cover
Contact Name
Fetro Dola Syamsu
Contact Email
defetro@gmail.com
Phone
+6285274164449
Journal Mail Official
uppm@stkipbbm.ac.id
Editorial Address
Jl. Meulaboh - Tapak Tuan, Peunaga Cut Ujong, Meureubo, Aceh Barat 23615
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 23016671     EISSN : 25806416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah dengan fokus semua bidang Pendidikan (pendidikan dasar hingga perguruan tinggi). Journal ini di publish secara berkala yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa dan pemerhati kependidikan untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran dan penelitian yang relevan dalam bidang pendidikan Biologi dan tebit 2 kali dalam setahun (Januari dan Juli).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 539 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MATERI PECAHAN SEDERHANA Siti Aminah Nababan; Henra Saputra Tanjung
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan di SDN Perumnas dengan subjek penelitian siswa kelas III Model penelitian yang dilakukan adalah model Penelitian Tindakan Kelas (PTK/PKP). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah test hasil belajar berbentuk Pilihan Ganda dan essai test untuk mengukur kemampuan belajar siswa dalam mencapai ketuntasan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Make a Match Example III SDN Perumnas. Dari hasil pretest sebagai test awal diperoleh rata-rata hasil belajar 61,38 dengan tingkat ketuntasan belajar 29,41 %. Kemudian hasil post test pada siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar menjadi 71,05 dengan tingkat ketuntasan belajar 47,05% pada siklus II diperoleh hasil rata rata pretest 72,05 dengan ketuntasan belajar mencapai 52,94% pada post test II diperoleh nilai rata rata 75,32 dengan ketuntasan belajar 76,47%. Dalam hal ini pencapaian ketuntasan hasil belajar pada siklus II sudah mencapai standart yang telah ditetapkan yaitu sebesar 75 % berdasarkan ketuntasan belajar klasikal. hal inilah yang mendasari bahwa penelitian tindakan kelas ini tidak dilanjut ke tahap selanjutnya dikarenakan sudad memenuhi ketuntasan belajar dengan rata-rata hasil belajar 75,32 dengan % ketuntasan beajarnya mencapai 76,47%.Kata Kunci: Koperatif, Hasil Belajar, Make a Match Example.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SDN 017 SUNGAI PINANG SAMARINDA Gamar Al Haddar
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractKurikulum merdeka belajar merupakan kurikulum baru yang diterapkan pada tahun ajaran 2022/2023. Guru SDN 017 Sungai Pinang menerapkan kurikulum merdeka belajar pada siswa kelas 1 dan 4. Siswa kelas 1 terdiri dari 2 kelas yakni kelas 1Adan 1B kemudian kelas 4 terdiri dari dua kelas yakni 4A dan 4B. Pada tahap perencanaan guru telah menyusun RPP sesuai format yang ada dalam kurikulum merdeka. Pada tahap pelaksanaan guru menerapkan pembelajaran yang berfokus dalam pengembangan soft skills  dan karakter sesuai profil pelajar pancasila. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui formatif dan sumatif dengan menggunakan instrument tes dan non tes. Penilaiaan bertujuan untuk menilai pengetahuan, keterampilan dan sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran. Guru DSDN 017 Sungai Pinang memberikan proyek sebagai tugas akhir dalam kegiatan pembelajaran.Kata-kata Kunci : Implementasi, kurikulum merdeka, belajar
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BANGUN RUANG SISI DATAR DENGAN MODEL ADDIE (SEKOLAH DASAR) Rini Mulyasari; Irvan Irvan; Marah doly Nst
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPenelitian ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi siswa sekolah dasar AN-Nizam seperti Ketuntasan Hasil Belajar Matematika pada materi bangun ruang sisi data masih rendah. Tidak tersedianya bahan ajar yang mendukung, siswa kurang aktif karena mengunakan model pembelajaran konvesional, kurangnya pemahaman konsep matematis pada siswa. Maka dari itu peneliti tertarik untuk mengembangkan bahan ajar bangun ruang sisi datar dengan menggunakan model pengembangan ADDIE di Sekolah Dasar. Tahapan pengembangan ADDIE Meliputi, Annalisis, Desain, Develope, Implementasi, Evaluasi. Subjek pada penelitian ini adalah 6 siswa yang menjadi sample dengan menggunakan random sampling. Hasil dari penelitian ini adalah Hasil Validasi dari ahli bahan ajar sebesar 87%, ahli media sebesar 91%, ahli bahasa sebesar 87% dengan begitu bahan ajar di kategorikan VALID, Kemudian hasil penyebaran angket respon siswa dan guru memperoleh nilai rata-rata 90% yang berarti bahan ajar yang dikembangkan dapat digunakan. Kemudian dari hasil uji postest sebesar 95% siswa telah mencapai KKM dan dapat dikatakan bahwa media sudah efektif.  Kata-kata Kunci: Bahan Ajar, Matematika, Model ADDIE
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING BERBENTUK JELAJAH LINGKUNGAN TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Rizka Awaluddin; Muhammad Wahyu Setiyadi
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to find out how much influence the learning method hasoutdoor learning in the form of environmental exploration on the motivation and learning outcomes of class VII students of SMPN 4 Bolo. Learning methodsoutdoor learning The form of environmental exploration is one method that can motivate students in learning, because in learning activities students are invited out of class to make observations and identify the material being studied. With environmental roaming learning it makes it easier for students to understand the material being taught. This type of research is quasi-experimental research, in experimental research there is a group that is used as an experimental group and there is a group that is used as a control group. Research design usingposttes only control design. The population in the study was all class VII SMPN 4 Bolo consisting of three classes. Samples were randomly selected so that two classes were selected, Class VIIB as the experimental class and class VIIC as control class. The results of the study show (1) there is a significant effect of the learning methodoutdoor learning in the form of environmental exploration on students' learning motivation, (2) there is a significant influence of the influence of learning methodsoutdoor learning form of environmental exploration of student learning outcomes.Keywords: Outdoor learning; Explore the environment, Student learning motivation, Student learning  outcomes.6
EVALUASI POTENSI OLAHRAGA SOLU BOLON PADA PELAKSANAAN SPORT TOURISM DANAU TOBA Joen Parningotan Purba
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPenyelenggaraan kegiatan promosi pariwisata yang berskala nasional maupun internasional dan dipadukan dengan kegiatan olahraga (sport tourism) merupakan salah satu event yang diselenggarakan oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Analisis potensial obyek pariwisata dan olahraga di Provinsi Sumatera Utara perlu untuk dilakukan pengkajian secara menyeluruh serta mengidentifikasi kelemahan serta kelebihan lokasi obyek wisata dan olahraga tersebut. Penelitian evaluasi digunakan untuk mengetahui kegiatan yang telah dilakukan berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Subyek yang terlibat pada penelitian ini berjumlah 17 orang yang terdiri dari responsible person, ketua pelaksana dan 15 orang peserta. Instrument yang digunakan adalah kuisioner, wawancara, observasi dan analisis dokumen. Berdasarkan evaluasi program sub context yang meliputi tiga hal yakni: 1) Dasar Hukum dan Kebijakan Pemerintah; 2) Tujuan; 3) Sasaran dapat dikategorikan Baik. Evaluasi program sub Input meliputi empat hal yakni: 1) Peserta, 2) Penyelenggaraan, 3) Pembiayaan, dan 4) Kepanitiaan dapat dikategorikan Baik. evaluasi program sub Process meliputi dua hal yakni: 1) peraturan perlombaan dan, 2) pelaksanaan dapat dikategorikan Baik. Evaluasi program sub Process meliputi dua hal yakni: 1) Tingkat partisipasi dan adanya potensi Masyarakat, serta 2) Peran Media dalam Publikasi maupun promosi berolahraga ke masyarakat dapat dikategorikan Baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program sport tourism Solu Bolon dapat meningkatkan animo masyarakat dalam berpartisipasi, ekonomi dan jumlah tourist yang datang karena didukung dengan kebijakan pemerintah. Kata-kata kunci: Evaluasi, Solu Bolon, Sport Tourism
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS HYBRID LEARNING DALAM MENINGKATKAN CRITICAL READING SKILLS MAHASISWA STKIP AL MAKSUM LANGKAT Sara Frimaulia; Tedy Putra
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractHybrid Learning merupakan  metode pengajaran yang di terapkan oleh STKIP AL Maksum dalam merespon situasi pandemi saat ini di mana beberapa mahasiswa menghadiri kelas secara langsung sementara yang lain berpartisipasi secara virtual dari rumah mereka, Multimedia Interaktif berbasis ini dikembangan dengan jenis penelitian RnD (Research and Development) model 4D dari  Thiagarajan yakni; Tahap pendefinisian (Define) merupakan tahap untuk menetapkan dan mendefinisikan syarat-syarat yang dibutuhkan dalam pengembangan pembelajaran. Selanjutya perancangan (Develope) bertujuan untuk merancang media pembelajaran yang dilakukan setelah data awal terkumpul, langkah berikutnya adalah desain produk Tahap pengembangan (Develope) adalah tahap untuk menghasilkan produk pengembangan yang dilakukan melalui dua langkah, yakni: (1) penilaian ahli, (2) uji coba  Produk yang telah direvisi, selanjutnya Tahap penyebarluasan (Diseminate) menyebarluaskan e-modul yang telah dikembangkan. E-Book telah memenuhi syarat Valid, Praktis Dan Efektif. Valid diukur dari hasil validitas ahlih materi, media dan bahasa dengan kategori sangat baik, Praktis dilihat dari  Analisis Respon Guru dengan kategori sangat baik, dan Efektif dilihat dari Peningkatan Hasil Belajar siswa dengan Kategori Sangat baik dalam peningkatannya
PENGEMBANGAN E-BOOK INTERAKTIF BERBASIS SMARTPHONE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ISYARAT SISWA TUNARUNGU DI SDLB NEGERI 057704 KWALA BINGAI Pradana Chairy Azhar; Azri Ranualdy Sugma
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSiswa dengan keadaaan khusus dapat disebut dengan anak berkebutuhan khusus dimana mereka mempunya kebutuhan yang berbeda dengan siswa normal pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus adalah anak-anak yang mengalami penyimpangan, kelainan atau ketunaan dalam segi fisik, mental, emosi, dan sosial, atau gabungan dari hal-hal tersebut Tunarungu merupakan seseorang yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan mendengar yang disebabkan oleh kerusakan sebagian alat pendengarannya sehingga mangalami hambatan dalam perkembangan bahasa Pengembangan dilakukan dengan model Pengembangan 4D dari Thiagarajan dengan uji kelayakan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari Nieveen. E-Book telah memenuhi syarat Valid, Praktis Dan Efektif. Valid diukur dari hasil validitas ahlih materi, media dan bahasa dengan kategori sangat baik, Praktis dilihat dari  Analisis Respon Guru dengan kategori sangat baik, dan Efektif dilihat dari Peningkatan Hasil Belajar siswa dengan Kategori Sangat baik dalam peningkatannyaKata-kata kunci: Ebook, Tunarungu, Bahasa Isyarat
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS VI SD MATERI CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP DENGAN BANTUAN MEDIA KOMIK Rufa Hera; Rita Oktavia
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPenelitian dengan judul Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Kelas VI SD pada Materi Ciri Khusus Makhluk Hidup bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah pemanfaatan komik sebagai media pembelajaran. Jenis Penelitian ini adalah penelitian PTK (Penelitian tindakan kelas) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, perlakuan, observasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah seluruh siswa Pendidikkelas VI SDN 1 Kulu yaitu berjumlah 14 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar melalui penerapan komik dan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan komik sebagai media pembelajaran. Peningkatan hasil belajar siswa terlihat pada setiap siklusnya. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 43,21 menjadi 63,57 pada siklus I dan meningkat menjadi 82,50 pada siklus II. Persentase ketuntasan minimal dari pelaksanaan pretes 0% terus meningkat pada pelaksanaan postes siklus I menjadi 57% dan kembali meningkat pada pelaksanaan postes di siklus II mencapai persentase ketuntasan 100%.Kata-kata kunci: Peningkatan. Komik. Hasil Belajar
OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA PADA GURU DI SMAN 15 ADIDARMA BANDA ACEH Zulfikar Zulfikar
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pengintegrasian media teknologi menggunakan aplikasi Canva pada guru sehingga dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran di SMAN 15 Adidarma Banda Aceh.  Kinerja pendidikan yang lebih baik di masa depan, kebutuhan akan sistem informasi dan teknologi informasi yang berfungsi tidak hanya sebagai sarana pendukung, tetapi sebagai sarana utama untuk mendukung keberhasilan dunia pendidikan sehingga mampu bersaing di dunia global. Media pembelajaran sangatlah diperlukan oleh guru dalam menunjang dan mendukung suatu kegiatan pembelajaran. Seorang guru diharapkan dapat menggunakan berbagai perangkat pembelajaran dan mengatur bahan dan kondisi untuk setiap kegiatan siswa. Saat ini perkembangan teknologi semakin cepat dan maju, diharapkan guru memahami teknologi untuk mendukung semua operasional yang ada dalam dunia pendidikan. Malalui optimalisasi penggunaan media teknologi menggunakan aplikasi Canva, guru dapat menggunakan lingkungan belajar berbasis teknologi yang membuat pembelajaran menjadi tidak membosankan, menarik dan menciptakan pembelajaran bermakna.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN Erwan Effendi; Ermayanti Ermayanti; Lusi Windi Ani; Nur Annisa; Putri Aulia; Yuni Mahrani
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakManajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam meningkatkan mutu; manajemen sarana dan prasarana adalah kegiatan yang mengatur untuk mempersiapkan segala peralatan/material bagi terselenggarakan proses pendidikan sekolah.(1)bertujuan untuk mengetahui gambaran manejemen sarana dan prasarana yang baik untuk meningkatkan mutu pendidikan, serta mengupayakan perbaikan dari hambatan yang terjadi. (2)isu yang sering terjadi di dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan yang terkait dengan permasalahan dana, keterbatasan jumlah dan keahlian yang dimiliki pelaksana dalam pemeliharaan sarana dan prasarana. (3)mengatasi isu yang terjadi di dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan. Kepala sekolah memiliki tanggung jawab yang sangat penting di dalam sarana dan prasarana, maka dari itu perlu adanya proses pengelolaan sarana dan prasarana yang tak terlepas dari perencanaan, pengadaan, penyimpanan, inventaris, pemeliharaan, penghapusan dan pengawasan.Kata kunci: Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan, Meningkatkan Mutu Pembelajaran