cover
Contact Name
Marsha Savira Agatha Putri
Contact Email
marshasavira@unisla.ac.id
Phone
+6285748804233
Journal Mail Official
j_enviscience@unisla.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No 53 A Lamongan 62211
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal EnviScience (Environment Science)
ISSN : 25979612     EISSN : 27150046     DOI : https://doi.org/10.30736
Jurnal EnviScience is devoted to the rapid publication of research in environmental health, acting as a link between the diverse research communities and practitioners in environmental health. Published articles encompass original research papers, technical notes and review articles.
Articles 129 Documents
Evaluasi Penggunaan Desinfektan terhadap Angka Kuman Lantai di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit “X” Surabaya Hanif, Muhammad; Wicaksono, Rizky Rahadian; Sahri, Moch.; Prasidya, Denaya Andrya
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.437

Abstract

Rumah sakit selain sebagai tempat pelayanan kesehatan, dapat berperan sebagai tempat penularan penyakit, terutama penyakit yang disebabkan oleh infeksi nosokomial. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi keadaan yang sebenarnya tentang analisis kualitas udara fisik terhadap angka kuman lantai di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit “X” Surabaya agar dapat memberikan solusi yang tepat berupa perbaikan pada bidang sanitasi di Rumah Sakit “X” Surabaya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah di 3 ruang IGD, dengan menggunakan metode purposive sampling agar mendapat sampel sesuai tujuan penelitian.  Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perilaku petugas cleaning service. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah angka kuman lantai. Sehingga analisis data penurunan angka kuman lantai menggunakan cara analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku petugas cleaning service masih belum memenuhi standar Permenkes RI No. 7 Tahun 2019 tentang kesehatan lingkungan rumah sakit. Kesimpulan bahwa angka kuman pada lantai di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) mengalami penurunan namun masih belum memenuhi persyaratan Permenkes RI No. 7 Tahun 2019 tentang persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit. Sehingga membutuhkan perbaikan pada perilaku petugas cleaning service di ruang IGD Rumah Sakit “X” Surabaya.  
Pengaruh Sanitasi Rumah dan Perilaku Penderita Terhadap Kejadian TB-Paru di Puskesmas Janti Kota Malang Lasong, Heribertus; Yohanan, Agus; Rupiwardani, Irfany
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.378

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Pada dasamya kuman penyebab TB paru dapat menyerang organ tubuh lain, akan tetapi sebagian besar menyerang paru-paru. Jumlah kasus TB paru di Puskesmas Janti Kota Malang sebanyak 200 kasus dari tahun 2019 s/d 9 April 2022 dan yang belum sembuh sebanyak 25 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sanitasi rumah dan perilaku penderita dan menganalisa pengaruh sanitasi rumah dan perilaku penderita terhadap kejadian TB paru di Puskesmas Janti Kota Malang. Penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel yang diambil adalah 25 responden penderita TB paru yang belum sembuh dengan tehnik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat rumah sehat sebanyak 21 rumah responden (84%), rumah tidak sehat sebanyak 4 rurnah responden (16%), sedangkan responden berperilaku baik sebanyak 24 responden (96%) dan perilaku kurang sehat sebanyak 1 responden (4%). Hasil uji regresi linear ganda menunjukan bahwa ada pengaruh yang sangat rendah antara sanitasi rumah dan perilaku penderita terhadap kejadian TB Paru di Puskesmas Janti Kota Malang. Disarankan melakukan kegiatan inspeksi sanitasi rumah dan memberikan konseling, imformasi, edukasi (KIE) dan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat terutama diwilayah kerja Puskesmas Janti Kota Malang.Kepustakaan   : 39 kepustakaan (2012-2021)Kata Kunci     : Kejadian TB paru, Sanitasi rumah, Perilaku penderita 
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Sedimen di Muara Sungai Kota Balikpapan Syam, Sufriady
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi terbentuknya sedimen pada muara sungai di Teluk Balikpapan, (2) Mengetahui tingkat sedimentasi di Sungai Somber, Wain, Tengah, Berenga, dan Tempadung, (3) Mengetahui kualitas air dan kualitas sedimen dasar perairan di muara Sungai Somber, Wain, Tengah, Berenga, dan Tempadung. Penelitian dilaksanakan di 5 (lima) stasiun muara sungai yakni di muara Sungai Somber, Wain, Tengah, Berenga, dan Tempadung Teluk Balikpapan. Metode yang digunakan adalah dengan menganalisis paramater oseanografi (Arah dan kecepatan arus, pasang surut, bathimetri, salinitas, pH, angin, curah hujan, dan debit air), analisis sedimen dasar (Tekstur sedimen, bentos, redoks potensial) dan sedimen suspensi (TSS). Tahapan penelitian terdiri dari tahap persiapan, pengumpulan data, dan analisis data.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Faktor dominan yang  mempengaruhi terbentuknya sedimen pada  muara sungai di Teluk Balikpapan adalah arus perairan oleh fluktuasi pasang surut yang menyebabkan tercampur dan terendapkannya sedimen di dasar perairan, (2) Tingkat sedimentasi tertinggi diperoleh di Muara Sungai Berenga dan Tempadung; (3.a) Tingkat kekeruhan perairan tertinggi diperoleh di Muara Sungai Berenga dan Tempadung sehingga turut mempengaruhi penurunan kualitas air; (3.b) Kualitas sedimen dasar perairan di setiap stasiun pengamatan menunjukkan sedimen dalam kondisi teroksidasi walaupun pada Muara Sungai Somber dan Muara Sungai Wain mempunyai aktifitas elektron lebih tinggi dibanding Muara Sungai Tengah, Berenga, dan Tempadung  dengan nilai redoks potensial (Eh) berada pada mintakat diskontinyuKata kunci: Tingkat sedimentasi, Tekstur sedimen, Redoks potensial
Analisis Perilaku Masyarakat Terhadap Pengelolaan Air Bersih Di Kelurahan Rungkut Kidul, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya Pramestyawati, Talent Nia; Niam, Achmad Chusnun; Pradana, Andika Arie
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.380

Abstract

Kelurahan Rungkut Kidul merupakan kelurahan yang termasuk kedalam daerah padat penduduk. Berbagai macam permasalahan sering terjadi di daerah yang memiliki pada penduduk, salah satunya yaitu pengelolaan air bersih. Peran serta masyarakat perlu dianalisis melalui pengetahuan, sikap, dan tindakan untuk mengetahui pemahaman masyarakat mengenai permasalahan yang terjadi disekitar mereka dan menemukan solusi terhadap permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat Kelurahan Rungkut Kidul Kota Surabaya terhadap pengelolaan air bersih. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui penyeberan kuisioner dalam pengumpulan data. Sampel yang digunakan adalah seluruh warga Rungkut Kidul, dengan teknik pengambilan sampel acak berlapis, sehingga sample yang diambil berjumlah 100 responden. Teknik analisis data melalui tahapan penyuntingan, penyusunan, dan perhitungan data dengan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai skor pengetahuan warga terhadap pengelolaan air bersih sebesar sebesar 72,92%, sikap didapatkan nilai skor sebesar 79,24%, dan untuk tindakan didapatkan nilai skor sebesar 77% yang berarti masyarakat rungkut kidul memahami akan pentingnya pengelolaan air bersih. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara pengetahuan dengan tindakan responden mengenai air bersih sebesar 0,450 (p-value<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan responden mengenai air bersih dengan tindakannya terhadap air bersih.
Analisis Berbagai Metode Pengolahan Sampah Sebagai Solusi Permasalahan Sampah di Kabupaten Lumajang Sari, Ike Kumala; _, Sudarti
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.361

Abstract

Pencemaran lingkungan yang semakin meningkat disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya yaitu bertambahnya jumlah populasi manusia yang dapat mengakibatkan meningkatnya jumlah sampah. Sampah adalah bahan yang sudah dibuang atau terbuang dan merupakan hasil dari kegiatan manusia maupun alam yang sudah tidak digunakan lagi karena fungsi utamanya sudah diambil. Setiap tahunnya timbulan sampah di Kabupaten Lumajang terus meningkat. Disamping meningkatnya jumlah penduduk permasalahan sampah di Kabupaten Lumajang disebabkan oleh minimnya sarana prasarana pengelolaan sampah dan armada pengangkut sampah. Selain itu juga pola pikir serta partisipasi masyarakat mengenai sampah yang masih belum berkembang. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis metode pengolahan sampah untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Lumajang. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan metode literatur review dengan artikel yang terbit tahun 2010-2022. Hasil penelitian menyatakan bahwa metode pengolahan sampah yang dapat dijadikan sebagai solusi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Lumajang adalah pengoptimalan bank sampah, pengoptimalan komposting, pembuatan briket, dan pengolahan sampah plastik sebagai bahan bakar minyak.
Pengaruh Tingkat Getaran Dan Lama Paparan Penggunaan Mesin Jahit Terhadap Tanda-Tanda Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Pekerja Di Istana Bordir Malang Putri, Silvia Cintia; Sari, Devita; Wahyuni, Ike Dian
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.389

Abstract

Kegiatan yang menimbulkan getaran pada mesin dengan menggunakan bantuan tangan dalam waktu yang lama sering di kaitkan dengan carpal tunnel syndrome (CTS). Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan penyakit akibat kerja yang disebabkan terperangkapnya nervus medianus melewati terowongan karpal. Keluhan yang dialami pekerja di Istana Bordir yaitu nyeri dan kesemutan pada tangan apabila bekerja terlalu lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat getaran dan lama paparan penggunaan mesin jahit terhadap tanda-tanda keluhan carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja di Istana Bordir Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 15 orang yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah alat vibration meter dan kuesioner. Analisis hasil penelitian menggunakan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang berpengaruh dari hasil regresi logistik secara parsial yaitu masa kerja dengan nilai (sig. 0,035), lama paparan dengan nilai (sig. 0,038) dan tingkat getaran dengan nilai (sig. 0,039). Sedangkan hasil regresi logistik secara simultan diperoleh hasil signifikan sebesar 0,006. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh tingkat getaran dan lama paparan penggunaan mesin jahit terhadap tanda-tanda keluhan carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja di Istana Bordir Malang.Kata kunci: Tingkat Getaran, Lama Paparan, Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Water Hyacinth Management Due to Eutrophication in Water Bodies Around Pasir Panjang Village, Batam City Adicita, Yosef; Afifah, Anshah Silmi; Ulfah, Nurul; Sari, Mega Mutiara; Suryawan, I Wayan Koko
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.353

Abstract

Water is a human need to carry out activities ranging from daily essentials to agricultural needs and others. Domestic wastewater must meet physical, chemical, and biological requirements so that humans cannot be polluted by the water, especially the water around the Pasir Panjang Village area in Batam, Riau Islands. This study aims to determine the potential use of water hyacinth for environmental health. This research was conducted by direct observation and measurement of water quality by grab sampling. Observation results show that not all residents use septic tanks as wastewater treatment results from daily activities. Some residents drain their wastewater directly into water bodies or surrounding land, resulting in decreased environmental aesthetics. Water quality testing for nutrient parameters shows that the quality standards have been met. However, further measurements are needed for total nitrogen and phosphate. Besides that, it also causes a population explosion of water hyacinth. In addition to the ability to treat water hyacinth waste, its economic potential is also analyzed. The growth of water hyacinth is sufficient and fulfills its capacity, and water hyacinth can be used for various crafts that can improve the community's welfare.
Analisis Timbulan, Densitas, dan Komposisi Sampah Pasar Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro Afrianisa, Ro'du Dhuha; Pramestyawati, Talent Nia; Putri, Aulia Irkhamni
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v7i1.501

Abstract

Bojonegoro market is a type A traditional market where there is high trading activity in Bojonegoro. Buying and selling activities at the Bojonegoro market cause leftovers to be generated every day. The remaining activities in the form of solids or what is called waste will affect the generation that occurs. The purpose of this study is to determine the generation data, density and composition of Bojonegoro Market waste. The method used is descriptive quantitative by calculating waste generation. Garbage measurement and sampling activities were carried out for eight consecutive days in accordance with SNI 19-3964-1994 reference. The results showed that the Bojonegoro market waste generation was 146 kg/day with a density value of 210 kg/m3. The composition of the top three is dominated by coconut shell waste of 78.3 kg/day, vegetable waste of 11.2 kg/day, and fruit waste of 8.4 kg/day.
Analisis Komparasi Penggunaan Biokoagulan dari Ekstrak Biji Kelor dan Biji Asam Jawa pada Limbah Cair Pabrik Tahu APL Nglebur Lamongan Adlhatul Ro&#039;fa; Marsha Savira Agatha Putri; Nur Lathifah Syakbanah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 7, No 1 (2023): Reviewing Environmental Qualities that Enhance the Human Health Quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/7ijev.v7iss1.407

Abstract

Pembuangan limbah cair tahu ke lingkungan tanpa dilakukan pengolahan menyebabkan perubahan lingkungan secara fisik, kimia dan biologis yang dapat menunggu keseimbangan serta mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan atau efektivitas dan dosis optimum penurunan konsentrasi parameter BOD, COD, TSS dan kekeruhan dengan biokoagulan biji kelor (Moringa oleifera) dan biji asam jawa (Tamarindus indica). Variasi dosis koagulan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu 0 g, 1 g, 3 g dan 5 g. Pengambilan sampel limbah cair pabrik tahu dilakukan di Pabrik APL Ngeblur Kedungpring Lamongan. Karakteristik awal limbah cair pabrik tahu menunjukkan konsentrasi BOD, COD, TSS dan kekeruhan yang belum memenuhi syarat baku mutu limbah cair pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor  5 Tahun 2014 sehingga perlu dilakukan pengolahan air limbah sebelum di buang ke badan air. Penelitian ini dilakukan dengan pengadukan cepat selama 3 menit, pengadukan lambat selama 15 menit menggunakan magnetic stirrer. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dengan hasil penurunan sebesar 5 gram mampu menurunkan >50% nilai BOD 87% dan COD 53%, serta menurunkan <50% nilai TSS dan kekeruhan pada limbah cair industri tahu dari biokoagulan biji kelor (Moringa oleifera). Sedangkan dosis optimum penggunaan biokoagulan biji asam jawa (Tamarindus indica) sebesar 5 gram mampu menurunkan >50% nilai BOD 51% dan TSS 52%, serta menurunkan <50% nilai COD dan kekeruhan pada limbah cair pabrik tahu. Kata Kunci: Biokoagulan alami, koagulasi-flokulasi, limbah cair industri tahu.
Nilai COVID-19 Relative Risk Reduction (RRR) dalam Kamar Asrama PT XX Totok Sriyanto; Rizky Rahadian Wicaksono; Marsha Savira Agatha Putri
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 7, No 1 (2023): Reviewing Environmental Qualities that Enhance the Human Health Quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/7ijev.v7iss1.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai air changes per hour (ACH) pada system ventilasi asrama karyawan PT. XX dan menganalisis nilai air changes per hour (ACH) terhadap Covid-19 Relative Risk Reduction (RRR) di asrama karyawan PT. XX berdasarkan “AIHA Reducing the relative risk of Covid-19 using Engineering Control, 2020.Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, temuan selama penelitian didapatkan melalui pengukuran dan penghitungan. Proses dalam pendekatan kuantitatif ini sebagai objek adalah kamar asrama karyawan PT XX. Desain penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif karena penelitian ini mendeskrepsikan secara sistematis dan faktual terkait kondisi sitem ventilasi di kamar karyawan PT XX. Dari 310 kamar yang ada di blok A dan B, terdapat 94 kamar yang memilki nilai ACH nol, sisanya sebanyak 216 kamar terdapat nilai ACH mulai dari 0,0094 sampai 23,3168. Setelah dilakukan perbandingan dengan nilai ACH rekomendasi yaitu sebesar 4.5 maka hasil analisis menunjukan bahwa di blok A terdapat 55 ruangan kurang dari nilai yang direkomendasikan dan 89 kamar telah memenuhi nilai ACH yang direkomendasikan. Untuk Blok B, 109 ruangan kurang memenuhi rekomendasi dan 57 ruangan telah memenuhi rekomendasi nilai ACH-nyaHasil penelitian ini mengambarkan bahwa nilai nilai air changes per hour (ACH) setiap kamar terhadap Covid-19 Relative Risk Reduction (RRR) di asrama karyawan PT. XX dari 310 kamar sebanyak 191 kamar menunjukkan nilai RRR dibawah ambang batas Engineering Control sedangkan sebanyak 119 kamar telah memiliki nilai ACH diatas nilai batas, yaitu 64 memiliki nilai RRR 95%, 19 kamar memiliki nilai RRR 99% dan 36 memiliki nilai RRR 99.99%

Page 7 of 13 | Total Record : 129


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 02 (2025): Environmental Health and Sanitation Issues Vol. 9 No. 1 (2025): The Environment In Global Health Governance:An Analysis of Environment-Related Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public Vol. 8 No. 1 (2024): Environmental pollution on Human Health and Environment, Management Technology Vol. 7 No. 2 (2023) Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 7, No 1 (2023): Reviewing Environmental Qualities that Enhance the Human Health Quality Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 6, No 1 (2022): "Environmental Health, Technology and Its Applications" Vol. 5 No. 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developm Vol 5, No 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developme Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 5, No 1 (2021): Public Health, Food and Environmental Sectors Supporting Global Health Quality Vol. 4 No. 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality Vol 4, No 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality Vol 4, No 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainable Vol. 4 No. 1 (2020): Enhancing the quality of health and environment to reach the "Global Sustainabl Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality Vol. 3 No. 1 (2019) Vol. 2 No. 2 (2018) Vol 2, No 1 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change More Issue