cover
Contact Name
Septy
Contact Email
septyariani09@gmail.com
Phone
+6282113565161
Journal Mail Official
lppm.stikesyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No 40A Bugel, Margasari, Karawaci, Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20889266     EISSN : 2654587X     DOI : https://doi.org/10.37048/kesehatan
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan, kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (research report, field report). Terbit enam bulan sekali pada bulan Mei dan Desember.
Articles 148 Documents
BEBAN KERJA SHIFT MALAM DENGAN KINERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KOTA TANGERANG TAHUN 2018 Ahmad Abdul Lutfbis; Anih Tasminih
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i2.164

Abstract

Pendahuluan: Kelelahan kerja perawat merupakan masalah penting dalam sektor industri jasa keperawatan. Kelelahan kerja perawat dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja yang bisa menimpa pasien dan perawat sendiri. Beban kerja yang berat dan pola shift kerja yang tidak standar dapat menyebabkan kelelahan kerja pada perawat yang bekerja secara shift. Beban kerja perawat adalah seluruh kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh seorang perawat selama bertugas di suatu unit pelayanan keperawatan. Desain Penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 70 orang responden. Hasil dan Kesimpulan dari penelitian nilai minimal sebesar 0,071 dan maksimal 0,584 memiliki nilai OR sebesar 0,203. Dengan kata lain, beban kerja yang berat memiliki 20 kali memiliki kinerja yang kurang baik. Selain itu, dari data tersebut nilai P value yang didapat  sebesar 0,005 (< 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara beban kerja shift malam dengan kinerja perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota Tangerang.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Sikap Dan Motivasi Ibu Terhadap Pelaksanaan Imunisasi Campak Dalam Pencegahan Campak Di Wilayah Kerja Puskesmas Gembor Tahun 2019 Ida Faridah; Astrinda Ayu Bidara
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i2.166

Abstract

Penyakit Campak merupakan suatu penyakit yang mudah tertular, Kemenkes mencatat jumlah pada kasus campak di Indonesia sangat banyak dan cenderung meningkat dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Sikap dan Motivasi Ibu terhadap Imunisasi Campak dalam Pencegahan Campak dengan secara simultan. Metode Penelitian dalam penelitian ini menggunakan kausal komperatifatau menggunakan pendekatan Cross sectional menggunakan uji normalitas multikolinearitas, heteroskedastisitas, linearitas, regresi berganda, uji t, dan uji f. Populasi sebanyak 58 Responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar kueshioner. Teknis analisa diatas menggunakan analisis Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian Berdasarkan uji t Tingkat Pengetahuan dan Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap imunisasi campak dalam pencegahan campak, variabel Sikap berpengaruh signifikan terhadap imunisasi campak dalam pencegahan Campak. Berdasarkan hasil penelitian uji F (Simultan menunjukkan bahwa variabel independen Tingkat pengetahuan Sikap dan Motivasi Ibu terhadap Imunisasi Campak dalam Pencegahan Campak berpengaruh signifikan terhadap Pencegahan Campak dengan hasil Ttabel 7.515 dengan nilai Sig. 0.000. Kesimpulan dan Saran Hasil penelitian ada Pengaruh Tingkat Pengetahuan Sikap dan Motivasi Ibu terhadap Imunisasi Campak dalam Pencegahan Campak.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN SIKAP DAN MOTIVASI IBU TERHADAP PELAKSANAAN IMUNISASI CAMPAK DALAM PENCEGAHAN CAMPAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEMBOR TAHUN 2019 Ida Faridah; Astrinda Ayu Bidara
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i2.166

Abstract

Penyakit Campak merupakan suatu penyakit yang mudah tertular, Kemenkes mencatat jumlah pada kasus campak di Indonesia sangat banyak dan cenderung meningkat dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Sikap dan Motivasi Ibu terhadap Imunisasi Campak dalam Pencegahan Campak dengan secara simultan. Metode Penelitian dalam penelitian ini menggunakan kausal komperatifatau menggunakan pendekatan Cross sectional menggunakan uji normalitas multikolinearitas, heteroskedastisitas, linearitas, regresi berganda, uji t, dan uji f. Populasi sebanyak 58 Responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini  menggunakan Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar kueshioner. Teknis analisa diatas menggunakan analisis Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian Berdasarkan uji t Tingkat Pengetahuan dan Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap imunisasi campak dalam pencegahan campak, variabel Sikap berpengaruh signifikan terhadap imunisasi campak dalam pencegahan Campak. Berdasarkan hasil penelitian uji F (Simultan menunjukkan bahwa variabel independen Tingkat pengetahuan Sikap dan Motivasi Ibu terhadap Imunisasi Campak dalam Pencegahan Campak berpengaruh signifikan terhadap Pencegahan Campak dengan hasil Ttabel 7.515 dengan nilai Sig. 0.000. Kesimpulan dan Saran Hasil penelitian ada Pengaruh Tingkat Pengetahuan Sikap dan Motivasi Ibu terhadap Imunisasi Campak dalam Pencegahan Campak.
Pengalaman Orang Tua Yang Mendampingi Pengobatan Anak Penderita Thalasemia Di Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang Solihati; Siska Yeniyanti
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.167

Abstract

Thalasemia mayor adalah penyakit kelainan kronik, apabila penyakit ini terjadi pada anak dapat mempengaruhi tingkat kognitif, tingkat emosional dan rutinitas sehari-hari keluarga terutama orang tua. Sehingga orang tua harus berhadapan dengan proses pengobatan anak, mendukung anak, dan mengurus anggota keluarga yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi dan makna secara mendalam tentang pengalaman orang tua yang mendampingi pengobatan anak penderita thalasemia. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Partisipan ditentukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 10 orang. Teknik wawancara dilakukan menggunakan alat perekam, pedoman wawancara semi terstruktur, dan catatan lapangan. Analisa data menggunakan qualitative content analysis dengan pendekatan Collazi. Tema yang ditemukan sebagai hasil penelitian yaitu: Pemahaman mengenai penyakit thalasemia, Gambaran kecemasan dan kesedihan orang tua, Usaha mengobati dan merawat anak penderita thalasemia, Orang tua menjadi perawat bagi anak penderita thalasemia, Keberhasilan orang tua dalam merawat anak penderita thalasemia, Dukungan yang diterima orang tua selama mendampingi pengobatan anak penderita thalasemia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi, pengetahuan serta masukan kepada perawat anak, sehingga pelayanan keperawatan dan edukasi yang diberikan kepada anak dan orang tua dapat meningkat.
Pengalaman Orang Tua Yang Mendampingi Pengobatan Anak Penderita Thalasemia Di Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang Solihati; Teddy Kurniawan
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.167

Abstract

Thalasemia mayor adalah penyakit kelainan kronik, apabila penyakit ini terjadi pada anak dapat mempengaruhi tingkat kognitif, tingkat emosional dan rutinitas sehari-hari keluarga terutama orang tua. Sehingga orang tua harus berhadapan dengan proses pengobatan anak, mendukung anak, dan mengurus anggota keluarga yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi dan makna secara mendalam tentang pengalaman orang tua yang mendampingi pengobatan anak penderita thalasemia. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Partisipan ditentukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 10 orang. Teknik wawancara dilakukan menggunakan alat perekam, pedoman wawancara semi terstruktur, dan catatan lapangan. Analisa data menggunakan qualitative content analysis dengan pendekatan Collazi. Tema yang ditemukan sebagai hasil penelitian yaitu: Pemahaman mengenai penyakit thalasemia, Gambaran kecemasan dan kesedihan orang tua, Usaha mengobati dan merawat anak penderita thalasemia, Orang tua menjadi perawat bagi anak penderita thalasemia, Keberhasilan orang tua dalam merawat anak penderita thalasemia, Dukungan yang diterima orang tua selama mendampingi pengobatan anak penderita thalasemia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi, pengetahuan serta masukan kepada perawat anak, sehingga pelayanan keperawatan dan edukasi yang diberikan kepada anak dan orang tua dapat meningkat.
Hubungan Antara Kepatuhan Penggunaan Apd Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Karyawan Di PT STI Tbk. Cikupa Kabupaten Tangerang Rina Puspitasari; Desy Dwi Nurcahyanti
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i2.168

Abstract

Latar Belakang : Setiap tenaga kerja maupun perusahaan tidak ada yang menghendaki terjadinya kecelakaan hal tersebut merupakan naluri yang wajar dan bersifat universal bagi setiap makhluk hidup didunia . Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian kecelakaan yang berhubungan dengan aktifitas atau kegiatan dalam pekerjaan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja karyawan diperusahaan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dan pendekatan crosssectionaldengan sampel sebanyak 80 responden. Hasil penelitian: ini menunjukan responden yang mengalami kecelakaan kerja sedang sebanyak 12 pekerja (15%) dan yang mengalami kecelakaan kerja ringan sebanyak 68 pekerja ( 85%) . uji statistik menggunakan Chi Square Test menunjukkan bahwaada hubungan signifikan antara kepatuhan karyawan dengan kejadian kecelakaan kerja ( nilai p = 0,013) . Kesimpulan : diharapkan responden meningkatkan kesadaran dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta meningkatkan kepatuhan dalam penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) dan mematuhi semua peraturan yang sudah ditetapkan di perusahaan guna menghindari kecelakaan kerja.
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN PENGGUNAAN APD DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA KARYAWAN DI PT STI TBK. CIKUPA KABUPATEN TANGERANG Rina Puspitasari; Desy Dwi Nurcahyanti
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i2.168

Abstract

Latar Belakang : Setiap tenaga kerja maupun perusahaan tidak ada yang menghendaki terjadinya kecelakaan hal tersebut merupakan naluri yang wajar dan bersifat universal bagi setiap makhluk hidup didunia . Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian kecelakaan yang berhubungan dengan aktifitas atau kegiatan dalam pekerjaan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja karyawan diperusahaan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan  desain penelitian deskriptif korelasi dan pendekatan crosssectionaldengan sampel sebanyak 80 responden. Hasil penelitian: ini menunjukan responden yang mengalami kecelakaan kerja sedang sebanyak 12 pekerja (15%) dan yang mengalami kecelakaan kerja ringan sebanyak 68 pekerja ( 85%) . uji statistik menggunakan Chi Square Test  menunjukkan bahwaada hubungan signifikan antara kepatuhan karyawan dengan kejadian kecelakaan kerja ( nilai p = 0,013) . Kesimpulan : diharapkan responden meningkatkan kesadaran  dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta meningkatkan kepatuhan dalam penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) dan mematuhi semua peraturan yang sudah ditetapkan di perusahaan guna menghindari kecelakaan kerja.
Hubungan Antara Pola Makan Dan Pengetahuan Gizi Dengan Body Image Remaja Putri Di SMAN 24 Kabupaten Tangerang Tahun 2018 Ayu Pratiwi; Yuni Susilowati; Dina Febriana
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i2.169

Abstract

Bentuk tubuh menjadi representasi diri yang pertama dan paling mudah terlihat dalam kehidupan sosial hal ini menyebabkan remaja putri kemudian terdorong untuk memiliki tubuh yang ideal. Pola makan dan pengetahuan gizi baik harus memiliki batasan tertentu dalam mengkonsumsinya, tidak terlalu sedikit atau tidak terlalu banyak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling,sampel penelitian siswi SMAN 24 Kabupaten Tangerang berjumlah 101 orang. Berdasarkan hasil statistik yang dilakukan menggunakan SPSS versi 22.0 menggunakan uji chi-square, untuk hubungan pola makan dengan body image didapatkan nilai p value yaitu 0.662 > 0.05 dan untuk hubungan pengetahuan gizi dengan body image didapatkan nilai p value yaitu 0.600 > 0.05, maka dapat di nyatakan Ha diterima artinya tidak terdapat hubungan antara pola makan dengan body image dan juga tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan body image. Berdasarkan hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara pola makan dan pengetahuan tentang gizi terhadap bodyimage remaja putri.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DAN PENGETAHUAN GIZI DENGAN BODY IMAGE REMAJA PUTRI DI SMAN 24 KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2018 Ayu Pratiwi; Yuni Susilowati; Dina Febriana
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i2.169

Abstract

Bentuk tubuh menjadi representasi diri yang pertama dan paling mudah terlihat dalam kehidupan sosial hal ini menyebabkan remaja putri kemudian terdorong untuk memiliki tubuh yang ideal. Pola makan dan pengetahuan gizi baik harus memiliki batasan tertentu dalam mengkonsumsinya, tidak terlalu sedikit atau tidak terlalu banyak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling,sampel penelitian siswi SMAN 24 Kabupaten Tangerang berjumlah 101 orang. Berdasarkan hasil statistik yang dilakukan menggunakan SPSS versi 22.0 menggunakan uji chi-square, untuk hubungan pola makan dengan body image didapatkan nilai p value yaitu 0.662 > 0.05 dan untuk hubungan pengetahuan gizi dengan body image didapatkan nilai p value yaitu 0.600 > 0.05, maka dapat di nyatakan Ha diterima artinya tidak terdapat hubungan antara pola makan dengan body image dan juga tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan body image. Berdasarkan hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara pola makan dan pengetahuan tentang gizi terhadap bodyimage remaja putri.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Ibu Hamil Di Poli KIA UPTD Puskesmas Citangkil Kota Cilegon Nila Marwiyah; Doni Dahlia
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i1.170

Abstract

Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut penting selama masa kehamilan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil di Poli KIA UPTD Puskesmas Citangkil Kota Cilegon Tahun 2018. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan metode cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 responden dengan menggunakan simple random sampling. Berdasarkan hasil penelitian (51,2%) tidak bekerja, (62,5%) pendidikan rendah, (62,5%) memiliki pengetahuan yang cukup, (58,8%) memiliki sikap yang positif, (60,0%) memiliki self efficacy yang kurang, dan hampir sebagian besar responden memiliki perilaku yang kurang (58,8%). Berdasarkan hasil uji chi-square terdapat hubungan antara (usia, pekerjaan, pendidikan, pengetahuan, sikap, self efficacy) dengan perilaku (p=0,001). Saran dari peneliti ibu hamil perlu memperbaiki kesadaran akan pentingnya untuk melakukan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.

Page 9 of 15 | Total Record : 148