cover
Contact Name
Marsha Savira Agatha Putri
Contact Email
marshasavira@unisla.ac.id
Phone
+6285748804233
Journal Mail Official
j_enviscience@unisla.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No 53 A Lamongan 62211
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal EnviScience (Environment Science)
ISSN : 25979612     EISSN : 27150046     DOI : https://doi.org/10.30736
Jurnal EnviScience is devoted to the rapid publication of research in environmental health, acting as a link between the diverse research communities and practitioners in environmental health. Published articles encompass original research papers, technical notes and review articles.
Articles 129 Documents
Uji Efektivitas Zat Antibakteri Ekstrak Daun Jambu Biji Lokal (Psidium guajava L) terhadap Pertumbuhan Bakteri Penyebab Diare secara In Vitro Lia Yulisma
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/2ijev.v2iss1.46

Abstract

Jambu biji (Psidium guajava L.) merupakan  salah satu tanaman obat yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan  tradisional.  Beberapa  penelitian  yang  telah  dilakukan  membuktikan  bahwa    daun  jambu  biji mengandung  beberapa  senyawa  fitokimia  yang  dapat  dimanfaatkan  untuk  mencegah  dan  mengobati  suatu penyakit, karena sifat daun jambu biji sebagai antioksidan, antidiare dan anti- DBD (Demam Berdarah Dengue). Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis  pengaruh  zat  antibakteri  ekstrak  daun  jambu  biji  lokal  dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare (Escherichia coli, Salmonella enteriditis) secara in vitro dan untuk  mengetahui  nilai  MIC  untuk  setiap  bakteri.  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  metode eksperimen dengan 7 perlakuan. pengolahan data yang digunakan adalah analisis varian (ANOVA). Penelitian ini menggunakan  Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL).  Dari  hasil  penelitian  diketahui  perlakuan  yang  menghasilkan jumlah diameter zona hambat terbesar pada ekstrak etanol daun jambu biji lokal terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia  coli  adalah  perlakuan  pada  konsentrasi  50  mg/ml  dengan  rata-rata  diameter    19,1  mm,  sedangkan perlakuan yang menghasilkan jumlah diameter zona hambat terbesar pada ekstrak etanol daun jambu biji lokal terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella enteriditis adalah perlakuan pada konsentrasi 60 mg/ml dengan rata-rata diameter  18,1 mm. nilai MIC untuk kedua bakteri ada pada konsentrasi 10 mg/ml
Perbandingan Aplikasi Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga dan Fases Sapi (Bos Taurus) dengan Pupuk Kimia Nengseh, Trisnawati; Jayanti, Emi; Prasidya, Denaya Andrya
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.997 KB) | DOI: 10.30736/jev.v3i1.102

Abstract

Livestock business has prospects to be developed because of the high demand for livestock products. So far, cow dung in the petiyen village has only been cleaned and thrown away for nothing without further use. One alternative to overcome this problem is to utilize cow manure as organic fertilizer. In addition to the waste generated from cows in general the petiyen community also produces waste from its household activities. Of the 2 types of organic waste in the form of cow waste and household waste will be processed into organic fertilizer which will be applied to rice and corn plants that are widely grown by farmers in Petiyen Village, Solokuro Subdistrict, Lamongan Regency. The purpose of this study was to determine the effect of the use of organic fertilizer on plant growth. This research method is experimental. The results showed that the average plant height was 13 cm for the use of organic fertilizer media only and 12 cm for mixed organic fertilizer and soil media, while for chemical fertilizer media could not grow. Root length on day 9, which uses 13 cm organic fertilizer media and which uses a mixture of organic fertilizer and 10 cm soil. it can be concluded that organic fertilizer affects the growth of green bean plants.
Pemberian PGPR Indigen untuk Pertumbuhan Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Varietas Lokal Tuban pada Media Tanam Bekas Tambang Kapur kurniahu, hesti; wulan, sri; andriani, riska
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.391 KB) | DOI: 10.30736/jev.v2i2.68

Abstract

Kacang tanah (Arachys hypogaea L.) varietas lokal Tuban merupakan salah satu tanaman budidaya yang memiliki potensi ditanam pada lahan marginal bekas tambang kapur karena memiliki adaptasi yang tinggi pada kondisi kering dan alkali. Secara biologi, fisika dan kimia lahan bekas tambang kapur memiliki kesuburan tanah yang rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesuburannya adalah dengan menggunakan pupuk hayati yang adaptif  pada kondisi lahan bekas tambang kapur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pemanfaatan PGPR dari tanaman pioneer yang tumbuh  di lahan bekas tambang kapur terhadap pertumbuhan vegetatif  kacang tanah (Arachys hypogaea L.) varietas lokal Tuban pada media tanam bekas tambang kapur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (25%, 50%, 75% dan 100%) dan satu kontrol (0%) masing-masing lima kali ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan uji MANOVA pemberian berbagai konsentrasi PGPR tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tinggi dan jumlah daun tanaman.  Sementara berdasarkan uji statistik korelasi Spearman memiliki korelasi yang signifikan terhadap warna daun. Semakin tinggi konsentrasi PGPR yang diberikan menghasilkan warna daun yang semakin hijau berdasarkan skala Leaf Colour Chart (LCC).
Faktor yang Berhubungan dengan Kadar COHb pada Petugas Parkir Plaza X Surabaya Rizky Rahadian Wicaksono
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.961 KB) | DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.64

Abstract

Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh  faktor risiko meliputi  usia, jenis kelamin,  masa kerja,  posisi tubuh  saat bekerja,  kebiasaan  merokok, golongan darah,  status gizi,  tingkat  Hb, untuk  COHb  tingkat darah  pada  petugas  parkir  di  X  Plaza  Surabaya.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  observasional  analitik  yang dilakukan  cross sectional.  Penelitian ini  dilakukan pada  April-Juni  2013.  Data dikumpulkan  pada  minggu ke-2  Mei 2013.  Jumlah  sampel  dalam  penelitian  ini  menggunakan  30  orang  yang  bekerja  sebagai  petugas  parkir  X  Plaza Surabaya dari  45  orang.  Metode  pengambilan sampel  menggunakan  simple random sampling  dan  mengidentifikasi darah COHb tingkat penggunaan wawancara langsung tentang umur, kehidupan, posisi tubuh bekerja sambil bekerja,  kebiasaan merokok  dan jenis  darah.  Dalam penelitian ini, pengukuran  monoksida  konsentrasi udara karbon  di  parkir plaza  x  dilakukan pada  tiga titik  sekitar  area kerja  petugas.  Data  dianalisis  untuk korelasi  COHb  dengan usia,  masa kerja, Hb, digunakan  korelasi person  karena distribusi data adalah normal. Korelasi  antara gender, kebiasaan merokok dan posisi tubuh  saat bekerja  dengan tingkat  COHb  darah yang digunakan  sampel T  dianalisis.  Korelasi  antara jenis darah  dan  kadar  COHb  darah  dianalisis  menggunakan  analisis  varians/ANOVA  karena  mereka  memiliki  4  jenis.  Status gizi  dianalisis menggunakan Spearman  korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar  karbon monoksida tertinggi   ditemukan di  sepeda motor  yang  16,1  ppm.  Standar mutu  udara ambien  berdasarkan PP  Nomor 41 tahun  1999  adalah 10 ppm, jika kita  dibandingkan dengan hasil  kami menyimpulkan bahwa  tingkat CO  di  parkir motor  telah  melampaui ambang batas.  Berdasarkan hasil penelitian  ini ,  disarankan untuk  menyediakan lebih  pembuangan lokal  atau sistem pendingin  udara  di sekitar  tempat  kerja  petugas  parkir  untuk mengurangi kadar CO  yang  dihasilkan oleh  kendaraan.  Juga, kami menyarankan    kepada manajemen  penanganan  petugas  parkir  untuk memberikan  vitamin C dan vitamin  E sebagai  antioksidan  yang mengurangi  racun  dalam  tubuh mereka  dan me
Rancangan dan Tanggap Darurat terhadap Bahaya Kebakaran di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada Surabaya Wicaksono, Rizky Rahadian; Aniriani, Gading Wilda; Ningsih, Eka Sarofah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.631 KB) | DOI: 10.30736/2ijev.v2iss1.47

Abstract

Rumah Sakit adalah salah satu tempat yang tidak terlepas dari bahaya kebakaran, untuk mengurangi dan mencegah  kerugian  materil  dan  korban  jiwa  maka  diperlukan  suatu  rancangan  dan  tanggap  darurat  terhadap bahaya  kebakaran.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  memperoleh  informasi  gambaran  pelaksanaan rancangan  dan  tanggap  darurat  terhadap  bahaya  kebakaran  di  Rumah  Sakit  Bhakti  Dharma  Husada  Surabaya. Penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan  kualitatif.  Metode  penelitian  dengan  wawancara mendalam, FGD, dan observasi. Sumber informasi dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang ditambah dengan dua orang informan ahli. Berdasarkan hasil penelitian, rancangan dan tanggap darurat terhadap bahaya kebakaran di Rumah Sakit Bhakti Dharma husada  masih  memerlukan banyak perbaikan. Belum dibentuknya regu khusus penanggulangan  kebakaran,  sarana  penanggulangan  kebakaran  yang  tersedia  hanya  APAR,  dan  jumlah  serta pemasangan  APAR  yang  ada  juga  tidak  sesuai  standar  yang  berlaku,  frekuensi  pelatihan  dan  simulasi penanggulangan  kebakaran  jarang  dilakukan.  Saran  penelitian  adalah  segera  dibentuk  regu  khusus penanggulangan  kebakaran.  dilakukan  juga  sosialisasi  mengenai  prosedur  penanggulangan  kebakaran  kepada seluruh  karyawan  dan  pengunjung  rumah  sakit.  Untuk  sarana  dan  prasarana  yang  ada,  terutama  APAR  perlu diperbaiki  dalam  pemasangan  agar  disesuaikan  dengan  peraturan  yang  ada.  Pelatihan  dan  simulasi penanggulangan kebakaran juga harus lebih sering dilakukan, terutama kepada karyawan baru
Analisa Kandungan Logam Timbal (Pb) Dan Kromium (Cr) Pada Kreco (Pila ampullacea) Di Sepanjang Sungai Rungkut Surabaya Andini, Ary
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.607 KB) | DOI: 10.30736/jev.v3i2.99

Abstract

Dalam dekade terakhir, perkembangan industri telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, Sungai Rungkut Surabaya merupakan salah satu perairan yang berpotensi mengalami perubahan lingkungan akibat adanya pembuangan limbah industri cair. Salah satu bahan pencemaran yang berbahaya bagi kesehatan adalah logam timbal (Pb) dan Kromium (Cr). Berdasarkan BSN tahun 2004  menunjukkan bahwa nilai standar timbal (Pb) sebesar 1,5 mg/kg dan logam (Cr) Kreco  1,0 mg/kg. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kandungan Timbal (Pb) dan Kromium (Cr) yang terdapat pada Kreco (Pila ampullacea) di sepanjang sungai Rungkut Surabaya. Metode Pengujian kadar Pb dan Cr dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom Shimadzu AA-6200 (SSA) dengan panjang gelombang 283,3 nm sedangkan Pengujian kadar Cr dengan menggunakan panjang gelombang 357,9 nm yang dilakukan Balai Riset Standardisasi Industri Surabaya, dilaksanakan pada bulan Februari s/d Maret 2019.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Pb dan Cr dalam daging Kreco menunjukan rata rata 1,620 mg/kg pada kadar Pb dan nilai rata rata 1,976 mg/kg pada Cr. Kadar Pb dan Cr pada daging Kreco tidak memenuhi standart yang telah ditentukan oleh Badan Standart Nasional 2009.
Aktivitas Jus Buah Delima (Punica granatum L.) terhadap Peroksidasi Lipid Darah Tikus yang Diinduksi Parasetamol Roswiem, Anna Priangani; Heryani, Heryani; Apriliana, Dian
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.903 KB) | DOI: 10.30736/jev.v2i2.71

Abstract

Buah delima atau pomegranat (Punica granatum L.) telah dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi daripada tanaman obat lainnya. Aktivitas antioksidan berpotensi menurunkan kadar lipid peroksida (Tiobarbituric Acid Reacting Substances/TBARS). Tujuan  penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas jus buah delima terhadap peroksidasi lipid darah tikus yang diinduksi parasetamol. Empat belas ekor tikus dibagi dalam empat kelompok. Kelompok normal (N) dicekok akuades dan tiga kelompok lainnya (kelompok kontrol positif (PC), kelompok kontrol negatif (KN), dan kelompok jus buah delima (JUS) diinduksi parasetamol (500 mg/kgBB) selama 34 hari. Setelah 17 hari, kelompok yang diinduksi parasetamol, yaitu kelompok kontrol positif (PC) diinduksi Cursil 70  dengan dosis (13,3 mg/kgBB), kelompok jus buah delima  diinduksi jus buah delima (JUS) dengan dosis (500 mg/kgBB), tetapi kelompok kontrol negatif (KN) tetap diinduksi parasetamol (500 mg/kgBB) sampai dengan hari ke–34. Lipid peroksida darah direaksikan dengan asam tiobarbiturat (TBA)1% dan dianalisis dengan spektrofotometer pada λ 352 nm. Kontrol negatif (KN) yang diinduksi oleh parasetamol selama 34 hari, meningkatkan TBARS sebesar 120,66%. Kadar lipid peroksida (TBARS) kelompok PC dan kelompok  JUS dengan dosis (500 mg/kgBB) menurun secara berturut-turut sebesar 8,14% dan 54,79%.
Penggunaan Stimulus Response Theory dalam Sosialisasi Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Perusahaan Rizky Rahadian Wicaksono; Gading Wilda Aniriani; Mimatun Nasihah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.574 KB) | DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.65

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  efektifitas  penggunaan  stimulus  response  theory  untuk  meningkatkan  budaya  kesehatan  dan  keselamatan  kerja.  Stimulus  response  theory  adalah  proses  belajar  merupakan suatu tanggapan dari seseorang terhadap suatu rangsangan yang dihadapinya. Rangsangan tersebut  diulang-ulang sampai mendapatkan tanggapan yang sama dan benar secara terus-menerus. Akhirnya akan muncul  suatu kebiasaan dan perilaku tertentu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan  desain one group pre-test/posttest dan alat pengumpul data berupa observasi. Ada 3elemen utama teori ini yaitu:  1.Pesan (Stimulus), 2.Penerima/komunikan/receiver, 3.Efek (respon) Dari  hasil penelitian didapatkan bahwa  adanya  reaksi  akibat  dari  adanya  stimulus  Mulai  dari  memilih,menafsirkan  bahkan  sampai  dalam  hal  mengingatnya.  Respon  dalam  hal  ini  dapat  diasumsikan  merupakan  perubahan  sikap  yang  terjadi  pada  komunikan    berdasarkan    stimulus atau rangsangan yang diterimanya. Proses perubahan sikap ini dapat terjadi  atau dapat berubah  hanya  jika stimulus  yang diberikan benar-benar baik.Hasil penelitian  ini Sosialisasi  secara  terus-menerus paling tidak mempunyai dua keuntungan yaitu: (a) mencegah kemungkinan orang lupa, yaitu suatu  kecenderungan melemahnya tanggapan yang ditimbulkan kombinasi petunjuk (learned response), karena tidak  digunakan; (b) memperkuat tanggapan, karena setelah menerima respon menjadi lebih peka terhadap manfaat dari  Kesehatan dan keselamatan kerja.
Buah Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) sebagai Sebagai Em-Organik Untuk Meningkatkan Produktifitas Tambak Eko Sulistiono
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.183 KB) | DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.50

Abstract

Limbah nanas merupakan bagian kulit buah yang terbuang pada saat pengolahan. Limbah ini sebagian besar  mengandung sisik dan duri  yang apabila  berinteraksi dengan  manusia menyebabkan ganguan kesehatan yaitu gatal, iritasi bahkan infeksi. Tujuan dari penelit ian ini adalah untuk mengetahui kandungan kulit buah nanas sebagai EM Organik dan dampak penggunaan EM organik terhadap hasil tambak. Metode penelitian yang digunakan adalah  true experiment. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu bahwa Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) mengandung bromelin yang dapat melunakkan sellulosa sehingga kulit nanas dapat digunakan sebagai EM-organik untuk menunjang pembangunan perikanan ramah lingkungan yang bebas bahan kimia sehingga bersih dan sehat untuk di konsumsi dan dapat meningkatkan hasil tambak.Keywords: Kulit Nanas, EM-Organik, Produktifitas Tambak.
Perbedaan Kadar Pemanis Buatan (Natrium Siklamat) pada Minuman Instan Rasa Cappucino, Choco dan Oreo di Kawasan Wonocolo Surabaya Andini, Ary
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.733 KB) | DOI: 10.30736/jev.v3i2.98

Abstract

Pemanis buatan merupakan bahan tambahan pangan yang dapat menyebabkan rasa manis pada pangan, tetapi tidak memiliki nilai gizi. Salah satu jenis pemanis buatan adalah siklamat biasanya digunakan dalam bentuk garam seperti natrium siklamat. Natrium siklamat bersifat mudah larut dalam air dan tahan terhadap panas. Penggunakan natrium siklamat yang telah di tetapkan Peraturan Meteri Kesehatan RI Nomor 722/Menkes/Per/IX/1988 yaitu 3 g/kg atau 3000 ppm. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya kadar pemanis buatan (Natrium-Siklamat) pada minuman rasa cappucino, choco dan oreo. Penelitian ini dilakukan di laboratorium kimia Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dilakukan pada bulan Januari sampai Mei 2019 dengan  menggunakan 14 sampel  pada berbagai varian rasa yaitu choco, oreo, dan original yang dijual di kawasan Wonocolo Surabaya. Analisis kadar natrium siklamat dilakukan dengan menggunakan metode spektrofometri. Berdasarkan hasil penelitian pada sampel  rasa cappucino, choco dan oreo didapatkan hasil positif tetapi masih dalam batas normal dengan rata-rata cappucino 0,035 ppm, choco 0,017 ppm dan oreo 0,020 ppm. Ketiga sampel menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan pada minuman cappucino, choco dan oreo.

Page 2 of 13 | Total Record : 129


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 02 (2025): Environmental Health and Sanitation Issues Vol. 9 No. 1 (2025): The Environment In Global Health Governance:An Analysis of Environment-Related Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public Vol. 8 No. 1 (2024): Environmental pollution on Human Health and Environment, Management Technology Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 1 (2023): Reviewing Environmental Qualities that Enhance the Human Health Quality Vol. 7 No. 1 (2023) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 6, No 1 (2022): "Environmental Health, Technology and Its Applications" Vol 5, No 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developme Vol. 5 No. 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developm Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 5, No 1 (2021): Public Health, Food and Environmental Sectors Supporting Global Health Quality Vol 4, No 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality Vol. 4 No. 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality Vol 4, No 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainable Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality Vol. 3 No. 1 (2019) Vol. 2 No. 2 (2018) Vol 2, No 1 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change More Issue