cover
Contact Name
Septy
Contact Email
septyariani09@gmail.com
Phone
+6282113565161
Journal Mail Official
lppm.stikesyatsi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Aria Santika No 40A Bugel, Margasari, Karawaci, Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20889266     EISSN : 2654587X     DOI : https://doi.org/10.37048/kesehatan
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan, kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (research report, field report). Terbit enam bulan sekali pada bulan Mei dan Desember.
Articles 148 Documents
TERAPI BERMAIN CLAY TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) Ria Setia Sari; Fina Afriani
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.151

Abstract

Kecemasan merupakan perasaan yang paling umum dialami oleh pasien anak yang sedang mengalami hospitalisasi. Terapi bermain adalah suatu kegiatan bermain yang dilakukan untuk membantu penyembuhan anak dan sarana dalam melanjutkan pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Dengan terapi bermain, diharapkan kecemasan anak segera menurun, sehingga dapat menjadikan anak lebih bekerjasama pada petugas kesehatan. Permainan yang cocok diterapkan untuk anak usia prasekolah salah satunya adalah permainan membentuk (kontruksi) seperti clay. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain clay terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di RSUD Balaraja Tangerang. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian Praeksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Sampel yang diambil 24 responden dengan menggunakan Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi serta uji analisis yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, nilai  (Sig 0,000 <0,05). Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka ada pengaruh terapi bermain clay terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun).
Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Perawat Dengan Tindakan Pencegahan Infeksi Luka Operasi Di Ruang Rawat Bedah RSU Kabupaten Tangerang Everentia Ngasu; Endra Gunawan
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.153

Abstract

Latar Belakang : infeksi pada luka operasi merupakan infeksi nosokomial yang akan mengakibatkan kerugian terutama bagi pasien maupun penyelenggara pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap perawat dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi di ruang rawat bedah RSU Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat bedah RSU Kabupaten Tangerang sebanyak 45 sampel dengan menggunakan total sampel (total sampling). Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian : Ada hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO) dengan p value 0,023 (< alpha= 0,05). Ada hubungan sikap dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO) dengan p value 0,015 (< alpha= 0,05). Kesimpulan dan Saran: ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO). Diharapkan Rumah Sakit dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap perawat dan petugas lainnya dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial dengan mengikutkan beberapa staf/perawat secara rutin untuk mengikuti seminar, symposium, ataupun pelatihan-pelatihan tentang pencegahan infeksi nosokomial khususnya pencegahan infeksi luka operasi.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI LUKA OPERASI DI RUANG RAWAT BEDAH RSU KABUPATEN TANGERANG Everentia Ngasu; Endra Gunawan
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.153

Abstract

Latar Belakang : infeksi pada luka operasi merupakan infeksi nosokomial yang akan mengakibatkan kerugian terutama bagi pasien maupun penyelenggara pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap perawat dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi di ruang&nbsp; rawat bedah&nbsp; RSU Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat bedah RSU Kabupaten Tangerang sebanyak 45 sampel dengan menggunakan total sampel (total sampling). Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian : Ada hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO) dengan p value 0,023 (&lt; alpha= 0,05). Ada hubungan sikap dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO) dengan p value 0,015 (&lt; alpha= 0,05). Kesimpulan dan Saran: &nbsp;ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO). Diharapkan Rumah Sakit dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap perawat dan petugas lainnya dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial dengan mengikutkan beberapa staf/perawat secara rutin untuk mengikuti seminar, symposium, ataupun pelatihan-pelatihan tentang pencegahan infeksi nosokomial khususnya pencegahan infeksi luka operasi.
Faktor-Faktor Mempengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat Anti Tuberkolusis Pada Pasien Tb Paru Di Puskesmas Gembor Kota Tangerang Lastri Mei Winarni; Abdul Santoso; Nurul Indah Savitri
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.154

Abstract

Latar Belakang:,bertambahnya penderita TB sebesar 9,2 %. Disebabkan karena salah satu faktor ketidakpatuhan minum obat sebesar 65% penderita TB paru. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat TB paru dengan kejadian TB paru di Puskesmas Gembor. Metode Penelitian: Teknik analisis yang digunakan adalah univariat untuk memperoleh karakteristik dari masing – masing variabel demografis dan bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antar variable penelitian. Hasil: Berdasarkan hasil analisis Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan ketidakpatuhan minum obat anti tuberkolosis dengan nilai P-value sebesar 0,030, 6) Terdapat hubungan antara sikap petugas kesehatan dengan ketidakpatuhan minum obat anti tuberkolosis pada pasien TB paru di Puskesmas Gembor Kota Tangerang Tahun 2018 dengan nilai P-value sebesar 0,008. Saran: Diharapkan tenaga kesehatan yang mengelola program pengobatan dan penanggulangan Tuberkolosis (TBC) memberikan dukungan kepada keluarga pasien Tuberkolosis agar senantiasa mengontrol kepatuhan minum obat anggota keluarganya sehingga tidak terjadi putus obat dan resistensi
FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKOLUSIS PADA PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS GEMBOR KOTA TANGERANG Lastri Mei Winarni; Abdul Santoso; Nurul Indah Savitri
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.154

Abstract

Latar Belakang:,bertambahnya penderita TB sebesar 9,2 %. Disebabkan karena salah satu&nbsp; faktor&nbsp; ketidakpatuhan minum obat sebesar 65% penderita TB paru. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan minum obat TB paru dengan kejadian TB paru di Puskesmas Gembor. &nbsp;Metode Penelitian: Teknik analisis yang digunakan adalah univariat untuk memperoleh karakteristik&nbsp;&nbsp; dari&nbsp;&nbsp; masing ? masing&nbsp; variabel demografis dan bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antar variable penelitian. Hasil: Berdasarkan hasil analisis Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan ketidakpatuhan minum obat anti tuberkolosis dengan nilai P-value sebesar 0,030, 6) Terdapat hubungan antara sikap petugas kesehatan dengan ketidakpatuhan minum obat anti tuberkolosis pada pasien TB paru di Puskesmas Gembor Kota Tangerang Tahun 2018 dengan nilai P-value sebesar 0,008. Saran: Diharapkan tenaga kesehatan yang mengelola program pengobatan dan penanggulangan Tuberkolosis (TBC) memberikan dukungan kepada keluarga pasien Tuberkolosis agar senantiasa mengontrol kepatuhan minum obat anggota keluarganya&nbsp; sehingga tidak terjadi putus obat dan resistensi
Pengaruh Edukasi Persiapan Endoskopi Terhadap Kepatuhan Pasien Melaksanakan Persiapan Endoskopi Zahrah Malidia; Yuni Susilowati; Siti Nurhasanah
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.155

Abstract

Endoskopi adalah teknik pelayanan canggih untuk memeriksa saluran cerna secara visual dengan cara melihat langsung pada layar monitor berbagai kelainan pada saluran cerna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi persiapan endoskopi terhadap kepatuhan melaksanakan persiapan endoskopi di RSU Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain equasi eksperimental dengan rancangan penelitian post test nonequivalent control group designs. Populasi berjumlah 20 orang dipilih dengan menggunakan teknik accidental sampling, yaitu 10 orang pertama sebagai kelompok intervensi dan 10 orang kedua sebagai kelompok kontrol. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapatkan ada pengaruh edukasi persiapan endoskopi terhadap kepatuhan pasien melaksanakan persiapan endoskopi di RSU Kabupaten Tangerang (P value < 0,05). Diharapkan rumah sakit dapat menetapkan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang jelas terkait prosedur persiapan endoskopi saluran cerna dengan pemberian pendidikan kesehatan sesuai dengan kasus pada pasien yang akan dilakukan tindakan endoskopi disertai sosialisasi dan supervisi yang efektif sehingga dapat dipahami dan dijalankan oleh seluruh pemberi asuhan keperawatan.
PENGARUH EDUKASI PERSIAPAN ENDOSKOPI TERHADAP KEPATUHAN PASIEN MELAKSANAKAN PERSIAPAN ENDOSKOPI Zahrah Malidia; Yuni Susilowati; Siti Nurhasanah
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.155

Abstract

Endoskopi adalah teknik pelayanan canggih untuk memeriksa saluran cerna secara visual dengan cara melihat langsung pada layar monitor berbagai kelainan pada saluran cerna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi persiapan endoskopi terhadap kepatuhan melaksanakan persiapan endoskopi di RSU Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain equasi eksperimental dengan rancangan penelitian post test nonequivalent control group designs. Populasi berjumlah 20 orang dipilih dengan menggunakan teknik accidental sampling, yaitu 10 orang pertama sebagai kelompok intervensi dan 10 orang kedua sebagai kelompok kontrol. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapatkan ada pengaruh edukasi persiapan endoskopi terhadap kepatuhan pasien melaksanakan persiapan endoskopi di RSU Kabupaten Tangerang (P value &lt; 0,05). Diharapkan rumah sakit dapat menetapkan Standar Prosedur Operasional &nbsp;(SPO) yang jelas terkait prosedur persiapan endoskopi saluran cerna dengan pemberian pendidikan kesehatan sesuai dengan kasus pada pasien yang akan dilakukan tindakan endoskopi disertai sosialisasi dan supervisi yang efektif sehingga dapat dipahami dan dijalankan oleh seluruh pemberi asuhan keperawatan.
Pendidikan Kesehatan Mengenai Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Terhadap Nilai Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Ayu Pratiwi; Septy Ariani; Rahmah Karina
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i1.156

Abstract

Tingginya prevalensi kanker payudara di Indonesia perlu dicermati dengan tindakan pencegahan dan deteksi dini yang telah dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan. Kasus kanker yang ditemukan pada stadium dini serta mendapat pengobatan yang cepat dan tepat akan memberikan kesembuhan dan harapan hidup lebih lama. Oleh karena itu, SADARI penting dilakukan pemeriksaan rutin secara berkala sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara. Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap nilai pengetahuan dan sikap remaja putri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Tangerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre Eksperimental Design dan rancangan penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 112 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan analisis uji yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test. Analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai Sig. = 0,001 pada variabel pengetahuan dan sikap. Maka dapat disimpulkan bahwa “Ha diterima” (Sig 0,001< 0,05). Artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap nilai pengetahuan dan sikap remaja putri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Tangerang Tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian, ada pengaruh pendidikan kesehatan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap nilai pengetahuan dan sikap remaja putri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Tangerang Tahun 2017.
PENDIDIKAN KESEHATAN MENGENAI PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP NILAI PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI Ayu Pratiwi; Septy Ariani; Rahmah Karina
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v7i1.156

Abstract

Tingginya prevalensi kanker payudara di Indonesia perlu dicermati dengan tindakan pencegahan dan deteksi dini yang telah dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan. Kasus kanker yang ditemukan pada stadium dini serta mendapat pengobatan yang cepat dan tepat akan memberikan kesembuhan dan harapan hidup lebih lama. Oleh karena itu, SADARI penting dilakukan pemeriksaan rutin secara berkala sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara. Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap nilai pengetahuan dan sikap remaja putri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Tangerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre Eksperimental Design dan rancangan penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 112 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan analisis uji yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test. Analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai Sig. = 0,001 pada variabel pengetahuan dan sikap. Maka dapat disimpulkan bahwa ?Ha diterima? (Sig 0,001&lt; 0,05). Artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap nilai pengetahuan dan sikap remaja putri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Tangerang Tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian, ada pengaruh pendidikan kesehatan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap nilai pengetahuan dan sikap remaja putri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Tangerang Tahun 2017.
Factors Pregnant Women With The Incidence Of Preeclampsia At Puskesmas Kresek In 2017 Evi Rufaida; Septy Ariani; Alni Sintapea
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.159

Abstract

Menurut penelitian, Mardiani dan Neli 2013. Dapat dilihat bahwa sebagian besar responden dengan usia ibu> 35 tahun 13 orang (76,5%) berisiko mengalami preeklampsia dan sebaliknya yang tidak berisiko seperti 10 orang (11,2), Dan di Puskesmas Kresek sebagian besar responden 39 orang (72,2%) berisiko preeklamsia dan 15 orang (27,8) tidak berisiko. Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor wanita hamil dengan kejadian preeklampsia di Puskesmas Kresek 2017. Metodologi penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan preeklampsia di Puskesmas Kresek Kabupaten Tangerang April 2017. Sampel diambil untuk penelitian ini dengan menggunakan total sampling yaitu sebanyak 54 orang wanita hamil dengan preeklampsia. Metode analisis data menggunakan uji Chi Square. Di Puskesmas Kresek faktor ibu hamil dengan kejadian preeklampsia berisiko adalah usia (72,2%) tidak berisiko (27,8%), berdasarkan paritas tidak responsif (72,2%) dan berisiko (27,8%), Berdasarkan riwayat tidak responsif pre-eklampsia (79,6%) dan berisiko (20,4%), berdasarkan obesitas bebas risiko (61,1%) (38,9%), berdasarkan hasil tekanan darah berisiko (68,5%) tidak berisiko (31,5%) . Kesimpulannya adalah ada hubungan umur dengan kejadian preeklampsia pada p = 0,01 (p <0,05), tidak ada hubungan paritas dengan preeklampsia yang terjadi pada nilai p = 1,71 (p> 0,05), tidak ada hubungan riwayat preeklampsia dengan kejadian preeklampsia diperoleh p = 3,22 (p> 0,05), ada hubungan obesitas dengan kejadian preeklampsia yang diperoleh p = 0,01 (p <0,05), terdapat korelasi hasil tekanan darah dengan insidensi preeklampsia Di dapatkan nilai p = 0,00 (p = <0,05).

Page 7 of 15 | Total Record : 148