cover
Contact Name
Miftahul Falah
Contact Email
healthcare.journal@umtas.ac.id
Phone
+6287833430640
Journal Mail Official
healthcare.journal@umtas.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamansari KM 2,5 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Healthcare Nursing Journal
ISSN : -     EISSN : 26556812     DOI : -
Core Subject : Health,
Healthcare Nursing Journal merupakan salah satu Journal Elektronik yang dikelola oleh Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jurnal ini terbit secara berkala, dan merupakan fasilitas bagi civitas akademika pada bidang kesehatan dan keperawatan. Memuat berbagai karya tulis ilmiah hasil penelitian, pengabdian, kajian pustaka, dan praktikum dengan ruang lingkup ilmu keperawatan. Healthcare Nursing Journal mewadahi hasil karya Dosen, Mahasiswa, dan pakar kesehatan lainnya sebagai sarana publikasi secara ilmiah.
Articles 211 Documents
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA PERAWAT DI PUSKESMAS CIAWI KABUPATEN TASIKMALAYA Hedi Teja Hendrian; Saryomo Saryomo; Asep Setiawan
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.142 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.979

Abstract

Perawat merupakan sumber daya manusia yang melayani pasien secara langsung. Kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seorang perawat dalam satu puskesmas, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing, dalam rangka mencapi tujuan puskesmas. Motivasi berpengaruh terhadap kinerja perawat karena motivasi dapat menumbuhkan semangat dan ketekunan dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja perawat di Puskesmas Ciawi Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini perawat pelaksana di Puskesmas Ciawi sebanyak 40 orang, sampel diambil dengan teknik total sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner, kemudian data diolah dan dianalisa dengan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dengan kinerja perawat di Puskesmas Ciawi Kabupaten Tasikmalaya dengan nilai p-value 0,017 karena < ? (0,05). Oleh karena itu disarankan kepala puskesmas untuk memberikan motivasi kepada perawat dengan cara memberikan penghargaan bagi perawat yang memiliki kinerja baik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA LANSIA DI TASIKMALAYA Ressy Fuzia Andhika; Lilis Lismayanti; Miftahul Falah
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.298 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.980

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang erat kaitannya dengan perilaku individu. Pembentukan perilaku sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan individu. Bertambahnya usia, stimulasi pada lansia menurun yang mengakibatkan lansia lupa kejadian baru dan mengingat kejadian lama sehingga untuk bisa menyampaikan informasi pun harus dengan cara berulang-ulang. Hasil dari wawancara kepada lansia mengatakan tidak mengetahui PHBS terutama dalam menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air dan sabun, tidak merokok di dalam rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Desa Parakanyasag Kecamatan Indihiang Tasikmalaya. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan metode survey analitik korelasional. Jumlah sampel sebanyak 53 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dengan kuesioner dan dianalisis secara analitik menggunakan rumus product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan PHBS dengan nilai Korelasi Pearson –0,365 dengan P-value / Sig. 0.007<0,05 dan nilai persentasi kategori baik sebanyak 33 orang dengan persentasi 62.3% dan kategori tidak baik 20 orang dengan persentasi 37.7%. Kesimpulannya pengetahuan lansia yang tidak baik berdampak pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Mengingat pentingnya PHBS dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan lansia lebih memperhatikan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
HUBUNGAN FAKTOR PELAKSANAAN TUGAS PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN KEJADIAN DROP OUT (DO) PENGOBATAN TUBERCULOSIS (TB) Gandi Sukma Nugraha; Yusuf Rifai Romli; Nina Pamela Sari
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.241 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.981

Abstract

Tuberculosis (TB) sampai saaat ini masih menjadi masalah utama kesehatan di semua Negara. Dalam program pemberantasan penyakit TB masih adanya kejadian drop out (DO) pengobatan TB. TB di Indonesia menjadi penyebab kematian nomor dua setelah stroke. Angka kematian akibat TB di pengaruhi oleh gagalnya pengobatan atau DO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pelaksanaan tugas dari PMO yang mempengaruhi kejadian DO pada penderita TB. Jenis penelitian kuantitatif, metode analitik menggunakan rancangan retrospektif dengan pendekatan case control. Populasi terdiri dari populasi kasus yaitu penderita TB yang DO dan populasi kontrol yaitu penderita TB yang tidak DO. Sampel yang diambil terdiri dari sampel kasus 56 orang dan sampel kontrol 56 orang diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis uji Chi Square dengan p value 0,05 dan menghitung nilai Odds Ratio (OR). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor pelaksanaan tugas yang berhubungan signifikan dengan DO pengobatan TB adalah pengawasan (p value=0.03, OR=3.545), mengingatkan (p value=0.018, OR=2.600), mendampingi (p value=0.029, OR=2.419), frekuensi kontak (p value=0.014, OR=3.732) dan yang tidak berhubungan signifikan yaitu mendorong (p value=1, OR=1), penyuluhan (p value=0.435, OR=1.357), jenis kelamin (p value=0.047, OR=2.474), pendidikan (pvalue=0.190, OR=1.783). Saran dari penelitian ini adalah sebagai peningkatan kinerja dari petugas programmer TB dan PMO dalam meningkatkan kesadaran penderita TB dalam kepatuhan pengobatan.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENANGANAN PERTAMA HIPOTERMIA PADA UNIT KEGIATAN MAHASISWA PECINTA ALAM (UKM MAPALA) Rizki Vauzy Firmansyah; Ida Herdiani; Ida Rosidawati
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.705 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.982

Abstract

Tercatat pada tahun 2006 hingga tahun 2019 terdapat beberapa kejadian kematian akibat hipotermia. Mapala adalah sebuah organisasi yang beranggotakan mahasiswa dan memiliki kesamaan minat dan kepedulian terhadap alam liar, yang obe di antaranya dalam pendakian gunung lebih dari 3000 mdpl, sehingga UKM terancam hipotermia saat melakukan aktivitas alam di pegunungan. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan yang cukup dalam penanganan pertama korban hipotermia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pengobatan pertama hipotermia pada mahasiswa pecinta natutal (Mapala) di kota tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah simple stratifiend random sampling dengan sampel 43 orang pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data secara univariat distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden terbanyak sebanyak 33 orang (76,7%), baik 4 orang (9,3%) maupun kurang 6 (14,0%). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan profesi keperawatan meningkatkan kualitas perawat dengan memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat awam dan pecinta alam (Mapala) tentang penanganan pertama hipotermia yaitu deskriftif kuantitatif.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN HIV AIDS TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SISWI KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA Erva Dwi Lukitasari; Bayu Brahmantia
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.508 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.983

Abstract

HIV/AID merupakan salah satu penyakit infeksi menular yang dapat disebabkan oleh hubungan seksual. Proporsi remaja yang mengalami HIV/AID di Indonesia masih tinggi. Hal ini dapat terjadi akibat rendahnya pengetahuan tentang seksual pranikah sehingga dapat berakibat pada kehamilan yang tidak diinginkan. Oleh karena itu pendidikan kesehatan reproduksi remaja yang dilakukan oleh sekolah merupakan salah satu upaya untuk membimbing remaja mengatasi masalah seksualnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan HIV/AIDS terhadap pengetahuan siswa/siswi kelas XI SMA Muhammadiyah Tasikmalaya. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan quasi eksperimen, desain pre test (T1) dan post test (T2). Pendekatan penelitian menggunakan quasi eksperimen design. Besar sampel sebanyak 66 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dengan kuesioner dan dianalisis secara analitik menggunakan Uji T Dependent. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengetahuan siswa/siswi kelas XI tentang HIV/AIDS sebelum diberikan pendidikan kesehatan memiliki skor rata-rata sebesar 10.82. Sedangkan sesudah diberikan pendidikan kesehatan rata-rata sebesar 18.87. Hasil uji statistic diperoleh p value 0.000 terdapat pengaruh pendidikan kesehatan HIV/AIDS terhadap pengetahuan siswa/siswi kelas XI SMA Muhammadyah Tasikmalaya. Instansi pendidikan disarankan memasukan materi kesehatan reproduksi khususnya mengenai HIV/AIDS ke dalam materi mata pelajaran.
PERSEPSI KELUARGA PADA ANGGOTA KELUARGA DENGAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI KOTA TASIKMALAYA (STUDI FENOMENOLOGI) Roselyna Prahasti; Nia Restiana; Usman Sasyari
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.806 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.984

Abstract

Upaya mengurangi masalah gangguan jiwa dengan memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit didukung dengan peran keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang persepsi keluarga terhadap anggota keluarga dengan resiko perilaku kekerasan di Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menemukan 8 tema yaitu penyebab gangguan jiwa adalah kehilangan sesuatu yang dicintai seperti adanya keluarga yang meninggal, ditinggal istri dan kehilangan pekerjaan. Cara Pengobatan yang dilakukan dengan cara pengobatan tradisional dan pengobatan medis. Perilaku klien berupa marah, menyendiri dan melamun. Pencegahan kekambuhan yang dilakukan menciptakan suasana yang kondusif, rekreasi dan komunikasi, untuk meredam amarah dengan cara diikat dan diberikan nasihat. keluarga menyadari dan menerima keadaan klien. Peran anggota keluarga adalah bersikap empati, memberikan bantuan emosional, informatif dan perilaku, Respon masyarakat berbeda-beda seperti kurang bergaul karena takut kambuh, menyapa dan membantu keluarga klien. Harapan keluarga yaitu agar klien cepat sembuh. Kesimpulan dari penelitian ini ditemukan beberapa tema yaitu penyebab gangguan jiwa, cara pengobatan, perilaku klien, pencegahan kekambuhan, penerimaan keluarga, peran anggota keluarga, respon masyarakat dan harapan keluarga.
HUBUNGAN ANTARA ADEKUASI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HEMODIALISIS DI INSTALASI HEMODIALISA RS JASA KARTINI TASIKMALAYA Yuyun Solihatin; Aida Sri Rahmawati; Susilawati Susilawati
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.817 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.985

Abstract

Pasien dengan GGK memerlukan terapi pengganti fungsi ginjal. Hemodialisis adalah salah satu terapi pengganti fungsi ginjal yang sering digunakan di Indonesia. Penilaian adekuasi hemodialisis dan kualitas hidup merupakan indikator penting untuk menilai keefektifan tindakan hemodialisis yang diberikan kepada pasien GGK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adekuasi hemodialisis dengan kualitas hidup pasien hemodilaisis. Desain penelitian menggunakan consecutive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Pengukuran adekuasi hemodialisis dilakukan dengan menggunakan rumus URR, dan penilaian kualitas hidup dengan menggunakan kuesioner WHOQoL. Hubungan antara adekuasi hemodialisis dengan kualitas hidup pasien hemodialisis diuji dengan korelasi regresi liner sederhana. Hasil pengukuran adekuasi 86 responden, 45,3% mencapai adekuasi dan 54,7% tidak mencapai adekuasi. Hasil penilaian kualitas hidup didapatkan bahwa 59,3% mempunyai kualitas hidup baik dan 40,7% mempunyai kualitas hidup buruk. Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara adekuasi hemodialisis dan kualitas hidup nilai signifikan hitung lebih kecil daripada nilai ? (0,000 < 0,05). Perawat perlu meningkatkan kualitas asuhan dalam pencapaian adekuasi sehingga akan meningkatkan kualitas hidup pasien hemodialisis. Rekomendasi hasil penelitian lebih lanjut adalah meneliti faktor-faktor yang memepengaruhi adekuasi hemodialisis.
PENGARUH CAT STRETCH EXERCISE TERHADAP INTENSITAS DISMENORE PADA SISWI DI SMA MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA Asep Setiawan; Rena Intihana; Hani Handayani
HealthCare Nursing Journal Vol. 3 No. 1 (2021): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.112 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v3i1.1089

Abstract

Latar Belakang : Dismenore adalah rasa sakit pada bagian bawah perut wanita pada saat mengalami siklus menstruasi. Dismenore dapat mengganggu aktivitas belajar serta secara tidak langsung dapat berdampak pada produktivitas dan kualitas hidup. Salah satu cara penanganan dismenore yaitu dengan melakukan cat stretch exercise. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh cat stretch exercise terhadap intensitas dismenore pada siswi. Metode Penelitian : Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain pre test dan post test. Populasi adalah siswi kelas X dan XI SMA Muhammadiyah. Sampel penelitian ini sebanyak 15 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala nyeri Numerik Rating Scale. Hasil Penelitian : Analisis univariat dalam penelitian menggunakan mean dan hasil uji statistik T dependen didapatkan hasil p value 0,000 menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam intensitas dismenore pada siswi setelah diberikan cat stretch exercise. Kesimpulan: cat exercise berpengaruh secara signifikan dalam mengurangi intensitas nyeri haid pada siswi. Diharapkan bagi institusi pendidikan dapat menambahkan cat stretch exercise ke dalam praktek non farmakologi sebagai bekal dalam menangani dismenore.
ANALISIS FAKTOR PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI PUSKESMAS TAMALATE MAKASSAR Muhammad Thabran Talib; Satriani Albar
HealthCare Nursing Journal Vol. 3 No. 1 (2021): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.417 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v3i1.1090

Abstract

Pemberian imunisasi dapat dilihat dari banyaknya balita yang meninggal akibat penyakit dapat dicegah dengan imunisasi. Data World Health Organization menunjukkan bahwa satiap tahun, setidaknya 1,7 juta anak meninggal karena penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin yang sudah tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pemberian imunisasi dasar lengkap antara pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi. Penelitian Puskesmas Tamalate Makassar. Populasi adalah ibu yang memiliki anak usia imunisasi di Puskesmas Tamalate Makassar dengan jumlah sampel 122 orang. Data sekunder dari laporan tahunan imunisasi yang ada di Puskesmas Tamalate Makassar, data primer dengan pembagian kuisioner yang diisi responden. Analisa data dilakukan yaitu analisa Univariat dan analisa bivariat. Penelitian ini dilaksanakan pada Nopember-Desember 2019. Dengan jenis penelitian Desain dengan Cross Sectional Study. Hasil penelitian analisa univariat, pengetahuan baik 107(87,7%) responden dan pengetahuan responden yang kurang 15(12,2%) responden. Sedangkan sikap baik 115(94,2%) responden, sedangkan sikap yang kurang 7(5,7%) responden. Analisis bivariat menunjukkan Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi yaitu p: 0,002 dan ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi yaitu p: 0,038. Saran yaitu upaya peningkatan pembinaan dan pendidikan tentang pentingnya pemberian imunisasi secara lengkap pada bayi.
EFEKTIFITAS EDUKASI HEALTH BELIEF MODELS DALAM PERUBAHAN PERILAKU PASIEN HIPERTENSI: LITERATUR REVIEW Rizky Aulia Rachman; Elis Noviati; Rudi Kurniawan
HealthCare Nursing Journal Vol. 3 No. 1 (2021): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.344 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v3i1.1091

Abstract

Hipertensi adalah keadaan dimana tekanan darah meningkat secara kronis karena jatung memompa darah lebih kuat untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Hipertensi dikatakan sebagai penyakit silent killer dikarenakan hipertensi ini merupakan penyakit yang terkadang tidak menunjukkan gejala namun dapat menimbulkan komplikasi yang membahayakan bahkan secara tiba-tiba dapat mengakibatkan kematian. Health Belief Model (HBM) merupakan salah satu pendekatan promosi kesehatan yang digunakan dalam perubahan perilaku yang berorientasi terhadap persepsi pasien. HBM telah lama dikembangkan, namun tampaknya hanya sampai dengan penelitian, sementara implementasi di lapangan masih jarang dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas edukasi health belief models dalam perubahan perilaku pasien hipertensi. Metode penelitian yang digunakan aadalah penelitian sekunder dengan literature reviews. Populasi sebanyak 168 artikel jurnal dengan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 15 artikel jurnal dan prosiding nasional dan internasional dengan search engine proquest dan Google Schoolar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi HBM efektif dalam meningkatkan perilaku sehat pasien hipertensi. Disarankan hasil penelitian sekunder ini dapat dijadikan dasar teori bagi penelitian yang akan datang untuk dilanjutkan sebagai penelitian primer.

Page 3 of 22 | Total Record : 211