cover
Contact Name
Kharisma Pratama
Contact Email
-
Phone
+6282255914494
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sungai Raya Dalam Gg. Ceria V No.10, Pontianak - Kalimantan Barat
Location
Kab. kubu raya,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
ISSN : 28068375     EISSN : 25280937     DOI : -
Core Subject : Health,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of nursing and health sciences.
Articles 88 Documents
UJI EFEKTIFITAS PENGGUNAAN DAUN SALAM (Syzygium Polyanthum) DAN MADU SERTA NACL 0,9% TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA AKUT PADA TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus Strain Wistar) Suriadi, Suriadi; Imran, Imran; Hadi, Ardyan Wanto
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Bay leaf (Syzygium polyanthum) contains flavonoids, saponins, tannins, carbohydrates, vitamin A, vitamin C, calcium and iron, while honey contains various classes of nutrients such as protein, carbohydrates, vitamin B1, vitamin C, phosphorus and iron has a healing effect on wounds. The content contained within the bay leaves and honey is able to give the effect of re- epithelialization of skin tissue damaged as a result of acute injury. Objectives: This study aims to determine the effectiveness of the test bay leaves and honey and nacl 0.9 % as a control for acute wound healing in male white rats (Rattus norvegicus Wistar strain). Methods: The research method uses a form of quasi-experimental studies (Quasy-Experiment Design) and posttest study design used is the Only Design. Manufacture of bay leaf extraction by maceration method and used as many as 15 test animals were divided into 3 treatment groups, namely treatment bay leaf, honey treatment group and the group treated with nacl 0.9 %. Acute wounds in the back right and left with a diameter of 1 cm were treated and observed the healing effects for 6 days. Results: The results showed that from day 1 to day 6 observation of acute wounds suffered diminution in diameter but no significant difference of the three treatments. Conclusion: It was concluded that the bay leaves and honey and 0.9 % NaCl effect on wound healing, but the use of bay leaves is no more effective than honey and 0.9 % NaCl.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kekambuhan Pasien Dengan Perilaku Kekerasan Di Ruang Rawat Jalan Rumah Sakit Khusus Provinsi Kalimantan Barat Wardani, Nuniek Setyo; Kardiatun, Tutur; Nofita, Eva
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perilaku kekerasan adalah respons terhadap stressor yang dihadapi oleh seseorang, yang ditunjukan dengan perilaku aktual melakukan kekerasan, baik pada diri sendiri, orang lain maupun lingkungan, secara verbal maupun nonverbal, bertujuan untuk melukai orang lain secara fisik maupun psikologis. Kekambuhan adalah peristiwa timbulnya kembali gejala-gejala yang sebelumnya sudah memperoleh kemajuan, faktor yang dapat mempengaruhi kekambuhan yaitu; putus obat, dukungan keluarga dan dukungan lingkungan masyarakat. Tujuan penelitian: mengidetifikasi ?faktor-faktor yang mempengaruhi kekambuhan pasien perilaku kekerasan di Ruang Rawat Jalan Rumah Sakit Khusus Provinsi Kalimantan Barat??. Metode: Desain penelitian penelitian descriptive correlational dengan rancangan cross sectional penyebaran kuesioner kepada subyek penelitian dengan pemilihan secara non probability sampling (sample non random) dengan sempel yang berjumlah 96 orang. Instrumen perilaku kekerasan, faktor putus obat, dukungan keluarga dan dukungan lingkungan masyarakat dengan menggunakan kuesioner. Uji analisis pada penelitian ini adalah uji statistik chi square. Hasil:  Analisis bivariat dengan chi square menunjukan tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dan lingkungan masyarakat tetapi ada hubungan faktor putus obat terhadap kambunya pasien perilaku kekerasan. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan lingkungan masyarakat dengan perilaku kekerasan tetapi terdapat hubungan antara putus obat dengan kambuhnya perilaku kekerasan di Ruang Rawat Jalan Rumah Sakit Khusus Provinsi Kalimantan Barat.  
Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Terhadap Minat Menggunakan KB IUD Di Puskesmas Purnama Surtikanti, Surtikanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Program keluarga berencana ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, keluarga serta masyarakat. Dengan pelaksanaan KB diusahakan agar angka kelahiran dapa tditurunkan, sehingga tingkat kecepatan perkembangan penduduk tidak melebihi kemampuan kenaikan produksi, dan dengan demikian diharapkan dapat ditingkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraanrakyat. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara pengetahuan ibu terhadap minat menggunakan KB IUD. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 139 orang dengan melakukan wawancara menggunakan kuisioner. Analisa data dilakukan secara deskriptif dengan melihat presentase data terkumpul lalu membahas hasil penelitian dengan menggunakan teori dan kepustakaan yang ada dan dianalisis dengan uji kemaknaan yang sesuai, yaitu tes chi square. Hasil: Hubungan antara pengetahuan ibu terhadap minat menggunakan KB IUD di Puskesmas PurnamaTahun 2013 didapat jumlah ibu yang berpengetahuan baik ada 97 orang (69,8%) dan yang berminat sebanyak 95 orang (68,3%) sedangkan jumlah ibu yang berpengetahuan kurang sebanyak 42 orang (30,2%) dan yang tidak berminat sebanyak 44 orang (31,7%). Kesimpulan: ada hubungan pengetahuan Ibu terhadap minat menggunakan KB IUD di Puskesmas Purnama.  
Pengaruh Komunikasi Ibu Tentang Menstruasi Terhadap Kesiapan Anak Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas V Sdn 53 Kubu Raya Tahun 2014 Ramadhaniyati, Ramadhaniyati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Setiap anak perempuan akan mengalami berbagai reaksi yang berbeda dalam menghadapi menstruasi pertamanya (menarche) baik secara positif maupun negatif. Kesiapan anak perempuan dalam menghadapi menarche tergantung pada informasi yang mereka dapat saat melakukan komunikasi pada orang terdekat yaitu keluarga khususnya orang tua yang sudah tentu sangat memahami kondisi anak perempuannya. Akan tetapi hasil survey pendahuluan yang peneliti lakukan menunjukkan adanya hambatan komunikasi ibu kepada anak perempuannya dalam memberikan informasi mengenai menstruasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh komunikasi ibu tentang menstruasi terhadap kesiapan anak menghadapi menarche pada siswi kelas V SDN 53 Kubu Raya tahun 2014. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-eksperiment dalam bentuk one group pre-post test design. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah total sampling. Adapun jumlah sampel yang diambil sebanyak 40 siswi kelas V di SDN 53 Kubu Raya dan Ibu yang menjadi orang tua siswi. Metode pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan uji analisis menggunakan uji Paired t-test. Hasil: analisis bivariat dengan uji Paired t-test menunjukkan ada peningkatan yang bermakna untuk rata-rata kemampuan komunikasi ibu dan kesiapan anak menghadapi menarche sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p 0,000 (<0,05). Berdasarkan hasil kesiapan anak menghadapi menarche yang mengalami peningkatan sebelum dan sesudah diberikan komunikasi tentang menstruasi oleh ibu menunjukkan bahwa adanya pengaruh komunikasi ibu tentang menstruasi terhadap kesiapan anak menghadapi menarche pada siswi kelas V SDN 53 Kubu Raya tahun 2014. Kesimpulan: semakin baik komunikasi ibu tentang menstruasi terhadap anak perempuannya, maka semakin baik pula bagi kesiapan anak dalam menghadapi menstruasi pertamanya (menarche).
Korelasi Antara Perilaku Vulva Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Mahasiswi Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Untversitas Tanjungpura Pontianak Karyati1, Apriyani; Suriadi, Suriadi; Febriyanti, Tri Rina
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Indonesia sebanyak 75% wanita pernah mengalami keputihan minimal satu kali dalam hidupnya dan 45% di antaranya mengalami keputihan dua kali atau lebih. Perawatan genetalia eksterna yang kurang tepat dapat menjadi pemicu terjadinya keputihan terutama keputihan yang bersifat patologis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya korelasi antara perilaku vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada mahasiswi keperawatan di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak Tahun 2014. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 151 mahasiswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan rancangan stratifikasi proporsional. Hasil : Kejadian keputihan pada mahasiswi program studi keperawatan di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak Tahun 2014, sangat tinggi,yaitu sebanyak 95,4% mahasisiwi keperawatan mengalami keputihan fisiologis dan sisanya sebanyak 4,6% mengalami keputihan patologis. Periiaku vulva hygiene tepat dengan persentase sebesar 98% dan perilaku vulva hygiene dengan kurang tepat dengan persentase 2%. Analisa data menggunakan uji Spearman diperoleh nilai signifikan p=0,012 (P<0,05). Nilai korelasi r= 0,204 (korelasi lemah) dan arah korelasi positif (+). Kesimpulan : Peneliti menyimpulkan bahwa kejadian keputihan dipengaruhi oleh perilaku vulva hygiene.  
Hubungan Antara Kepercayaan Diri Remaja Dengan Prestasi Akademik Di Madrasah Aliyah Negeri (Man) 1 Pontianak Barat Tahun 2014 Hastuti, Lidia; Lukita, Yenni; Sugiarti, Ayu
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kepercayaan diri adalah rasa positif dalam berfikir untuk menciptakan sugesti yang ada dalam diri seseorang berupa keyakinan dan kepercayaan terhadap kemampuan dan potensi yang dimilikinya, serta dengan kemampuan dan potensinya tersebut individu tersebut merasa mampu menggapai dan mewujudkan segala impiannya yang di raih dengan tenaga sendiri di dalam dirinya.Percaya diri apabila dikaitkan dengan prestasi akademik maka hal tersebut adalah seperti suatu keyakinan dalam diri individu akan kemampuannya dalam mengerjakan tugas?tugas belajarnya. Kepercayaan diri di bidang akademik merupakan atribut internal yang dimiliki seseorang yang dapat memotivasi dan mengarahkan perilaku untuk mencapai tujuannya. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara kepercayaan diri remaja dengan prestasi akdemik di MAN 1 Pontianak Barat tahun 2014. Metode: Penelitian menggunakan rancangan korelasional dengan teknik Cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa/i MAN 1 Pontianak Barat sebanyak 245 orang dengan jumlah sampel71 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan analisis data chi square test. Hasil Penelitian: Sebagian besar siswa/i MAN 1 Pontianak Barat memiliki kepercayaan diri rendah namun memiliki nilai yang memuaskan dari segi nilai raport semester ganjil kelas XII yaitu sebanyak 69 orang 97,2% dan yang memiliki kepercayaan diri tinggi dengan nilai yang sangat memuaskan sebanyak 2 orang 2,8%. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kepercayaan diri remaja dengan prestasi akademik di MAN 1 Pontianak Barat tahun 2014.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Remaja Awal Dalam Menghadapi Menarche Di SD Pontianak Tenggara Tahun 2014 Lukita, Yenni; Jiu, Cau Kim; Yani, Diah Fauri; Hastuti, Lidia
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kriteria yang paling sering digunakan adalah dimulainya menstruasi pertama (menarche), namun ketidaktahuan terhadap hal tersebut dapat membuat mereka hidup dalam kegelisahan dan ketakutan disertai dengan perasaan terkejut, cemas, bahkan keresahan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan remaja awal dalam menghadapi menarchedi SD Pontianak Tenggara tahun 2014. Metode: Jenis data berbentuk kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 51 responden yang duduk dikelas VI SD Pontianak Tenggara tahun 2014 dengan teknik cluster samling. Teknik dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner.Analisa data menggunakan uji chi-square dengan taraf signifikansi (?) 0,05 dan tingkat kepercayaan 95%. Hasil Penelitian: Tidak mendapat dukungan sosial ibu, yaitu 30 orang (58,8%) dengan p value 0,688, siswi yang tidak mendapat dukungan sosial dari teman sebayanya sebanyak 30 orang (58,8%) dengan p value 0,461, siswi dengan sikap tidak mendukung terhadap menarche 31 orang (60,8%) dan p value 0,493, sedangkan pengetahuan siswi dalam kategori baik lebih banyak, yaitu 33 orang (64,7%) dengan p value 0,285, siswi yang siap mengalami menarche pada usia >13 tahun sebanyak 42 orang (82,3%) dan p value 0,243, serta siswi yang telah siap menghadapi menarche diusianya sekarang hanya 25 orang (49%). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial ibu, dukungan sosial teman sebaya, pengetahuan, sikap, dan usia dengan kesiapan remaja awal menghadapi menarche di SD Pontianak tenggara tahun 2014.  
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Dan Dukungan Suami Dengan Motivasi Pemeriksaan Antenata Care Dipuskesmas Sungai Raya Dalam Kardiatun, Tutur; Hastuti, Lidia; Lukita, Yenni; Irham, Irham
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Each year approximately 20,000 women die from complications in Indonesia in persalinan.One of them to reduce the "maternal death." One of them by increasing the knowledge and support of her husband and motivation so that pregnant women can be examined pregnancy appropriate and timely manner . Objective: This study aims to determine the "relationship between maternal knowledge and support of her husband on the motivation of antenatal care (ANC). Methods: This type of study design using analytic observational study with cross sectional approach to study the relationship between maternal knowledge and support of her husband on the motivation of antenatal care (ANC). The design is a cross sectional analytical study design aimed to determine the relationship of the independent variables are variables where the knowledge and support of her husband and the dependent variable motivation diidenfikasi on one unit waktu.analisa ches quare test data using the (?) = 0.05 . Results of the study: from the analysis there was a significant association between maternal knowledge and motivation antenatal care (Ha accepted) (p = 0.026 ? 0.05) and no significant relationship between husband and motivational support antenatal care (Ha rejected) higher value of (p = 0.321 ? 0.05). Conclusion: there is a relationship between knowledge of pregnant women with antenatal care in motivation that could mean that the knowledge of factors can affect the motivation of pregnant women in antenatal care , while there was no relationship with the husband's support motivation antenatal care it can be interpreted that the husband's support factor can not affect the motivation of prenatal care .
Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Dengan Riwayat Sectio Caesarea Di Poliklinik Obstetri Rsud Dr. Soedarso Pontianak Wardani, Nuniek Setyo; Haryanto, Haryanto; Prihantini, Nia
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sectio caesarea adalah persalinan  melalui pembedahan. Ibu hamil dengan riwayat sectio caesarea seringkali merasa cemas dengan keadaan atau kondisi yang dialaminya. Ibu cenderung merasakan cemas, seperti takut akan kehamilan yang mengancam, takut mati, trauma kelahiran, proses  persalinan  yang akan dihadapi, dan lain-lain. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk  mendapatkan gambaran tingkat kecemasan ibu hamil dengan riwayat sectio caesarea di Poli Obstetri RSUD dr. Soedarso Pontianak Kalimantan Barat. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik acidental sampling sebanyak 30 orang ibu hamil dengan riwayat sectio caesarea. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi data demografi dan  alat ukur kecemasan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS). Analisa menggunakan presentasi pada variabel tingkat kecemasan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan 36% responden mengalami kecemasan  dengan gejala ringan,  gejala sedang sebanyak  33,3%, tidak ada gejala sebanyak 23,3%, dan kecemasan berat sebanyak 6,7%. Kesimpulan: Peningkatan  upaya promotif melalui penyuluhan kesehatan ibu hamil dan proses persalinan perlu ditingkatkan pada ibu hamil dengan riwayat sectio caesarea agar tingkat kecemasan yang dialami ibu hamil bisa berkurang
Gambaran Karakteristik Individu Penderita Dermatofitosis Di Poli Kilinik Penyakit Kulit Dan Kelamin Rsud Dr. Soedarso Pontianak Jiu, Cau Kim; Wuriani, Wuriani; Mansunomi, Veronika
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JK2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Diseases caused by dermatophyte fungi group called "Dermatophytosis". Aims: The purpose of this study is to describe characteristics of individuals with dermatophytosis in Polyclinic Dermatology and Venereology Dr. Soedarso?s Hospital Pontianak. Methods: The samples in this study were 54 patients with a diagnosis of dermatophytosis. The independent variable in this study is composed of age, sex, occupation, education, socio economic status, marital status and personal hygiene. Results: Based on the results of the univariate analysis found that the characteristic age is the age category of respondents with elderly, gender characteristics of the respondents are male sex, characteristics of education is the education level of the respondents graduated from college, job characteristics is respondent with a job house wife, characteristics  of marital status is the status of married respondents, characteristics of the social status of the respondents with higher socio economic status, and characteristics of personal hygiene are respondent already doing personal hygiene behaviors that are good enough. Conclusions: Effort do to prevent fungal skin infectionis to maintain the effectiveness of the practice of personal hygiene routineis by using soap bath at least twice a day, change clothes and hygiene items whose usein contact with skin.