cover
Contact Name
Fetro Dola Syamsu
Contact Email
defetro@gmail.com
Phone
+6285274164449
Journal Mail Official
uppm@stkipbbm.ac.id
Editorial Address
Jl. Meulaboh - Tapak Tuan, Peunaga Cut Ujong, Meureubo, Aceh Barat 23615
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 23016671     EISSN : 25806416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah dengan fokus semua bidang Pendidikan (pendidikan dasar hingga perguruan tinggi). Journal ini di publish secara berkala yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa dan pemerhati kependidikan untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran dan penelitian yang relevan dalam bidang pendidikan Biologi dan tebit 2 kali dalam setahun (Januari dan Juli).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 539 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN KEMAMPUAN AWAL SISWA TERHADAP KOMPETENSI BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA SMAN 1 BONJOL Ennike Gusti Rahmi
Jurnal Genta Mulia Vol. 10 No. 2 (2019): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v10i2.449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif Jigsaw dan kemampuan awal terhadap kompetensi belajar biologi siswa kelas XI IPA. Penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan menggunakan desain penelitian yaitu rancangan faktorial 2 X 2. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dan yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas XI IPA4 dan kelas kontrol XI IPA3. Instrumen yang digunakan adalah tes akhir untuk melihat hasil belajar siswa, Instrumen yang digunakan untuk penilaian aspek afektif siswa adalah lembaran penilaian aspek afektif. Lembaran penilaian ini bertujuan untuk menilai sikap dan prilaku siswa selama proses pembelajaran berlangsung dan Instrumen yang digunakan untuk penilaian aspek psikomotor adalah lembaran penilaian aspek psikomotor. Lembar penilaian ini bertujuan untuk menilai kecakapan (keterampilan) siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Tekhnik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kemampuan awal siswa menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif Jigsaw terhadap kompetensi ranah kognitif siswa, baik yang berkemampuan awal tinggi maupun rendah. (2) terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif Jigsaw terhadap kompetensi ranah afektif siswa, baik yang berkemampuan awal tinggi maupun rendah. (3) terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif Jigsaw terhadap kompetensi ranah psikomotor siswa, baik yang berkemampuan awal tinggi maupun rendah. (4) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif Jigsaw dengan kemampuan awal siswa terhadap kompetensi ranah kognitif belajar biologi siswa.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DI SD NEGERI GUNUNG KELING Dewi Yusanti; Agus Kistian
Jurnal Genta Mulia Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru dalam menanamkan nilai pendidikankarakter di SD Negeri Gunung Keling, untuk mengetahui langkah-langkah guru dalam menanamkan nilaipendidikan karakter di SD Negeri Gunung Keling, untuk mengetahui kendala-kendala apasaja seorang guru dalam menanamkan nilai pendidikan karakter di SD Negeri Gunung Keling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis Penelitian ini bersifat deskriptif (descriptive research). Subjek dalam penelitian guru dan siswa SD Negeri Gunung Keling. Waktu penelitian pada bulan Agustus 2018. Teknik pengumpulan datanya seperti, metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Instrumen seperti: lembar observasi, lembar wawancara dan lembar dokumentasi. Data penelitian yang akan dianalisis pada penelitian ini adalahstrategi guru dalam menanamkan nilai pendidikan karakter di SD Negeri Gunung Keling, strategi yang tepat agar dalam penanaman nilai-nilai karakter menjadi lebih mudah dan dapat sesuai dengan harapan, tujuan yang ingin dicapai. langkah-langkah guru dalam menanamkan nilai pendidikan karakter di SD Negeri Gunong Kelingdapat dilihat dari mengidentifikasi jenis-jenis kegiatan di sekolah yang perlu dikuasai, pengembangan kegiatan, pelaksanaan kegiatan serta pihak-pihak yang terlibat sebagai pendukung terbentuknya karakter peserta didik. kendala-kendala apa saja seorang guru dalam menanamkan nilai pendidikan karakter di SD Negeri GunungKeling dapat dilihat dari dua faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pendidikan karakter, yaitu dariluar dan dari dalam. Faktor dari luar adalah faktor yang berasal dari lingkungan sekitars iswa, pesatnyateknologi yang tidak bias dibendung di masyarakat, dan kadang bias berdampak buruk bagi perkembangankepribadian siswa, seperti adanya tontonan-tontonan yang tidak mendidik di televisi, dan sebagainya.
The UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA MENGGUNAKAN GAYA BELAJAR VISUAL PADA SISWA KELAS III SDN PULO GEBANG 06 Nur Fadhilah; Aini Risqi Noviyanti; Dinda Salsabila Putri Soleha; Nidya Chandra Muji; Taofik
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.461

Abstract

Pembelajaran matematika adalah pembelajaran saintifik yang menggunakan nalar. Gaya belajar visual pembelajaran matematika dasar adalah memperoleh informasi dengan cara melihat informasi itu sendiri. Biasanya ini disajikan dalam warna, gambar, garis, tabel, grafik, simbol, dan diagram yang menarik. Kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan guru hendaknya adalah penggunaan gaya belajar yang tepat. Fakta di lapangan yaitu di SDN Pulo Gebang 06 menunjukkan bahwa guru kurang memperhatikan gaya belajar saat sedang belajar, dan masih banyak siswa yang belum memahami soal matematika berbentuk cerita. Media dan alat peraga yang digunakan juga mengurangi aktivitas siswa untuk mengikuti pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan siswa di kelas III SDN Pulo Gebang 06 dalam menyelesaikan soal matematika teks dengan gaya belajar visual. Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meneliti 29 siswa. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kemampuan siswa kelas III SDN Pulo Gebang 06 dalam menyelesaikan soal cerita matematika meningkat setiap siklusnya. Pada siklus I ketuntasan kemampuan memecahkan masalah cerita matematika siswa mencapai 23 siswa atau 79,31 %. Kemudian, pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 26 siswa, sehingga 89,66% yang berarti target kelulusan tercapai yang telah ditentukan oleh peneliti.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN YANG AKSESIBEL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Rika Rahmawati; Adi Mulyono; Rizka Fauziana; Qutrunnada Salsabila Yusup
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.465

Abstract

Artikel ini membahas mengenai pentingnya media pembelajaran yang aksesibel di SD Negeri Cisarua 01 untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi langsung di SD Negeri Cisarua 01. Hasil analisis menunjukkan adanya beberapa faktor penghambat utama yang mempengaruhi kebutuhan media pembelajaran yang aksesibel. Faktor-faktor tersebut meliputi seperti metode pengajaran, lingkungan belajar, dan motivasi siswa mempengaruhi hasil belajar. Ditemukan bahwa terdapat hambatan dalam media pembelajaran yang dapat memengaruhi minat dan motivasi belajar siswa. Menciptakan media pembelajaran yang aksesibel dan efektif untuk siswa dapat menjadi tantangan, tetapi bukan tidak mungkin. Salah satu pendekatannya adalah berkolaborasi dengan masyarakat lokal dan pemangku kepentingan untuk memahami kebutuhan dan tantangan mereka. Dengan bekerja sama, kita dapat mengembangkan materi pembelajaran yang relevan secara budaya dan sesuai konteks yang lebih efektif dan menarik bagi siswa. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan perlunya pengembangan media pembelajaran yang dapat memenuhi kebutuhan aksesibilitas dan meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Negeri Cisarua 01.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CONNECTED DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Nandiansyah; Endang Kurnianti; Uswatun Hasanah
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.466

Abstract

Di sekolah dasar pembelajaran matematika masih banyak ditemukan kendala, dalam hal ini banyak faktor penyebab salah satunya dari sisi siswa kurang motivasi belajar dan juga faktor kecerdasan seperti kecerdasan logika matematika. Hasil data survey PISA tahun 2018 menempatkan Indonesia pada peringkat 74, artinya peringkat keenam dari bawah dengan kemampuan matematika mendapat 379 di posisi 73. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang dilakukan dengan menelusuri berbagai studi literatur. Dalam penelitian ini menganalisis 10 referensi dari artikel dan buku terkait model pembelajaran connected dan kecerdasan logika matematis antara tahun 2018 dan 2023. Hasil analisis artikel menunjukkan keefektifan model pembelajaran Connected dalam meningkatkan kecerdasan logika matematis siswa. Dalam penelitian (Suanah, 2018), model pembelajaran Connected dapat meningkatkan pemahaman siswa pada pelajaran Matematika di kelas V sekolah dasar. Model pembelajaran connected efektif dalam melatih pemecahan masalah siswa, meningkatkan motivasi siswa, dan meningkatkan hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Model pembelajaran Connected efektif dalam meningkatkan kecerdasan logika matematis siswa sekolah dasar. Model pembelajaran Connected membantu meningkatkan pemahaman siswa dengan kegiatan yang tidak membosankan selama proses pembelajaran.
RANCANG BANGUN APLIKASI MENGGUNAKAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MENGAJAR GURU MATA PELAJARAN GEOMETRI MATEMATIKA Chandra Sagul Haratua; Wirayudha Fauzan Maulana; Maulana Syarif; Heriyanto; Rifaldo Romalaba
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.468

Abstract

Pembahasan ini membahas tentang penggunaan teknologi Augmented Reality dalam pembelajaran matematika, terutama dalam geometri. Metode pembelajaran yang menggunakan Augmented Reality dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Media pembelajaran yang saat ini digunakan, seperti buku dua dimensi (2D) kurang interaktif dan tidak mampu memberikan respon yang cukup. Dengan menggunakan Augmented Reality, objek-objek matematika dapat ditampilkan dalam tiga dimensi (3D) secara nyata dan interaktif. Aplikasi Augmented Reality ini dapat diimplementasikan dalam perangkat Android. Hasil dari pembahasan ini meliputi definisi dan karakteristik Augmented Reality, penerapannya dalam pembelajaran matematika, dan perancangan antarmuka aplikasi Augmented Reality. Diharapkan penggunaan Augmented Reality dapat meningkatkan pemahaman dan minat belajar peserta didik dalam geometri serta membantu menciptakan suasana pembelajaran yang efektif.
DINAMIKA KOMUNITAS GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Rintan Wanti Anisah Rintan; Reksa Adya Pribadi; Ramah Nur Intan
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.474

Abstract

Guru berperan penting dalam membentuk fondasi pendidikan bagi para siswa, dari segi kognitif hingga psikomotorik dan afektif. Dalam konteks pendidikan, guru biasanya ikut bergabung pada suatu komunitas guru yang mana komunitas tersebut dapat menjadi penunjang dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Namun, kurangnya komunikasi, kolaborasi dan informasi antar guru menjadi sebuah hambatan bagi para guru dalam menciptakan perubahan atau inovasi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran komunitas guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi dinamika komunitas guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas guru mempunyai peranan penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Komunitas guru berfungsi sebagai wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam proses pembelajaran. Faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika komunitas guru antara lain kepemimpinan yang kuat, saling percaya antar guru, komitmen, dan dukungan yang diberikan oleh sekolah. Maka dari itu, sudah sepatutnya bagi guru untuk aktif bergabung dalam suatu komunitas sehingga guru tersebut dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas.
EVALUASI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SDN MEDAN MARELAN Nina Hastina; Dahniar Harahap
Jurnal Genta Mulia Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v9i1.513

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan inklusif di sekolah umum menempatkan siswa berkebutuhan khusus.Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan SD penyelenggaran pendidikan inklusif. Subjek penelitian meliputiSDN No. 064999 Medan Marelan. Pengumpulan data dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil analisis menunjukkan perlu tindakan refleksi dan perbaikan pada komponen penyelenggaraan pendidikaninklusif yaitu (1) Tenaga Pendidik khusus untuk guru pendamping khusus (GPK). (2) Saranan dan Prasana yangbelum menyesuaikan kebutuhan ABK secara keseluruhan.(3)Keuangan/Dana dari pemerintah untukpenyelenggara pendidikan inklusif.(4) Evaluasi tingkat daerah dan Nasional (UN) khusus untuk sisiwa ABK disekolah reguler.
EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ZONASI PERTANIAN DI KABUPATEN BEKASI RASMINTO; KHAUSAR
Jurnal Genta Mulia Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v9i1.514

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi tentang implementasi kebijakan zonasi pertanian diKabupaten Bekasi, dimana pertanian menjadi salah satu komoditi utama pendapatanmasyarakatnya. Penelitian ini menggunakan model CIPP guna mengevaluasi atas implementasikebijakan program zonasi pertanian di Kabupaten Bekasi dalam rangka menjaga, melestarikandan meningkatkan produktivitas pertanian dengan mengacu pada Perda Kabupaten Bekasi Nomor12 tahun 2011 dan Undang-Undang No 26 tahun 2008.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ROGRAM KESEHATAN DAN PENDIDIKAN GRATIS DI KABUPATEN HALMAHERA SELATAN TAHUN 2008-2014 Muhammad Agus Umar
Jurnal Genta Mulia Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v9i1.515

Abstract

Sistem desentralisasi saat ini yang pelaksanaannya diwujudkan dengan pemberiankewenangan kepada daerah-daerah bertujuan memungkinkan daerah untuk menghasilkan sebuah kebijakanyang meningkatkan daya guna penyelenggaraan pemerintah dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana implementasi kebijakan program kesehatan danpendidikan gratis oleh pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara padatahun 2008-2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknikrandom sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementaasi pelaksanaan kebijakan programkesehatan dan pendidikan gratis oleh pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Selatan dalam kurun waktutahun 2008-2014 sudah tepat sasaran dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Meskipun dari segi pembiyaanmenurut para pelaksana program di tingkat bawah belum dapat memenuhi item-item pendukung operasionalprogram kegiatan, tetapi kebijakan ini merupakan sebuah terobosan pemerintah daerah sebagai bentukpelayanan terhadap hak-hak dasar masyarakat.