cover
Contact Name
Iwan Tri Bowo
Contact Email
iwan13312229@gmail.com
Phone
+6285268719668
Journal Mail Official
lp3m@stikesmuh-pringsewu.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ghalib No. 112 Pringsewu Lampung
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20896484     EISSN : 26558157     DOI : https://doi.org/10.35952/jik
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan, This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in the matter. with registered number ISSN ONLINE : 2655-8157, ISSN PRINT: 2089-6484. This journal contains a script on Health Sciences that includes: Nursing, Midwifery, Dental health, Pharmacy, Environmental Health, Nutrition, Health analyst, Labor Health, Public health.
Articles 430 Documents
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA DI SMP NEGERI 1 BANGUN REJO Wahyu Dwi Fatimah; Yosinia Yogaswari; Desi Kurniawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3041

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini semakin meningkat, salah satunya dengan adanya penggunaan media sosial. Pengguna media sosial terbanyak salah satunya didominasi oleh para remaja. Perkembangan tekonologi ini juga mengubah cara remaja bermain, belajar, dan bersosialisasi. Remaja yang sulit mengontrol diri sendiri cenderung menggunakan media sosial secara berlebihan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas interaksi sosial pada remaja di SMP Negeri 1 Bangun Rejo. Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Responden pada penelitian ini sebanyak 211 remaja di SMP Negeri 1 Bangun Rejo, dengan teknik purposive sampling. Peneliti menggumpulkan data menggunakan kuisioner dengan uji analisis chi-square. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan kualitas interaksi sosial remaja (p-value = 0.000). Dimana penggunaan jejaring sosial lebih banyak digunakan, dengan interaksi sosial kurang baik. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kualitas interaksi sosial pada remaja di SMP Negeri 1 Bangun Rejo. Diharapkan adanya pengontrolan durasi menggunakan media sosial, dengan kegiatan lain yang lebih mengutamakan interaksi remaja.
BALL GRASPING THERAPY TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON-HEMORAGIK DI RUMAH SAKIT HARAPAN BUNDA Andri Yulianto; Fharis Apriza Aswadi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3045

Abstract

Stroke non-hemoragik (stroke iskemik) merupakan kondisi medis yang timbul akibat terganggunya aliran darah ke otak, umumnya disebabkan oleh adanya sumbatan pada pembuluh darah di otak. Gangguan ini mengakibatkan penurunan pasokan oksigen dan nutrisi ke bagian tertentu di otak, yang pada akhirnya bisa mengakibatkan kerusakan pada sel-sel otak. Tujuan penelitian ini untuk pengaruh ball grasping therapy terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik di RS Harapan Bunda Lampung Tengah Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian ini menggunakan penelitian analitik pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posstest. Populasi dalam penelitian adalah semua pasien stroke non-hemoragik berjumlah 30 di RS Harapan Bunda Lampung Tengah Tahun 2024. Sampel penelitian adalah 30 orang dengan teknik sampel yaitu total sampling. Instrumen penelitian ini menggunkan lembar observasi dan SOP ball grasping therapy. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t test. Berdasarkan hasil data analisis univariat didapatkan hasil bahwa distribusi frekuensi bahwa rata-rata kekuatan otot sebelum dan setelah diberikan ball grasping therapy pada pasien stroke non-hemoragik adalah 0,33 dan 0,77 Hasil analissi bivariat menggunakan uji statistik dengan uji t test pre-test d post-test didapatkan hasil bahwa p value 0,001 dan 0,000 yang artinya ada pengaruh ball grasping therapy terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik di RS Harapan Bunda Lampung Tengah Tahun 2024. Diharapkan agar perawat menerapkan menerapkan ball grasping therapy dalam meningkatakan kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik.
HUBUNGAN KERAGAMAN PANGAN DAN STATUS GIZI SISWA DI SMA NEGERI 6 YOGYAKARTA Rambu Tiara; Endri Yuliati; Vio Nita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3049

Abstract

Remaja di Indonesia menghadapi tiga beban masalah gizi, yaitu stunting, wasting, dan obesitas, serta kekurangan zat gizi mikro. Keragaman pangan berkaitan dengan kualitas pangan sehingga akhirnya memengaruhi asupan makanan dan selanjutnya pada status gizi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk melihat kaitan keragaman pangan dan status gizi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan keragaman pangan dan status gizi siswa di SMA Negeri 6 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Subyek penelitian sebanyak 67 siswa kelas XI yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner IDDS (Individual Dietary Diversity Scale) berdasarkan 9 kelompok bahan makanan dan food recall 2 x 24 jam. Status gizi ditentukan dengan Indeks Massa Tubuh menurut Umur dengan software WHO Anthro Plus. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis. Sebagian besar sampel berjenis kelamin perempuan (58,2%) usia 17-19 tahun (65,7%). Tidak ada perbedaan rata-rata keragaman pangan weekday dan weekend (p > 0,05). Sebagian besar sampel memiliki keragaman pangan sedang (76,1%) dan status gizi baik (73,1%). Hasil analisis hubungan keragaman pangan dan status gizi menunjukkan p-value = 0,333, sehingga disimpulkan tidak terdapat hubungan antara keragaman pangan dengan status gizi siswa di SMA Negeri 6 Yogyakarta.
MENGUNGKAP AKAR MASALAH STUNTING: DAMPAK FAKTOR SOSIOEKONOMI DAN RUMAH TANGGA DI WILAYAH STUNTING LAMPUNG TENGAH Rofana Aghniya; Martini; Ika Oktaviani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia, terutama di daerah-daerah berkembang. Memahami faktor sosial ekonomi dan demografi dasar yang berkontribusi terhadap stunting dapat membantu dalam merancang intervensi secara efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor sosioekonomi dasar dan stunting pada anak di Desa Pujo Basuki, Lampung Tengah, dengan fokus pada ukuran rumah tangga, pendapatan keluarga per bulan, pendidikan orang tua, usia orang tua, dan pekerjaan orang tua. Metode: Studi kasus-kontrol dilakukan dengan sampel 39 anak, termasuk 14 kasus (stunting) dan 25 kontrol (non-stunting). Uji Shapiro-Wilk digunakan untuk penilaian normalitas. Analisis statistik, termasuk uji chi-square, uji Mann-Whitney U, uji t-independent dan regresi logistik biner, dilakukan untuk mengidentifikasi prediktor yang signifikan. Hasil: Ukuran rumah tangga dan pendapatan keluarga per bulan secara signifikan berhubungan dengan status stunting (p <0,05). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa ukuran rumah tangga (Exp(B) = 2,509, p = 0,161) menunjukkan kecenderungan potensial untuk meningkatkan peluang stunting, sementara variabel lain tidak menunjukkan efek yang signifikan. Temuan ini menyoroti peran struktur keluarga dan kondisi ekonomi dalam hasil stunting, dan menunjukkan bahwa intervensi yang menangani faktor-faktor ini dapat membantu mengurangi prevalensi stunting.
PENGARUH TEKNIK PIJAT MARMET TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI TPMB BIDAN D. KABUPATEN BANDUNG Ecih Winengsih; Antri Ariani; Khofiati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif merupakan sumber nutrisi, vitamin dan mineral terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan yang dibutuhkan bayi pada enam bulan pertama kehidupan tanpa tambahan cairan atau makanan apa pun. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas ASI adalah dengan melakukan stimulus pengeluaran hormon prolaktin melalui teknik marmet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik marmet terhadap pengeluaran ASI ibu postpartum di TPMB Bdn D Kabupaten Bandung. Desain penelitian menggunakan Quasi Experimental dengan pendekatan One Group Pretest Posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan pengeluaran ASI sebelum diberikan intervensi sebanyak 1,57 ml sedangkan setelah diberikan intervensi sebanyak 18,33 ml. Hasil bivariat diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan secara signifikan pada pengeluaran ASI sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Terdapat pengaruh teknik marmet terhadap pengeluaran ASI dengan nilai p-value 0,000 < 0,005.
PENGARUH PEMBERIAN OKETANI MASSAGE MENGGUNAKAN LAVENDER OIL DAN PIJAT TITIK ST18 TERHADAP PENCEGAHAN BENDUNGAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS GARUDA Meda Yuliani; Dewi Nurlaelasari; Finna Dwi Putriana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendungan ASI merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada ibu post partum akibat pengeluaran ASI yang tidak lancar sehingga menyebabkan payudara bengkak, nyeri, dan tidak nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Oketani massage menggunakan lavender oil dan pijat titik ST18 terhadap pencegahan bendungan ASI pada ibu post partum di Puskesmas Garuda. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain posttest only with control group design. Sampel penelitian berjumlah 32 ibu post partum yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan Oketani massage menggunakan lavender oil dan pijat titik ST18 sebanyak dua kali sehari selama empat hari, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden pada kelompok perlakuan tidak mengalami bendungan ASI, sedangkan sebagian besar kelompok kontrol mengalami bendungan ASI. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh pemberian Oketani massage menggunakan lavender oil dan pijat titik ST18 terhadap pencegahan bendungan ASI pada ibu post partum.
PENGARUH KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI KELAS XII SMA KP CICALENGKA Sri Lestari Kartikawati; Ina Sugiharti; Amida S Sabrina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan gangguan fisik berupa nyeri akut abdomen bawah akibat pelepasan prostaglandin berlebih yang umum terjadi pada remaja putri selama siklus menstruasi. Salah satu terapi non-farmakologi alternatif yang aman, murah, dan efektif untuk meminimalkan nyeri tersebut adalah kompres air hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompres air hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea pada remaja putri kelas XII di SMA KP Cicalengka. Metode penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian sebanyak 66 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat nyeri diukur menggunakan instrumen Numerical Rating Scale (NRS). Mengingat ukuran sampel n > 50, analisis data bivariat menggunakan uji parametrik Paired T-Test setelah melalui uji prasyarat normalitas data dengan Kolmogorov-Smirnov. Hasil uji statistik menunjukkan adanya efektivitas yang signifikan dari intervensi dengan perolehan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang bermakna bahwa pemberian kompres air hangat secara signifikan mampu menurunkan intensitas nyeri dismenorea pada remaja putri kelas XII SMA KP Cicalengka.
MASSAGE TUINA PADA TITIK NEIGUAN (PC6), ZUSANLI (ST36), GONGSUN (SP4), DAN TAIYANG BERPENGARUH TERHADAP PENURUNAN KETIDAKNYAMANAN PADA IBU HAMIL DENGAN EMESIS GRAVIDARUM Antri Ariani; Ecih Winengsih; Elis Raisya Fajar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil trimester pertama berupa mual dan muntah yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi ketidaknyamanan tersebut adalah massage Tuina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage Tuina pada titik Neiguan (PC6), Zusanli (ST36), Gongsun (SP4), dan Taiyang terhadap penurunan ketidaknyamanan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil trimester pertama yang mengalami emesis gravidarum dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat ketidaknyamanan dilakukan menggunakan kuesioner PUQE (Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea) sebelum dan sesudah intervensi massage Tuina. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami ketidaknyamanan kategori sedang sebanyak 19 responden (63,3%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar mengalami ketidaknyamanan kategori ringan sebanyak 22 responden (73,3%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,000 (<0,05), yang menunjukkan terdapat pengaruh massage Tuina pada titik Neiguan (PC6), Zusanli (ST36), Gongsun (SP4), dan Taiyang terhadap penurunan ketidaknyamanan emesis gravidarum. Kesimpulan penelitian ini adalah massage Tuina efektif sebagai terapi komplementer nonfarmakologis untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama.
PENGARUH PIJAT TUINA TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN DAN BERAT BADAN BALITA Dewi Nurlaela Sari; Meda Yuliani; Susi Susanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nafsu makan rendah pada balita dapat berkontribusi terhadap asupan makan yang tidak adekuat dan gangguan pertumbuhan. Pijat Tuina merupakan terapi komplementer nonfarmakologis yang mengombinasikan tekanan lembut dan usapan pada titik meridian tertentu serta mulai banyak digunakan untuk mendukung penanganan masalah makan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pijat Tuina terhadap nafsu makan dan berat badan balita. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain kuasi eksperimen one-group pretest-posttest pada 30 balita usia 12-59 bulan yang mengalami masalah nafsu makan di posyandu. Intervensi pijat Tuina diberikan enam kali selama dua minggu oleh ibu yang telah dilatih dengan supervisi bidan. Nafsu makan diukur menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan berat badan diukur menggunakan timbangan digital terkalibrasi. Data dianalisis menggunakan paired t-test dan uji Wilcoxon. Rerata skor nafsu makan meningkat dari 5,47 ± 1,17 menjadi 8,03 ± 1,10 setelah intervensi (p < 0,001). Rerata berat badan meningkat dari 11,87 ± 1,61 kg menjadi 12,16 ± 1,62 kg (p < 0,001). Pijat Tuina berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nafsu makan dan berat badan balita. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai pendekatan komplementer dalam pelayanan kebidanan dan kesehatan anak berbasis komunitas, disertai edukasi pemberian makan responsif dan gizi seimbang.
PENGARUH AKUPRESURE PIJAT TUI NA TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI PAUD KOBER AL MUHSHININ KAB. BANDUNG 2024 Yanyan Mulyani; Linda Rofiasari; Melly Alfianti Agustina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkurangnya nafsu makan pada Anak Usia Pra Sekolah merupakan gangguan psikologis tumbuh dan kembangnya, Banyak para orang tua yang kesulitan untuk mengatasi para Anaknya yang mengalami nafsu makan berkurang. Salah satu dampak dari nafsu makan yang berkurang adalah Anak akan mengalami masalah pada gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat Tui Na terhadap peningkatan nafsu makan Anak, kasus anak usia pra sekolah underweight sebesar 15,7% Di Kec. Arjasari, Desain penelitian menggunakan accidental sampling dengan rancangan one group pretest posttest design, Populasi Dan Sampel Penelitian Ini Sebanyak 33 Murid Di Paud Kober Al Muhshinin Kab. Bandung, dengan teknik sampling yang digunakan simple random sampling.Terdapat Peningkatan Dengan Nilai Rata Rata 6.57 %, Analisis data menggunakan paired sample t-testl, Penelitian ini menunjukkan Terdapat Pengaruh Signifikan Setelah Di Lakukan Pijat Tui na, Berdasarkan hasil uji statistik diketahui bahwa terdapat pengaruh pijat Tui Na terhadap peningkatan nafsu makan Anak Usia Pra Sekolah dengan p-value < α (0,05) sebesar 0,000, peningkatan nafsu makan disebabkan karena dilakukannya pijat tuina. Hal ini disebabkan oleh karena pemberian pijat tuina membantu memperlancar peredaran darah dan dapat memaksimalkan fungsi organ, salah satu organ yang bisa dimaksimalkan adalah organ pencernaan Anak Usia Pra Sekolah, Diharapkan agar ibu balita mampu dan rutin menerapkan pijat Tui Na dalam mengatasi masalah nafsu makan pada anaknya Selain itu juga para ibu juga harus memperhatikan jenis makanan dan cara penyajiannya agar nafsu makan anak meningkat.

Filter by Year

2012 2026