cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 861 Documents
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PEMBANGUNAN KANTOR UNTUK PERUSAHAAN BATU ALAM DENGAN METODE REAL OPTION VALUATION Julian Kietowibowo; Mark Setiadi; Wati A. Pranoto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i2.23315

Abstract

Investment feasibility analysis is one of the very important steps to do an investment, in order for a company to acknowledge whether the investment is feasible or not. Risk is something that we cannot avoid while doing an investment and those risks may affect the feasibility of the investment to be carried out, therefore in this study the risk is estimated and its effect on the feasibility of the investment are more visible. In this research, an analysis of the feasibility of an office building investment for a natural stone company are carried out using annual revenue data from the related company, moreover the feasibility of the investment is estimated by measuring NPV, IRR, and payback period using the discounted cash flow method. The result of this analysis is carried out using a Monte Carlo Simulation, in order to generate the result of the investment feasibility analysis using the real option valuation method. Therefore, the calculation results of the risk can be avoided and can reduce the NPV and IRR of the investment. Abstrak Analisis kelayakan investasi merupakan hal yang sangat penting dalam melakukan suatu investasi, agar investasi tersebut dapat diketahui layak atau tidak untuk dijalankan. Dalam melakukan suatu investasi selalu ada risiko, dimana risiko tersebut dapat mempengaruhi kelayakan investasi yang akan dijalankan, oleh sebab itu dalam penelitian ini risiko tersebut akan dihitung dan akan dilihat pengaruhnya terhadap kelayakan investasi. Pada penelitian ini dilakukan analisis kelayakan investasi pembuatan kantor untuk perusahaan batu alam menggunakan data pendapatan tahunan dari perusahaan yang terkait, lalu diperhitungkan kelayakan investasi dengan tolak ukur NPV, IRR, dan payback period dengan menggunakan metode discounted cash flow. Analisis risiko yang dilakukan menggunakan simulasi monte carlo, yang selanjutnya dilakukan analisis kelayakan investasi menggunakan metode real option valuation. Dari hasil perhitungan bahwa risiko yang ada dapat menurunkan nilai NPV dan IRR dari investasi tersebut.
METODE PAIRED COMPARISON PADA PEKERJAAN PONDASI BANGUNAN GEDUNG DENGAN PENDEKATAN STUDI VALUE ENGINEERING (VE) Mahdika Putra Nanda; Sigit Riswanto; Mega Kurniawati
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i2.23387

Abstract

Foundation work is one of the most crucial jobs in building construction. Therefore, an appropriate method is needed to determine the most effective and efficient type of foundation. One of the methods used is the paired comparison method with a value engineering approach. In this case study, the paired comparison method is used to compare the square pile foundation (existing) with the use of a triangular pile design and round piles. The total budget is Rp. 3.834.143,026,84. The analysis shows that the D-300 round pile foundation has the highest cost among the three with a total budget of 4.522.511.665.00. Based on the design scenario, square foundation work is superior in the financing, implementation time, amount of labor, concrete quality, and weather conditions in the field with a total value of 54% than the triangular and round pile foundations. Hence the final decision remains to use a square pile foundation. Abstrak Pekerjaan pondasi merupakan salah satu pekerjaan yang krusial dalam pembangunan gedung. Oleh karena itu, diperlukan metode yang tepat untuk menentukan jenis pondasi yang paling efektif dan efisien. Salah satu metode yang digunakan adalah metode paired comparison dengan pendekatan value engineering. Dalam studi kasus ini metode paired comparison digunakan untuk membandingkan pondasi tiang pancang persegi (eksisting) dengan penggunaan desain tiang pancang berbentuk segitiga dan bulat. Total anggaran dana yaitu Rp. 3.834.143.026,84. Hasil analisis menunjukan bahwasanya pondasi pancang bulat D-300 memiliki biaya yang paling tinggi diantara ketiganya dengan total anggaran 4.522.511.665,00. Berdasarkan skenario desain bahwa pekerjaan pondasi persegi lebih unggul dari segi pembiayaan, waktu pelaksanaan, jumlah tenaga kerja, mutu beton serta kondisi cuaca di lapangan dengan total nilai 54% dari pada pondasi tiang pancang berbentuk segitiga dan berbentuk bulat. Oleh karena itu keputusan akhir tetap menggunakan pondasi tiang pancang persegi.
Redaksi Vol. 6 No. 2 Arif Sandjaya
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i2.23816

Abstract

Kata Pengantar Vol. 6 No. 2 Arif Sandjaya
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i2.23817

Abstract

Daftar Isi Vol. 6 No. 2 Arif Sandjaya
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i2.23818

Abstract

ANALISIS PENGARUH INTERPERSONAL SKILL DAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEPEMIMPINAN DI PT WASKITA BETON PRECAST Sari Sekar Laras; Wahyu Indra Sakti Saidi
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 3, Agustus 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.19312

Abstract

Leadership is a very crucial factor in an organization’s system. The character and thinking patterns of one intelligence can also be called Emotional Intelligence in this case interpersonal skills possessed by the leader can influence the decision-making steps in problem-solving that underlie the behavior of a leader. Research variables include interpersonal skill (X1) and problem-solving (X2) as independent variables and leadership (Y) as dependent variables. The research method used descriptive with parametric analysis. This study aimed to determine the influence between interpersonal skills and problem-solving on leadership. This research was conducted at PT Waskita Beton Precast. This study’s research sample consisted of permanent employees including staff and managers. The purpose of this study demonstrates a considerable positive relationship between interpersonal skills and problem-solving against the leadership in PT Waskita Beton Precast. This research shows that the better the interpersonal skills and problem-solving possessed by a leader, the better the leadership will be. Based on the research results, leadership requires good interpersonal attitudes and the ability to solve problems to facilitate decision-making to achieve the desired goal. Abstrak Kepemimpinan adalah faktor yang sangat krusial pada suatu sistem organisasi. Sikap dari seorang pemimpin mampu memengaruhi berjalannya alur suatu pekerjaan dari awal hingga akhir. Sifat dan pola pikir pada suatu kecerdasan dapat disebut juga sebagai Emotional Intelligence dalam hal ini yaitu interpersonal skill yang dimiliki oleh pemimpin dapat mempengaruhi dalam langkah pengambilan keputusan dalam problem solving yang mendasari perilaku seorang pemimpin. Variabel pengaruh dalam penelitian ini yakni interpersonal skill (X1) dan problem-solving (X2) terhadap variabel dependen yaitu kepemimpinan (Y). Metode penelitian yang diterapkan yaitu deskriptif dengan analisis parametrik. Tujuan penelitian untuk mengetahui besar pengaruh antara interpersonal skill dan problem solving terhadap kepemimpinan. Penelitian ini dilakukan pada kantor PT Waskita Beton Precast Kota Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta. Hasil analisis eksplorasi menunjukan bahwa tampak hubungan positif yang relevan antara interpersonal skill dan problem solving terhadap kepemimpinan di PT Waskita Beton Precast. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik interpersonal skill dan problem solving yang dipunyai oleh atasan maka akan semakin baik pula suatu kepemimpinan. Berdasarkan hasil penelitian maka dalam suatu kepemimpinan diperlukan sikap interpersonal yang baik serta kemampuan dalam problem solving guna mempermudah pengambilan keputusan dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan.
ANALISIS PEMAHAMAN KRITERIA GREEN TOLL ROAD OLEH STAKEHOLDER PADA PEMELIHARAAN EKSISTING JALAN TOL BALI MANDARA Ni Made Sintya Rani; Anak Agung Putri Indrayanti
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 3, Agustus 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.19878

Abstract

The implementation of road construction and maintenance has begun to apply the concept of green standards or environmentally friendly concept. One of the toll roads currently carrying out road maintenance with the Green Toll Road concept is the Bali Mandara Toll Road. Understanding by stakeholders of the Green Toll Road concept is considered important in sustainable development. The method used in this analysis is the Severity Index method and a survey using a questionnaire distributed to respondents involved in toll road maintenance, both contractors and owners. The research variable used in this study comes from the rating tools system that has been used in Indonesia, namely the Green Road Rating by the Ministry of PUPR in 2018. The study uses a Likert scale of 1-5 in determining the level of agreement. From the results of a questionnaire survey of respondents and an analysis of all indicators, the average value of each indicator in each category will be obtained. The understanding of the organizers (Owners) of the maintenance of the Bali Mandara toll road on the Green Toll Road concept on each criterion is included in the "Understand" category with each sub-criteria average value is 0,73. For understanding by activity implementers, each criterion is included in the "Understood" category but with a lower value with each sub-criteria average value is 0,69. Abstrak Pelaksanaan konstruksi maupun pemeliharaan jalan telah mulai menerapkan konsep standar Green atau konsep ramah lingkungan. Salah satu jalan tol yang saat ini melakukan pemeliharaan jalan dengan konsep Green Toll Road adalah Jalan Tol Bali Mandara. Permasalahan yang perlu dipahami lebih jauh adalah pemahaman oleh stakeholder terhadap konsep Green Toll Road ini dipadang penting dalam pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan pada analisis ini adalah metode Severity Index dan survai menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden yang terlibat dalam pemeliharaan jalan Tol baik dalam hal ini adalah kontraktor maupun owner. Variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari system rating tools yang telah digunakan di Indonesia yaitu Pemeringkatan Jalan Hijau oleh Kementerian PUPR tahun 2018.  Penelitian menggunakan skala likert 1-5 dalam menentukan tingkat persetujuan. Dari hasil survey kuesioner terhadap responden dan analisis keseluruhan indicator maka akan diperoleh nilai rata-rata tiap indicator pada tiap kategori. Pemahaman penyelenggara kegiatan (Pemilik) pemeliharaan jalan tol Bali Mandara terhadap konsep Green Toll Road pada setiap kriteria masuk dalam kategori “Paham” dengan masing-masing nilai sub kriteria rata-rata adalah 0,73. Untuk pemahaman oleh pelaksana kegiatan pun pada setiap kriteria masuk dalam kategori “Paham” namun dengan nilai yang lebih rendah dengan masing-masing nilai sub kriteria rata-rata adalah 0,69.
PEMODELAN PERBAIKAN TANAH LEMPUNG LUNAK MENGGUNAKAN VACUUM PRELOADING Indra Noer Hamdhan; Neta Lathifa Rahmanisa
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 3, Agustus 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.21128

Abstract

One of the soil improvement methods is preloading, but in the process this method often experiences embankment landslides and also soft soil conditions which make consolidation settlement take a very long time. So that it can be done with the vacuum preloading method which is an alternative to improve water saturated soil where the vacuum pump will suck water and air which will accelerate the consolidation settlement. This study aims to determine and analyze the performance of the effect of vacuum, subsidence in several depths of the soft clay layer, the effect of PVD installation patterns, and lateral deformation due to embankment soil using PLAXIS 3D. The vacuum pressure capacity used is 60 kPa, 70 kPa, and 80 kPa with a PVD distance of 1,5 meters and a PVD depth of 90% floating penetration model. The effectiveness of the use of vacuum in the improvement of soft clay soils can reduce the settlement time by 95%-96% and the preloading of this embankment causes lateral displacement outward of the soil improvement, with vacuum causing lateral displacement inward of the soil improvement. Abstrak Salah satu metode perbaikan tanah yaitu dengan preloading, namun pada proses nya metode ini sering mengalami kelongsoran tanah timbunan dan juga kondisi tanah lunak yang membuat penurunan konsolidasi waktu yang sangat lama. Sehingga dapat dilakukan dengan metode vacuum preloading yang merupakan salah satu alternatif untuk memperbaiki tanah jenuh air dimana pompa vakum akan menghisap air dan udara yang akan mempercepat penurunan konsolidasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja dari pengaruh besaran vacuum, penurunan dibeberapa kedalaman lapisan tanah lempung lunak, pengaruh pola pemasangan PVD, dan deformasi lateral akibat tanah timbunan menggunakan program Plaxis 3D. Kapasitas tekanan vacuum yang digunakan yaitu 60 kPa, 70 kPa, dan 80 kPa dengan jarak PVD 1,5 meter dan kedalaman PVD model floating penetration 90%. Efektivitas penggunaan vacuum pada perbaikan tanah lempung lunak ini dapat mengurangi waktu penurunan sebesar 95%-96% dan pada metode preloading timbunan ini menyebabkan perpindahan lateral ke arah luar dari perbaikan, sedangkan dengan vacuum akan menyebabkan perpindahan lateral ke arah dalam perbaikan.
ANALISIS KAPASITAS PELAT BETON RINGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MIDAS FEA Arles Octavianus Sintiawan; Widodo Kushartomo; Sunarjo Leman
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 3, Agustus 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.21670

Abstract

The use of concrete in a building has been well-known since the 1800s.  Many concrete models are new to the present and still growing, one of which is lightweight concrete. Lightweight concrete is the manufacture of ordinary concrete with the addition of styrofoam. The addition of styrofoam is useful as a cavity shaper, so the volume of concrete will increase without the addition of paste or other aggregates. The density of lightweight concrete that has been made is in the range of 1850 kg/m3-1900 kg/m3. After the Laboratorium was tested, we got a density of around 1373.5 kg/m3. The process of calculating the structure is also very developed to date. Many calculation methods used by experts in building design include the use of the Finite element method. This Finite element method is used for obtaining results that detail the behaviour of structures such as tensile strength, compressive strength, deformation, stress and others. In the study will be made an experiment to make a Laboratorium with lightweight concrete with wire mesh reinforcement with a diameter of 4 mm. after the testing process with manual test with Laboratorium tests and with the help of the Midas Finite Element Analyst application. The results of this test turned out to be the same when the load reached 800 kg of test objects in Midas FEA and Laboratorium tests were both destroyed, but the deformation results were quite far apart, this is happened because Midas could not detect certain materials with certain parameters in its application. Abstrak Penggunaan beton pada suatu bangunan sudah terkenal sejak 1800an dan terus berkembang sampai sekarang.  Banyak model-model beton yang baru untuk sekarang ini dan terus bertambah sampai sekarang salah satunya adalah beton . Beton ringan merupakan pembuatan beton biasa dengan tambahan styrofoam. Penambahan styrofoam ini berguna sebagai pembentuk rongga, sehingga volume beton akan bertambah tanpa tambahan pasta atau agregat lain. Massa jenis beton ringan yang telah dibuat oleh para ilmuwan adalah berkisar 1850 kg/m3-1900 kg/m3. Setelah proses pengujian selesai hasil yang kami dapatkan 1373.5 kg/m3. Proses Perhitungan struktur juga sangat berkembang sampai saat ini. Bayak metode perhitungan yang dipakai para ahli dalam perancangan bangunan salah satunya penggunaan metode finite element. Metode finite element ini berguna untuk mendapatkan hasil yang perilaku detail struktur seperti kuat tarik, kuat tekan, deformasi, tegangan dan lainnya. Pada penelitian akan dibuat percobaan membuat pelat dengan beton ringan dengan tulangan wiremesh dengan diameter 4 mm. setelah itu proses pengujian akan dibuat secara manual yaitu uji Laboratorium dan dengan bantuan aplikasi Midas Finite Element Analyst. Hasil dari pengujian ini ternyata sama pada saat beban mencapai 800 kg benda uji dalam Midas FEA dan uji Laboratorium sama-sama hancur, tetapi hasil deformasi yang berbeda cukup jauh, ini dikarenakan Midas tidak dapat mendeteksi bahan tertentu dengan parameter tertentu dalam aplikasinya.
ANALISIS FONDASI DALAM PADA BANGUNAN RUMAH 2 LANTAI DI ATAS LAHAN BEKAS SAWAH DI BALI Savior Leon Oentoro; Aniek Prihatiningsih
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 3, Agustus 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.21990

Abstract

The foundation is the element that receives the forces from the building construction above and channels them to the subsoil, where they function to support the building so that there is no failure of the structure from the bottom. Driven Piles are deep foundations that are precast or finished in the factory to certain specifications. Piles have a long and direct shape with the aim of transmitting structural loads to deeper soil. Bored piles are the foundation for channeling structural loads to great depths. Drilled piles are directly printed in the field (cast in the field) with pre-drilled holes and immediately reinforced in situ. Of these three foundations, they are analyzed and designed in such a way as to be able to support a 2-story house with soil conditions that are former paddy fields. Then, after completing the design, the results are analyzed in terms of price to find out which one is cheaper when using the foundation for a two-story house. The total cost of the pile is Rp. 271,971,237, and for the drilled pile, it is Rp. 286,267,346. Abstrak Fondasi menjadi elemen yang menerima gaya-gaya dari konstruksi bangunan di atas dan disalurkan ke tanah  bawah dan berfungsi untuk menopang bangunan agar tidak terjadi kegagalan struktur dari bagian bawah.. Tiang pancang merupakan fondasi dalam yang merupakan pracetak atau sudah jadi dari pabrik dengan spesifikasi tertentu. Tiang pancang memiliki bentuk yang panjang dan langsung dengan tujuan untuk menyalurkan beban struktur ke tanah yang lebih dalam. Tiang bor merupakan fondasi untuk menyalurkan beban struktur ke kedalaman yang dalam. Pelaksanaan tiang bor adalah langsung dicetak dilapangan (dicor dilapangan) dengan lubang yang sudah di bor dan langsung dipasang tulangan secara in-situ. Dari ketiga fondasi ini dianalisis dan didesain sedemikian rupa agar mampu bisa menopang bangunan rumah 2 lantai dengan kondisi tanah yang merupakan lahan bekas sawah. Lalu setelah selesai hasil desain tersebut di analisis dari segi harga untuk mengetahui mana yang lebih murah dalam pemakaian fondasi dirumah 2 lantai. Untuk total biaya tiang pancang adalah Rp 271.971.237 dan untuk tiang bor senilai Rp 286.267.346.