cover
Contact Name
Miftahul Falah
Contact Email
healthcare.journal@umtas.ac.id
Phone
+6287833430640
Journal Mail Official
healthcare.journal@umtas.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamansari KM 2,5 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Healthcare Nursing Journal
ISSN : -     EISSN : 26556812     DOI : -
Core Subject : Health,
Healthcare Nursing Journal merupakan salah satu Journal Elektronik yang dikelola oleh Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jurnal ini terbit secara berkala, dan merupakan fasilitas bagi civitas akademika pada bidang kesehatan dan keperawatan. Memuat berbagai karya tulis ilmiah hasil penelitian, pengabdian, kajian pustaka, dan praktikum dengan ruang lingkup ilmu keperawatan. Healthcare Nursing Journal mewadahi hasil karya Dosen, Mahasiswa, dan pakar kesehatan lainnya sebagai sarana publikasi secara ilmiah.
Articles 211 Documents
Gambaran Behavioral Problems Pada Anak-anak Korban Kekerasan Seksual di Kecamatan Singaparna Wilayah Kerja P2TP2A Kabupaten Tasikmalaya Neni Sholihat
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Healtcare Nursing Journal: Vol.2, No.1 Agustus 2019
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.834 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i1.522

Abstract

ABSTRAK Kekerasan seksual, terutama pada anak-anak, seringkali dikatakan akan menimbulkan dampak dan trauma yang tidak ringan, serta bersifat jangka panjang. Namun ada beberapa pendapat dan penelitian yang menunjukkan pula bahwa tingkat trauma yang dialami para korban, tidak sama, bahkan ada yang sama sekali tidak mengalami trauma. Trauma pada anak-anak korban kekerasan seksual, biasanya nampak pada adanya perubahan perilaku yang ditunjukkan oleh anak-anak setelah mengalami peristiwa kekerasan seksual. Penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi dan menelaah apakah peristiwa kekerasan seksual yang dialami oleh tujuh orang anak di dua desa yang ditangani oleh P2TP2A Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2017, meninggalkan trauma pada korbannya atau tidak, dengan mengidentifikasi adanya perubahan perilaku pada korban yang diamati oleh orang tuanya masing-masing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif survey. Sumber data dikumpulkan melalui asesmen psikologi meliputi observasi, wawancara, dan tes tertulis menggunakan PSC-17 dan Anatomical Drawing serta Gingerbread Figure untuk screening tingkat trauma berdasarkan ada tidaknya perubahan perilaku pada korban yang dikaitkan dengan adanya gangguan kesehatan mental menurut PSC-17. Data dikumpulkan selama konseling psikologi yang dilakukan oleh peneliti terhadap mereka. Hasil penelitian menunjukkan seluruh anak mengindikasikan adanya perubahan perilaku terkait kesehatan mentalnya, setelah mengalami peristiwa tersebut, meskipun sebagian besar anak sudah tidak merasakan sakit secara fisik di area genitalianya.
Status Fungsional Pasien Stroke Di Ruang 5 Rsud Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Asep Robby; Selpiyati Selpiyati
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Healtcare Nursing Journal: Vol.2, No.1 Agustus 2019
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.445 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i1.523

Abstract

Stroke merupakan kerusakan jaringan otak yang disebabkan oleh berkurangnya atau terhentinya suplai darah secara tiba-tiba. Disabilitas umum yang sering terjadi pada pasien stroke adalah kelumpuhan atau kelemahan pada satu sisi tubuh yang dapat menyebabkan gangguan fungsional. Status fungsional merupakan kemampuan individu untuk melakukan perawatan diri, pemeliharaan diri, dan aktivitas fisik dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran status fungsional pasien stroke dalam aktivitas makan, mandi, berpakaian, perawatan diri, buang air besar, buang air kecil, toileting, mobilisasi, berpindah dan naik turun tangga. Metode penelitian ini adalah deskripsi kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidentalsampling yaitu sebanyak 24 responden, penelitian ini dilakukan di Ruang X RS Y Tasikmalaya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Barthel Index. Hasil penelitian menunjukkan status fungsional pasien stroke responden mayoritas memiliki ketergantungan total (50,0%), dalam aktivitas makan mayoritas memerlukan bantuan, dalam aktivitas buang air besar mayoritas mandiri sedangkan dalam aktivitas mandi, berpakaian, perawatan diri, buang air kecil, toileting, mobilisasi, berpindah dan naik turun tangga mayoritas mengalami ketergantunga total. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa status fungsional pasien stroke mayoritas mengalami ketergantungan total.
METODE PENINGKATKAN SELF MANAGEMENT PASIEN DIABETES MELLITUS: SYSTEMATIC REVIEW Heri Budiawan
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Healtcare Nursing Journal: Vol.2, No.1 Agustus 2019
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.714 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i1.527

Abstract

Pendahuluan : Penerapan program self-management perlu penyesuaian dengan berbagai aspek termasuk aspek sistem, biaya, efektifitas, hambatan dan dukungan dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, review mengenai efektifitas self management pada pasien diabetes mellitus sangat diperlukan sebagai landasan dalam pengembangan metode peningkatan program self management sesuai dengan kebutuhan masing-masing penderita penyakit diabetes mellitus. Objektif : Study yang dilakukan bertujuan untuk melakukan systematic review mengenai metode yang dapat meningkatkan self management pada pasien diabetes mellitus. Metode : Metode yang digunakan dalam penelusura sumber data pada systematic literature review ini yaitu dengan penulusuran database terdiri dari Google Scholar, Pubmed, Ebsco. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan melakukan critical apraisel pada setiap artikel. Hasil : Berdasarkan hasil pencarian ditetapkan 10 artikel dengan design Kuantitatif Randomize Control Trial publikasi 10 tahun terakhir (2009-2019) mengenai artikel yang berhubungan dengan peningkatan self management pada pasien dengan diabetes mellitus. Kesimpulan : Metode peningkatan self management pasien diabetes mellitus diantaranya Kunjungan kelompok dan bimbingan kelompok berbasis komunitas, peer coaching dan peer leader, motivasi, dukungan berbasis teknologi.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP ANAK USIA SEKOLAH DALAM MEMILIH JAJANAN YANG AMAN DI SD MUHAMMADIYAH 16 PALEMBANG Dian Sri Utami; Sri Tirtayanti; Yuniza Yuniza
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.039 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i2.536

Abstract

Background of the research : unhealthy snacks can cause negative impact if the hygiene and safety not guaranteed. Beside it can lead to nutritional problems, the effects from unhealthy snack or food will disrupts health namely alimentary tract diseases and can cause others diseases. In fact, there are many children who have less knowledge in choosing safe snacks of food. The objective of the research : to identify the influence of health education towards knowledge an behavior of school age children in selecting safe foods at SD Muhammadiyah 16 Palembang. Methods of the research : in this study, the writer used pretest posttest control group design with total sampling technique as much as 135 students taken from class V and VI at SD Muhammadiyah 16 Palembang. Instruments used in this study were knowledge an behavior quesioner which had been modified by previous writer and they have been tested through validity and reliability test with table r score as much as 0,279. Reliablity score of knowledge quesioner were 0,754 and reliability score of behavior quesioner were 0,714. Results of the research : from wilcoxon test result there were influences on knowledge and behavior before and after conducting health education obtained p value 0,000 (p value ? 0,05). Conclusion : there are influences on health education towards knowledge and behavior of school age children in selecting safe snacks at SD Muhammadiyah 16 Palembang.
THE METHOD OF GIVING NURSING CONNECTION TO THE IMPLEMENTATION OF DISCHARGE PLANNING: METODE PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING Tiara Imelda; Sri Yulia; Muliyadi Muliyadi
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.189 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i2.556

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Pelaksanaan discharge planning yang belum optimal dilaksanakan, dapat menyebabkan tidak efektifnya kontinuitas perawatan di rumah, meningkatkan resiko keparahan (severity), dan dirawat kembali (readmission). Tujuan : Mengetahui hubungan karakteristik perawat dan metode pemberian asuhan keperawatan dengan pelaksanaan discharge planning di Ruang Rawat Inap RSUD Palembang BARI Tahun 2019. Metode : Desain deskriptif analitik dengan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 perawat dengan tehnik purposive sampling. Penelitian menggunakan instrumen kuesioner. Uji statistik Chi Square dan t-test. Hasil : Ada hubungan antara metode pemberian asuhan keperawatan dengan pelaksanaan discharge planning (p=0,020 < ? = 0,05). Sedangkan usia (p=0,742), jenis kelamin (p=0,672), pendidikan (p=0,165), masa kerja (p=0,618) tidak ada hubungan dengan pelaksanaan discharge planning. Simpulan : Metode pemberian asuhan keperawatan merupakan faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan discharge planning. Perlunya penambahan SDM atau perawat di Ruangan pada saat shift malam.
FAKTOR RISIKO HIPOGLIKEMIA PADA DIABETES MELLITUS: LITERATURE RIVIEW Heri Budiawan; Hikmat Permana; Etika Emaliyawati
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.387 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i2.688

Abstract

Pendahuluan : Identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipoglikemia penting dilakukan untuk mengetahui faktor resiko kejadian hipoglikemia, sehingga dapat digunakan sebagai dasar acuan pencegahan hipoglikemia berat dan hipoglikemia berulang. Objektif : Bertujuan untuk melakukan Literature review mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipoglikemia pada pasien diabetes mellitus. Metode : Metode penelusuran sumber data pada Literature review ini yaitu melakukan penulusuran database terdiri dari Google Scholar, Pubmed, Ebsco dengan kata kunci yang digunakan untuk pencarian pada databased Internasioanal yang pertama yaitu “Diabetes mellitus” AND “Risk factor hypoglycemia” “OR” Predictor hypoglycemia” Sedangkan pada databased Nasional menggunakan kata kunci yang pertama yaitu “Diabetes Mellitus “ dan” Faktor resiko hipoglikemia.”. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan melakukan critical apraisel pada setiap artikel. Hasil : Berdasarkan hasil pencarian ditetapkan 8 artikel dengan design Kuantitatif publikasi 10 tahun terakhir (2009-2019). Faktor resiko yang berkaitan dengan kejadian hipoglikemia pada pasien diabetes mellitus yaitu terapi insulin, sulfolinurea, dan terapi kombinasi merupakan prediktor kuat terjadinya hipoglikemia, namun ada beberapa faktor lain yang berkaitan dengan kejadian hipoglikemia diantaranya nilai HbA1c, BMI, usia, jenis kealmin, pekerjaan, tingkat pendidikan, lama menderita diabetes mellitus, penyakit penyerta (penyakit ginjal kronis), dukungan keluarga, dan gaya hidup (konsumsi alcohol). Kesimpulan: Faktor resiko kejadian hipoglikemia pada pasien diabetes mellitus berkaitan dengan faktor medikasi (pemberian insulin, sulfolinurea, terapi kombinasi) dan faktor demografi pasien, oleh karena itu pengkajian resiko hipoglikemia pada pasien diabetes mellitus penting untuk diketahui, sehingga dapat berpotensi mencegah kejadian atau menurunkan kejadian hipoglikemi dan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes mellitus
HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT MUHAMADIYAH TAHUN 2019 Tri Utami; Romiko Romiko; Sri Yulia
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.629 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i2.844

Abstract

Budaya Organisasi merupakan aspek penting dalam terciptanya sistem kinerja perawat yang baik, Budaya organisasi yang baik diruang rawat inap akan mempengaruhi kinerja perawat menjadi lebih baik dan dapat menciptakan pelayanan yang bermutu. Mengetahui hubungan budaya organisasi dengan kinerja perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling pada penelitian ini menggunakan dua yaitu kuesioner budaya organisasi dan kinerja perawat dengan menggunakan uji statistik Chi Square dan analisa univariat memiliki 27 responden (54%) perawat yang mempersepsikan budaya organisasi tinggi dan kinerja perawat yang memiliki berkinerja baik terdapat 28 responden (56%) Ada hubungan signifikan antara budaya organisasi dengan kinerja perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan (p value =0,000) Budaya organisasi adalah aspek yang berhubungan pada kinerja perawat sehingga diharapkan rumah sakit harus dapat memperhatikan indikator kinerja perawat dalam menciptakan pelayanan keperawatan yang bermutu.
PENGARUH SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP SENSITIVITAS KAKI PENDERITA DM DI PUSKESMAS PARUNGPONTENG KECAMATAN CIBALONG KABUPATEN TASIKMALAYA Bayu Brahmantia; Miftahul Falah; Ida Rosidawati; Aida Sri R; Nita Dinia F
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.27 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i2.862

Abstract

Komplikasi yang sering terjadi pada pasien Diabetes Mellitus (DM) adalah menurunnya sensitivitas kaki. Perawatan kaki DM sangat penting untuk menjaga vaskularisasi, memperkuat otot kaki dan mencegah terjadinya komplikasi yang fatal. Salah satu tindakan pencegahan untuk menjaga keutuhan kulit yaitu dengan senam kaki yang diyakini dapat meningkatkan aliran darah ke daerah ektremitas sehingga dapat meningkatkan sensitivitas diektremitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap sensitivitas kaki pada penderita DM. Jenis penelitian experiment dengan desain pre and post test. Dengan sampel 25 orang, instrument penelitian menggunakan skala sensitivitas. Alat ukur penelitian ini menggunakan kapas, sikat dan jarum. analisis penelitian menggunakan uji T test. Senam kaki dilakukan 2 kali selama 1 minggu. Hasil penelitian sensitivitas kaki sebelum dilakukan senam kaki memiliki rata- rata sensitivitas 1,67 dan sesudah dilakukan senam kaki memiliki rata- rata sensitivitas 2,36, sensitivitas lebih baik sesudah diberikan senam kaki (p value 0,001). Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam kaki diabetik terhadap sensitivitas kaki pada penderita DM di Puskesmas Parungponteng Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya.
STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN ADAPTASI DIRI PADA LANSIA DI MASA PENSIUN Sri Wianti; U Olis Muchlisin
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.316 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i2.863

Abstract

Setiap manusia akan menjalani proses alamiah dari mulai dilahirkan sampai dengan menua. Proses tersebut memerlukan adaptasi dalam menjalaninya baik secara fisik, psikologis, sosial dan spiritual. Penyesuaian diri pada lansia secara keseluruhan dapat terjadi karena hilangnya pekerjaan atau pensiun menjadi salah satu tugas perkembangan yang harus dihadapi oleh lansia. Adaptasi menjadi hal yang penting untuk kelangsungan hidup lansia ke depannya. Tujuan penelitian ini ingin mengeksplor lebih dalam tentang pengalaman lansia dalam beradaptasi pada masa pensiun. Rancangan penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sampai mencapai saturasi data sebanyak delapan partisipan. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview dengan menggunakan pedoman wawancara semiterstruktur dan field note yang dianalisis dengan metode Colaizzi. Hasil analisis penelitian ini teridentifikasi lima tema yaitu perubahan fungsi fisik dan perubahan pola emosi, mekanisme koping lansia, mempertahankan kemampuan tubuh, mempertahankan hubungan sosial dan adaptasi kebutuhan spiritual. Rekomendasi yang diberikan dari hasil penelitian adalah untuk meningkatkan pengkajian terhadap lansia secara keseluruhan baik fisik, psikologis, sosial dan spiritual agar dapat teridentifikasi secara menyeluruh sehingga ditemukan cara untuk dapat menyesuiakan diri ke arah yang positif.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENGINTERPRETASIKAN BLOOD GASES ANALYSIS MELALUI MEDIA GRAFIS Wahyu Dini Metrikayanto; Rachmat Chusnul Choeron; Dudella Desnani Firman Yasin
HealthCare Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.165 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v2i2.864

Abstract

Kemampuan dalam menginterpretasikan blood gases analysis (BGA) sangat diperlukan bagi mahasiswa keperawatan. Namun, menginterpretasikan BGA sering menjadi beban bagi mahasiswa oleh karena sulit dipelajari. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas media grafis terhadap kemampuan menginterpretasikan BGA pada mahasiswa Profesi Ners di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian menggunakan one group pre-post test design dengan populasi mahasiswa Program Studi Penddidikan Profesi Ners. Besar sampel sebanyak 38 responden diambil melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes tulis. Data dianalisis menggunakan uji paired t test dengan ?=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diajarkan teknik interpretasi BGA menggunakan grafis kemampuan responden berada pada rerata 3,74 (SD= 1,89) dan setelah diajarkan teknik interpretasi BGA menggunakan grafis kemampuan responden meningkat dengan rerata 7,63 (SD= 2,09), serta hasil uji statistik didapatkan p=0,000 yang berarti bahwa media grafis sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menginterpretasikan BGA. Dengan demikian, media grafis dapat menjadi pilihan yang sangat tepat untuk menyampaikan materi yang sulit dipahami namun bisa disederhanakan dalam bentuk gambar atau bagan.

Page 2 of 22 | Total Record : 211