cover
Contact Name
Nailufar Firdaus
Contact Email
nay.amity@gmail.com
Phone
+6282132977772
Journal Mail Official
lppmnhm@yahoo.com
Editorial Address
JL.RE Martadinata No. 45 Bangkalan Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN
ISSN : 20855931     EISSN : 26232871     DOI : https://doi.org/10.36089/nu
Core Subject : Health, Science,
NURSING UPDATE is the official peer-reviewed research journal of the Nursing Science, and is devoted to publication of a wide range of research that will contribute to the body of nursing science and inform the practice of nursing, nursing education, administration, and history, on health issues relevant to nursing, and on the testing of research findings in practice.
Articles 792 Documents
Kemandirian Belajar Mahasiswa Keperawatan dalam Pembelajaran Daring di Era Pandemi Covid-19 Christian Irmando Sikteubun; Evelyn Hemme Tambunan
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 13 No 1 (2022): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v13i1.641

Abstract

Self-directed learning is one of the professional values of nurses. Nurses are required to commit to lifelong learning. The professional value of self-directed learning must be developed from the educational stage, even in online learning in the Covid-19 pandemic era. The purpose of the study was to describe the level of self-directed learning of nursing students in online learning in the era of the Covid-19 pandemic. The research method used is quantitative descriptive, with the convenience sampling method. The research sample was undergraduate nursing students at the Faculty of Nursing, Adventist University of Indonesia. The number of samples was 153 respondents and the research time was June-December 2021. The research instrument used was a valid questionnaire, namely the nursing student self-directed learning questionnaire. Questionnaire data was collected using google form and the data were analyzed using a frequency distribution to determine the level of self-directed learning in the high, medium and low categories. The results showed that most of the respondents namely 112 respondents (73,2%) were at the moderate level of self-directed learning,, a small part, namely 20 respondents (13,1%) were at the high level of self-directed learning and 21 respondents (13,7%) are at a low level of self-directed learning. It is important to explore further the factors that influence the self-directed learning in online learning and educators may facilitate the increasing of self-directed learning of nursing students.
TINJAUAN PENGOLAHAN SENSUS HARIAN RAWAT INAP BERDASARKAN FAKTOR MAN DAN METHODE DI UNIT REKAM MEDIS RUMAH SAKIT NINDHITA SAMPANG Eka Suci Daniyanti; AMILIA FARADHILA; Nailufar Firdaus
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 12 No 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v12i3.642

Abstract

Sensus Harian Rawat Inap (SHRI) adalah kegiatan pencacatan atau penghitungan pasien rawat inap yang dilakukan setiap hari pada suatu ruang rawat inap guna untuk mengetahui jumlah layanan yang diberikan kepada pasien selama 24 jam. Pengolahan SHRI di Rumah Sakit Nindhita Sampang tidak dilakukan oleh petugas perawat, namun dilakukan oleh petugas rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan SHRI di unit rekam medis Rumah Sakit Nindhita Sampang Berdasarkan Faktor Man & Method. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Pengolahan SHRI di Rumah Sakit Nindhita Sampang masih terdapat permasalahan yang menyebabkan kegiatan SHRI tidak berjalan dengan baik. Pada faktor man, petugas memiliki lebih dari 1 job desc, belum pernah melakukan pelatihan, dan latar belakang pendidikan petugas bukan dari rekam medis. Pada faktor Method, ketidaksesuaian SOP petugas SHRI di Rumah Sakit Nindhita Sampang dengan buku petunjuk pengisian pengolahan dan penyajian data Rumah Sakit. Berdasarkan hasil penelitian adapun solusi dan saran yang diusulkan yaitu, mengadakan pembaruan SOP, membuat struktur organisasi dan tugas pokok organisasi unit rekam medis, pembaruan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), mengikuti pelatihan dan memberikan anggaran dana, serta mengadakan evaluasi secara berkala kepada petugas setelah dilakukannya penginputan data SHRI.
DESAIN APLIKASI POST DISCHARGE PLANNING ONLINE (PDPO) PASIEN COVID-19 MENGGUNAKAN USER CENTERED DESIGN UNTUK MENDUKUNG ERA NEW NORMAL (STUDI KASUS RSUD SYARIFAH AMBAMI RATO EBU BANGKALAN) ACHMAD MASFI; NOVI PRASTITI
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 13 No 1 (2022): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v13i1.559

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on nursing services in hospitals, one of which is discharge planning. It can be that nurses have an important role in improving patient behavior by providing post discharge planning. The impact of COVID-19 is a challenge for health services. Thus, it is necessary to support and suppress patient mobility, especially post-Covid-19 patients in the health care area. This is in line with the government's policy regarding the era of adaptation to new habits. The method used in software design is the User Centered Design (UCD) method. This method is a method that establishes the user as the center of system design. The user-centred design approach (UCD) was successfully used to design the Post Discharge Planning Online (PDPO) application. In addition, it also succeeded in translating user needs obtained from the Forum Group Discussion (FGD). The prototype is then used to successfully create a design solution, which is then rated by 30 respondents. The result is that the application functions meet the user's needs.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG BIMBINGAN ANTISIPASI (ANTICIPATORY GUIDANCE) PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK KARTIKA KODIM 1703 MANOKWARI Yayuk Nuryanti; Ivonne Junita Fabanjo
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 10 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v10i1.674

Abstract

Petunjuk antisipasi dapat diartikan sebagai petunjuk-petunjuk yang perlu diketahui terlebih dahulu agar orang tua dapat mengarahkan dan membimbing anaknya secara bijaksana sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara normal (Nursalam, 2005). Berdasarkan data Kementrian Kesehatan tahun 2015, angka kematian anak setiap tahun lebih dari 1,4 juta di dunia yang meninggal karena berbagai penyakit. Sedangkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 menunjukan bahwa di Indonesia angka kematian anak balita 26,29 dari 1.000 kelahiran (Profil Kesehatan Indonesia, 2016). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang bimbingan antisipasi (anticipatory guidance) pada anak usia prasekolah di TK Kartika Kodim 1703 Manokwari. Desain yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia prasekolah di TK Kartika Kodim 1307 Manokwari sebanyak 56 orang. Sampel yang digunakan berjumlah berjumlah 34 orang yang memenuhi kriteria eksklusi dan kriteria inklusi. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang memiliki pengetahuan baik paling banyak pada umur ≤32 tahun yaitu 12 orang (35,3%), diikuti umur 33-40 tahun berjumlah 10 orang (29,4%), dan pada umur ≥41 tahun berjumlah 3 orang (8,8%). Sedangkan berdasarkan pendidikan, responden dengan pengetahuan baik lebih banyak pada tingkat pendidikan PT yaitu 12 orang (35,3%), SMA berjumlah 11 orang (32,3%), dan SMP berjumlah 2 orang (5,9%). Saran bagi orang tua yaitu mencari informasi di pelayanan kesehatan maupun di media informasi mengenai petunjuk-petunjuk antisipasi sehingga anak terhindar dari bahaya atau kecelakaan baik di dalam maupun di luar rumah dan jadikan pengalaman sebagai pembelajaran dalam meningkatkan pengetahuan.
KARAKTERISTIK KONSEP DIRI PASIEN HIV/ AIDS DI RSUD MANOKWARI PAPUA BARAT Yayuk Nuryanti; Ruth Haried Faidiban
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 11 No 1 (2019): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v11i1.675

Abstract

Human Immunodeficiency Virus(HIV) menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan dapat berkelanjutan menimbulkan AIDS. Sedangkan AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) merupakan gejala menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan HIV.Pada kondisi psikologis pasien HIV (ODHA) memiliki persepsi yang negatif tentang dirinya yang akan mempengaruhi perkembangan konsep dirinya. ODHA cenderung menunjukkan bentuk-bentuk reaksi sikap dan tingkah laku yang negatif. Hal ini disebabkan ketidakmampuan ODHA menerima kenyataan dengan kondisi yang dialami.Konsep diri atau (Self-Concept) merupakan bagian dari masalah kebutuhan psikososial yang merupakan kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi, konsep diri terbentuk sebagai suatu hal yang dipelajari sebagai hasil pengalaman seseorang terhadap dirinya dari pengaruh lingkungan sekitarnya.Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh gambaran konsep diri pada pasien HIV/AIDS. Desain penelitian yang digunakan adalah bersifat deskriptif dimana hanya melihat gambaran karakteristik ODHA dan konsep dirinya. Populasi penelitian adalah pasien dengan penyakit HIV/AIDS yang dirawat di Ruang Melati RSUD Manokwari. Sampel dalam penelitian ini ini berjumlah 30 responden, diambil dengan teknik non random sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa Data di lakukan secara univariat dengan menggunakan rumus distribusi frekuensi untuk mendapatkan karakteristik responden dan mendapatkan gambaran konsep diri pada responden. Hasil penelitian menunjukkan responden HIV/AIDS yang terbanyak berjenis kelamin perempuan, umur 21-45 tahun, pendidikan SMP dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Konsep diri positif sebanyak 4 orang (13%) , responden dengan konsep diri negatif sebanyak 26 orang (87%). Perlu adanya peningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang komprehensifsehingga tidak hanya berfokus pada asuhan keperawatan yang bersifat fisiologis saja namun secara psikologis, juga dibutuhkan pasien. Dengan demikian ODHA akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik, dengan meningkatnya konsep diri mereka.
HUBUNGAN ALIH FUNGSI LAHAN PABRIK SEMEN TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI DISTRIK MANOKWARI SELATAN Oktoviandi Sawasemariay
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 11 No 3 (2020): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v11i3.677

Abstract

Reformasi berdampak pada perubahan mendasar di hampir semua sektor termasuk sektor kehutanan, kesehatan. Dalam konteks kebijakan kehutanan terjadi perubahan dalam bentuk produk kebijakan menjadi densentralistik. Desentralisasi tata kelola kehutanan telah berdampak pada degradasi dan defortasi hutan yang akut. Insiden malaria di Indonesia pada tahun 2013 meningkat 1,9% (16.000 kasus) dari tahun sebelumnya. Dari jauh tersebut, hanya 50% yang mendapatkan pengobatan. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Hubungan Alih Fungsi Lahan Pabrik Semen Terhadap kejadian Malaria Di Distrik Manokwari Selatan tahun 2020. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat sebanyak 628 kepala keluarga, yang difokuskan pada 4 kampung yaitu Kampung Misap Meysi, Hing, Maruni dan Dobut. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik kuota sampling. Data di analisis secara univariat dengan menggunakan rumus disrtibusi frekuensi untuk menentukan distribusi frekuensi kejadian malaria, uji bivariat menggunakan chi-square. Hasil penelitian dengan uji chi-square didapatkan bahwa ada hubungan alih fungsi lahan pabrik semen terhadap kejadian malaria dengan p value 0,008 (p≤0,05). Berdasarkan distribusi frekuensi responden hubungan alih fungsi lahan pabrik semen 63 responden didapatkan hasil 39 responden (62%) menunjukan hubungan alih fungsi lahan pabrik semen berdampak negatif, sedangkan 24 responden (38%) menunjukkan bahwa hubungan alih fungsi lahan berdampak positif. Berdasarkan distribusi frekuensi kejadian malaria, dari 63 responden didapatkan hasil 46 responden (73%) mengatakan kejadian malaria meningkat, sedangkan 17 responden (27%) mengatakan kejadian malaria tidak meningkat.Kesimpulan ada hubungan alih fungsi lahan pabrik semen terhadap kejadian malaria di Distrik Manokwari Selatan Tahun 2020.
GAMBARAN PENGETAHUANLANSIA TENTANG HIPERTENSIDI POSYANDU GETSEMANI PUSKESMAS AMBAN Niluh Gede Susantie
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 9 No 2 (2018): March
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v9i2.678

Abstract

Latar belakang: Penderita hipertensi di Indonesia diperkirakan sebesar 17 juta tetapi hanya 6% yang hipetrensi terkendali (controlled hypertension). Hipertensi terkendali adalah mereka yang menderita hipertensi dan tahu bahwa mereka menderita hipertensi dan sedang berobat.Tahun 2017 yang tercatat sebagai penderita Hipertensi dari usia 20 tahun keatas sebanyak 86 orang dimulai dari usia 20 Tahun ke atas, jenis kelamin wanita menduduki peringkat tertinggi sebanyak 65 orang. Total 86 penderita Hipertensi di Puskesmas Amban, 39 nya adalah lansia. Metodologi penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Populasi Lansia sebanyak 20 orang dengan jumlah sampel total populasi 20 lansia. Penelitian ini dilakukan pada Tanggal 10 Desember 2017 Posyandu Getsemani wilayah Puskesmas Amban. Hasil penelitian: Tingkat pengetahuan lansia berdasarkan tingkat pendidikan sebagian besar berpengetahuan Kurang pada pendidikan sekolah dasar dan Sekolah Menengah Atas dengan Persentase yang sama. Tingkat pengetahuan lansia berdasarkan jenis kelamin sebagian besar berpengetahuan Kurang pada jenis kelamin perempuan
GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN KUSTA TENTANG KEPATUHAN MINUM OBAT DI PUSKESMAS SANGGENG MANOKWARI Hosiana Loisa Sombuk
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 10 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v10i1.679

Abstract

Kusta merupakan penyakit yang kronik, dan penyebabnya ialah mycobacterium leprae yang bersifat intra seluler obligat. Di Indonesia penyakit kusta telah menyerang hampir semua rentang usia mulai dari anak 5 tahun hingga lansia yang berumur ≥ 70 tahun pun tak luput dari penyakit kusta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien kusta tentang kepatuhan minum obat di Puskesmas Sanggeng Manokwari. Desain yang digunakan adalah Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien kusta yang datang berobat di Puskesmas Sanggeng Manokwari, pada hari dilakukan penelitian sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 Responden metode penelitian ini kuantitatif dengan teknik sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada 9 -10 Mei 2018 di Puskesmas Sanggeng Manokwari, penelitian ini mengunakan data primer yang langsung di peroleh dari kuesioner yang berisi 8 pertanyaan data di olah melalui langkah editing, koding, tabulasi. Dari hasil penelitian di ketahui bahwa pasien kusta sebagian besar (75,75%) pernah mengalami penyakit kusta, memiliki tingkat pengetahuan yang cukup. Jika dibandingkan dengan pasien yang belum pernah mengalami kusta sebelumnya. Responden dengan tingkat pasien tentang kusta yang cukup sebagian besar (75%) dimiliki oleh responden dan rentang usia 16 tahun responden dengan jenis kelamin laki-laki dan dimiliki oleh responden dengan latar belakang pendidikan sekolah menengah atas (SMA).Saran :Diharapkan kepada Kepala Puskesmas agar hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk program pelayanan selanjutnya dan terus memberikan edukasi kepada pasien terkait kepatuhan minum obat.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG KEPATUHAN MINUM OBAT TUBERKULOSIS DI POLI PARU-PARU PUSKESMAS PASIR PUTIH Waode Suriani
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 9 No 2 (2018): March
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v9i2.680

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan Mycobakterium Tuberkulosa. yang menyerang Paru-paru dan hampir seluruh organ lainnya. Bakteri ini dapat masuk melalui saluran pernapasan, saluran pencernaan (GI) dan luka yang terbuka pada kulit. Tetapi banyak melalui inhalasi droplet yang berasal dari orang terinfeksi bakteri tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien tentang kepatuhan minum obat tuberkulosis. Desain penelitian yang digunakan adalah metode crossectional. Populasi penelitian adalah pasien tuberkulosis yang berobat di Poli Paru-Paru Puskesmas Pasir Putih. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden dan diambil menggunakan teknik Akcidental Sampling. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat menggunakan rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh responden dengan tingkat pengetahuan baik berjumlah 15 orang (50%), tingkat pengetahuan cukup berjumlah 11 orang (37%), dan tingkat pengetahuan kurang berjumlah 4 orang (13%). Saran : Dengan pengetahuan yang ada responden perlu meningkatkan kesadaran, dan mengetahui pentingnya informasi kesehatan, mampu mengubah perilaku yang tidak sehat menjadi perilaku yang sehat secara terus menerus.
PENGETAHUAN GURU TAMAN KANAK-KANAK TENTANG KONSEP BERMAIN DI KABUPATEN MANOKWARI Ivonne Junita Fabanjo; Gidion Mansa
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 10 No 2 (2019): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v10i2.684

Abstract

Guru Taman Kanak-kanak hendaknya memiliki pemahaman yang baik tentang alat permainan yang digunakan untuk pembelajaran di Taman Kanak-Kanak (TK) karena anak juga sebagai sumber belajar untuk memenuhi kebutuhan naluri bermain yang sangat diperlukan untuk mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak. Dalam memilih alat permainan perlu diperhatikan unsur edukatif sehingga anak tidak hanya bermain tetapi jugabelajar. Jika pemlilihan alat permainan yang diberikan tidak tepat, dapat mengganggu tumbuh kembang anak antara lain gangguan perkembangan emosi, sosial, motorik bahkan intelektualitasnya.Guru mempunyai peranan yang sangat penting dalam memilih permainan yang cocok dan sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak. Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan guru taman kanak-kanak tentang konsep bermain di Kabupaten Manokwari. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Guru Taman Kanak-Kanak Tentang Konsep Bermain Di Kabupaten Manokwari. Variabel-variabel yang akan diteliti adalah Pengetahuan Guru Taman Kanak-Kanak berdasarkan pendidikan, informasi, dan pengalaman kerja di Kabupaten Manokwari. Sampel penelitian 63 responden, pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah koesioner, analisa data dengan distribusi frekuensi untuk mengetahui proporsi pengetahuan guru Taman Kanak-Kanak Tentang Konsep Bermain berdasarkan umur, Pendidikan sumber informasi, Simpulan Sebagian besar responden dengan latar belakang Pendidikan, Sumber informasi dan pengalaman mempunyai pengetahuan yang baik tentang konsep bermain.