cover
Contact Name
Moebari, M.Kes
Contact Email
Moebari, M.Kes
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljpmkh2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Rakyat Mataram No 11.B
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
ISSN : 26547716     EISSN : 26564211     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) merupakan Jurnal yang memuat hasil kegiatan pengabdian masyarakat dibidang kesehatan. JPMKH mulai terbit pada Januari tahun 2019 dengan siklus 2 edisi pertahun. Jurnal ini memuat selain hasil kegiatan dosen internal Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta juga memuat hasil kegiatan dosen dari di Perguruan Tinggi Swasta Kesehatan lainya.
Articles 102 Documents
PENYULUHAN BAGI ORANG TUA DALAM MENGURANGI PENGGUNAAN GAWAI ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK ABA PATUKAN GAMPING Ike Wuri Winahyu Sari; Rizqi Wahyu Hidayati; Retno Sumiyarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Salah satu dampak penggunaan gawai pada anak adalah anak menjadi terisolasi dari kehidupan sosial dan menjadi buruknya manajemen emosi mereka dalam menghadapi suatu hal. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam upaya mengurangi penggunaan gawai anak usia dini. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan berupa ceramah dan diskusi serta penayangan video tentang upaya mengurangi penggunaan gawai. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 28 orang tua siswa di Taman Kanak-Kanak ABA Patukan. Jalannya kegiatan diawali dengan evaluasi awal pada orang tua terkait materi yang diberikan, dilanjutkan dengan pemberian materi dan pemutaran video. Selanjutnya evaluasi akhir dari materi yang telah diberikan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama 2 bulan. Hasil: Kegiatan berjalan lancar sesuai perencanaan dan penjadwalan. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif saat pemaparan materi. Terjadi peningkatan pemahaman/pengetahuan orang tua tentang upaya mengurangi penggunaan gawai sebanyak 20 poin dari semula nilai rata-rata pretest 65 menjadi 85 pada saat posttest.
PENDAMPINGAN REMAJA DI PIK-R SMA NEGERI 3 BANTUL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN SEKS BEBAS Latifah Susilowati; Yanita Trisetiyaningsih; Dwi Yati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pada masa remaja terjadi berbagai macam perubahan yang cukup signifikan baik secara fisik, biologis, mental dan emosional serta psikososial. Ketidaksiapan remaja dalam menghadapi perubahan tersebut dapat menimbulkan berbagai perilaku seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan obat terlarang, Penyakit Menular Seksual (PMS), kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, seks bebas. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang seks pra nikah pada remaja agar terhindar dari seks bebas. Remaja memperoleh informasi tersebut salah satunya melalui Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-R) Tujuan: Melalui kegiatan pendampingan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang seks pra nikah sehingga mencegah seks bebas di kalangan remaja. Metode: Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah remaja siswa kelas X di SMA Negeri 3 Bantul. Kegiatan diawali dengan pretest tentang pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pra nikah. Selanjutnya diskusi peserta dalam kelompok kecil kemudian dilanjutkan pemberian materi menggunakan metode ceramah. Diakhir peserta dievaluasi melalui posttest. Hasil: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang seks pranikah pada remaja terhadap pengetahuan dan sikap remaja di PIK-R SMA 3 Bantul. Kesimpulan: Pendampingan remaja di PIK-R melalui pendidikan kesehatan efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah sehingga remaja dapat terhindar dari seks bebas.
STIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA DENGAN PIJAT BAYI PADA IBU IBU DI MASJID AL RUBAIAN Erma Nur Fauziandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh positif pijat atau sentuhan pada proses tumbuh kembang bayi dan anak telah dikenal manusia. Namun penelitian ilmiah mengenai ini masih belum banyak dilakukan. Padahal pada kenyataannya pijat pada bayi dan anak sangat penting. Terapi sentuh terutama pijat, menghasilkan perubahan fisiologis yang menguntungkan dan dapat diukur secara ilmiah, antara lain melalui pengukuran kadar kartisol ludah, kartisol plasma secara Radioimunoassay, kadar hormone stress (Chatecholamine) air seni dan pemerikasaan EEG (Electro Enchepalogram), gambaran gelombang otak (Dewi, 2012). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan sosialisasi bagi ibu ibu di masjid Al Rubaian. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan ceramah untuk memberikan teori tentang pijat bayi dan simulasi untuk mempraktekkan tata laksana pijat bayi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta pengabdian masyarakat di masjid Al Rubaian memahami dan mampu mempraktekkan cara melakukan pijat bayi sesuai dengan prosedur yang telah disampaikan. Evaluasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melakukan redemonstrasi para peserta secara langsung.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN LANSIA PADA JAMAAH MASJID HAJAR NOOR I Budi Punjastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Proses penuaan adalah siklus kehidupan yang ditandai dengan tahapan- tahapan menurunnya berbagai fungsi organ tubuh, yang ditandai dengan semakin rentannya tubuh terhadap berbagai serangan penyakit yang dapat menyebabkan kematian . Serangan penyakit ini biasanya ditandai dengan hasil kadar gula darah meningkat, tekanan darah meningkat dan meningkatnya asam urat pada lansia. Hipertensi, merupakan salah satu risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah. Penyakit asam urat yang menyerang persendian, paling sering di jumpai di kalangan masyarakat terutama di alami pada lansia. Data WHO memperkirakan jumlah penderita DM tipe 2 di Indonesia akan meningkat signifikan hingga 21,3 juta jiwa pada 2030. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Metode : ceramah dan Tanya jawab serta melakukan pemeriksaan tekanan darah, asam urat, gula darah dan kolesterol pada lansia Hasil : Hasil pemeriksaan dari kegiatan tersebut adalahJumlah yang diperiksa 50 lansia dimana secra umum lansia merasakan badan pegel pegel , lini sering pusisng , kesemutan serta nyeri punggung, rata –rata usia yag melakukan pemeriksaan usia > 50 tahun.(62 % ), Tekanan darah antara 120mmHg- 150 mmHg : 33 Orang (66% ), Asam urat Normal 47 orang (94 %) kadar gula normal 49 orang ( 98% ) Kolesterl normal 48 orang ( 96 %)
PKU bagi Guru Sekolah Dasar Inovatif Pujotomo Muhammadiyah dalam Pendampingan UKS siaga penatalaksanaan pertama pada luka reni mareta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Di dalam tatanan pelayanan kesehatan, Guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) secara langsung berhubungan dengan Promosi kesehatan di sekolah yang merupakan suatu upaya untuk menciptakan sekolah menjadi suatu komunitas yang mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekolah melalui 3 kegiatan utama ;Penciptaan lingkungan sekolah yang sehat, Pemeliharaan dan pelayanan kesehatan di sekolah, Upaya pendidikan yang berkesinambungan. Ketiga kegiatan tersebut dikenal dengan istilah Trias UKS. Tujuan: untuk melatih dan mempraktekan pendampingan pada guru dalam pentingnya peran UKS dalam penanganan atau pertolongan pertama pada kejadian beberapa macam luka di SD SD Muhammadiyah Inovatif Pujotomo Mertoyudan Magelang. Metode: Metode yang akan digunakan untuk pelaksnaan kegiatan ini adalah melakukan langkah-langkah pendekatan; sosialisasi, pelatihan praktek dan pendampingan dalam pertolongan pertama kesiapsiagaan UKS dalam penanganan luka. Hasil: Hasil pengabdian ini adalah memberikan penyegaran materi tentang UKS kepada guru dan siswa serta terbentuknya struktur organiasi kepengurusan UKS di SD Muhammadiyah Inovatif Pujotomo Mertoyudan Magelang. Selain itu juga guru serta siswa sebagai perawat cilik diberi ketrampilan penalataksanaan luka sehingga guru dan siswa mampu melakukan pertolongan apabila di butuhkan. Kesimpulan: Kesimpulan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan guru dan siswa tentang penatalaksanaan perawatan luka, cara penyimanan obat dan tersusunnya struktur organisasi UKS. Dengan terbentuknya struktur organisasi UKS maka kegiatan UKS di SD tersebut bisa di kembangkan lagi dan penatalaksanaan luka pada siswa bisa segera teratasi, selain itu juga guru bisa melaksanakan tindakan pertama pada siswa yang mengalami serangan asma dan pingsan. Kata Kunci: UKS, penatalaksanaan luka
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA CEDERA OTOT PADA ANGGOTA UKM BULUTANGKIS UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA muhamat nofiyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: kasus cedera otot sering terjadi pada olahragawan, tidak terkecuali mahasiswa UKM bulu tangkis. Upaya peningkatan pengetahuan tentang pencegahan dan pertolongan pertama cedera diharapakan dapat meminimalkan angka kesakitan dan kecacatan pada olahragawan. Tujuan: meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta UKM Bulutangkis tentang pengenalan dan pertolongan pertama kasus cedera otot. Metode: melalui penyuluhan kesehatan ceramah dan diskusi, serta demonstrasi teknik pencegahan cedera serta penanganannya. Peserta sebanyak 24 mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan mulai dari persiapan sampai evaluasi kurang lebih 3 minggu. Kegiatan diawali dengan screening pemahaman awal melalui pre test tulis, kemudian dilakukan penyuluhan dan demonstrasi, serta evaluasi pencapaian kegiatan. Dalam proses demonstrasi juga dilakukan evaluasi kesulitan peserta dalam kegiatan demonstrasi kemudian dilakukan pendampingaan. Hasil : Kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan penjadwalan. Seluruh peserta aktif dan antusias mengikuti pemaparan materi, serta demonstrasi. Terjadi peningkatan nilai pengetahuan dengan rata-rata meningkat 34.06 poin. Seluruh peserta juga dapat mendemonstrasikan dengan baik. Pendampingan dan evaluasi telah dilakukan dengan hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pencegahan dan penanganan pertama cedera otot.
PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA LANSIA DI DUSUN RINGINSARI BOKOHARJO PRAMBANAN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TUTIK ASTUTI
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Cervical cancer is the second cancer in the world that affects most women after breast cancer, especially in developing countries such as Indonesia. Factors that make the early detection done by women due to lack of knowledge about cervical cancer, for example to maintain the cleanliness of the female area (vagina) is very important, especially for women and how to detect early so that women are not affected by cervical cancer. Objective: To determine the differences in Pre and Post knowledge of Health Counseling about Cervical Cancer in Women in Ringinsari Bokoharjo Prambanan Sleman Special Region of Yogyakarta Method: The method used is a quasi experiment with the "One Groups Pretest-Posttest Design" approach. The number of samples is 35 people. Sampling in this study is using accidental sampling sampling technique. Results: Most (45.71%) pre test knowledge of cervical cancer and early detection in the less category and after being given counseling most (71.43%) were in the good category. Known p_value 0,000 <0,05. Conclusion: There is a difference between knowledge about cervical cancer before being given counseling and after being given counseling. Keywords: Extension, Cervical Cancer
PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA LANSIA DI DUSUN RINGINSARI BOKOHARJO PRAMBANAN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Vio Nita; Tutik Astuti; Nur Khasanah; Nugrahaningtyas Nugrahaningtyas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : DI Yogyakarta menempati urutan penduduk lansia tertinggiyaitu 13,4%.Sedangkan Penyakit pada lansia terus meningkat dari tahun ke tahun diantaranya DiabetesMelitus 17,0% , Hipertensi 69,5%, Jantung 4,7%, dan Penyakit sendi 18,9% (Riskesdas, 2018).Permasalahan kesehatan yang ditemukan oleh pengabdi di Dusun Ringinsari BokoharjoPrambanan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta adalah faktor yang membuat telambatnyadeteksi dini penyakit degenerative pada lansia.Banyak lansia diantaranya yang mempunyaipenyakit Diabetes Mellitus, Hipertensi, Jantung Koroner dan Asam Urat.Disinilah pentingnyaperan tenaga kesehatan untuk memberikan kesadaran untuk melakukan deteksi dini pemeriksaankesehatan peningkatan kualitas hidup sehat pada lansia.Tujuan : Untuk menangani masalah kesehatan pada lansia yang disebabkan oleh penyakitdegenerative maka pengabdi akan melakukan pemeriksaan kesehatan dengan judul“Pemeriksaan Kesehatan Pada Lansia di Dusun Ringinsari Bokoharjo Prambanan Sleman DIY.”Metode :Pemeriksaan Kesehatan Pada Lansia di Dusun Ringinsari Bokoharjo PrambananSleman DIY dengan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat dan gula darah sertakonsultasi dengan dokter.Hasil :Diketahui sebagian besar hasil dari pemeriksaan tekanan darah dalam kategori hipertensi40 lansia (59,70%). Diketahui sebagian besar hasil dari pemeriksaan asam urat dalam kategorinormal 60 lansia (89,55%). Diketahui sebagian besar hasil dari pemeriksaan gula darah dalamkategori normal 53 lansia (79,10%).Kesimpulan :Sebagian besar hasil dari pemeriksaan tekanan darah dalam kategori hipertensi 40lansia (59,70%. Sebagian besar hasil dari pemeriksaan asam urat dalam kategori normal 60lansia (89,55%).Sebagian besar hasil dari pemeriksaan gula darah dalam kategori normal 53lansia (79,10%).
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENSTRUASI DAN PERMASALAHANNYA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI Yanita Trisetiyaningsih; Dwi Susanti; Dwi Yati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang:Pengabdian kepada masyarakat ini bertema “Pendidikan Kesehatan tentang Menstruasi dan Permasalahannya sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Sekolah Menengah Pertama tentang Kesehatan Reproduksi. Tujuan : adalah untuk memberikan pengetahuan tentang proses menstruasi serta deteksi dini masalah PMS dan dismenore di kalangan remaja putri. Harapan dari pengabdian ini adalah siswi SMP yang telah dan belum mengalami menstruasi mengetahui tentang proses menstruasi dan permasalahan yang sering muncul selama proses menstruasi (PMS dan dismenore), serta mampu melakukan penanganan secara tepat. Metode :Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan dalam 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan meliputi pengurusan izin, pengumpulan data awal berupa pengkajian dengan memberikan pretest kepada siswi SMP tentang proses menstruasi dan dismenore, persiapan alat dan bahan, serta koordinasi dengan pihak terkait. Tahap pelaksanaan kegiatan adalah melakukan pendidikan kesehatan tentang proses menstruasi, melakukan skrining kejadian dismenore, melakukan pendidikan kesehatan tentang PMS, dismenore dan penatalaksanaannya, serta pemberian senam dismenore. Tahap evaluasi adalah melakukan posttest terkait dengan proses menstruasi, PMS dan dismenore, dan pembuatan laporan hasil pendidikan kesehatan yang diberikan kepada siswi SMP. Hasil: Dari hasil wawancara dengan 5 orang siswi mengungkapkan bahwa setelah mengikuti pendidikan kesehatan selama 3 kali pertemuan mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat yang belum pernah di dapatkan sebelumnya dan penting untuk dapat dipraktekan pada kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan tingkat pengetahuan remaja putrid tentang menstruasi dan permasalahannya sebesar 70%.
PENDIDIKAN KESEHATAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN BAHAYA GAWAI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB N 1 BANTUL Dwi Yati; Sujono Riyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan otak yang terlalu lama menggunakan gawai dalam seluruh aktivitas sehari-hari akan mengganggu perkembangan otot. Sehingga menimbulkan hambatan dalam kemampuan berbicara serta menghambat kemampuan mengekspresikan pikirannya. Metode: Peserta ada 12 siswa SLBN 1 Bantul yang diberikan Pendidikan Kesehatan berkaitan dengan bahaya penggunaan gawai. Semua peserta kemudian diukur vineland social maturity scale (VSMS) nya untuk mengetahui perkembangan sosial anak. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa sebesar 71.67% setelah diberikan Pendidikan Kesehatan berkaitan dengan bahaya gawai. Kesimpulan: Rata-tara social age anak berada 2-3 tahun dibawah usia yang sebenarnya.

Page 4 of 11 | Total Record : 102