cover
Contact Name
Rino A. Nugroho, Ph.D
Contact Email
-
Phone
+62271637358
Journal Mail Official
spiritpublikfisip@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami 36 A Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Spirit Publik : Jurnal Administrasi Publik
ISSN : 19070489     EISSN : 25803875     DOI : https://doi.org/10.20961/sp
Core Subject : Humanities, Social,
Spirit Publik : Jurnal Administrasi Publik diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret (UNS). Jurnal ini menyajikan hasil penelitian dan artikel dalam lingkup kajian kebijakan dan manajemen publik.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2019)" : 8 Documents clear
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMP NEGERI 6 DEPOK Safitri Rangkuti; Irfan Ridwan Maksum
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.309 KB) | DOI: 10.20961/sp.v14i1.34002

Abstract

Sekolah yang ramah anak dan berbasis hak anak merupakan upaya memenuhi hak-hak anak dan memberi pendidikan yang berkualitas bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi kebijakan Sekolah Ramah Anak yang ditetapkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 6 Depok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menunjukan implementasi kebijakan Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 6 Depok sudah berjalan baik, dinilai dalam konteks proses, hasil (output), dampak (outcome) dan hubungan sebab akibat (causal connection). Faktor-faktor yang mendukung implementasi kebijakan Sekolah Ramah Anak di SMPN 6 Depok adalah komunikasi yang baik dan lancar, sikap dan komitmen seluruh warga sekolah, koordinasi antara Pemda Depok dengan sekolah serta adanya dukungan positif seluruh warga sekolah, orang tua, masyarakat sekitar. Namun masih terdapat hambatan yaitu terbatasnya anggaran sekolah dan jumlah guru serta padatnya aktivitas guru menyebabkan pelaksanaan kebijakan belum optimal.
EFEKTIVITAS PENERAPAN PROGRAM E-KELURAHAN DI KELURAHAN SILAING BAWAH KOTA PADANG PANJANG Fristiza Dwi Tami; Nora Eka Putri
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.131 KB) | DOI: 10.20961/sp.v14i1.34004

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini beranjak dari adanya permasalahan dalam penerapan program e-kelurahan, dimana dalam penerapannya masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan program e-kelurahan untuk mengurus keperluan administrasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas penerapan program e-kelurahan di Kelurahan Silaing Bawah Kota Padang Panjang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, apa saja kendala yang dihadapi dalam penerapan program e-kelurahan di Kelurahan Silaing Bawah Kota Padang Panjang, serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi data. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, efektivitas penerapan progam e-kelurahan di Kelurahan Silaing Bawah Kota Padang Panjang berdasarkan indikator pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata sudah berjalan dengan baik, namun belum sepenuhnya efektif. Hal ini dilihat dari kurangnya sosialisasi yang dilakukan kepada pegawai kantor kelurahan maupun kepada masyarakat itu sendiri serta kurangnya pemanfaatan program e-kelurahan oleh masyarakat. Adapun kendala yang dihadapi yaitu kurangnya pengaplikasian program oleh pegawai kantor serta kurangnya kepuasan masyarakat terhadap program. Dan untuk mengatasi kendala tersebut, Pemerintah akan melakukan sosialisasi lebih lanjut lagi kepada pegawai kantor maupun masyarakat Kelurahan Silaing Bawah Kota Padang Panjang.
EFEKTIVITAS STRATEGI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA PARIAMAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI PANTAI GANDORIAH Mesa Widya Maharani; Aldri Frinaldi; Adil Mubarak
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.607 KB) | DOI: 10.20961/sp.v14i1.34006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman terhadap kepuasan pengunjung di Pantai Gandoriah. Latar belakang penelitian ini adalah karena ditemukannya permasalahan-permasalahan pada efektivitas strategi yang kurang baik terhadap kepuasan pengunjung di Pantai Gandoriah. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah efektif strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman terhadap kepuasan pengunjung di Pantai Gandoriah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah pengunjung yang berwisata ke Pantai Gandoriah. Pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu Simple Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 255 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan pengukuran skala likert  serta didukung studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif menggunakan bantuan software SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman terhadap kepuasan pengunjung di Pantai Gandoriah dengan nilai efektivitas 71.67 yang berada pada rentang nilai 60-79,99 dan dinyatakan cukup efektif. Sementara kepuasan pengujung di Pantai Gandoriah pada efektivitas strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman berada dalam kategori sedang karena berada pada rentang 41%-60% yaitu sebanyak 143 responden 56,1 % dari 255 responden menyatakan bahwa kepuasan pengunjung dalam kategori cukup/sedang.
SOSIALISASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI KEPESERTAAN MANDIRI BPJS KESEHATAN DI DESA SUNGAI BELIDAK KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Sri Maryuni; Agus Eka; Pardi -
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1225.662 KB) | DOI: 10.20961/sp.v14i1.33946

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah untuk melaksanakan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikembangkan di Indonesia merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Tujuannya adalah agar semua penduduk Indonesia terlindungi dalam sistem asuransi, sehingga terpenuhinya kebutuhan dasar kesehatan yang layak. Konsep yang digunakan oleh BPJS Kesehatan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat dengan menggunakan sistem gotong-royong. Dalam SJSN, prinsip gotong  royong berarti peserta yang mampu membantu peserta yang kurang mampu, peserta yang sehat membantu yang sakit atau yang berisiko tinggi, dan peserta yang sehat membantu yang sakit. Dalam kegiatan inilah, peneliti berusaha untuk memperkenalkan BPJS Kesehatan beserta program JKN-KIS kepada masyarakat, khususnya masyarakat Desa Sungai Belidak Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya untuk menjelaskan tentang manfaat dan pentingnya menjadi peserta JKN-KIS. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah dengan melakukan survei lapangan dan sosialisasi. Berdasarkan hasil dari kegiatan ini ditemukan fakta bahwa sebelum sosialisasi dilakukan, masih banyaknya masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kesadaran yang masih terbatas terhadap pentingnya menjadi kepesertaan JKN-KIS.
IMPELEMENTASI BANTUAN PANGAN NON TUNAI MELALUI ELEKTRONIK GOTONG ROYONG DI KOTA TANJUNGPINANG Ristiana Pramesti; Adji Suradji Muhammad; Dian Prima Safitri
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.457 KB) | DOI: 10.20961/sp.v14i1.34583

Abstract

Program Bantuan Pangan Non Tunai adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya sebesar Rp. 110.000 melalui Mekanisme akun Elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di warung yang bekerja sama dengan Bank Himbara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong) Kota Tanjungpinang serta mengetahui faktor yang mempengaruhi implementasi E-Warong dalam mendistribusikan BPNT di Kota Tanjungpinang. Informan yang digunakan dalam penelitian ini Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, pengelola E-Warong Kota Tanjungpinang serta KPM. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan model Implementasi Van Meter dan Van Horn dengan menggunakan enam indikator. Hasil penelitian dilihat dari indikator yang dipakai yaitu 1)Standar dan tujuan kebijakan kurang optimal, dapat dilihat dari tujuan yang dicapai belum maksimal dalam memberdayakan KPM, 2)Sumber daya yang ada kurang berjalan yakni para pelaksana dan sarana prasarana masih memiliki hambatan, 3)Karakteristik Organisasi program E-Warong belum optimal karena terhambat dalam pendataan calon KPM, 4)sikap pelaksana dari pihak Bank belum sepenuhnya bertanggungjawab dengan tugasnya, 5)komunikasi antar organisasi pelaksana cukup optimal dengan mengadakan rapat disetiap pelaksanaan program, 6) lingkungan ekonomi, sosial dan politik sudah optimal dapat dilihat dari masyarakat sosial sudah mendukung akan adanya program ini. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi BPNT melalui E-Warong di kota Tanjungpinang sudah optimal, hanya saja masih terdapatnya saldo dari KPM yang kosong. Serta kurang berdayanya KPM dalam menjalankan program E-Warong karena harus bersaing dengan pihak swasta yakni agen Bank himbara (BNI). Saran peneliti kepada pemerintah Kota Tanjungpinang agar mengeluarkan kebijakan perlunya rekomendasi Dinas Sosial Kota Tanjungpinang dalam pendirian agen Bank sebagai tempat transaksi bantuan pangan sosial nontunai agar dapat dengan mudah mengontrol, serta mendata kembali masyarakat yang ada dikota Tanjungpinang untuk lebih bijak dalam memanfaatkan bantuan yang diberikan agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RETRIBUSI PELAYANAN PEMAKAMAN DAN PENGABUAN MAYAT DI KOTA SUKABUMI Puji Fauziah; Tuah Nur; Andi Mulyadi
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.023 KB) | DOI: 10.20961/sp.v14i1.33950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat di Kota Sukabumi yang diatur dalam Peraturan Daerah Kota Sukabumi Nomor 5 Tahun 2012. Peneliti menggunakan teori Edward III yang memiliki 4 dimensi. Dalam pelaksanaan kebijakan tersebut ditemukan berbagai permasalahan, yaitu kurangnya proses sosialisasi kepada masyarakat, sumber daya yang belum memadai, adanya petugas yang memberlakukan tarif tidak sesuai dengan peraturan daerah, dan belum optimalnya SOP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Untuk menentukan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 10 informan. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data penelitian menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implementasi kebijakan retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat belum maksimal karena masih kurangya sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, kurangnya sumber daya manusia dan belum memadainya fasilitas, adanya pemberlakuan tarif yang tidak sesuai dengan peraturan daerah, SOP yang belum berjalan secara optimal.
EVALUASI INTEGRASI NILAI GENDER PADA PENDIDIKAN MENENGAH (STUDI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN SRAGEN) Tiyas Nur Haryani; Ismi Dwi Astuti Nurhaeni
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.921 KB) | DOI: 10.20961/sp.v14i1.34585

Abstract

Pendidikan merupakan pelayanan primer dan dasar dalam aspek pembangunan sosial. Pembangunan sumber daya manusia bangsa dibangun lewat pendidikan baik formal dan non formal. Saat ini, usia anak-anak sampai dengan menginjak remaja banyak menghabiskan waktunya di sekolah. Lingkungan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sekunder sudah memiliki input dominan dalam pembangunan akademik, ketrampilan dan karakter generasi bangsa. Sekolah menjadi bagian penting dalam mendidik anak baik dalam hal karakter sosial dan psikologis. Responsivitas gender penting untuk dibangun guna menghasilkan daya saing sumber daya manusia bangsa yang setara dan inklusif dalam pembangunan. Sekolah responsif gender penting untuk dikembangkan sejalan dengan kebijakan pengarusutamaan gender di Indonesia. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sragen pada tahun 2017 studi kasus pada Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Sragen yang dipilih secara purposive. Data kualitatif dikumpulkan dengan pengamatan langsung, dokumentasi dan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sekolah responsif gender telah dilakukan oleh Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Sragen. Namun, penerapan sekolah responsif gender yang belum optimal karena masih rendahnya komitmen dan integrasi responsivitas gender oleh pejabat pembuat kebijakan sekolah. Hasil penelitian tetap memberikan saran agar perluasan sosialisasi standar dan nilai-nilai sekolah responsif gender terus dilaksanakan oleh stakeholders.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PDAM DALAM MEWUJUDKAN SMART LIVING Kristina Setyowati; Priyanto Susiloadi; Retno Suryawati
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.829 KB) | DOI: 10.20961/sp.v14i1.34000

Abstract

Smart City dalam  kehidupan masyarakat diharapkan dapat meningkatakan pelayanan publik. Salah satu kriteria dalam Smart City adalah Smart Living yang  berarti suatu ide atau gagasan mengenai bagaimana menciptakan kondisi interior / lingkungan menjadi lebih efisien, lebih aman, lebih sehat dan estetis. Untuk mewujudkan  Smart Living, maka dilakukan dengan cara peningkatan kualitas pelayanan PDAM. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan  PDAM, sehingga tersedianya pelayanan air bersih yang sehat. Metode yang diginakan dengan metode diskriptif kuantitatif, dengan menggunakan skala Likert. Untuk mengukur  kualitas pelayanan dilakukan dengan melihat gap antara persepsi pelanggan atas kepentingan (harapan) dengan kinerja pelayanan yang diterima , yang dilihat dari dimensi menurut Parasuraman yang meliputi dimensi : RATER : Reliability, Assurance , Tangible, dan Empati dan Responsiveness. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kulaitas pelayanan PDAM belum bisa mewujudkan Smart Living, karena masih ada 7 kriteria di kuadran A, yaitu : a) jaminan ketersediaan air bersih dan jernih, b) jaminan higenis air, c) jaminan debit air yang banyak,  d) kontunitas air lancar,  e) jaminan adanya kontrol terhadap saluran air secara berkala , f)  kriteria ketepatan dalam  mencatat meteran,  g) kriteria kepekaan pegawai dalam merespon segala kebutuhan dan keluhan pelanggan yang merupakan kriteria yang sangat mendukung Smart Living. Rekomendasi yang diberikan hendaknya  sangat memprioritaskan  semua kriteria yang berada di kuadran A  untuk lebih ditingkatkan kinerjanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 8