cover
Contact Name
Nirna Nirmala
Contact Email
nnirmala@unis.ac.id
Phone
+6281807060025
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Maulana Yusuf Babakan Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
JIPIS
ISSN : 02162830     EISSN : 26860147     DOI : https://doi.org/10.33592/jipis
Core Subject : Education,
JIPIS diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang dengan P-ISSN 0216-2830 dan E-ISSN 2686-0147. JIPIS terbit dua kali setiap tahun, yaitu edisi Januari-Juni dan Juli-Desember. JIPIS menerima artikel berbahasa Indonesia atau Inggris yang berupa hasil penelitian maupun telaah teoritis di bidang ilmu pendidikan dan ilmu sosial.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 26 No 2: Januari - Juni 2018" : 7 Documents clear
ANALISIS TEORI RELEVANSI DALAM ACARA ‘INI TALKSHOW’ SEBAGAI KRITIK TERHADAP PRINSIP KERJASAMA GRICE Megawati Megawati
JIPIS Vol 26 No 2: Januari - Juni 2018
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v26i2.91

Abstract

AbstractThis article aims to analyze “Ini Talkshow” programme as a criticism toward Grice’s Cooperation Principle in communication. The data was collected from recording of Net television station, it is “Ini Talkshow” programme. Data analysis used qualitative descriptive by data transcript and was analyzed using Theory of Relevancy of Daniel Sperber dan Deirdre Wilson. The result indicates the utterances in “Ini Talkshow” program is relevant and meaningful utterances although these utterances step out of line of four maxim of communication in Grice’s Cooperation Principle. “Ini Talkshow” utterances have a contextual effect and extension of similarity cognitive environment as the result of interaction of new information and previous information between addresser and addressee. Keywords: cognitive environment, contextual effect, Grice’s cooperation principle, theory of relevancy AbstrakArtikel ini bertujuan untuk menganalisis program “Ini Talkshow” sebagai kritik terhadap prinsip kerjasama Grice dalam komunikasi. Data Dikumpulkan dari rekaman stasiun televisi Net, program yaitu Ini Talkshow. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan transkrip data dan dianalisis menggunakan Teori Relevansi dari Daniel Sperber dan Deidre Wilson. Hasilnya mengindikasikan bahwa ujaran-ujaran dalam program Ini Talkshow adalah ujaran yang relevan dan bermakna walaupun ujaran-ujaran tersebut diluar dari teori komunikasi dari Prinsip kerjasama Grice. Ujaran-ujaran Ini Talkshow memiliki pengaruh kontekstual dan perluasan kesamaan lingkungan kognitif sebagai hasil dari interaksi informasi sebelumnya antara pengirim dan penerima.Kata kunci: lingkungan kognitif, pengaruh kontekstual, prinsip kerjasama Grice, Teori relevansi.
TIPE DAN POLA PEMBENTUKAN SIKAP WATHANIYAH (KEBANGSAAN) YANG DILAKUKAN DI LINGKUNGAN PESANTREN AL-HIKAMUSSALAFIYAH CIPULUS PURWAKARTA Zindan Baynal Hubi
JIPIS Vol 26 No 2: Januari - Juni 2018
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v26i2.65

Abstract

Pesantren tradisional sebagai sebuah basis kultural Nahdaltul Ulama, selama ini lembaga pendidikan tertua di Indonesia tersebut, didalam konteks akademis seringkali ditampikkan peranannya dan cenderung mempunyai ‘prasangka ilmiah’). Hal itu justru berbanding terbalik dengan pengkajian lembaga pendidikan Islam yang berafiliasi dengan kalangan Islam  modernis. Kalangan pesantren yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama, padahal didalam konteks sejarah mempunyai peranan yang signifikan, utamanya dalam menanamkan sikap kebangsaan serta persatuan dan kesatuan bangsa. Tercatat didalam sejarah beberapa peristiwa yang diprakaarsai  kelangan tradisionalis pesantren, baik sebelum dan sesudah kemerdekaan Indonesia, seperti piagam kebangsaan, resolusi jihad, keputusan muktamar mengenai dasar negara dan sebagainya. Didalam membina  sikap kebangsaan serta persatuan dan kesatuan, uniknya rasa sikap tersebut justru dikuatkan berdasar kepada tradisi ajaran Islam yang selama ini cenderung diperdebatkan. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji  lebih jauh bagaimana tipe pola pembentukan sikap wathaniyah (kebangsaan) yang dihabituasikan di lingkungan pesantren, terlebih lagi bagaimana penyelarasan sikap kebangsaan yang dilegitimasikan oleh ajaran Islam tersebut dilingkungan pesantren. Pendekatan peneitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di pesantren Al-Hikamussalafiyah Cipulus Purwakarta. Pesantren tersebut dipilih tidak lain merupakan salah satu pesantren tradisional terbesar dan tertua di Jawa Barat berdiri sejak 1840. Kemudian ditengah menurunnya rasa akan sikap kebangsaan serta rasa persatuan dan kesatuan, sudah seharusnya bahwa penanamaran rasa sikap kebangsaan dan penguatan persatuan kesatuan sebagai sebuah bangsa, harus terus dikuatkan kembali terhadap setiap individu..Keywords:Tipe Pola, Nilai Islam, Pesantren
THE EFFECT OF TEACHER CERTIFICATION ON TEACHERS’ PERFORMANCE AT SMAN 21 KABUPATEN TANGERANG Ah. Cahyadi
JIPIS Vol 26 No 2: Januari - Juni 2018
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v26i2.92

Abstract

AbstractThis research investigates the effect of teacher certification on the teachers’ performance in the form of qualitative study. The research was carried out in SMA N 21 Kabupaten Tangerang from August to October 2018. The sources of the data are events, informants, and written documents. The data are collected through naturalistic observation, in-depth interview, and document analysis. In analyzing the data, the writer uses interactive model analysis including reducing the data, presenting the data, and drawing conclusion. The result of the research shows that (1) the teachers at SMA N 21 Kabupaten Tangerang create teaching and learning activities which bring about fun and cooperative way of learning, use various interesting materials and media, and conduct evaluation that promotes students’ learning (2) although in general the teachers at SMA N 21 Kabupaten Tangerang can be considered as professional teachers, there are still some points which need improvement in order to conduct more effective teaching and learning process. They are: the lesson planning and the variety of teaching and learning activity. Based on the research findings, the writer concludes that the teacher certification gives a partial effect on the quality of teaching and learning process at SMA N 21 Kabupaten Tangerang.Keywords: teacher certification, teachers’ performance AbstrakPenelitian ini membahas pengaruh sertifikasi guru pada kinerja guru dalam bentuk studi kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA N 21 Kabupaten Tangerang dari Agustus hingga Oktober 2018. Sumber data adalah peristiwa, informan, dan dokumen tertulis. Data dikumpulkan melalui observasi naturalistik, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan analisis model interaktif termasuk mengurangi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru-guru di SMA N 21 Kabupaten Tangerang menciptakan kegiatan belajar mengajar yang menghadirkan cara belajar yang menyenangkan dan kooperatif, menggunakan berbagai bahan dan media yang menarik, dan melakukan evaluasi yang mempromosikan pembelajaran siswa (2 ) walaupun secara umum para guru di SMA N 21 Kabupaten Tangerang dapat dianggap sebagai guru yang profesional, masih ada beberapa poin yang perlu ditingkatkan untuk melakukan proses belajar mengajar yang lebih efektif, yaitu: perencanaan pelajaran dan beragamnya pengajaran dan pengajaran. kegiatan belajar. Berdasarkan temuan penelitian, penulis menyimpulkan bahwa sertifikasi guru memberikan pengaruh parsial terhadap kualitas proses belajar mengajar di SMA N 21 Kabupaten Tangerang.Kata kunci: kinerja guru, sertifikasi guru
THE EFFECTS OF MIND MAPPING TECHNIQUE TOWARDS STUDENTS` WRITING ARTICLE SKILL AT SMA NEGERI 14 KABUPATEN TANGERANG IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 Achmad Fachrurrozy
JIPIS Vol 26 No 2: Januari - Juni 2018
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v26i2.86

Abstract

Abstract This paper reports a study the effect of Mind Mapping technique towards students` writing article skill. The population in this research is all 10th grade students of SMAN 14 Kab. Tangerang. They are 240 students. The sample of this research is about 30 students which is taken from students who join English Club in the school. The research used experiment method where pre-test post test model was implemented. There were two kinds of tests; pre-test and post test to collect the data.Keywords: mind mapping, writing articles, writing skill  AbstrakMakalah ini menyajikan laporan pengaruh dari teknik Mind Mapping terhadap keterampilan menulis artikel siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas 10 SMAN 14 Kab. Tangerang. Mereka adalah 240 siswa. Sampel penelitian ini adalah sekitar 30 siswa yang diambil dari siswa yang bergabung dengan Klub Bahasa Inggris di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dimana model pre-test post test diimplementasikan. Ada dua macam tes; pre-test dan post test untuk mengumpulkan data.Kata kunci: keterampilan menulis, menulis artikel, mind mapping
THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ READING MOTIVATION AND THEIR READING COMPREHENSION AT TENTH GRADE STUDENTS OF SMAN 6 KOTA TANGERANG IN ACADEMIC YEAR 2018/2019 Anis Nurul Hanifah; Agus Mulyana; Hery Nuraini
JIPIS Vol 26 No 2: Januari - Juni 2018
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v26i2.87

Abstract

AbstractThe purpose of the research was to find out and analyze the positive correlation between the students’ reading motivation and their reading comprehension at tenth grade students of SMAN 6 Kota Tangerang in academic years 2018/2019. The population of the research was the whole classes of tenth grade students of SMAN 6 Kota Tangerang which consist of 378 students. Then, there were 79 students was selected as the sample of the research by using Simple Random Sampling. The data were collected by using MRP-R Reading Survey to test students’ reading motivation (variable X) and Short Answer Task to test students’ reading comprehension (variable Y). The result of this research can prove the hypothesis that showed there is correlation between students’ reading motivation and their reading comprehension. In other hand, if students’ reading motivation is high then their reading comprehension will also high. So, it can be concluded that there is positive correlation between students’ reading motivation and their reading comprehension at tenth grade students of SMAN 6 Kota Tangerang in academic years 2018/2019.Keywords: correlation, reading comprehension, reading motivation AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tau dan menganalisa hubungan positif antara motivasi membaca siswa dan pemahaman membaca siswa kelas 10 di SMAN 6 Kota Tangerang tahun ajaran 2018/2019. Populasi dari penelitian ini adalah semua kelas 10 dari SMAN 6 Kota Tangerang yang terdiri dari 378 siswa. Kemudian, di ambil 79 siswa sebagai sampel penelitian menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data yang di kumpulkan menggunakan MRP-R Reading Survey untuk menguji motivasi membaca siswa (variabel X) dan Short Answer Task untuk menguji pemahaman membaca siswa (variabel Y). Hasil dari penelitian ini dapat membuktikan hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat korelasi antara motivasi membaca siswa dan pemahaman membaca siswa. Dengan kata lain, semakin tinggin motivasi membaca siswa maka pemahaman membaca siswa akan tinggi juga. Jadi, dapat disimpulkan ada hubungan yang positif antara motivasi membaca siswa dan pemahaman membaca siswa kelas 10 di SMAN 6 Kota Tangerang tahun ajaran 2018/2019.Kata Kunci: korelasi, motivasi membaca, pemahaman membaca
URGENSI PENDIDIKAN INKLUSI BAGI MAHASISWA CALON PENDIDIK Aisha Nadya
JIPIS Vol 26 No 2: Januari - Juni 2018
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v26i2.90

Abstract

AbstrakSaat ini kesadaran masyarakat terhadap anak-anak dengan kebutuhan khusus lebih terbuka. Sekolah inklusi adalah salah satu bentuk kesetaraan dan bentuk realisasi pendidikan tanpa diskriminasi di mana anak-anak berkebutuhan khusus dan anak-anak pada umumnya bisa mendapatkan pendidikan yang sama. Pendidikan inklusi adalah suatu bentuk layanan pendidikan khusus yang mengharuskan semua anak berkebutuhan khusus dapat menerima pendidikan yang setara di kelas biasa dengan kelompok sebaya mereka. Makalah ini bertujuan untuk menggambarkan pentingnya menyediakan pendidikan inklusif untuk mahasiswa FKIP. Metode tulisan ini menggunakan tinjauan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusi penting adalah salah satu mata pelajaran di FKIP karena sebagian besar siswa belum mampu mengidentifikasi disabilitas.Kata kunci: disabilitas, inklusi, pendidikan AbstractNowadays, the society’s awareness to children with special needs is more opened. Inclusion schools are one form of equality and form of realization of education without discrimination where children with special needs and children in general can get the same education. Inclusion education is a form of special education service that requires that all children with special needs is able to receive equal education in the ordinary class with their peer group. This paper aims to describe the importance of providing inclusive education for FKIP students. The method of this paper used a literature review. The results of the study indicate that important inclusion education is one of the subjects in FKIP because most of students have not been able to identify disabilities.Keywords: disabilities, education, inclusion
SEVEN FACTORS INFLUENCING LANGUAGE LEARNER SYSTEMS Nirna Nirmala; Ashri Shollina; Muhammad Zen Masruri
JIPIS Vol 26 No 2: Januari - Juni 2018
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v26i2.95

Abstract

AbstractThe concept of second language acquisition and how it is described and understood has been widely debated. This paper provides an overview on the field of error analysis. It shows the interesting perspective in learner English to earlier research on second language learning. Study of the child learner’s errors emphasizes on the types of cognitive and linguistic processes that appear to be part of the language learning process. In line with the acquisition of second language, there are seven factors that may influence and characterize the language learner systems, i.e. language transfer, intralingual interference, sociolinguistic situation, modality, age, successions of approximative systems, and universal hierrchy of difficulty. Considering the approximative systems of language learners not as pathologies to be eradicated but as necessary stages in the gradual acquisition of the target system may result in a deeper understanding of language in general and a more humane approach to language teaching.Keywords: language learner system, second language acquisition AbstrakKonsep penguasaan bahasa kedua dan bagaimana mendeskripsikan dan memahaminya telah banyak diperdebatan. Artikel ini membahas tentang penguasaan bahasa kedua yang berfokus pada error analysis. Ulasan ini menunjukkan perspektif yang menarik dalam pelajar bahasa Inggris untuk penelitian sebelumnya tentang pembelajaran bahasa kedua. Studi tentang error pada anak pelajar menekankan pada jenis proses kognitif dan linguistik yang tampaknya menjadi bagian dari proses pembelajaran bahasa. Sejalan dengan akuisisi bahasa kedua, ada tujuh faktor yang dapat mempengaruhi dan mengkarakterisasi sistem pembelajar bahasa, yaitu transfer bahasa, gangguan intralingual, situasi sosiolinguistik, modalitas, usia, suksesi sistem aproksimasi, dan hierarki kesulitan yang universal. Mempertimbangkan sistem pendekatan pembelajar bahasa bukan sebagai patologi yang harus diberantas tetapi sebagai tahap yang diperlukan dalam perolehan bertahap dari sistem target dapat menghasilkan pemahaman yang lebih dalam tentang bahasa secara umum dan pendekatan yang lebih manusiawi dalam pengajaran bahasa.Kata Kunci: penguasaan bahasa, sistem pembelajar bahasa

Page 1 of 1 | Total Record : 7