cover
Contact Name
Fetro Dola Syamsu
Contact Email
defetro@gmail.com
Phone
+6285274164449
Journal Mail Official
uppm@stkipbbm.ac.id
Editorial Address
Jl. Meulaboh - Tapak Tuan, Peunaga Cut Ujong, Meureubo, Aceh Barat 23615
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 23016671     EISSN : 25806416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah dengan fokus semua bidang Pendidikan (pendidikan dasar hingga perguruan tinggi). Journal ini di publish secara berkala yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa dan pemerhati kependidikan untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran dan penelitian yang relevan dalam bidang pendidikan Biologi dan tebit 2 kali dalam setahun (Januari dan Juli).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 539 Documents
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (MICT) MATERI INTERAKSI SOSIAL TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DAN KEBANGSAAN DI KABUPATEN LANGKAT Kahar Mashuri; Elfi Lailan Syamita
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan akan terus terjadi .Perubahan tersebut diantaranya; Sumber belajar lebih mudah didapat,  pemanfaatan ICT dalam penerapan pembelajaran membarikan banyak pilihan siswa untuk memperoleh informasi yang diinginkan, serta makin meningkatnya peranan media dan multimedia dalam kegiatan pembelajaran seperti Pemanfaatan PC, Smart Phone, Notebook dan lain-lain. Kecenderungan perubahan dan inovasi tersebut, memiliki implikasi yang sangat luas dalam dunia pendidikan, yaitu perubahan dalam program pembaruan dan teknologi pembelajaran, ,. Model pengembangan pada penelitian ini di adaptasi tahapan-tahapan dari Four-D model yang dikembangkan oleh Thiagarajan, dkk. (1974), dapat dijelaskan sebagai berikut; Tahap pendefinisian (Define) merupakan tahap untuk menetapkan dan mendefinisikan syarat-syarat yang dibutuhkan dalam pengembangan pembelajaran.. Selanjutya perancangan (Develope) bertujuan untuk merancang media pembelajaran yang dilakukan setelah data awal terkumpul, langkah berikutnya adalah desain produk Tahap pengembangan (Develope) adalah tahap untuk menghasilkan produk pengembangan yang dilakukan melalui dua langkah, yakni: (1) penilaian ahli, (2) uji coba  Produk yang telah direvisi, selanjutnya Tahap penyebarluasan (Diseminate) dengan cara mencetak dalam bentuk CD Pembelajaran dan media juga dapat di unduh melalui laman yang di sediakan peneliti.Kata-kata kunci: Technology  , Interaksi Sosial, Multimedia
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR KECAMATAN STABAT Yusda Novianti; Renni Ramadhani Lubis
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di Indonesia tentu memiliki maslah tersendiri, diantaranya ; (1) Guru kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran daring dikarenakan keterbatasan bahan ajar, (2) Guru hanya berbpegak kepada Buku manual yang di foto lalu di share melalui grup-grup Whatsapp, (3) Guru belum pernah membuat e-modul berbasis audiovisual, (4) Guru menyatakan setuju jika dikembangkan e-modul berbasis audivisual untuk di terapkan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan uraian permasalahan yang terjadi peneliti perlu menghadirkan sebuah solusi yang efektif, inovatif, dan interaktif. Solusinya yang bisa di berikan ialah mengembangkan bahan ajar yang berdasarkan teknologi, yaitu e-modul berbasis Audiovisual . Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4D, yakni Define, Design Develope and Disseminate, Hasil dari penelitian ini adalah modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria Layak dimana media sudah valid dari aspek multimedia, sangat valid dari aspek bahasa, dan sangat valid dari aspek Materi. Serta dari hasil uji gain score, peningkatan hasil belajar tergolong tinggi. Dari hasil tersebut maka bahan ajar yang di kembangkan mampu memfasilitasi belajar peserta didik.Kata-kata kunci: E-Modul, Audio Visual, Kemandirian Belajar.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA MENGGUNAKAN ADOBEFLASH CS6 DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH MATA PELAJARAN KOMPUTER DAN JARINGAN DASAR DI SMK NEGERI 1 STABAT Tedy Putra; Sara Frimaulia
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan berbagai media pembelajaran tidak terlepas dari kemajuan teknologi yang lebih cepat dari sebelumnya. Dinamika teknologi saat ini semakin cepat., peneliti perlu menghadirkan sebuah solusi yang efektif, inovatif, dan interaktif. Solusinya yang bisa di berikan ialah mengembangkan bahan ajar yang berdasarkan teknologi, yaitu Multimedia. Multimedia  merupakan faktor pendukung dalam meningkatkan kemandirian belaja siswa Jenis penlitian ini adalah Reseach and Development (RnD), Model penngembangan yang akan terapkan pada penelitian ini mengikuti alur dari Sivasailan Thiagarjan yaitu Model 4-D (four D models) yang terdiri dari 4 tahap. Ada 4 tahap yang akan dilakukan, Yaitu : Perencanaan danPengumpulan data/informasi (define), desain/perancangan (design), konstruksi pembuatan perangkat lunak, pengujian dan analisa hasil (develope), Penyebarluasan Produk (Disseminate) Media sudah valid dari aspek multimedia, sangat valid dari aspek bahasa, dan sangat valid dari aspek Materi. Uji kepraktisan menunjukkan kepraktisan produk dalam kategori  cukup tinggi . Dari hasil tersebut maka bahan ajar yang di kembangkan mampu memfasilitasi belajar peserta didik.Kata-kata kunci: Multimedia, Adobe Flash, Pembelajaram jarak Jauh 
LITERATURE REVIEW: PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH MENENGAH Nanda Safarati; Fatma Zuhra
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji artikel-artikel ilmiah yang relevan dan berkaitan dengan pembelajaran berdiferensiasi di sekolah menengah, yaitu pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan pada jenjang sekolah menengah atas (SMA). Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review (tinjauan pustaka). literature review diperoleh dari artikel terbitan 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2018 hingga 2022. Pencarian literatur difokuskan pada kata kunci “Pembelajaran berdiferensiasi” sehingga total artikel yang diperoleh sebanyak 1610 artikel, untuk penelitian pada jenjang SD, SMP dan SMA, yang diakses menggunakan google scolar. Namun, karena literature review artikel ini untuk mengetahui penerapanpembelajaran berdiferensiasi di sekolah menengah pada tingkat SMP dan SMA, maka dari jumlah total artikel yang didapatkan, penulis melakukan identifikasi dan pemilihan data yang sesuai. Sehingga hasil screening diperoleh sebanyak 16 artikel yang sesuai dengan topik penelitian. Berdasarkan hasil analisis literature review, maka disimpulkan a) pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan pada jenjang sekolah menengah; (b) pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa; (c) pembelajaran berdiferensiasi dapat diterapkan dalam semua pembelajaran dengan mengakomodir kebutuhan belajar siswa, (d) Instrumen yang digunakan dalam penelitian pembelajaran berdiferensiasi lebih dominan untuk mengukur hasil belajar siswa
BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Mardhatillah; Verawati; Evi Evianti; Isda Pramuniati
Jurnal Genta Mulia Vol. 10 No. 1 (2019): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan bahan ajar bahasa Inggris interaktif berbasis kearifan lokalmelalui pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris siswa SMP di Aceh Besar.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development. Model pengembangan produkpembelajaran ini merupakan model yang disusun secara terprogram dengan urutan yang sistematis danmemenuhi karakreristik siswa dalam belajar. Hasil penelitian yang telah dilakukan (1) Hasil analisis bahan ajarbahasa Inggris menunjukkan bahwa bahan ajar tersebut merujuk pada standar BSNP (Badan Standar NasionalPendidikan) dengan nilai rata-rata 2,87 artinya layak untuk digunakan namun perlu untuk dikembangkan, (2)Hasil analisis bahan ajar bahasa Inggris yang dikembangkan merujuk pada standar BSNP dengan nilai rata-rata3,68 artinya sangat layak untuk dipergunakan, (3) Tanggapan guru bahasa Inggris terhadap bahan ajar bahasaInggris yang telah dikembangkan diperoleh rata-rata 3,73 menunjukkan bahan ajar sangat layak untukdigunakan, (4) Tanggapan siswa terhadap bahan ajar bahasa Inggris yang telah dikembangkan diperoleh rata-rata3,79 menunjukkan bahan ajar sangat layak untuk dipergunakan.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS HYBRID LEARNING DALAM MENINGKATKAN CRITICAL READING SKILLS MAHASISWA STKIP AL MAKSUM LANGKAT Sara Frimaulia; Tedy Putra
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hybrid Learning merupakan metode pengajaran yang di terapkan oleh STKIP AL Maksum dalam merespon situasi pandemi saat ini di mana beberapa mahasiswa menghadiri kelas secara langsung sementara yang lain berpartisipasi secara virtual dari rumah mereka, Multimedia Interaktif berbasis ini dikembangan dengan jenis penelitian RnD (Research and Development) model 4D dari Thiagarajan yakni; Tahap pendefinisian (Define) merupakan tahap untuk menetapkan dan mendefinisikan syarat-syarat yang dibutuhkan dalam pengembangan pembelajaran. Selanjutya perancangan (Develope) bertujuan untuk merancang media pembelajaran yang dilakukan setelah data awal terkumpul, langkah berikutnya adalah desain produk Tahap pengembangan (Develope) adalah tahap untuk menghasilkan produk pengembangan yang dilakukan melalui dua langkah, yakni: (1) penilaian ahli, (2) uji coba Produk yang telah direvisi, selanjutnya Tahap penyebarluasan (Diseminate) menyebarluaskan e-modul yang telah dikembangkan. E-Book telah memenuhi syarat Valid, Praktis Dan Efektif. Valid diukur dari hasil validitas ahlih materi, media dan bahasa dengan kategori sangat baik, Praktis dilihat dari Analisis Respon Guru dengan kategori sangat baik, dan Efektif dilihat dari Peningkatan Hasil Belajar siswa dengan Kategori Sangat baik dalam peningkatannya
PENGEMBANGAN E-BOOK INTERAKTIF BERBASIS SMARTPHONE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ISYARAT SISWA TUNARUNGU DI SDLB NEGERI 057704 KWALA BINGAI Pradana Chairy Azhar; Azri Ranualdy Sugma
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa dengan keadaaan khusus dapat disebut dengan anak berkebutuhan khusus dimana mereka mempunya kebutuhan yang berbeda dengan siswa normal pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus adalah anak-anak yang mengalami penyimpangan, kelainan atau ketunaan dalam segi fisik, mental, emosi, dan sosial, atau gabungan dari hal-hal tersebut Tunarungu merupakan seseorang yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan mendengar yang disebabkan oleh kerusakan sebagian alat pendengarannya sehingga mangalami hambatan dalam perkembangan bahasa Pengembangan dilakukan dengan model Pengembangan 4D dari Thiagarajan dengan uji kelayakan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari Nieveen. E-Book telah memenuhi syarat Valid, Praktis Dan Efektif. Valid diukur dari hasil validitas ahlih materi, media dan bahasa dengan kategori sangat baik, Praktis dilihat dari Analisis Respon Guru dengan kategori sangat baik, dan Efektif dilihat dari Peningkatan Hasil Belajar siswa dengan Kategori Sangat baik dalam peningkatannya
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS VI SD MATERI CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP DENGAN BANTUAN MEDIA KOMIK Rufa Hera; Rita Oktavia
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan judul Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Kelas VI SD pada Materi Ciri Khusus Makhluk Hidup bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah pemanfaatan komik sebagai media pembelajaran. Jenis Penelitian ini adalah penelitian PTK (Penelitian tindakan kelas) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, perlakuan, observasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah seluruh siswa Pendidikkelas VI SDN 1 Kulu yaitu berjumlah 14 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar melalui penerapan komik dan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan komik sebagai media pembelajaran. Peningkatan hasil belajar siswa terlihat pada setiap siklusnya. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 43,21 menjadi 63,57 pada siklus I dan meningkat menjadi 82,50 pada siklus II. Persentase ketuntasan minimal dari pelaksanaan pretes 0% terus meningkat pada pelaksanaan postes siklus I menjadi 57% dan kembali meningkat pada pelaksanaan postes di siklus II mencapai persentase ketuntasan 100%.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY (MICT) MATERI INTERAKSI SOSIAL TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DAN KEBANGSAAN DI KABUPATEN LANGKAT Kahar Mashuri; Elfi Lailan Syamita
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan akan terus terjadi .Perubahan tersebut diantaranya; Sumber belajar lebih mudah didapat, pemanfaatan ICT dalam penerapan pembelajaran membarikan banyak pilihan siswa untuk memperoleh informasi yang diinginkan, serta makin meningkatnya peranan media dan multimedia dalam kegiatan pembelajaran seperti Pemanfaatan PC, Smart Phone, Notebook dan lain-lain. Kecenderungan perubahan dan inovasi tersebut, memiliki implikasi yang sangat luas dalam dunia pendidikan, yaitu perubahan dalam program pembaruan dan teknologi pembelajaran, ,. Model pengembangan pada penelitian ini di adaptasi tahapan-tahapan dari Four-D model yang dikembangkan oleh Thiagarajan, dkk. (1974), dapat dijelaskan sebagai berikut; Tahap pendefinisian (Define) merupakan tahap untuk menetapkan dan mendefinisikan syarat-syarat yang dibutuhkan dalam pengembangan pembelajaran.. Selanjutya perancangan (Develope) bertujuan untuk merancang media pembelajaran yang dilakukan setelah data awal terkumpul, langkah berikutnya adalah desain produk Tahap pengembangan (Develope) adalah tahap untuk menghasilkan produk pengembangan yang dilakukan melalui dua langkah, yakni: (1) penilaian ahli, (2) uji coba Produk yang telah direvisi, selanjutnya Tahap penyebarluasan (Diseminate) dengan cara mencetak dalam bentuk CD Pembelajaran dan media juga dapat di unduh melalui laman yang di sediakan peneliti
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR KECAMATAN STABAT Yusda Novianti; Renni Ramadhani Lubis
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di Indonesia tentu memiliki maslah tersendiri, diantaranya ; (1) Guru kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran daring dikarenakan keterbatasan bahan ajar, (2) Guru hanya berbpegak kepada Buku manual yang di foto lalu di share melalui grup-grup Whatsapp, (3) Guru belum pernah membuat e-modul berbasis audiovisual, (4) Guru menyatakan setuju jika dikembangkan e-modul berbasis audivisual untuk di terapkan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan uraian permasalahan yang terjadi peneliti perlu menghadirkan sebuah solusi yang efektif, inovatif, dan interaktif. Solusinya yang bisa di berikan ialah mengembangkan bahan ajar yang berdasarkan teknologi, yaitu e-modul berbasis Audiovisual . Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4D, yakni Define, Design Develope and Disseminate, Hasil dari penelitian ini adalah modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria Layak dimana media sudah valid dari aspek multimedia, sangat valid dari aspek bahasa, dan sangat valid dari aspek Materi. Serta dari hasil uji gain score, peningkatan hasil belajar tergolong tinggi. Dari hasil tersebut maka bahan ajar yang di kembangkan mampu memfasilitasi belajar peserta didik.