cover
Contact Name
Marsha Savira Agatha Putri
Contact Email
marshasavira@unisla.ac.id
Phone
+6285748804233
Journal Mail Official
j_enviscience@unisla.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No 53 A Lamongan 62211
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal EnviScience (Environment Science)
ISSN : 25979612     EISSN : 27150046     DOI : https://doi.org/10.30736
Jurnal EnviScience is devoted to the rapid publication of research in environmental health, acting as a link between the diverse research communities and practitioners in environmental health. Published articles encompass original research papers, technical notes and review articles.
Articles 129 Documents
Uji Pengolahan Limbah Cair Domestik Melalui Metode Koagulasi-Flokulasi dan Fitoremidiasi dengan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes L.) Nasihah, Mimatun; Saraswati, Anggreani Ayu; Najah, Sayyidatun
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.513 KB) | DOI: 10.30736/jev.v2i2.73

Abstract

Warga Desa Ketapangtelu sudah memiliki saluran air buangan untuk limbah cair domestik tapi tidak menggunakan dengan semestinya. Mereka lebih memilih membuang air limbah domestik ke sungai karena menurut mereka lebih efisien.Kebiasaan masyarakat tersebut yang belum mengerti akan pentingnya dampak dan bahaya yang ditimbulkan oleh limbah cair domestik tersebut. Limbah cair domestik merupakan air buangan yang berasal dari kegiatan rumah tangga yang jika langsung dibuang ke lingkungan tanpa ada pengolahan terlebih dahulu akan menyebabkan pencemaran lingkungan dan merusak biota air. Salah satu upaya dalam mengelola limbah domestik yaitu dengan pengolahan koagulasi-flokulasi dan fitoremidiasi menggunakan tanaman kayu apu (Pistiastratiotes L.) dan bahan pendukung lainnya seperti kerikil dan pasir. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan cara koagulasi-flokulasi dan secara biologi menggunakan bantuan dari tanaman kayu apu (Pistia stratiotes L.).Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui cara pengolahan yang efektif dalam menjernihkan limbah cair domestik pada sungai dan mengetahui kadar pH yang terkandung di dalam air limbah. Dari penelitian yang sudah dilakukan  menghasilkan air yang jernih dan pH yang normal yang terdapat pada air sungai dengan menggunakan kayu apu. Luaran dari penelitian ini adalah menjernihan air dan memberitahu masyarakat desa ketapangtelu untuk mengetahui manfaat kayu apu dalam limbah cair domestik, alternatif pengolahan limbah cair domestik yang mudah dan murah untuk mengurangi banyaknya pencemaran air,mendapatkan hasil air yang jernih dengan kadar pH normal. Kata kunci : limbah cair domestik, koagulansi-flokulasi, kayu apu (Pistiastratiotes L.).
Analisis Kualitas Fisika dan Kimia Air di Kawasan Budidaya Perikanan Kabupaten Majalengka Ayuniar, Ligar Novi; Hidayat, Jafron Wasiq
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.905 KB) | DOI: 10.30736/jev.v2i2.67

Abstract

Produksi budidaya ikan sangat dipengaruhi oleh kualitas air, baik itu kualitas air budidaya ataupun kualitas air sumber. Kualitas air yang baik akan memberikan dampak yang positif terhadap ikan yang dipelihara, sedangkan kualitas air yang buruk dapat menyebabkan pertumbuhan ikan tidak optimal dan memberikan dampak yang negatif terhadap ikan yang dipelihara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter fisika dan kimia perairan di kawasan budidaya perikanan kabupaten majalengka. Parameter yang dianalisis yaitu suhu, pH, DO, fosfat, nitrat, dan BOD. Metode pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif.  Hasil dari penelitian ini adalah bila dibandingkan dengan PP No. 82 Tahun 2001 parameter suhu dan pH termasuk ke dalam baku mutu kelas II, untuk DO titik ke 1 – 4 telah memenuhi baku mutu kelas II sedangkan untuk titik kelima tidak memenuhi baku, untuk fosfat melebihi baku mutu kelas II, untuk nitrat kelima hasil masih dibawah baku mutu, untuk ammonia melebihi baku mutu dan untuk BOD titik 2-4 melebihi baku mutu sedangkan titik 1 dan 5 dibawah baku mutu.
Pengaruh Pencemaran Limbah Detergen terhadap Biota Air Isti'anah Isti'anah; Sayyidatun Najah; Selvy Hani Putri Pratiwi
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.74 KB) | DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.51

Abstract

Pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkanya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain kedalam  air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat  berfungsi sesuai dengan fungsinya.  Salah satu yang menyebabkan air tercemar adalah buangan limbah domestik  berupa detergen. Tujuan penelitian ini dalah menganalisis seberapa jauh pengaruh detergen terhadap tingkah laku ikan.  Hal  ini  bisa  dijadikan  sebagai  bio  indikator  bahwa  sungai  tersebut sudah  tercemar.  Hasil  penelitian  didapatkan  bahwa  sebagian  masyarakat  menjadikan  sungai  sebagai  bahan  buangan  limbah  termasuk  limbah  domestik (detergen) yang berpengaruh terhadap makhluk hidup yang ada di dalamnya, salah satunya adalah ikan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin banyak detergen yang terkandung didalam air maka semakin  berpengaruh pula terhadap kelangsungan hidup ikan. Seperti kejang-kejang, mengeluarkan lendir, insang berdarah,  bahkan langsung mati.  Penelitian ini diharapkan bisa  bermanfaat dan menjadi masukan bagi  masyarakat  dalam  menjaga dan melestarikan lingkungan. Agar kehidupan masyarakat lebih terjaga dan jauh dari penyakit.
Pengolahan dan Uji Kualitas Pupuk Organik Feses Sapi (Bos Taurus) dan Enceng Gondok (Eichhornia Crassipes) terhadap Pertambahan Tanaman Nasihah, Mimatun; Istianah, A; Mujiati, Lilik
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.48 KB) | DOI: 10.30736/jev.v3i2.107

Abstract

Usually, the people of Mojopetung Village, Dukun Subdistrict, Gresik Regency in disposing of waste from livestock are left idle in the ground if dried cow feces will be dumped into the rice fields. If in the rainy season the cattle fases will disappear by itself because it is carried by running water and the cow feces seep into will also flow into the river directly. This causes the water to not function properly and cause air and soil pollution. In addition, aquatic biota life is also disturbed not only because of cow feces (Bos taurus) but the existence of Eichhornia crassies which continue to increase people's habit does not use water as they should use as a place of animal baths. These problems can be overcome by processing cow feces with water hyacinth as compost. With the method of applying the fertilizer directly to plant. The method of data analysis was carried out using one-way ANOVA (Analysys of Variance) Test to find out whether or not the influence of organic fertilizer on plant growth.  The results showed that the average height of the stem was 32.69 cm in the treatment using compost, 30.84 cm using urea fertilizer, 25.8 cm without fertilizer. The number of leaves that use compost, urea or no fertilizer results in an average value equal to 5 cm, and the leaf color produces a green average for each experiment. ANOVA test on plant growth results in F = 14.608> F table = 3.59. This shows that there are significant differences in plant growth in organic fertilizer applications. the number of leaves and the color of the leaves yielded F = 0 <F arithmetic = 3.59 and F = 0.2 <F arithmetic = 3.59 which showed no significant difference in the number of leaves and plant height.
Spatial Distribution of Leptospirosis and Land Use in Bantul District, 2010-2018 Nur Lathifah Syakbanah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 4, No 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainable
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/4ijev.v4iss1.124

Abstract

Land use is an important environmental factor in the dynamics of human health. In the case of leptospirosis, environmental transmission cycles are caused by rat transition, environmental changes and populations at risk. Utilization of GIS-based spatial analysis may help detecting distribution patterns of leptospirosis cases, allocating resources and planning effective control and surveillance programs in endemic areas. This study aims to analyze the spatial distribution of leptospirosis based on land use and stream flow in Bantul District, 2010-2018. This ecological study was conducted in Bantul District, Yogyakarta for 9 years. Spatial analysis overlays processed data on leptospirosis cases per village and land use maps of 2016 using QGIS 3.0. Spatial distribution of 12 of high leptospirosis villages (18-35 cases) are in residential areas, tributaries, croplands, irrigated fields, rain-fed rice fields, and plantations. Those villages was crossed by major river basin which is potentially as transmission media of leptospirosis cases after heavy rainfall. It is suggested to increase the Early Awareness and Alert (EAA) system by active surveillance of early case finding from the government and endemic villagers.
Peningkatan Infrastruktur Desa Melalui Pemanfaatan Limbah Domestik Sebagai Campuran Batu Bata Varella, Mima -; Nasihah, Mima -
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v4i1.128

Abstract

Near the gate enter Sugiwaras Village, Sumberjo Hamlet, Kalitengah District, Lamongan Regency, many kinds of inorganic domestic waste such as bottles, plastics, cans and others. The rubbish is just thrown away and left in a landfill without any separation between dry rubbish and solid rubbish. Waste that is not well managed will produce a negative impact on the environment which will result in pollution both on land, water, and in the air. The purpose of this study is to reduce environmental pollution by utilizing plastic waste as a mixture of bricks. To get bricks products through plastic waste treatment and to find out the best composition of bricks, a research about the nature of plastic waste is needed so that it can be processed into a bricks with the right comparison. The method used in this study is the Lego method which is usually used by children's games, as a way of answering problems in the area of Sugiwaras Village. And for the research variables we use two research variables, namely: 1. Independent variables, 2. Dependent variables. The results of this study are that Domestic Waste Bricks (BABALIDO) products can be used to help improve infrastructure development in the village.
Studi Literatur Produksi Bioethanol dari Ampas Tebu dengan Metode Pyrolisis Rahmawati, Laily Agustina
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v4i1.131

Abstract

Indonesia memiliki lahan tebu seluas sekitar 475.000 hektare dan produksi tebu lebih dari 33 juta ton per tahun, dengan hasil ampas tebu mencapai 10 juta ton per tahun, sehingga berpotensi untuk menghasilkan 2 milyar liter bioethanol dalam setahun. Ampas tebu diolah menjadi bioethanol dengan menggunakan metode pyrolysis, yang dipilih berdasarkan pertimbangan prosesnya lebih cepat, dan tanpa membutuhkan pelarut. Pemanfaatan Bioetahanol dapat digunakan sebagai bahan pencampur bensin sehingga nilai oktannya meningkat dan emisi yang dihasilkan dari bahan bakar bensin menurun, sehingga lebih ramah terhadap lingkungan. Namun di sisi lain penggunaan Bioetanol bersifat korosif, sehingga penggunaan maksimal yang disarankan sebagai bahan campuran adalah 25%.
Redesain Ukuran Bak Pengolah Air Limbah Industri pada Wastewater Treatment Plant PT. Petro Jordan Abadi Marsha Savira Agatha Putri
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 4, No 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainable
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/4ijev.v4iss1.130

Abstract

PT. Petro Jordan Abadi merupakan perusahaan produsen asam fosfat di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berdasarkan laporan tahunan tahun 2018, air limbah produksi semakin meningkat, dengan demikian hal ini menimbulkan oversludge yang disebabkan oleh ketidaksesuaian penginjeksian bahan kimia ke dalam bak pengolah maupun overflow debit aliran air limbah yang masuk pada salah satu unit pengolah dengan karakteristik air limbah yang belum memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh menurut Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan mengenai karakteristik dan dampak yang ditimbulkan, perlu dilakukan perancangan ulang dimensi unit pengolahan yang disesuaikan dengan kriteria desain, dan kebutuhan bahan kimia flokulan maupun koagulan. Untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh air limbah industri yang overflow, dilakukan metode pengujian sampel di Laboratorium PT. Petro Jordan Abadi. Evaluasi bak pengolah air limbah dilakukan dengan perhitungan spesifikasi masing-masing bak dan dibandingkan dengan kriteria desain menurut Metcalf and Eddy, 2003. Kemudian, dilakukan perencanaan spesifikasi masing-masing bak dan melakukan perhitungan ulang untuk memastikan bahwa perancangan yang baru telah memenuhi kriteria desain. Selain itu, juga menentukan alternatif bahan koagulan maupun flokulan yang diinjeksikan pada Primary Section dengan hasil uji jar test. Evaluasi kebutuhan koagulan dan flokulan dilakukan dengan cara membandingkan kebutuhan bahan tersebut untuk debit desain lama dengan desain baru. Hasil evaluasi mengenai karakteristik limbah yang mengalami overflow pada TK-6601 masih belum memenuhi baku mutu dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Hal ini dikarenakan semua unit pengolah belum memenuhi kriteria desain. Sehingga, perlu dilakukan pembesaran dan pengurangan ukuran dimensi. Dimensi bak yang diperbesar antara lain; Bak Ekualisasi I, serta Bak Flokulasi I dan II. Sedangkan dimensi bak yang diperkecil antara lain; pada seluruh Unit Koagulasi dan Sedimentasi, serta Bak Ekualisasi II dan III. Kebutuhan Lime Milk 5604,4 kg/hari, Alum 1204,7 kg/hari, Polimer 32,5 kg/hari, NaOH 0,9 m3/hari.
Pemanfaatan Ubi Jalar (Ipomea batatas) sebagai obat mabuk perjalanan Sulistiono, Eko; Ningsih, Eka Sarofah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v4i1.134

Abstract

Lamongan merupakan daerah yang cukup subur sebagai penghasil polo pendem. Salah satu polo pendem yang cukup banyak di hasilkan di lamongan yaitu ubi jalar. Ubi jalar yang dikenal dengan bahasa asing Ipomea batatas, selama ini hanya dimanfaatkan sebagai makanan ternak, keripik maupun di rebus sebagai penganti nasi karena kandungan karbohidratnya yang tingi. Selain itu ternyata masih banyak kandungan dalam ubi jalar yang belum diketahui dan di manfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  zat yang terkandung dalam ubi jalar (Ipomea batatas), mengetahui dapat tidaknya ubi jalar (Ipomea batatas) dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk serta mengetahui nama zat yang terkandung dalam ubi jalar (Ipomea batatas) yang dapat dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk. Metode yang digunakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen karena melakukan eksperimen tentang kandungan zat yang terdapat pada Ubi Jalar (Ipomea batatas)  dan manfaatnya. Hasil dari penelitian Ubi jalar (Ipomea batatas) mengandung antioksidan. Kandungan kimia pada ubi jalar adalah protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, dan asam nikotinat, oligosakarida. Ubi jalar putih mengandung 260 mkg (869 SI) betakaroten per 100 gram, ubi merah yang berwarna kuning emas tersimpan 2900 mkg (9675 SI) betakaroten, ubi merah yang berwarna jingga 9900 mkg (32967 SI). Ubi jalar (Ipomea batatas) dapat dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk perjalanan. Beta karoten dan kalium yang terkandung dalam ubi jalar (Ipomea batatas) yang dapat dimanfaatkan sebagai obat anti mabuk perjalanan.
Paparan Asap Rokok terhadap Sindrom Mata Kering Pada Mahasiswa UPN “Veteran” Jakarta Simanjuntak, Kristin; Putri, Devi Handayani; Farah, Nurina Mutia
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v4i1.133

Abstract

Asap rokok menghasilkan radikal bebas yang menginduksi stres oksidatif sel sebagai penyebab penyakit. Paparan asap rokok yang terpapar secara terus menerus dalam tubuh berhubungan dengan kerusakan jaringan epitel mata akibat peroksidasi lipid, membentuk hiperosmolaritas air mata menjadi sindrom mata kering. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui paparan asap rokok terhadap sindrom mata kering pada mahasiswa UPN“Veteran” Jakarta. Penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional, sampel mahasiswa UPN “Veteran” Jakarta sebanyak 70 mahasiswa, usia 18-24 tahun diambil secara stratified propotional random sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner OSDI, serta menilai kekeringan mata menggunakan uji Schirmer. Hasilnya, frekuensi mahasiswa UPN “Veteran” Jakarta yang merokok masih kategori derajat ringan 80 %, lama merokok 5 tahun dan derajat sedang 20 %, lama merokok 6 tahun, Uji Chi-Square menunjukkan bahwa paparan asap rokok dapat menimbulkan sindrom mata kering (p = 0,003)[L1] , Menghindari asap rokok dan faktor resiko lainnya dapat menurunkan sindrom mata kering, dan diperlukan vitamin A untuk memperbaiki mata kering. 

Page 3 of 13 | Total Record : 129


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 02 (2025): Environmental Health and Sanitation Issues Vol. 9 No. 1 (2025): The Environment In Global Health Governance:An Analysis of Environment-Related Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public Vol. 8 No. 1 (2024): Environmental pollution on Human Health and Environment, Management Technology Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 1 (2023): Reviewing Environmental Qualities that Enhance the Human Health Quality Vol. 7 No. 1 (2023) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol 6, No 1 (2022): "Environmental Health, Technology and Its Applications" Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developme Vol. 5 No. 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developm Vol 5, No 1 (2021): Public Health, Food and Environmental Sectors Supporting Global Health Quality Vol. 5 No. 1 (2021) Vol. 4 No. 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality Vol 4, No 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl Vol 4, No 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainable Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality Vol. 3 No. 1 (2019) Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 2, No 1 (2018) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change More Issue