardah Aulia; Hafid Rustiawan; Ali Maksum
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mendeskripsikan Pembentukan Sikap Kepedulian Peserta Didik Melalui Program Jum’at Berbagi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode dan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Adapun sumber data pada penelitian ini, yaitu Guru PAI, kepala sekolah, Waka Kesiswaan, dan Peserta Didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, sikap kepedulian sosial yang telah tertanam pada siswa antara lain sikap empati, sopan santun dan sikap saling berbagi. Kedua, pelaksanaan program jum’at berbagi dapat menumbuhkan sikap kepedulian sosial peserta didik.
ANALYSIS OF BLENDED LEARNING TEACHING METHODS ISLAMIC EDUCATION IN DIGITAL ERA Farrel Feriansyah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i2.9460

Abstract

Abstract: In the contemporary digital era, education is undergoing a transformative shift, and Islamic education is no exception. This study delves into the analysis of blended learning teaching methods within the context of Islamic education, exploring the intersection of traditional pedagogical approaches and digital technologies. The research employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative data collection methods to provide a comprehensive understanding of the effectiveness and challenges associated with blended learning in Islamic education. A review of the existing literature establishes the theoretical framework, emphasizing the need for adaptive teaching methods that align with the demands of the digital age while preserving the core values of Islamic education.The qualitative component involves interviews and focus group discussions with educators, students, and educational administrators, aiming to capture the perspectives, experiences, and attitudes towards blended learning in Islamic education. The study contributes to the growing body of literature on technology-enhanced education in the context of Islamic studies, providing insights that can inform pedagogical practices, curriculum design, and policy development. As the digital landscape continues to evolve, understanding the nuances of blended learning in Islamic education becomes imperative for educators, policymakers, and stakeholders seeking to ensure the holistic development of students in the modern era.

Page 1 of 1 | Total Record : 10