cover
Contact Name
Immanuela P. Saputro
Contact Email
realtech_fatek@unikadelasalle.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
realtech_fatek@unikadelasalle.ac.id
Editorial Address
Kairagi I, Kombos, Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Realtech
ISSN : 19070837     EISSN : 2621590X     DOI : https://doi.org/10.52159
Jurnal Ilmiah Realtech merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado sebagai bentuk publikasi dalam hal pengembangan di Bidang Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri dan Teknik Sipil.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2018)" : 14 Documents clear
PERANCANGAN DAN PENGUKURAN JARAK TEMPUH MOTOR INJEKSI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Dennis Manorek; Julie Rante; Alexander Patras
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.19

Abstract

Perkembangan teknologi otomotif saat ini semakin pesat, hal ini didasari atas pemikiran dan kebutuhan manusia yang juga berkembang pesat. Atas dasar itulah penerapan teknologi pada dunia otomotif terus berevolusi hingga tercipta teknologi yang kian canggih sesuai dengan perkembangan zaman. Namun banyak yang meremehkan tentang penggunaan bahan bakar. Dimana setiap orang lebih mengutamakan feeling mereka dari pada jarum penunjuk kapasitas bahan bakar yang saat ini sudah digital. Dan pada akhirnya banyak yang kita temui di jalan sedang mendorong motor mereka karena kehabisan bahan bakar. Oleh karena itu, penulis merancang dan membuat pengukuran jarak tempuh motor injeksi berbasis mikrokontroler. Perancangan dan pengukuran jarak tempuh motor injeksi berbasis mikrokontroler ini menggunakan Hardware yaitu mikrokontroler NodeMCU ESP8266, Regulator, Modul GPS. Sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah bahasa C dan PHP. Dengan menggunakan komponen-komponen di atas maka perancangan dan pengukuran jarak tempuh motor injeksi menggunakan Mikrokontroler yang dapat berkerja dengan baik.Dimana untuk jarak tempuh 20,7 km menggunakan 1 liter bensin sedangkan jarak tempuh 124,4 km menggunakan 6 liter.
USULAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI DI PERCETAKAN TRIBUN MANADO MENGGUNAKAN METODE DMAIC SIX SIGMA Geraldo Paat; Ronaldo Rottie; Yulius Raton
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.20

Abstract

A Proposal to improve production in Tribun printing Manado using the DMAIC Six Sigma method. In the background is the rapid development of technology that requires a printing company to use machines instead of humans to speed up the production process to supply the market's demand. But new problems encountered, the faster the production process the more the product will be defective. The same problem is also faced by Tribun Manado printing. From the data obtained from February to April, the averagenewspaper produced each month reached 1,088,345 copies with average product defects of 32,651 copies. Based on these data aDMAIC Six Sigma method is used (Define, Measure, Analysis, Improve, Control) to analyze and look for factors that cause waste ordefect during the production process. The stages of DMAIC begin with the Define stage. At the define stage a project charter is created, containing the description of the defective product problem. Making SIPOC diagram to know the interaction involved in the production process starts from the ordering of raw materials then news writing, editorial stage, layout, production process until dissemination then determination CTQ where CTQ found in Tribun Manado printing is 3 CTQ. At the measure stage the NP chart is created. From a presentation made from NP chart, the resulting product defect reaches 3%, Cp 0.7, DPMO 30000 average with a low 3.4 sigma value indicates printing needs improvement. At the stage of analysis, a diagram Ishikawa is made to describe the root cause of each CTQ, and it is found: shaded writing, blurred image color and writing and a color mismatch. At the step of improve an FMEA table is made, containing an improvement proposal based on problems found using diagram Ishikawa on analysis stage, then in the Control stage an action plan is made to check whether the proposals made have yet been applied or not.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PARIWISATA DI KABUPATEN TALAUD BERBASIS ANDROID Raynaldo Ratungalo; Angelia Adrian; Thomas Suwanto; Steven Kawatak
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.21

Abstract

Kegiatan wisata merupakan bagian dari kehidupan manusia untuk menikmati alam atau mengunjungi tempat baru untuk kepuasan tersendiri dalam melakukan perjalanan. Tetapi dalam berwisata, wisatawan sering terkendala ketika bepergian ke daerah terpencil, misalnya daerah Talaud, karena minimnya informasi tentang destinasi wisata yang ada di daerah tersebut. Kegiatan pariwisata akan berjalan dengan baik jika didukung oleh informasi yang memadai. Jika tidak, maka kegiatan pariwisata tidak bisa berjalan dengan maksimal dan kepuasan dari para wisatawan tidak akan terpenuhi. Aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis) pariwisata berbasis Android diharapkan dapat memecahkan masalah yang dihadapi oleh sektor pariwisata. Aplikasi ini dibangun menggunakan Apache Cordova dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML (HyperText Markup Language) dan Java Script. Tujuan dibangunnya aplikasi ini adalah untuk menyediakan informasi destinasi wisata, rute perjalanan ke tempat wisata dan rating dari tempat wisatatersebut untuk para wisatawan.
RELAY DEPLOYMENT ALGORITHMS IN WIRELESS SENSOR NETWORKS: A SURVEY Lanny Sitanayah
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.22

Abstract

Wireless Sensor Networks (WSNs) are subject to failures. Even though reliable routing protocols for WSNs exist and are well-understood, the physical network topology must ensure that alternate routes with an acceptable length to the sinks are in fact available when failures occur. This requires a sensor network deployment to be planned with an objective of ensuring some measure of robustness in the topology, so that when failures do occur the protocols can continue to offer reliable delivery. To ensure that sensor nodes have sufficient paths, it may be necessary to add a number of additional relay nodes, which do not sense, butonly forward data from other nodes. In this paper, we review a range of existing algorithms to deploy relay nodes for fault tolerance. We classify the state-of-the-art relay placement algorithms based on routing structures, connectivity requirements, deployment locations, and fault-tolerant requirements.
STUDI MENGENAI PENERAPAN GREEN LOGISTICS DALAM PENANGANAN LIMBAH SISA IKAN DI TPI TUMUMPA Stephanie Kaligis; Rhainaldy Satikens; Prudensy Opit
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.23

Abstract

Fish auction (TPI) Tumumpa is a place for dismantling, auctioning and marketing fish under the supervision of Technical Implementation Unit (UPTD). Based on the results of observations and interviews conducted by the authors at TPI location, waste generated by TPI in the form of remnants of fishes is only discarded at the sea by the workers and fishermen. In this research, the authors study about the practice of Green Logistics in PTI Tumumpa and distribute questionnaires to the UPTD. Based on the analysis of the questionnaires, 4 out of 5 staffs of UPTD still puzzle about Green Logistics. Furthermore, the authors find that the place of waste disposal in TPI location is unable to accommodate the waste from TPI. This is happened because the waste is only transported every 6 days. This makes the workers and/or fishermen dispose their waste at the sea.
PERBANDINGAN ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH DAN DEPTH FIRST SEARCH PADA GAME MUMMY MAZE DELUXE Emil Masala; Immanuela Saputro; Rinado Turang
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.24

Abstract

Game merupakan salah satu jenis hiburan yang bisa dimainkan oleh semua orang dengan tujuan bersenang-senang ataupun mengisi waktu luang. Salah satu jenis game yang bisa dimainkan yaitu maze game yang merupakan permainan teka-teki untuk mencari jalan keluar dengan tingkat kesulitan mulai dari level biasa sampai dengan level tinggi. Algoritma Breadth First Search dan Depth First Search merupakan algoritma pencarian buta yang berfungsi untuk menemukan tujuan pada suatu kasus dimana tidak ada informasi tambahan yang dimiliki untuk membantu melakukan pencarian. Pada penelitian ini, penulis bermaksud menggunakan game maze sebagai media untuk membandingkan algoritma Breadth First Search dan Depth First Search dari sisi jumlah langkah pencariandan lama waktu pencarian melalui sebuah aplikasi. Pemrograman aplikasi dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrogramanVisual Basic 6.0. Media yang digunakan oleh penulis adalah game mummy maze deluxe. Hasil perbandingan dari kedua algoritma diperoleh dari sisi jumlah langkah dan waktu pencarian pada game mummy maze deluxe level 1, dimana algoritma DFS lebih unggul dari pada algoritma BFS berdasarkan jumlah langkah dan waktu dari proses pencarian yang telah uji. Algoritma DFS memperoleh solusi dengan jumlah langkah 26 dan waktu pencarian 07.48 detik. Sedangkan algoritma BFS memperoleh solusi dengan jumlah langkah 29 dan waktu pencarian 10.36 detik.
IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTIN DI UNIVERSITAS KATOLIK DE LA SALLE MANADO Ferry Wantouw; Tryadi Tumewu; Ronald Rachmadi
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.25

Abstract

Dalam rangka mendukung pertumbuhan pelayanan sarana dan prasarana Kampus Universitas Katolik De La Salle (UDLS) Manado. maka dilakukan langkah berupa pembangunan gedung kantin berupa peningkatan atau renovasi gedung kantin sesuai dengan perkembangan kebutuhan akan pertambahan pelayanan ekonomi kepada mahasiswa dan pengunjung lainnya. Pada pembangunannya sangatlah penting untuk meninjau sisi keamanan dan keselam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (k3) padapelaksanannya. Pada implementasi adapun beberapa faktor kebijakan keberhasilan peningkatan keamanan dan keselamatanpekerjaan yaitu yaitu faktor communication, resources, disposition, dan bureucratic structure. Penelitian ini bertujuan mengevaluasipenerapan k3 dalam pembangunan kantin di udls manado. Adapun variabel yang menjadi penerapannya adalah variabel implementasi k3 (y)variabel peralatan k3 (x1) variabel pelatihan k3 (x2) kedisiplinan pemakaian peralatan k3 (x3). Dengan pendekatanwawancara kepada 28 responden pekerja dan pihak terkait dilakukan pengujian validasi instrumen, yang dilakukan pengujiandata berupa uji normalitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda dan pengujian hipotesis. Dari hasil pengujian dibuatkansebuah model matematis dengan pendekatan model estimasi parametric diketahui besarnya pengaruh perlengkapan k3 terhadapimplementasi k3 adalah (0.563)2 = 31,7%. Besarnya pengaruh pelatihan k3 terhadap implementasi k3 adalah (0.632) 2 = 39.9%. Besarnya pengaruh kedisiplinan k3 terhadap implementasi k3 adalah (0.584) 2 = 34,1%. Besarnya pengaruh manajemanperusahaan terhadap implementasi k3 adalah (0.339) 2 =11,5%. Dari hasil analisis data maka diperlukan prosedur pelengkap danstrategi-strategi untuk penerapan k3.
RANGKAIAN BUFFER 2-ARAH SEBAGAI KONSEP DASAR PERANCANGAN SCORING BOARD UNTUK PERTANDINGAN OLAHRAGA Lianly Rompis
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.26

Abstract

Gerbang logika merupakan komponen dasar dan komponen utama dari teknologi digital. Gerbang logika memiliki input dan output dengan karakteristik tertentu berdasarkan tabel kebenaran, dan didisain untuk membangun rangkaian logika kombinasional maupun logika sekuensial. Dengan prinsip logika biner, komponen ini berperan penting bagi perancangan komputer dan teknologi komunikasi digital. Konsep dasar gerbang logika adalah komunikasi searah, dari bagian input ke bagian output. Salah satu gerbang logika yang disainnya paling sederhana adalah BUFFER, yang memiliki sebuah input dan sebuah output, dan dapat digunakan untuk mensinkronisasikan sinyal-sinyal komunikasi pada rangkaian/peralatan digital. Penulisan ini adalah penelitian yang dilakukan untuk merancang rangkaian logika yang dapat melakukan komunikasi dua arah dengan menggunakan gerbang logika BUFFER, yaitu rangkaian Scoring Board untuk pertandingan olahraga. Metode penelitian yang dilakukan adalah analisa dan simulasi rangkaianmenggunakan Electronics Workbench 5.12. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi konsep dasar bagi perancanganScoring Board digital, dan bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkelanjutan.
KONSEP SUSTAINABLE DEVELOPMENT WILAYAH LAUT DAN PULAU DI SULAWESI UTARA Fenny Moniaga
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.27

Abstract

Skala prioritas pembangunan berkelanjutan dalam hal pengelolaan wilayah laut dan pulau di indonesia khususnya di daerah sulawesi utara teridentifikasi masalah dalam berbagai sektor pengembangan kelautan yang menghidupkan kerjasama berskala internasianal pembangunan transportasi kelautan diharapkan dapat membuka potensi yang ada dimasing masing pulau dapat diberdayakan yang mampu dikembangkan pusatpusat pertumbuhan perdagangan dan mampu menjadi jalur pelayaran internasional dengan indonesia yang terdiri dari 17.504 pulau dan disulawesi utara yaitu berkelanjutan di wilayah laut dan pulau sulawesi utara dari kajian pulau biaro dan tagulandang dan pulau terluar yakni pulau miangas dalam sektor transportasi laut sebagai pulau berpotensi dalam mengembangkan pusat pertumbuhan pulau dengan potensi daya dukung lingkungan wilayah yang strategis. Pada pulau terluar sebagai wilayah perbatasan pulau miangas akan menjadikan pulau yang berakses sebagai jalur pelayaran berskala internasional. Prioritas ruang wilayah pada kriteria pembangunan berkelanjutan yaitu dengan adanya ketersedian lahan, kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan, pengembangan wilayah dan kontiyuitas pembangunan.
SISTEM KLASIFIKASI PENGGUNA NARKOBA MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR Johanis Sahambangung; Rinaldi Munir; Junaidy Sanger
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.28

Abstract

Narkoba merupakan jenis obat-obatan yang sangat berbahaya bagi manusia jika disalahgunakan penggunaanya. Kurangnya informasi yang cukup tentang narkoba membuat kita menyepelekan hal ini sama sekali, padahal mungkin ada orang di sekitar kita yang ternyata menggunakan narkoba tapi dikarenakan minimnya pengetahuan tentang narkoba dan gejala-gejala penggunanarkoba membuat kita tidak bisa berbuat apaapa. Berdasarkan hal diatas maka telah dilakukan pembangunan sebuah sistem yangdapat memberikan informasi mengenai jenis-jenis narkoba, gejala-gejala yang ditimbulkan dan untuk mengetahui pengguna narkoba dengan mengklasifikasikan jenis narkoba apa yang digunakan oleh pengguna berdasarkan gejala yang terbagi dari 3 (tiga) parameter yaitu tingkah laku, tampilan fisik serta emosional dari pengguna narkoba dengan menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN). Metode KNN digunakan karena memiliki kelebihan seperti pelatihan sederhana dan juga mudah untuk dipelajari, tahan terhadap data yang memiliki derau, dapat digunakan walau datanya banyak. Hasil yang telah diperoleh dapat dilihat bahwa penerapan Metode KNNdapat digunakan untuk melakukan klasifikasi karena algoritma ini mengambil jarak terdekat dari mayoritas tetangga yang diklasifikasikan sebelumnya sehingga dapat mengklasifikasikan pengguna narkoba berdasarkan gejala yang dimasukkan olehpengguna.

Page 1 of 2 | Total Record : 14