cover
Contact Name
Farikha Maharani
Contact Email
farikhamaharani@unwahas.ac.id
Phone
+6281325449347
Journal Mail Official
inovasitekim@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Teknik Kimia
ISSN : 2527614X     EISSN : 25415891     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/inteka
Core Subject : Engineering,
The Inovasi Teknik Kimia (INTEKA) journal focuses upon aspects of chemical engineering: chemical reaction engineering, environmental chemical engineering, material and food engineering . The INTEKA is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2023)" : 12 Documents clear
ANALISIS KOMPOSISI SELULOSA, HEMISELULOSA, DAN LIGNIN DALAM BERBAGAI JENIS KAYU : METODE CHESSON-DATTA Ahmad Shobib; Teodora Da Silva; Bambang Pramudono; Nur Rokhati; Mega Kasmiyatun
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.9841

Abstract

Sumber daya terbarukan yang paling melimpah di dunia adalah kayu, dimana memiliki tiga komponen utamanya yaitu selulosa, hemiselulosa dan lignin. Selulosa merupakan biopolymer yang paling melimpah, kemudian lignin yang menyumbang 15 – 40% berat kayu. Tujuan dari penelitian ini adalah uji proksimat yang berasal dari berbagai jenis kayu, seperti kayu jati, mahoni, sengon, dan eceng gondok. Analisis proksimat ini mencakup kandungan selulosa, hemiselulosa, lignin, dan kadar abu dalam masing-masing jenis kayu dengan metode Chesson-Datta. Hasil analisis menunjukkan bahwa kayu jati memiliki kandungan lignin sebesar 25%, selulosa 32%, hemiselulosa 8%, dan kadar abu 6,4%, dengan total keseluruhan 71,4%. Sementara kayu mahoni memiliki kandungan lignin 21%, selulosa 47%, hemiselulosa 3%, dan kadar abu 15,38%, dengan total keseluruhan 78,38%. Sengon memiliki kandungan lignin 5%, selulosa 27%, hemiselulosa 41%, dan kadar abu 3,70%, dengan total keseluruhan 97,7%, sedangkan eceng gondok memiliki kandungan lignin 2%, selulosa 26%, hemiselulosa 19%, dengan total keseluruhan 80%.
PENGARUH OZONISASI KERING PADA KARBON AKTIF TEMPURUNG KELAPA SAWIT MENGEMBAN PARTIKEL NANO KMnO4 UNTUK MENGOKSIDASI KONTAMINAN GAS H2S DALAM REAKTOR BATCH Suhirman Suhirman; Imam Prasetyo; Teguh Ariyanto
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.8759

Abstract

Gas H2S merupakan salah satu gas kontaminan yang dapat dihasilkan dari kegiatan industri, ditemukan pada gas alam, produksi biogas, serta kotoran hewan. Permasalahan yang ditimbulkan oleh gas H2S adalah menyebabkan karatan pada peralatan industri, beracun, berbau, tidak ramah lingkungan dan menurunkan efesiensi pembakaran. Penghilangan gas H2S dapat dilakukan dengan oksidasi menggunakan KMnO4 dalam bentuk nano partikel yang diembankan ke dalam karbon aktif tempurung kelapa sawit (KATKS). KATKS dikenai pra-perlakuan oksidasi menggunakan H2O2 dengan tujuan meningkatkan luas permukaan dan bersifat hidrofilik agar partikel KMnO4 terimpregnasi dengan baik sehingga oksidasi gas H2S lebih optimal. Pirolisis KATKS dilakukkan dalam furnance pada suhu 820°C dengan aktivasi menggunakan steam. Pra-oksidasi menggunakan ozon kering dilakukkan dengan mengkontakkan antara 5 gram KATKS dan ozonisasi kering dengan laju alir 0.05 gram/menit dengan variasi waktu 60 dan 120 menit menghasilkan (KATKS_OzDry). Tahap selanjutnya mengimpregnasikan sebanyak 20% partikel nano KMnO4 ke dalam KATKS_OzDry yang dinamai 20%KMnO4/KATKS_OzDryuntuk mengoksidasi gas H2S berkonsentrasi 110,07 ppm. Perlakuan pra-osidasi menggunakan ozonisasi kering menambah gugus OH dan C=O, membentuk sifat hidrofilik (sudut <90°) dan mempengaruhi oksidasi gas H2S dimana waktu pra-oksidasi 60 dan 120 menit secara berturut-turut menurunkan gas H2S sebesar  83 % dan 67%. Kata kunci: H2S, KMnO4, Tempurung Kelapa Sawit, Confinement, Ozonisasi
MONITORING TOTAL DISSOLVED SOLID (TDS), KONDUKTIVITAS DAN pH PADA AIR LINDI DAN AIR SUMUR TPA PASURUHAN KABUPATEN MAGELANG Rizqa Puspitarini; Riva Ismawati
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.8735

Abstract

Pengolahan sampah dengan open dumping memiliki beberapa kelemahan diantaranya memerlukan lahan yang luas untuk menampung sampah. Selain itu, dampak negatif yang ditimbulkan diantaranya menimbulkan bau tidak sedap, mengurangi keindahan lingkungan. menjadi sarang dari vector penyakit, sumber pencemaran lingkungan dari air lindi yang dihasilkan. Lindi menjadi salah satu sumber pencemar dan mempunyai dampak serius bagi sumber air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas air lindi dan air sumur TPA Pasuruhan berdasarkan nilai total dissolved solid (TDS), konduktivitas dan pH. Sampel air lindi, air sumur pantau, dan air sumur produksi diambil dan dilakukan di TPA Pasuruhan Kab. Magelang dengan metode grab sampel. Sampel air lindi dan air sumur diukur TDS, Konduktivitas dan pH dibandingkan dengan baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.59/Menlhk/Setjen/Kum.1/7/2016 dan air sumur dengan  menggunakan  baku mutu  Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TDS tertinggi pada TDS Inlet 7024 mg/L, TDS kolam tampung 7770 mg/L, TDS sumur pantau 3754 mg/L dan TDS sumur produksi 163 mg/L. Konduktivitas tertinggi pada konduktivitas inlet 7774 µs/cm , konduktivitas kolam tampung 7333 µs/cm, konduktivitas sumur pantau 3754 µs/cm dan konduktivitas sumur produksi 331 µs/cm. pH terendah pada pH inlet 3,9, pH kolam tampung 4,7, pH sumur pantau 4,7, pH sumur produksi 3,9. Parameter TDS dan konduktivitas untuk air lindi inlet, kolam tampung maupun sumur pantau melebihi baku mutu. pH untuk kolam tampung dan sumur produksi melampaui baku mutu.   Kata kunci: Konduktivitas,Lindi,  Sampah, TDS
SINTESIS ZnO/SILIKA XEROGEL DAN APLIKASINYA Nazriati Nazriati; Siti Shohibul Wahidah
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.9057

Abstract

Abstrak Sintesis ZnO/silika xerogel dengan rasio massa yang berbeda dan aplikasinya untuk menurunkan kadar zat warna metilen biru. Metode yang digunakan untuk menurunkan kadar zat warna metilen biru adalah fotokatalis. Tahapan penelitian ini meliputi sintesis silika xerogel dengan metode sol-gel, sintesis ZnO/silika xerogel dengan metode lelehan garam, dan aplikasi ZnO/silika xerogel untuk menurunkan kadar zat warna metilen biru. Hasil analisis FT-IR menunjukkan adanya gugus fungsi silanol (Si-OH), siloksan (Si-O-Si) dan vibrasi Zn-O. Fakta ini didukung dengan hasil analisis XRD yang menunjukkan pola standar ZnO (JCPDS No. 36-1451) dan mengindikasikan adanya ZnO terdispersi di dalam matriks silika xerogel. Hasil uji SEM menunjukkan morfologi partikel yang terbentuk berupa batang (road) dan jarum (needle) dengan ukuran diameter partikel rata-rata sebesar 53,35 nm. Persentase penurunan kadar zat warna metilen biru dengan perbandingan komposisi 1:1 dan 1:2 yaitu sebesar 68,68% dan 69,12%.
ANALISIS UNSUR Ca, Cu, K DAN Mg PADA DAUN KELAPA SAWIT DENGAN METODE ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY (AAS) Meyci Trisna; Melantina Oktriyanti; Arta Ulina Br. Purba
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.9240

Abstract

Aktivitas utama pabrik kelapa sawit dimulai dari penanaman dan pemanenan pohon kelapa sawit, pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi minyak sawit (CPO) dan inti sawit (PK), hingga memprosesnya menjadi produk industri. Tanah dan tanaman merupakan dua hal yang sangat penting dalam bidang pertanian. Untuk menghasilkan buah kelapa sawit yang berkualitas tinggi, tanaman harus mempunyai unsur mineral yang cukup seperti unsur hara makro dan mikro. Sampel yang digunakan untuk analisis kandungan unsur kalsium (Ca), tembaga (Cu), kalium (K), dan magnesium (Mg) adalah daun kelapa sawit yang bersumber dari salah satu perkebunan kelapa sawit di daerah Riau. Hasil analisis kandungan unsur pada daun kelapa sawit yaitu unsur kalium (K) sebesar 1,64–2,16 ppm, unsur magnesium (Mg) sebesar 0,46–0,79 ppm, unsur kalsium (Ca) sebesar 1,51–2,11 ppm, dan unsur tembaga (Cu) sebesar 0,07–0,14 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan unsur yang terdapat pada daun kelapa sawit tersebut belum mencukupi untuk proses pertumbuhan kelapa sawit, karena kandungan unsur tersebut masih tergolong rendah. Sehingga untuk mengatasi defisiensi unsur hara tersebut, dilakukan pemulihan dengan penambahan pupuk pada tanaman. Hasil analisis unsur di atas dapat digunakan sebagai dasar pemilihan pupuk yang sesuai serta berapa kadar yang dibutuhkan yang harus diberikan pada tanaman kelapa sawit.
OPTIMASI PROSES ADSORPSI AIR PAYAU KECAMATAN DUDUKSAMPEYAN SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH Fiska Yohana Purwaningtyas; Mega Umaminingrum
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.8126

Abstract

Kecamatan Duduksampeyan adalah kecamatan di kabupaten Gresik yang memiliki air dengan kadar klorida mencapai 9,1 g/L. Tingginya kontaminan dan kadar garam yang terkandung dalam air menjadikan air dari daerah ini tidak layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Metode sederhana yang dapat digunakan untuk memurnikan air dari desa ini adalah dengan menggunakan metode adsorpsi agar kualitas air menjadi lebih baik dan dapat digunakan oleh penduduk. Zeolit alam yang diaktivasi secara fisika pada suhu 400oC digunakan sebagai adsorban dalam adsorpsi air dari Desa Kemudi. Temperatur adsorpsi dibuat tetap pada suhu 30oC dengan 3 jenis ukuran zeolit, yaitu 20, 60, dan 100 mesh. Zeolit yang diaktivasi secara fisika dapat menjerap klorida lebih banyak dibandingkan dengan zeolit non aktivasi, yaitu sebesar 11,1% untuk ukuran 20 mesh; 12,2% untuk ukuran 60 mesh; dan 9,9% untuk ukuran 100 mesh. Kadar besi yang terkandung dalam air juga mengalami penurunan hingga 54,90% untuk ukuran 20 mesh; 63,72% untuk ukuran 60 mesh; dan 61,76% untuk ukuran 100 mesh. Adsorpsi menyebabkan tingkat kekeruhan air mengalami penurunan baik untuk zeolit non aktivasi maupun zeolit teraktivasi dengan penurunan dari 4 FAU menjadi 1 FAU serta skala warna turun menjadi kurang dari 2 TCU.
SINTESA DAN PEMANFATAAN HIDROGEL: REVIEW Nita Indriyani; Ratnawati Ratnawati; Dyah Hesti Wardhani
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.9073

Abstract

Hidrogel adalah jaringan viskoelastik ikatan silang hidrofilik tiga dimensi dari rantai polimer. Tautan silang membuat hidrogel memiliki struktur fisik dan elastisitas dalam jaringannya, sehingga memungkinkan untuk meregang atau menyusut. Dalam artikel review ini akan mengulas sintesa hidrogel dan penggunaan hidrogel pada beberapa bidang. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur atau kajian pustaka. Pustaka yang digunakan dari berbagai sumber, seperti jurnal, prosiding, buku, paten, dan website resmi. Teknik analisis berupa deskriptif argumentatif. Metode pembuatan hidrogel dapat dibagi dalam dua kelompok besar: ikatan silang kimia dan ikatan silang fisik. Pemanfaatan hidrogel dapat digunakan pada berbagai bidang seperti, pengolahan air limbah, rekayasa jaringan, serta sistem pengiriman obat,  Hidrogel adalah bahan yang cocok digunakan untuk pengolahan pembuangan air limbah, karena batas adsorpsi tidak berkurang setelah beberapa kali pemulihan dan penggunaan kembali. Selain itu, kelebihan hidrogel dalam meniru ikatan yang tepat pada jaringan hidup, dapat digunakan secara serbaguna sebagai biomaterial dalam rekayasa jaringan. Sifat fisik yang unik dari hidrogel telah memicu minat khusus dalam penggunaannya dalam aplikasi pengiriman obat. Strukturnya yang sangat berpori dapat dengan mudah diatur dengan mengontrol kepadatan ikatan silang dalam matriks gel dan afinitas hidrogel untuk lingkungan berair di mana mereka mengembang.
Efektivitas Kebutuhan Anaerobic Granule Bacteria terhadap Pengolahan Limbah Cair Domestik pada Penggunaan IPAL Individual SANFAB ST600 di Desa Bendo, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah Joko Waluyo; Paryanto Paryanto; Muhammad Farhan Abrar; Akif Mahrus Ali; Ibnu Singgih Pranoto; Yulinar Pramesti Cahyani
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.9056

Abstract

EFEKTIVITAS ADSORPSI LOGAM TIMBAL (Pb) DENGAN KARBON AKTIF DARI KULIT PISANG KEPOK TERAKTIVASI CaCl2 TERHADAP KONSENTRASI LARUTAN Pb(NO3)2 Wahyudi Egar Megantoro Saputro; Salma Putri Sekarningrum; Kindriari Nurma Wahyusi
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.8726

Abstract

Pemanfaatan limbah kulit pisang di Indonesia terhitung belum maksimal. Kandungan kulit pisang kepok dapat dimanfaatkan dalam pembuatan karbon aktif, dimana kandungan selulosa sebesar 60-65%, hemiselulosa 6-8% dan lignin 5-10%. Karbon aktif adalah adsorben yang diaplikasikan cukup luas di industri untuk menghilangkan kontaminan dan polutan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan massa karbon aktif dan konsentrasi larutan Pb(NO3)2 dengan efektivitas penyerapan pada adsorpsi logam timbal menggunakan karbon aktif dari kulit pisang kepok yang telah diaktivasi larutan CaCl2. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh karakteristik karbon aktif kulit pisang kapok berdasarkan syarat mutu oleh Badan Standarisasi Nasional diantaranya kadar air dan kadar abu. Karbon aktif yang telah dihasilkan memiliki nilai kadar air sebesar 4,2% dan kadar abu sebesar 4%, hasil tersebut telah memenuhi standar SII (0258-88) dimana kadar air maksimal sebesar 4,5% dan kadar abu maksimal 2,5%. Diperoleh hubungan antara konsentrasi dari larutan Pb(NO3)2  dengan kapasitas serap adsorben, dimana tingginya konsentrasi dari larutan Pb(NO3)2 menyebabkan semakin tinggi pula logam Pb yang terserap. Selain itu, diperoleh pula hubungan antara massa karbon aktif dengan efektivitas penyerapan dimana semakin banyak massa karbon aktif maka efektivitas penyerapan akan semakin meningkat. Besarnya efektivitas disebabkan oleh banyaknya karbon aktif yang menyerap logam Pb.
PENERAPAN TEKNOLOGI AOPS DENGAN METODE FENTON-KATALITIK PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TPA BAKUNG Dedi Teguh; Dewi Ermaya; Hendri Gustian; Nita Pita Sari
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i4.9361

Abstract

Jumlah sampah yang masuk ke TPA Bakung terus mengalami kenaikan seiring dengan perkembangan jumlah penduduk. Namun, volume sampah yang besar berpotensi menghasilkan air lindi yang dapat mencemari lingkungan. Air lindi (leachate) yang berasal dari timbunan sampah biasanya ditandai dengan bau busuk, berwarna hitam dengan kandungan asam lemak volatile dan rasio BOD dan COD yang tinggi serta banyak diantaranya bersifat toksik. Salah satu cara untuk mengolah air lindi adalah dengan teknologi Advanced Oxidation Processes (AOPs) dengan metode Fenton-katalitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah air lindi TPA Bakung menggunakan metode Fenton-katalitik serta mengetahui pengaruh rasio molar Fenton (1:150, 1:200, 1:250) dan waktu reaksi (30, 60, 90, 120 menit) dengan konsentrasi TiO2 0,6% terhadap degradasi warna, COD, dan BOD. Hasil penelitian menunjukkan degradasi warna, COD, dan BOD terjadi pada semua rasio molar Fenton dan waktu reaksi. Kondisi optimum dicapai pada rasio molar Fenton 1:250 dan waktu reaksi 120 menit dengan persentase degradasi warna, COD, dan BOD maksimum yang dihasilkan masing-masing sebesar 99,96%, 99,53%, dan 99,64%.Kata kunci: AOPs, Fenton, TiO2, TPA Bakung

Page 1 of 2 | Total Record : 12