Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Al Amin : Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Pendidikan is an interdisciplinary publication of original research and articles on Islamic Studies and Educational Sciences. This journal aims to provide a forum for scientific understanding of the field of education and plays an important role in promoting processes that accumulate knowledge, values, and skills. Scientific texts related to the topic of Islamic Studies and Education are very welcome to be conveyed.
This journal includes research articles, original research reports, scientific reviews in education including: Islamic Religious Education Learning, which includes material, curriculum, methods, strategies, media, design, psychology, and evaluation; Learning content of Islamic Religious Education includes learning al-Qur`an Hadith, Islamic creed, jurisprudence, and Islamic Cultural History Science integration in Islamic Religious Education learning.
Articles
143 Documents
EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PERGURUAN TINGGI PARIWISATA
Euis Ernawati
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 4, No 02 (2021): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v4i02.111
Top of FormThis study aims to describe the evaluation of Arabic teaching-learning at STIE Pariwisata YAPARI. The research uses descriptive method with a qualitative approach. The subject of this research are the lecturer of Arabic language and the students on their fourth semester. The data are collected by interview and document analysis as triangulation. In general it can be said that the evaluation is well. All components are synergistic. The purpose of evaluation and competence to be achieved is appropriate. The evaluation reports are processed and published by BAAK directly. Between evaluation and learning objectives are also appropriate.
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT KAMPUNG JAWA DESA TEBING LINGGAHARA BARU DALAM GERAKAN “RUMAH BELAJAR” MAHASISWA/I KKN KELOMPOK 185 UINSU PERSPEKTIF WAHDATUL ULUM
Abd Mukhsin;
Aldita Ifani;
Aulia Afiffah Br. Manurung;
Dian Fatihani Situmorang;
Patimah Rahayu Rambe
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 4, No 02 (2021): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v4i02.124
Community participation in development in Tebing Linggahara Baru Village, West Bilah Subdistrict, Labuhanbatu Regency tends to have been implemented as a whole. Law No. 6 of 2014 mandates that village development planning must be carried out in a participatory manner and involve the entire community, including vulnerable groups (minorities, diffables, women, and the poor). It is intended that the development carried out by the village is truly beneficial for all residents. The impact of development planning that is not yet participatory is that the benefits of village development cannot be felt by all levels of society, so that development programs cannot be considered successful. Community development certainly cannot be separated from the problem of children's education. Coupled with the current pandemic conditions, many students from elementary school to high school are required to study online at home. This causes problems in the development of students' interest in learning, especially in the Javanese village of Tebing Linggahara Baru Village. As one of the efforts to realize participatory village development planning, KKN Group 185 students at UINSU Medan came with a work program that focused on children's education in the "Rumah Belajar" movement from an Islamic perspective, namely the wahdatul ulum paradigm.
KEBIJAKAN PEMBERANTASAN TERORISME DALAM TINJAUAN MAQĀṢID AL-SHARĪ'AH
Abdullah Salam A;
Maskur Rosyid
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 4, No 02 (2021): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v4i02.118
This article aims to elaborate on the maṣlaḥah and mafsadah sides of the regulations for combating terrorism in Indonesia. Using a normative method with a qualitative approach, this paper finds that the regulations for the delivery of acts of terror have reflected the principle of protecting people's lives. In addition, acts of terror that occurred in Indonesia are more ideologically charged than other factors. This is as a result of the understanding of textual religion. This paper concludes that the policy of eradicating terrorism is one of the best forms of effort to realize the concept of attracting maṣlaḥah and rejecting mafsadah.
MANAJEMEN PEMBINAAN AKHLAK DALAM PEMBELAJARAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN NUR EL-FALAH KUBANG PETIR SERANG
Magfirotul Fatha;
Maratusyolihat Maratusyolihat
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 01 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v5i01.148
Pokok permasalahan pada penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi manajemen pembinaan akhlak di Pondok Pesantren Nur El-Falah Kubang Petir. Secara metodologis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mencari, menganalisis dan membuat interpretasi data yang ditemukan melalui studi dokumen, wawancara dan pengamatan. Data yang telah dikumpulkan diperiksa keabsahannya melalui standar keabsahan data berupa keterpercayaan, keterandalan dan konfirmatif. Teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan mereduksi, menyajikan dan membuat kesimpulan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan manajemen pembelajaran akhlak dalam rencana pelaksanaan pembelajaran yang penjabarannya melalui standar isi menjadi analisis mata pelajaran yang dilaksanakan oleh guru bidang studi akhlak tertata dengan baik sehingga pencapaian tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. 2) Pada proses pelaksanaan, melaksanakan kegiatan pembelajaran dan muatan tambahannya dengan memberdayakan guru, pegawai dan sarana yang ada dikelas sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang ada. 3) Pada pelaksanaan proses pengawasan yang dilaksanaan seiring dengan proses pembelajaran dilakukan dengan terjadwal dilakukan oleh pimpinan pondok melalui program monitoring dan supervisi. 4) Evaluasi manajemen pembelajaran akhlak dilaksanakan untuk mengetahui perkembangan pembelajaran siswa setiap harinya sehingga apabila ada siswa yang belum mencapai target pembelajaran dapat dilakukan tindakan khusus, terutama afektif dan psikomotorik
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN PROFESIONALISME GURU TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA
Jaenudin Jaenudin
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 01 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v5i01.142
Penelitian bertujuan untuk mendapatkan informasi dan menganalisis minat belajar siswa, yang dilihat dari metode pembelajaran dan profesionalisme guru di sekolah. Penelitian dilakukan terhadap guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ciputat Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif yang dianalisis menggunakan analisis korelasi dan analisis inferensial. Dari hasil penelitian didapati bahwa metode pembelajaran memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa, minat belajar siswa dapat ditingkatkan dengan adanya penggunaan metode pembelajaran yang tepat, selain itu profesionalisme guru memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa, minat belajar siswa dapat ditingkatkan dengan adanya guru yang memiliki profesionalisme yang tinggi. Dengan demikian maka peningkatan minat belajar siswa di sekolah membutuhkan kemampuan guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang baik,guru mampu menyesuaikan penggunaan metode pembelajaran dan tidak monoton, selain itu sebagai seorang tenaga pendidik guru dituntut untuk professional dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya, dengan profesionalisme yang tinggi dapat memberikan perubahan terhadap minat belajar siswa di sekolah.
ANALISIS FAKTOR SOSIO EKONOMI TERHADAP PERILAKU BULLYING DALAM PERSPEKTIF MAQOSHID SYARIAH STUDI PADA PESERTA DIDIK SMA DAN SEDERAJAT DI PARE KEDIRI TAHUN 2021
Agustin Widianingsih;
Wawang Darmawan;
Andika Haris Hamdallah;
Akhmad Najih;
Darwis Darwis
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 01 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v5i01.149
Penelitian ini membahas tentang faktor sosioekonomi terhadap prilaku bullying peserta didik SMAN sederajat di Pare Kediri Tahun 2021 dalam perspektif Maqashid Syariah. Fokus pembahasan pada penelitian ini yaitu prilaku bulliying yang disebabkan faktor sosioekonomi peserta didik SMAN sederajat di Pare Kediri pada tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pemerolehan data penelitian dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan kajian dokumen. Dari hasil penelitian dan identifikasi pengolahan data dapat dilihat dan disimpulkan bahwa siswa yang berasal dari keluarga berpendapatan rendah yaitu dibawah Rp 5 juta banyak terlibat dalam perilaku pembulian baik itu bertindak sebagai pelaku, korban maupun sebagai saksi. Melalui penelitian ini diketahui bahwa, bahwa kondisi sosioekonomi dengan pendapatan rendah rentan terhadap kondisi perilaku bullying. Sedangkan bila dilihat dari jenis pekerjaan orangtua, efek terhadap perilaku bullying para siswa baik sebagai pelaku, korban dan saksi tidak signifikan
HORIZON METODOLOGIS HISTORIS KRITIS RIFFAT HASSAN DALAM MEMAHAMI AYAT GENDER
Sulastri Sulastri
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 01 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v5i01.143
Tulisan ini menjelaskan tentang metode historis kritis kontekstual Riffat Hasan dalam menafsirkan ulang ayat al-Quran, yang berkaitan dengan perempuan. Ia memiliki orientasi quranik yang kuat dan kritis dalam memahami teks-teks tersebut. Asumsi teologis menyebabkan terjadinya sikap diskriminatif dan bahkan misoginis terhadap perempuan. Metodologi yang digunakan dalam tulisan ini adalah metodologi kualitatif deskriptif. Untuk menafsirkan ayat-ayat al-Quran yang dapat dipandang ‘steril’ dari bias gender, Riffat Hassan mencoba menawarkan konstruksi metode penafsiran baru yaitu metode historis kritis-kontekstual. Adapun cara kerja metode ini adalah Pertama, dengan memeriksa ketepatan makna kata atau bahasa (language accuracy), yaitu dengan melihat terlebih dulu secara kritis sejarah kata dan akar katanya sesuai dengan konteks pada waktu itu. Selanjutnya Riffat melihat dengan analisis semantiknya (yang berkaitan dengan arti kata), bagaimana konteks saat itu dan bagaimana kondisi sosio kulturalnya. Kedua, melakukan pengujian atas konsistensi filosofis dari penafsiran-penafsiran yang telah ada. Ketiga, prinsip etis dengan didasarkan pada prinsip keadilan yang merupakan pencerminan dari Justice of God. Implikasi teoretis metode yang ditawarkan Riffat Hassan adalah Teori Penciptaan (Theory of Creation), Kedudukan Perempuan, Konsep Poligami, Teori Sistem Cadar
MANAJEMEN KURIKULUM INTEGRATIF DI PONDOK PESANTREN SUBULUSSALAM KRESEK TANGERANG
Made Saihu
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 01 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v5i01.144
Tulisan ini membahas tentang kurikulum integratif pesantren dan madrasah di Pondok Pesantren Subulussalam Kresek Tangerang. Integrasi kurikulum penting dilakukan untuk menjaga eksistensi pesantren agar tetap relevan dalam menyelenggarakan pendidikan dalam setiap zaman dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan model pendidikan yang komprehensif. membangun manajerial yang andal Pondok Pesantren Subulussalam Kresek Tangerang menerapkan langkah-langkah sebagai berikut: 1) perencanaan kurikulum integrasi pesantren dan madrasah dibuat oleh pimpinan pesantren dan madrasah, direktur KMI, serta bidang litbang kurikulum dan silabus. 2) Pelaksanaan kurikulum integrasi pesantren dan madrasah di Pondok Pesantren Subulussalam Kresek Tangerang dilakukan dengan cara: a) mengintegrasi program pelaksanaan kurikulum, b) mengintegrasikan supervisi pelaksanaan kurikulum dengan kerja sama pesantren dan madrasah. 3) Evaluasi kurikulum integrasi pesantren dan madrasah di Pondok Pesanten Subulussalam Kresek Tangerang dilakukan dengan cara: a) melakukan evaluasi konteks kurikulum bersama, b) melakukan evaluasi input bersama, c) melakukan evaluasi proses bersama, meliputi: evaluasi mingguan dan evaluasi insidentil, dan d) melakukan evaluasi produk bersama. Adapun kendala integrasi kurikulum pesantren dan madrasah di Pondok Pesantren Subulussalam Kresek Tangerang, yaitu dalam aspek sarana prasarana, keterbatasan waktu dan teknologi
PENAFSIRAN AYAT-AYAT PELECEHAN AGAMA DALAM AL-QUR'AN
Mohamad Zaenal Arifin;
Muh Anshori;
Nurkholis Nurkholis
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 01 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v5i01.145
Tulisan ini bertujuan mengetahui penafsiran ayat-ayat yang menyinggung tentang pelecehan agama. Dewasa ini isu tentang pelecehan agama kembali mencuat, sehingga menimbulkan asumsi dan diskusi yang tak kunjung selesai di tengah masyarakat. Bahkan kadangkala kasus-kasus yang terjadi dianggap sebagai pelecehan agama meski secara subtansi bukanlah termasuk pelecehan agama sebagaimana dimaksud oleh al-Qur'an. Penelitian ini merupakan library research di mana sumber datanya diambil dari kitab-kitab tafsir, buku, dan jurnal yang memiliki relevansi dengan pembahasan. Dalam pembahasannya menggunakan pendekatan tafsir tematik dimana penulis menghimpun ayat-ayat terkait tentang tema yang telah ditentukan kemudian dideskripsikan dan dianalisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa term-term yang digunakan al-Qur'an untuk menunjuk pelecehan agama adalah huzuw, la'ib, dan sakhira. Dari kajian terhadap term-term tersebut diketahui bahwa pelecehan agama merupakan suatu fenomena sosial yang telah terjadi dalam konteks relasi antara kaum muslimin dengan kaum Yahudi, Nasrani, musyrikin, dan munafik. Motif yang melatarbelakangi pelecehan agama di masa kerasulan adalah teologi, ideologi dan lainnya seperti motif ekonomi, politis dan budaya. Solusi yang ditawarkan al-Qur'an agar pelecehan agama dapat diminimalisir adalah jalan dialog antar umat beragama, saling menghormati eksistensi komunitas lain, tidak bergaul dengan pelakunya, dan pembinaan keimanan dan pemahaman di internal umat Islam.
SISTEM KOMUNIKASI DAKWAH DI ERA DIGITAL
Sunardi Bashri Iman
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 01 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v5i01.139
Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak yang sangat siginifikan terhadap perkembanga informasi yang sangat cepat termasuk proses komunikasi dakwah. Komunikasi dakwah di era perkembangan teknologi informasi saat ini menggunakan media digital sebagai sarana utama agar informasi dakwah dapat tertransformasikan dan diterima dengan cepat oleh seluruh lapisan umam muslim yang ada di dunia. Metode kajian dalam tulisan ini adalah studi kepustakaan dengan teknik pengumpulan data studi dokumentasi. sedangkan pengolahan data dengan reduksi, menyimpulkan dan menampilkan data dalam bentuk kalimat dan gambar. Hasil kajian: sistem komunikasi dakwah di era digital terdiri dari tiga aspek yang terbingkai dalam satu sistem, yaitu: pertama, input komunikasi dakwah adalah hal-hal yang perlu disediakan sebelum proses dakwah yaitu sasaran, materi dan media dakwah. Kedua proses komunikasi dakwah yaitu cara penyampaian dakwah kepada sasaran dakwah yang dipengaruhi oleh dua aspek penting yaitu pendakwah dan metode dakwah. Ketiga output komunikasi dakwah berupa dampak yang dihasilkan dari dakwah terhadap sikap dan perilaku orang lain. Kesimpulan, sistem komunikasi dakwah di era digital merupakan tahapan mempersiapkan proses dakwah agar dakwah memiliki impact yang positif kepada orang lain. Implikasi dari kajian ini adalah sebagai bahan masukan bagi pendakwah untuk dapat mempersiapkan dakwah dengan matanng sebelum diaplikasikan kepada sasaran dakwah khususnya di era digital