cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2022)" : 16 Documents clear
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M UMUR 24 TAHUN DI PUSKESMAS GARUNG KECAMATAN GARUNG KABUPATEN WONOSOBO Eti Prihatini; Fibrinika Tuta Setiani; Farihah Indriani; Heni Susanawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.165

Abstract

Kehamilan dengan resiko sangat berpengaruh terhadap proses persalinan hingga penentuan alat kontrasepsi sehingga dapat menyebabkan peningkatan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Anemia adalah salah satu resiko tinggi yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Tahun 2020 di Kabupaten Wonosobo terdapat AKI sebanyak 15 kasus per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebanyak 112 kasus per 1.000 kelahiran hidup. Data yang ada menjadikan bidan sebagai ujung tombak dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi dengan cara melakukan asuhan kebidanan secara Continuity of Care. Tujuan penelitian ini mampu melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif sesuai Standar Pelayanan Kebidanan pada hamil, bersalin, bayi baru lahir, neonatus, nifas sampai keluarga berencana dengan menggunakan manajemen kebidanan Continuity of Care dan didokumentasikan dalam bentuk Subyektif Obyektif Assesment Planning. Jenis penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan Continuity of Care. Subjek penelitian dalam kasus ini adalah Ny M Umur 24 Tahun di Puskesmas Garung, pada tanggal 18 Juni sampai 23 Juli 2021. Hasil penelitian ini pada kehamilan terdapat resiko tinggi dengan anemia ringan, pada persalinan tidak ditemukan komplikasi, bayi lahir spontan, tidak terdapat kelainan pada BBL hingga neonatus, masa nifas normal dan Ny M menggunakan alat kontrasepsi Implant. Kesimpulan penelitian ini adalah asuhan kebidanan komprehensif ditemukan kehamilan resiko tinggi dengan anemia ringan, namun tidak ada komplikasi pada persalinan, BBL, neonatus, nifas dan KB.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DIET RENDAH GARAM PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA GUGUL KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN Rahayu Yuliana Watiningrum; Anggeria Oktavisa Denta; Mahfud Mahfud
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.172

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor utama penyebab kematian, hal tersebut karena kurangnya perhatian dari masyarakat tentang bahaya dari penyakit hipertensi. Peran keluarga merupakan faktor utama dalam menekan resiko kekambuhan penyakit hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan tingkat kepatuhan diet rendah garam pada penderita hipertensi di desa Gugul wilayah kerja puskesmas Tlanakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan desain “cross sectional”. Jumlah populasi 114 orang dari keluarga penderita hipertensi dengan sampel 88 orang yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Peran keluarga dan variabel dependen adalah kepatuhan diet rendah garam. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan di analisis menggunakan uji statistik chi-square.Hasil penelitian menunjukkan Peran keluarga baik (54,5%) dan yang tidak patuh (53,4%). Berdasarkan uji statistik diketahui ρ=0,000
ANALISIS BIAYA DAN OUTCOME TERAPI PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIKA PADA PASIEN RAWAT INAP SKIZOFRENIA RSJD SURAKARTA TAHUN 2021 Elia Azani; Aditya Arya Dewantara; Retnaning Muji Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.167

Abstract

Skizofrenia merupakan penyakit kronis yang memerlukan biaya pengobatan yang cukup tinggi dan membutuhkan pengobatan jangka panjang sehingga membutuhkan biaya yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antipsikotika, biaya rata-rata pengobatan pasien skizofrenia dan outcome terapi penggunaan antipsikotika pada pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan rancangan cross-sectional dan pengambilan data secara retrospektif untuk memperoleh biaya dan outcome terapi penggunaan antipsikotika pada pasien skizofrenia rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Subyek dalam penelitian ini adalah pasien skizofrenia rawat inap yang dengan diagnosa skizofrenia yang menerima antipsikotika. Biaya yang dihitung meliputi, biaya obat antipsikotika, ruang perawatan, asupan gizi, penunjang, tindakan medis, obat dan alkes. Outcome yang diukur meliputi PANSS, perubahan berat badan dan frekuensi kejadian ekstrapiramidal. Hasil penelitian pada pasien skizofrenia yang dirawat, sebanyak 60 pasien memenuhi kriteria inklusi. Biaya rata-rata tertinggi yaitu kelompok antipsikotika kombinasi atipikal-tipikal (Rp.5.170.452,29), kelompok antipsikotika atipikal (Rp.4.145.912), kelompok antipsikotika tipikal (Rp.2.565.440). Outcome terapi penggunaan antipsikotika kelompok atipikal skor PANSS rata-rata 42,34, kejadian EPS sebesar 23,3%, kelompok tipikal skor PANSS 40,66, kejadian EPS 75%, sedangkan kombinasi atipikal-tipikal skor PANSS 54,00, dengan kejadian EPS 1,7%. Kelompok antipsikotika kombinasi atipikal-tipikal lebih efektif dalam penurunan skor PANSS dibandingkan dengan kelompok atipikal dan tipikal. Dapat disimpulkan bahwa kelompok antipsikotika kombinasi atipikal-tipikal lebih efektif dalam penurunan skor PANSS tetapi memerlukan biaya terapi paling besar dari ketiga kelompok antipsikotika lainnya.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KEPATUHAN PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN DI KALANGAN MAHASISWA KESEHATAN Sintikhewati Yenly Sucipto; Juli Omega Sihombing
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.174

Abstract

Mahasiswa kesehatan merupakan suatu kelompok yang beberapa aktivitas studinya membutuhkan praktik laboratorium dan praktik lapangan sehingga membutuhkan pertemuan tatap muka meskipun masih dalam situasi pandemi COVID-19. Oleh karena itu, mahasiswa kesehatan dihimbau untuk selalu patuh melakukan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan dengan menerapkan teori Health Belief Model di kalangan mahasiswa kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner berupa formulir online. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 89 mahasiswa kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin (p value = 0,033), frekuensi keterpaparan informasi (p value = 0,010), pengetahuan (p value = 0,001), persepsi keseriusan (p value = 0,001), persepsi manfaat (p value = 0,005), persepsi hambatan (p value = 0,001) menunjukkan ada hubungan bermakna dengan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggabungkan teori Health Belief Model dengan model yang lain agar dapat menjelaskan lebih detail proses terjadinya perubahan perilaku.
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG COVID-19 DENGAN PERILAKU REMAJA DALAM MENGHADAPI COVID-19 DI PAKIS AJI KOTA JEPARA Sri Mularsih; Frida Cahyaningrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.169

Abstract

Coronavirus Disease (COVID-19) adalah virus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Manifestasi klinis biasanya muncul dalam 2 hari hingga 14 hari setelah paparan. Tanda dan gejala umum infekis corona virus antara lain gejala gangguan pernafasan akut seperti demam, batuk dan sesak nafas. Pada kasus yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernafasan akut, gagal ginjal dan bahkan kematian. Corona virus yang terjadi di Negara Indonesia pada tanggal 29 Juli 2020 terdapat konfirmasi dengan 104.432, 4.975 (4,8%) kematian, 62.138 (59,5%) kasus sembuh dan dalam perawatan sebanyak 37.319 (35,7%) kasus. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, dimana rancangan tersebut merupakan rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran dan pengamatan pada saat bersamaan (sekali waktu). Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji chi square yang dilakukan terhadap tingkat pengetahuan dengan perilaku remaja menghadapi Covid-19 di RW 01 Desa Lebak Kecamatan Pakis Aji Kota Jepara diperoleh p value sebesar 0,006. Hal ini berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku remaja menghadapi Covid-19 di RW 01 Desa Lebak Kecamatan Pakis Aji Kota Jepara.
KARAKTERISTIK PENGASUH ANAK DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 12-36 BULAN Citra Elly Agustina; Risnawati Risnawati; Rahayu Yuliana Watiningrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.175

Abstract

Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Tumbuh kembang anak yang optimal adalah dambaan setiap orang tua. Masa pertumbuhan ini merupakan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Upaya pemeliharaan kesehatan anak ditujukan untuk mempersiapkan generasi yang akan datang yang sehat, cerdas, dan berkualitas serta untuk menurunkan angka kematian balita.Tujuan dari penelitian mengidentifikasi hubungan karakteristik pengasuh anak dengan perkembangan anak usia 12-36 bulan. Desain Penelitian menggunakan deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional, sampel yang digunakan sebanyak 45 responden dengan teknik pengambilan sampel probability sampling, instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar observasi KPSP. Analisis data yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square.Hasil Penelitian menunjukkan usia pengasuh paling banyak 20 – 35 tahun sebesar 73,3%, pekerjaan pengasuh paling banyak IRT sebanyak 75,6%, pendidikan pengasuh SMP sebanyak 55,6%, posisi anak ke 1 sebanyak 42,2%,perkembangan anak yaitu perkembangan sesuai usia sebanyak 46,7%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa usia, pendidikan dan pekerjaan pengasuh berhubungan signifikan (
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP WANITA USIA SUBUR TENTANG HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS/ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME Rochany Septiyaningsih; Dhiah Dwi Kusumawati; Septiana Indratmoko
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.170

Abstract

Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia yang membutuhkan perhatian secara serius. Ibu rumah tangga yang termasuk dalam kelompok Wanita Usia Subur merupakan salah satu kelompok berisiko tinggi terkena HIV/AIDS. Salah satu langkah preventif yang bisa dilakukan adalah dengan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan HIV/AIDS. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran untuk melakukan pencegahan diri sendiri, keluarga dan lingkungannya dari berbagai serangan penyakit salah satunya HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap wanita usia subur tentang HIV/AIDS. Metode penelitian ini menggunakan cross sectional dengan teknik simple random sampling yang berjumlah 30 responden. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s Rank. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap WUS tentang HIV/AIDS nilai sig 0,003 (
EFEKTIFITAS KARTU PINTAR CEGAH STUNTING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG STUNTING Dhiah Dwi Kusumawati; Rochany Septiyaningsih; Susilawati Susilawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.171

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia sebesar 27,7% dan di Kota Cilacap sebesar 3,78%. Pemberian pengetahuan pada masa kehamilan penting dilakukan dalam upaya mempersiapkan 1000 HPK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kartu pintar cegah stunting terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang stunting. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pre-post test. Sampel adalah ibu hamil yang ikut kelas ibu hamil. Penelitian dilaksanakan pada masa pandemi COVID-19 bulan Juni-September 2021, sehingga jumlah sampel sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Penelitian dilakukan dengan memberikan kartu pintar cegah stunting yang dimainkan oleh ibu hamil sebanyak 2 kali. Pengetahuan ibu hamil diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata pengetahuan responden dari 23,34 menjadi 27.00 setelah perlakuan. Kartu pintar cegah stunting efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil (p < 0,001). Saran untuk tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi bagi ibu hamil dalam pencegahan kejadian stunting bisa saling berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP WANITA USIA SUBUR TENTANG HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS/ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME Septiyaningsih, Rochany; Kusumawati, Dhiah Dwi; Indratmoko, Septiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.170

Abstract

Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia yang membutuhkan perhatian secara serius. Ibu rumah tangga yang termasuk dalam kelompok Wanita Usia Subur merupakan salah satu kelompok berisiko tinggi terkena HIV/AIDS. Salah satu langkah preventif yang bisa dilakukan adalah dengan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan HIV/AIDS. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran untuk melakukan pencegahan diri sendiri, keluarga dan lingkungannya dari berbagai serangan penyakit salah satunya HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap wanita usia subur tentang HIV/AIDS. Metode penelitian ini menggunakan cross sectional dengan teknik simple random sampling yang berjumlah 30 responden. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s Rank. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap WUS tentang HIV/AIDS nilai sig 0,003 (
EFEKTIFITAS KARTU PINTAR CEGAH STUNTING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG STUNTING Kusumawati, Dhiah Dwi; Septiyaningsih, Rochany; Susilawati, Susilawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i1.171

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia sebesar 27,7% dan di Kota Cilacap sebesar 3,78%. Pemberian pengetahuan pada masa kehamilan penting dilakukan dalam upaya mempersiapkan 1000 HPK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kartu pintar cegah stunting terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang stunting. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pre-post test. Sampel adalah ibu hamil yang ikut kelas ibu hamil. Penelitian dilaksanakan pada masa pandemi COVID-19 bulan Juni-September 2021, sehingga jumlah sampel sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Penelitian dilakukan dengan memberikan kartu pintar cegah stunting yang dimainkan oleh ibu hamil sebanyak 2 kali. Pengetahuan ibu hamil diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata pengetahuan responden dari 23,34 menjadi 27.00 setelah perlakuan. Kartu pintar cegah stunting efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil (p < 0,001). Saran untuk tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi bagi ibu hamil dalam pencegahan kejadian stunting bisa saling berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain.

Page 1 of 2 | Total Record : 16