cover
Contact Name
Fetro Dola Syamsu
Contact Email
defetro@gmail.com
Phone
+6285274164449
Journal Mail Official
uppm@stkipbbm.ac.id
Editorial Address
Jl. Meulaboh - Tapak Tuan, Peunaga Cut Ujong, Meureubo, Aceh Barat 23615
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 23016671     EISSN : 25806416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah dengan fokus semua bidang Pendidikan (pendidikan dasar hingga perguruan tinggi). Journal ini di publish secara berkala yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa dan pemerhati kependidikan untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran dan penelitian yang relevan dalam bidang pendidikan Biologi dan tebit 2 kali dalam setahun (Januari dan Juli).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 539 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN RESOURCE BASED LEARNING (RBL) UNTUK MENIGKATKAN AKTIFITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS 6 SDN 02 DOMPU Mujiono Sang Putra; Muhammad Wahyu Setiyadi; Kamaluddin; Edi Firmansyah
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) penerapan pembelajaran Resource Based Learning model pembelajaran matematika yang memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar pada PT MTs.Al.Amin Malang; 2) kegiatan pembelajaran matematika dengan Resource Based Model pembelajaran; 3) respon siswa setelah pembelajaran matematika dengan Resource Based Model pembelajaran.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang diambil adalah hasil observasi aktivitas siswa, hasil belajar siswa tanggapan, dengan model pembelajaran Resource Based Learning, sedangkan sumber data dalam hal ini belajar adalah 32 siswa kelas SD N 2 Dompu dan yang menjadi guru adalah peneliti sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menerapkan pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran Resource Based Learning sesuai dengan langkah-langkah yang telah dibuat sebelum. Dari hasil observasi aktivitas siswa rata-rata 64,82% dengan kategori cukup baik, dan respon siswa terhadap pembelajaran 78,12% dengan kategori baik.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING BERBENTUK JELAJAH LINGKUNGAN TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Rizka Awaluddin; Muhammad Wahyu Setiyadi
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode pembelajaran memiliki outdoor learning berupa eksplorasi lingkungan pada motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 4 Bolo. Metode pembelajaran di luar ruangan Pembelajaran Bentuk eksplorasi lingkungan merupakan salah satu metode yang dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran, karena dalam kegiatan pembelajaran siswa diajak keluar kelas untuk melakukan observasi dan mengidentifikasi materi yang dipelajari. Dengan pembelajaran roaming lingkungan membuatnya memudahkan siswa dalam memahami materi yang diajarkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dalam penelitian eksperimen terdapat kelompok yang dijadikan sebagai  kelompok eksperimen dan ada kelompok yang dijadikan sebagai kelompok kontrol. Desain penelitian menggunakan posttes hanya desain kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 4 Bolo terdiri dari tiga kelas. Sampel dipilih secara acak sehingga menjadi dua kelas dipilih, Kelas VIIB sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIC sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan (1) ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran outdoor learning di lingkungan sekolah bentuk eksplorasi lingkungan terhadap motivasi belajar siswa, (2) terdapat pengaruh yang signifikan dari pengaruh metode pembelajaran berupa outdoor learning eksplorasi lingkungan terhadap hasil belajar siswa.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED PADA PEMBELAJARAN IPA TERHADAP LITERASI LINGKUNGAN SISWA DI SEKOLAH DASAR Yulia Fitriani; Endang M. Kurnianti; Uswatun Hasanah
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.427

Abstract

Saat ini, lingkungan menjadi masalah internasional yang banyak diperbincangkan dan diperdebatkan. Anak-anak di Sekolah Dasar memiliki tingkat kepedulian lingkungan yang rendah. Penelitian ini mengkaji literatur tentang model pembelajaran terpadu tipe connected yang terkait dengan pembelajaran IPA dan literasi lingkungan siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kajian literatur. Salah satu hasil penelitian yang dibahas dalam artikel ini adalah bagaimana literasi lingkungan diterapkan untuk siswa di sekolah dasar. Sumber data penelitian adalah artikel jurnal nasional dari 2018 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepuluh artikel sesuai dengan judul. Untuk meningkatkan literasi lingkungan di sekolah dasar, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, menurut review artikel yang telah dilakukan. Cara-cara ini termasuk menggunakan media pembelajaran yang menarik, melaksanakan program adiwiyata, dan memberikan pengalaman langsung yang dapat dilakukan baik di dalam maupun di luar kelas. Data yang diperoleh dari hasil validasi artikel yang sudah dianalisis menunjukkan bahwa pembelajaran terpadu tipe connected terkait dapat meningkatkan literasi lingkungan.
PENGELOLAAN PROFESIONALISME GURU Diyah Yuli Sugiarti
Jurnal Genta Mulia Vol. 10 No. 1 (2019): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era Globalisasi memberikan banyak peluang dan tantanggan profesinalisme,Persaingan di segala bidang semakin luas dan ketat. Zona aman tak lagi menguntungkan di tengahgejolak perubahan. Guru pun dituntut untuk meningkatkan profesionalisme di tengahperkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui bagaimana mengelola peningkatan professionalism guru di Globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diambil melalui observasi danwawancara kepada guru Sekolah Dasar Negeri di kota Bekasi. Hasil penelitian yang didapat adalahmasuknya era Globalisasi sudah membuka kesadarkan peningkatan profesionalisme guru, namunsejauh ini baru pada kesadaran diri, pada tataran implementasinya masih belum banyak perubahan.Kehidupan Guru sebagai sebuah rutinitas masih mewarnai pekerjaan guru. Maka Peningkatanprofesionalisme harus mulai dirancang dan dijalankan yaitu melalui pendidikan bidang keahlian,terdapatnya standarisasi dalam kinerja guru dan standar kinerja professional serta adanya sistemrewards dan punishments.
HUBUNGAN ANTARA POWER TUNGKAI DAN KOORDINASI MATA-TANGAN DENGAN AKURASI SMASH BOLA VOLI DI SMA NEGERI 1 CABANG BUNGIN BEKASI Enjang Ahmad Mustaqim
Jurnal Genta Mulia Vol. 10 No. 1 (2019): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahuihubungan power tungkai dengan akurasi smash bola voli, untuk mengatahui hubungan koordinasi mata-tangan denganakurasi smash bola voli serta untuk mengetahui hubungan power tungkai dan koordinasi mata tangan secara bersama-sama dengan akurasi smash bola pada Atlet Ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Cabang Bungin Bekasi. Populasi penelitian ini adalah semua atlet Ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Cabang Bungin Bekasi. Pengambilan sampelpada penelitian ini adalah dengan menggunakan total sampling. Variable penelitian ini adalah power tungkai,koordinasi mata-tangan dan akurasi smash bola voli. Metode pengumpulan data menggunakan tes pengukuran dandokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bahwa PowerTungkai dapat mempengaruhi Akurasi Smash Bola Voli dengan nilai korelasinya 0,001 dimana lebih kecil dari tarapkenyataan 0,05 dan mempunyai hubungan yang signifikan. Sementara itu, didapat nilai r = 0,829 yang mempunyaihubungan berkekuatan sangat kuat, Sementara itu, Koordinasi Mata Tangan dapat mempengaruhi Akurasi Smash BolaVoli dengan nilai korelasinya 0,032 dimana lebih kecil dari tarap kenyataan 0,05 dan mempunyai hubungan yangsignifikan. Sementara itu, didapat nilai r = 0,506 yang mempunyai hubungan berkekuatan sedang. Sementara itu,power tungkai dan Koordinasi Mata Tangan secara bersama-sama dapat mempengaruhi Akurasi Smash Bola Volidengan nilai korelasinya 0,000 dimana lebih kecil dari tarap nyata 0,05 dan mempunyai hubungan yang signifikan.Sementara itu, didapat nilai r = 0,687 atau dapat disimpulkan Akurasi Smash Bola Voli dipengaruhi oleh PowerTungkai dan Koordinasi Mata Tangan sebesar 68,7% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengandemikian dapat disimpulkan terdapat hubungan yang berarti antara korelasi power tungkai, koordinasi mata-tanganterhadap akurasi smash dalam permainan bolavoli pada atlet ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Cabang Bungin Bekasi.
PENGARUH KONSEP DIRI TERHADAP PERGAULAN TEMAN SEBAYA SISWA KELAS XI TEI (TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI) DI SMK NEGERI 2 SALATIGA Ria Fitriani; Tritjahjo Danny Soesilo; Setyorini
Jurnal Genta Mulia Vol. 10 No. 1 (2019): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMK N 2 Salatiga khususnya kelas XI TEI (Teknik ElektronikaIndustri).Pengambilan subyek penelitian dengan menggunakan teknik total sampling yaitu pengambilan sampelmenggunakan sampel total seluruh siswa kelas XI TEI (Teknik Elektronika Industri) SMK N 2 Salatiga yangberjumlah 105 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh konsep diri terhadappergaulan teman sebaya siswa kelas XI TEI (Teknik Elektronika Industri) di SMK N 2 Salatiga. Alat ukur yangdigunakan dalam penelitian ini adala skala konsep diri yang disusun oleh Desmita (2013) mengacu pada teoriCalhoun dan Acocella, dan skala pergaulan teman sebaya mengacu pada teori Conny R. Semiawan (1999).Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana dengan menggunakanprogram SPSS for windows release 20.0. Dari hasil analisis data diperoleh hasil bahwa ada pengaruh yangsignifikan antara konsep diri terhadap pergaulan teman sebaya dengan hasil thitungsebesar (5,497) >t tabel (1,983),R = 0,476, koefisien determinasiR Square = 0,227 dan signifikansi 0,000< 0,05 menunjukkan bahwa hipotesisditerima. Dengan demikian tujuan penelitian dapat dicapai.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DENGAN METODE PICTURE WORD INDUCTIVE MODEL PADA SISWA KELAS II SDN PULOGEBANG 07 Annisa; Diana Ayuningsih; Nadira Ekaputri; Nidya Chandra Muji Utami; Taofik
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.432

Abstract

Keterampilan membaca sangat penting untuk dikuasai oles siswa Sekolah Dasar. Untuk meningkatkan keterampilan membaca di Sekolah Dasar adalah dengan menggunakan metode Picture Word Inductive Model (PWIM). PWIM dikembangkan sebagai bagian dari kurikulum seni bahasa dan berfokus pada pemula di sekolah dasar. PWIM membantu mengembangkan kosa kata dan keterampilan literasi awal dengan mengembangkan apa yang telah mereka ketahui. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca siswa menggunakan metode PWIM di kelas II SDN 07 Pulogebang tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 31 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, pada setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan, dilihat dari rata-rata keterampilan membaca pada pra siklus sebesar 55. Nilai rata-rata siswa pada siklus I menjadi 70 dan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik menjadi 90. Pada pra siklus sebanyak 11 siswa tuntas belajar, siklus I siswa yang tuntas belajar sebanyak 16, dan siklus II sebanyak 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PWIM dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas II SDN 07 Pulogebang.
KESALAHAN KONSEP SISWA PADA MATERI PERSAMAAAN LINEAR BERDASARKAN METODE CRI (CERTAINTY OF RESPON INDEKS) Dazrullisa; Arief Aulia Rahman; Wulan Violita
Jurnal Genta Mulia Vol. 10 No. 2 (2019): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v10i2.433

Abstract

Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal ulangan matematika khususnya materi persamaan linear masih kurang tepat. Hal ini disebabkan dari kesalahapahaman konsep osiswa dalam memahami materi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode CRI (certainty of respon index) dengan level keyakinan disajikan dalam 6 skala (0: totally guessed, 1: almost a guess, 2: not sure, 3: sure, 4: almost certain, 5: certain). Jadi, tiap butir yang berisi option jawaban selalu disertakan skala tingkat keyakinan yang harus dipilih. Metode CRI merupakan teknik yang sederhana dan efektif untuk mengukur miskonsepsi yang terjadi Hal ini mengetahui tingkat keyakinan responden (siswa) dari jawaban butir soal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kesalahan konsep siswa pada materi persamaan linear dengan menggunakan metode cri (certainty of respon index) kelas XI SMA Negeri1 Kuala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi persamaan linear dengan menggunakan metode CRI (certainty of respon index) kelas XI SMA Negeri 1 Kuala.Miskonsepsi siswa pada materi persamaan linear dengan metode CRI (Certainty of Respon Indeks) adalah siswa yang mengalami miskonsepsi berkategorikan tinggi terdapat 5 siswa di kelas XI Mia II atau sebesar 42%, siswa yang paham terdapat 2 orang atau sebesar 17%, dan siswa yang berkategorikan tidak paham terdapat 5 orang siswa atau sebesar 42%.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI PELUANG KELAS XI SMA NEGERI 1 KAWAY XVI Mursyida; Yuli Amalia
Jurnal Genta Mulia Vol. 10 No. 2 (2019): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v10i2.435

Abstract

Perubahan orientasi dan pengembangan kurikulum 2013 SMA menempatkan matematika sebagai mata pelajaran dengan jam terbanyak dibandingkan kurikulum sebelumnya. Peneliti menemukan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika masih banyak khususnya materi peluang. Salah satu kelasalahan yang dilakukan siswa pada materi peluang adalah kesalahan dalam memahami soal yang diberikan guru di SMA Negeri 1 Kaway XVI. Oleh karena itu peneliti ingin mendeskripsikan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal tentang materi peluang di Kelas XI SMAN 1 Kaway XVI. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kaway XVI yang berjumlah 20 orang sedangkan objek dalam penelitian ini adalah sebanyak 5 orang siswa kelas XI yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika pada materi peluang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan wawancara. Perolehan yang didapat pada penelitian ini berupa penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi peluang adalah (1) kurang teliti, (2) belum paham dengan materi, (3) kurang memahami kalimat, (4) tidak membagi waktu, dan siswa lama dalam mengerjakan soal, dan (5) kurang minat. Adapun solusi dari penyebab terjadinya kesalahan dalam penelitian ini adalah, guru selalu memberikan tugas dan latihan secara rutin sehingga siswa mudah untuk mengingat bagaimana cara menyelesaiakan materi peluang dengan benar. Guru saat menjelaskan contoh soal dan materi secara mendetail agar siswa mudah mengingat cara menyelesaikan soal dengan cepat. Guru sering memberikan latihan yang berbentuk cerita nyata yang bisa dilihat secara langsung, agar siswa terbiasa menyelesaikan soal-soal yang berbentuk cerita. Guru selalu memberitahukan siswa untuk mengerjakan soal yang bisa terlebih dahulu. Guru memberikan pelatihan-pelatihan untuk belajar cara menghitung cepat. Guru selalu memberikan lomba-lomba seperti cerdas cermat, sehingga siswa mempunyai minat untuk belajar. Berdasarkan hasil tes yang peneliti lakukan kepada subjek penelitian faktor kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal tentang materi peluang yaitu prosedur tidak tepat, data hilang, data tidak tepat, manipulasi tidak langsung, dan kesimpulan hilang. Dari 20 orang siswa 13 yang kurang teliti sebesar 65%, 9 orang siswa yang belum paham dengan materi sebesar 45%, 7 orang siswa yang kurang memahami kalimat sebesar 35%, 8 orang siswa yang tidak membagi waktu, dan siswa lama dalam mengerjakan soal sebesar 40%, dan 3 orang siswa yang kurang minat sebesar 15%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI PASI PINANG KECAMATAN MEUREUBO Nurjannah; Khairani
Jurnal Genta Mulia Vol. 10 No. 2 (2019): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v10i2.437

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui Apakah model pembelajaran kooperatif tipe jigsawdapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri Pasi Pinang Kecamatan Meureubo. (2) Untuk mengetahui Apakah model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri Pasi Pinang Kecamatan Meureubo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 orang siswa. Adapun teknik pengumpulan data adalah melalui tes hasil belajar siswa, lembar observasi aktifitas siswa, lembar observasi aktifitas guru dan angket motivasi belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri Pasi Pinang”. Berdasarkan hasil angket motivasi belajar siswa dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan persentase pada pra siklus sebesar 36,36%. Selanjutnya siklus I mengalami peningkatan sebesar 68,66%. pada siklus II meningkat menjadi 98,66%. Dan meningkatnya hasil belajar siswa pada tiap siklusnya, hasil belajar yang diperoleh pada pra tindakan persentase jumlah siswa yang tuntas hanya 3 orang siswa atau 20,00% dari 15 orang siswa, dan sesudah menerapkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw siklus I hasil belajar siswa meningkat namun belum maksimal, persentase jumlah siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM baru 8 orang siswa atau 53,33%, Sehingga perlu diadakan siklus II, setelah pelaksanaan siklus II hasil belajar siswa terjadi peningkatan yang sangat signifikan dan sudah mencapai target yang telah ditentukan maka siklus dihentikan, dimana persentase jumlah siswa yang tuntas mencapai 13 orang atau 86,66% dari jumlah siswa secara keseluruhan