cover
Contact Name
Ira Yuniati
Contact Email
-
Phone
+6285380062865
Journal Mail Official
lateralisasi@umb.ac.id
Editorial Address
Kampus I, Jl. Bali Po Box 118 Kota Bengkulu 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Lateralisasi
ISSN : 2354936X     EISSN : 26144522     DOI : https://doi.org/10.36085
Core Subject : Education, Social,
Jurnal terbitan di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Pada jurnal ini membahas tentang Penelitian Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Daerah yang merupakan jurnal berbasis Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, beserta penelitian yang berkaitan dengan implementasi dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.
Articles 248 Documents
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBINAAN KEDISIPLINAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR TERHADAP ETOS KERJA MANDIRI GURU DI SMP N 24 KOTA BENGKULU TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Sulastri, Sulastri -
Lateralisasi Vol 9, No 2 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i2.2915

Abstract

AbstrakMasalah penelitian ini terdapat pada kedisiplinan dalam menggunakan waktu kehadiran, ketertiban, keaktifan dan kerapian melaksanakan tugas  mengajar merupakan kunci yang seringkali menjadi penyebab kegagalan pembentukan karakter anak yang dimulai dari anak usia dini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada  tidaknya  hubungan antara kedisiplinan  mengajar di  kelas dengan  peningkatan mutu kompetensi diri bagi para guru   di   Sekolah Menengah Pertama Negeri 24 Kota Bengkulu. Dimana observer mempunyai kriteria penilaian terhadap penelitian yang  akan dipaparkan di bab berikutnya. Berdasarkan analisis data , dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan  inspeksi dan kunjungan dinas oleh supervisi pendidikan  sangatlah membantu   para guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 24 Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu  untuk lebih meningkatkan kualitas diri dan menejemen kinerja diri dari rasa kedisiplinan yang terimplementasikan ke dalam mporoses bemlamjmamr mengajar di kelas.
KESALAHAN BERBAHASA PADA SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU HUKUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU Yuniati, Ira -; Suyuthi, Hasmi -; Lestari, Ririn Ayu Dwi
Lateralisasi Vol 9, No 2 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i2.2950

Abstract

AbstrakMasalah penelitian ini yaitu:(1) apa saja kesalahan pemakaian ejaan pada bab 1 skripsi Mahasiswa program Studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu? (2) apa kesalahan pemakaian ejaan yang  dominan pada bab 1 skripsi Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu? Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pendiskripsian pemakaian ejaan bahasa Indonesia pada bab 1 skripsi Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah tahun 2018.  Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah studi pustaka dengan teknik daftar data. Teknik analisis data adalah (1) Mengidentifikasi  bentuk kesalahan, (2) Mengklasifikasikan bentuk kesalahan sesuai dengan kelompok kesalahannya, (3) Menjelaskan bentuk kesalahan, (4) Menentukan persentase bentuk kesalahan (5) menyimpulkan kesalahan penggunaan ejaan. Hasil penelitian adalah (1) kesalahan penggunaan ejaan berbahasa Indonesia pada bab 1 skripsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu tahun 2018 ditemukan sebanyak 288 kesalahan, (2) kesalahan penggunaan ejaan bahasa Indonesia pada bab 1 skripsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang paling dominan adalah kesalahan pemakaian huruf kapital dengan 170 kesalahan. Sedangkan yang paling sedikit adalah kesalahan penggunaan tanda baca dengan 21 kesalahan, (3) bentuk kesalahan penggunaan ejaan bahasa Indonesia pada bab 1 skripsi Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Bengkulu adalah: (a) kesalahan pemakaian huruf ditemukan sebanyak 174 kesalahan dengan persentase 61,05% terletak pada kriteria kesalahan kurang kesalahan, (b) kesalahan pemakaian tanda baca ditemukan sebanyak 21 kesalahan dengan persentase 7,29% terletak pada kriteria sangat sedikit kesalahan, (c) kesalahan penulisan kata ditemukan sebanyak 93 kesalahan dengan persentase 32,63% terletak pada kriteria  sedikit kesalahai
TOKOH PEREMPUAN DALAM CERPEN KUCING MATI KARYA AGUS FAHRI HUSEIN elyusra, elyusra -; Lisdayanti, Septina -
Lateralisasi Vol 9, No 2 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i2.2889

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah tentang tokoh perempuan dan watak tokoh perempuan dalam cerita pendek berjudul “Kucing Mati” karya Agus Fahri Husein yang dimuat dalam majalah Suara Muhammadiyah 01/106 1-15 Januari 2021. Sebagai satu unsur intrinsik, tokoh dan watak tokoh dalam cerpen ini dikaji dengan menggunakan pendekatan struktural. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data berupa bagian-bagian teks cerpen yang memuat tentang tokoh perempuan dan watak tokoh perempuan, yang bersumber dari cerpen berjudul “Kucing Mati” karya Agus Fahri Husein. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan teknik catat, dengan instrumen tabel. Data dianalisis dengan teknik analisis isi dan teknik hermeneotik. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah ketekunan pengamatan dan uraian rinci. Hasil penelitian menyatakan bahwa tokoh perempuan dalam cerpen ini adalah tokoh saya yang berperanan sebagai tokoh utama dengan memenuhi tiga ciri. Watak tokoh perempuan yang dapat diidentifikasi adalah berwatak sebagai manusia religius, sebagai manusia ilmu, dan sebagai manusia ekonomi.Kata kunci: cerpen, tokoh cerita, watak tokoh, pendekatan structural
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RPPMELALUI BIMBINGAN BERKELANJUTAN DI SD NEGERI 29 KOTA BENGKULU TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Aini, Wihatul -
Lateralisasi Vol 9, No 2 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i2.2954

Abstract

AbstrakKata kunci: Kompetensi guru, Bimbingan BerkelanjutanMenurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan, ”komponen-komponen sistem pendidikan yang bersifat sumber daya manusia dapat digolongkan menjadi tenaga pendidik dan pengelola satuan pendidikan. Di samping dasar tentang pelaksanaan pendidikan itu sendiri sudah diatur dalam Undang-Undang Sisdiknas, usaha-usaha untuk mempersiapkan tenaga pendidik yang professional juga sudah dilakukan, baik berupa pengadaan sarana dan prasarana dalam mendukung metode pembelajaran maupun pembuatan rancangan-rancangan metode pembelajaran yang bervariatif yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar siswa memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan  untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di SD Negeri 29 Kota Bengkulu. Bimbingan berkelanjutan  dapat meningkatkan motivasi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan lengkap. Guru menunjukkan keseriusan dalam memahami dan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran apalagi setelah mendapatkan bimbingan pengembangan/penyusunan RPP dari peneliti. Informasi ini peneliti peroleh dari hasil pengamatan pada saat mengadakan wawancara dan bimbingan pengembangan/penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran kepada para guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Hal itu dapat dibuktikan  dari hasil observasi /pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan  kompetensi guru dalam menyusun  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dari siklus ke siklus
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI Mahdijaya - Mahdijaya; Yulia - Santika; Hasmi - Suyuthi
Lateralisasi Vol. 9 No. 2 (2021): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i2.2886

Abstract

ABSTRAKMasalah penelitian adalah bagaimana nilai moral yang terdapat dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari ? Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan  nilai moral  yang terdapat dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian adalah novel Orang-orang Proyek  karya Ahmad Tohari yang diterbitkan pertama kali oleh Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta pada Januari 2007. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat empat nilai moral dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari, yaitu nilai moral hubungan manusia dengan tuhan, hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan lingkungan alam sekitar, dan hubungan manusia dengan orang lain. Novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari. dapat dijadikan bahan  pembelajaran sastra di SMA kelas XII, karena banyak memiliki pesan atau contoh yang baik bagi siswa untuk dapat menjalani kehidupan dengan baik dan mampu menerapkan hal-hal yang positif untuk orang lain. Kata kunci: nilai moral, novel Orang-orang Proyek, Ahmad Tohari
KATA SAPAAN DALAM BAHASA REJANG DIALEK LEBONG yanti - paulina
Lateralisasi Vol. 7 No. 1 (2019): Lateralisasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v7i1.198

Abstract

Bahasa merupakan suatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia  terlebih lagi karena manusia yang merupakan mahkluk sosial yang saling berkomunikasi  dan berinteraksi satu sama lain.Zaman yang semakin maju, sehingga dikhawatirkan  bahasa daerah perlahan akan menghilang, terkhusus dengan kata sapaan bahasa rejang dialek Lebong.  Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah bentuk-bentuk kata sapaan dalam bahasa Rejang dialek Lebong..Metode yang digunakan dalam penelitian dengan metode deskriptif.Data dalam penelitian ini adalahbentuk-bentuk kata sapaan yang digunakan oleh penutur bahasa Rejang dialek Lebong. Teknik pengumpulan data denganmenggunakan : 1) Wawancara, 2)rekamaan. Dari hasil penelitian tentang kata sapaan bahasa Rejang dialek Lebong, maka  dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: bentuk-bentuk kata sapaan bahasa Rejang dialek Lebong dapat dikelompokan menjadi tiga, yaitu: a )Kata sapaan berdasarkan hubungan darah terdapat Sembilan yaitu; 1) Nik/Nek Bong (Kakek), 2) Sbei/ Nek Bei (Nenek), 3) Bak (Ayah/Bapak), 4) Mak/Mnami/Inok (Ibu), 5) Mamak/ Tamang (Paman), 6) Upik/Bibik (Bibi), 7) Kakok/Kak+nama (Kakak laki-laki), dan 9) Asuak/Gen (Adik).b )Kata sapaan terbentuknya karena terjadinya tali perkawinan terdapat enam, yaitu; 1) Gen/Tiak diikuti nama anak (Suami), 2) Gen/Inok diikuti nama anak (Istri), 3) Stuang (Mertua), 4) Bisan (Besan), 5) Kakek/kuyung (kakak ipar), 6) kaken /upik (Adik ipar).C)Kata sapaan bukan kerabat terdapat empat, yaitu; 1) Tiak Ana (Bapak Ana), 2) Inok Ade (Ibu Ade), 3) Pak Camat (Pak/Pak Camat), Pak lurah (Pak, Pak lurah).
Afiksasi Bahasa Rejang Dialek Kepahiang reni kusmiarti
Lateralisasi Vol. 7 No. 1 (2019): Lateralisasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v7i1.199

Abstract

Abstrak  Afiks merupakan bentukan linguistik.Kehadiran afiks dalam bahasa Indonesia sangat berpengaruh pada pembentukan kata-kata baru.Bahasa daerah mengalami proses afiksasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa saja jenis afiks Bahasa Rejang dialek Kepahiang, bagaimana proses afiksasi Bahasa Rejang dialek Kepahiang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis afiks  dan proses afiksasi yang terdapat pada bahasa Rejang dialek Kepahiang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak libat cakap ( SLC), teknik  simak bebas libat cakap (SBLC), teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah membuat transkripsi data afiksasi bahasa Rejang yang diperoleh dalam  penelitian lapangan, mengidentifikasi data berdasarkan jenis dan proses afiksasi bahasa Rejang dialek Kepahiang, mengklasifikasi data, menganalisis afiks bahasa Rejang yang diperoleh dari informan dengan cara menguraikan data yang didapati melalui data yang diambil di lapangan, menginterprestasikan data, dan  membuat kesimpulan. Hasil penelitian  ditemukan jenis afiks dan proses afiksasi bahasa Rejang dialek Kepahiang adalah : 1) Terdapat empat jenis afiks yaitu (1)prefiks terdiri atas enam macam yaitu /me-/, /be-/, /ne-/, /de-/, /ng-/, dan /te-/prefiks, ,(2) Infiks terdiri dua macam yaitu /-em-/ dan /-en-/. (3) Sufiks ada satu macam yaitu /ne-/, dan (4) konfiks yaitu /se-ne/. Proses afiksasi bahasa Rejang dialek Kepahiang yaitu prefiksasi, infiksasi, sufiksasi dan konfiksasi.Kata Kunci: Afiksasi, afik, proses Afiksasi
NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA 2 KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY Mahdijaya - Mahdijaya
Lateralisasi Vol. 7 No. 1 (2019): Lateralisasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v7i1.205

Abstract

ABSTRAKRumusan masalah penelitian ini ialah bagaimanakah nilai-nilai religius dalam novel Ayat-ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy?Tujuan penelitian ini untuk memperoleh pemahaman yang utuh tentang pendeskripsian nilai religius yang terkandung dalam novel Ayat-ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik.Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan yang secara khusus meneliti teks novel Ayat-ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy dengan memanfaatkan teknik daftar data.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam novel Ayat-ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy, yaitu :1) nilai-nilai akidah ditemukan 26 kutipan, 2) nilai-nilai ibadah ditemukan 18 kutipan, dan  3) nilai-nilai muamalah ditemukan 33 kutipan. Fahri sebagai tokoh utama dalam novel initelah menjalankan nilai religius akidah, ibadah dan muamalah Islam dengan baik. Ia mampu menghidupkan cahaya Islamdi  Skotlandiayang mayoritas pemeluk agama Yahudi dan Nasrani.Kata kunci : nilai-nilai religi, novel, struktural
NEGASI BAHASA LEMBAK: TINJAUAN TERHADAP BENTUK, POLA, DAN FUNGSI Man - Hakim
Lateralisasi Vol. 7 No. 1 (2019): Lateralisasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v7i1.206

Abstract

ABSTRAKBanyak cara yang dapat dilakukan untuk melestarikan, membina, dan mengembangkan bahasa daerah, di antaranya adalah melalui penelitian-penelitian ilmiah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh, adanya kekhawatiran berkurangnya jumlah penuturnya. Hal ini disadari, pesatnya perkembangan teknologi dalam era globalisasi saat ini dan semakin heterogennya bahasa-bahasa yang digunakan oleh masyarakat bahasa dan keseharian. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan, sebagai berikut: (1) bentuk negasi dala bahasa lembak secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua: pertama, negasi dalam bentuk kata dasar (dak/ndak ‘tidak’, lum ‘belum’, enje ‘bukan’, jengan ‘jangan’, kawa ‘tadak suka’ atau ‘tidak mau’); dan kedua, negasi dalam bentuk frase yang tidak terbatas jumlahnya, diantaranya: dak kan ‘tidak akan’, dak de ‘tidak ada’, lum thau ‘belum tahu, lum jeauh ‘belum jauh’, enje kak ‘bukan ini’, enje nga ‘bukan anda’, kawa hurgang ‘tidak mau sendiri’, kawa belan ‘tidak mau kerja’, jengan helek ‘jangan takut’ dan sebagainya. Untuk negasi dalam bentuk frase hampir semua kata dapat menyertainya; (2) pola struktur negasi bahasa lembak umumnya berpola: a) jika dilihat dari fungsi kata atau frase dalam klausa, hamper semua bentuk negasi bahasa lembak selalu mendahului salah satu fungsi unsur klausa (S, P, O, PEL, K) yang di-“negasikan”-nya, b) posisinya di dalam klausa selalu di awal klausa atau setelah unsure fungsi pertama suatu klausa, c) semua bentuk negasi bahasa Lembak dapat diikuti oleh semua jenis kata (N, V, BIL, FB, Ket); (3) Fungsi negasi bahasa Lembak dala kalimat umumnya adalah untuk mempertegas makna kalimat yang bersangkutan sebagai bentuk pernyataan yang mengingkari, meniadakan atau sebagai bentuk dari suatu penyangkalan.Kata kunci: Negasi, Bahasa Lembak, Bentuk Pola dan Fungsi
KALIMAT IMPERATIF DALAM BAHASA PASEMAH DI KECAMATAN PADANG GUCI HILIR KABUPATEN KAUR PROVINSI BENGKULU Jelita - Zakaria
Lateralisasi Vol. 7 No. 1 (2019): Lateralisasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v7i1.207

Abstract

Abstrak: Bahasa Pasemah dipergunakan sebagai alat komunikasi dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat suku Pasemah. Sebagai alat komunikasi, bahasa Pasemah mempunyai sistem bahasa yang berbeda dengan bahasa daerah lainnya. Penelitian ini membahas tentang jenis kalimat imperatif dalam bahasa Pasemah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis kalimat imperatif bahasa Pasemah.Data penelitian ini adalah berupa kalimat – kalimat imperatif bahasa Pasemah. Sumber data yang digunakan adalah masyarakat suku Pasemah yang berada di Desa Air Kering Kecamatan Padang Guci Hilir Kabupaten Kaur. Data dikumpulkan dengan menggunakan: (1) tenik simak libat cakap (2) teknik simak bebas libat cakap (3) teknik rekaman (4) teknik catat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan langkah: mendeskripsikan data yang telah terkumpul, mengidentifikasi, mengklasifikasi dan menginterprestasikan data berdasarkan permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat disimpulkan bahwa kalimat imperatif bahasa terdapat lima jenis yaitu kalimat imperatif biasa, kalimat imperatif permintaan, kalimat imperatif pemberian izin, kalimat ajakan, dan kalimat imperatif suruhan. Saran dalam penelitian ini adalah karena keterbatasan penelitai,maka penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut. Peneliti juga  mengharapkan adanya penelitian bidang lain terkait dengan bahasa pasemah.

Page 8 of 25 | Total Record : 248