cover
Contact Name
Iwan Tri Bowo
Contact Email
iwan13312229@gmail.com
Phone
+6285268719668
Journal Mail Official
lp3m@stikesmuh-pringsewu.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ghalib No. 112 Pringsewu Lampung
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20896484     EISSN : 26558157     DOI : https://doi.org/10.35952/jik
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan, This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in the matter. with registered number ISSN ONLINE : 2655-8157, ISSN PRINT: 2089-6484. This journal contains a script on Health Sciences that includes: Nursing, Midwifery, Dental health, Pharmacy, Environmental Health, Nutrition, Health analyst, Labor Health, Public health.
Articles 430 Documents
Perbedaan Pengaruh Dynamic Neuromuscular Stabilization Dan Gentle Walking Terhadap Penurunan Nyeri Ibu Post Sectio Caesarea Di Rs PKU Muhammadiyah Yogyakarta Siti Nadhir Ollin; Flora Aurellia Sazida Rahman; Tri Laksono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i2.2429

Abstract

Latar Belakang : Sectio Caesarea (SC) merupakan cara melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding rahim melalui dinding depan abdomen dan vagina. Salah satu dampak yang paling utama dirasakan oleh pasien sectio caesarea adalah nyeri. Nyeri yang timbul berasal dari abdomen akibat incisi yang dilakukan untuk mengeluarkan bayi. Tujuan Penelitian : Mengetahui adanya perbedaan pengaruh Dynamic Neuromuscular Stabilization dan Gentle Walking terhadap penurunan nyeri ibu post Sectio Caesarea. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan Quasi Eksperimental dengan desain penelitian pretest-posttest control two group design. Responden pada penelitian ini berjumlah 10 orang yang merupakan ibu post sectio caesarea di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, yang selanjutnya dibagi secara acak menjadi 2 kelompok perlakuan. Kelompok I diberikan perlakuan Dynamic Neuromuscular stabilization dan kelompok II diberikan perlakuan Gentle Walking selama 4 minggu. Analisis data menggunakan Paired Sampel T-test untuk kelompok I dan II. Uji Independent Sampel T-test digunakan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pada kelompok perlakuan I dan II. Hasil : Uji hipotesis I dan II menggunakan Paired Sampel T-test menunjukan Dynamic Neuromuscular Stabilization dan Gentle Walking efektif terhadap meningkatkan kekuatan otot ibu post sectio caesarea pada uji hipotesis I dengan nilai (p=0,001) dan uji hipotesis II dengan nilai (p=0,003). Uji hipotesis III menggunakan Independent Sampel T-test menunjukan tidak ada perbedaan pengaruh Dynamic Neuromuscular Stabilization dan gentle walking terhadap penurunan nyeri ibu post sectio caesarea dengan nilai pre (p=1,000) nilai post (p=1,000). Kesimpulan : Tidak ada perbedaan pengaruh Dynamic Neuromuscular Stabilization dan gentle walking terhadap penurunan nyeri ibu post sectio caesarea. Saran : Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambah jumlah sampel dan jangka waktu latihan untuk mendapatkan hasil latihan yang lebih maksimal.
ANALISIS WAKTU TUNGGU PASIEN RAWAT JALAN DI POLI SYARAF RSUD KABUPATEN PRINGSEWU Iwan Tri Bowo; Arfan Syahroni; Fely Dany Prasetya; Risna Gizha Aulia; Itsnna Rachma Yustika; Retno Muthia Uswatun Hasanah; Diah Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i2.2430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu tunggu pasien rawat jalan di Poli Syaraf RSUD Kabupaten Pringsewu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif Dengan melibatkan 20 responden. Hasil penelitian menunjukan rata-rata waktu tunggu pasien tercatat selama 153 menit dari jumlah 20 responden mayoritas pasien mengalami waktu tunggu lebih dari 2 jam, dengan pengecualian satu responden yang hanya menunggu selama 1:29 jam (89 menit). Analisis waktu tunggu yang lama ini mengindikasikan adanya beberapa masalah dalam alur kerja dan efisiensi pelayanan di Poli Syaraf RSUD Kabupaten Pringsewu. Berdasarkan hasil analisis beberapa rekomendasi untuk mengurangi waktu tunggu pasien di Poli Syaraf RSUD Kabupaten. Dengan mengimplementasikan rekomendasi yang diberikan, diharapkan waktu tunggu dapat dikurangi menjadi kurang dari 60 menit, sehingga meningkatkan kepuasan dan kualitas pelayanan kepada pasien
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PARITAS DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS GEDANGSARI 1 GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA Rosiana Rosiana; Dita Kristiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3023

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko dan komplikasi pada persalinan antara lain persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya (premature), perdarahan postpartum. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan pendidikan, paritas dan jarak kehamilan ibu dengan kekurangan energi kronik pada ibu hamil di Puskesmas Gedangsari 1 Gunungkidul Yogyakarta. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Hasil responden yang memiliki pendidikan rendah lebih banyak pada tidak KEK yaitu 26 responden (44.1%). Hasil uji Chi Square menunjukan tidak ada hubungan antara Pendidikan ibu dengan kejadian KEK (P-Value 0.255). Responden yang memiliki Paritas resiko lebih banyak pada kelompok kejadian KEK yaitu 55 responden (93.2%). Hasil uji Chi Square menunjukan tidak ada hubungan antara Paritas ibu dengan status gizi KEK dan tidak KEK (P-Value 0.240). Responden yang memiliki jarak kehamilan resiko lebih banyak pada kelompok KEK yaitu 43 responden (72.9%). Hasil uji Chi Square menunjukan ada hubungan antara jarak kehamilan ibu dengan status gizi KEK dan tidak KEK (P-Value 0.023). Hasil perhitungan OR menunjukan responden yang jarak kehamilan resiko 2.598 kali mengalami kekurangan energi kronik dibandingkan riwayat tidak KEK (95% CI 1.205-5.600). kesimpulan tidak ada hubungan antara Pendidikan, Paritas dan ada hubungan antara jarak kehamilan dengan KEK dan jarak kehamilan pada ibu hamil di Puskesmas Gedangsari 1 Gunungkidul Yogyakarta.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI RS HARAPAN BUNDA LAMPUNG TENGAH Marlinda Marlinda; Desi Ari Madiyanti; Eka Mei
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3024

Abstract

Emesis gravidarum merupakan kondisi umum yang sering terjadi pada ibu hamil trimester pertama. Kondisi ini ditandai dengan mual dan muntah yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan hingga komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan data RS Harapan Bunda Lampung Tengah, pada tahun 2024 tercatat sebanyak 5 kasus emesis gravidarum dari 49 ibu hamil trimester pertama yang terdata. Faktor-faktor seperti usia ibu, paritas, status pekerjaan, pengetahuan, dukungan keluarga, dan lingkungan diketahui memiliki kontribusi terhadap kejadian emesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor-faktor tersebut dengan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di RS Harapan Bunda Lampung Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional terhadap 40 responden yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner demografi dan skala PUQE-24, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 23 (57,5%) responden mengalami emesis gravidarum ringan hingga sedang, 17 (42,5%) berada pada usia risiko tinggi, 22 (55%) merupakan primigravida, dan 18 (45%) memiliki tingkat dukungan keluarga rendah. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia ibu (p=0,035), paritas (p=0,042), dan dukungan keluarga (p=0,001) dengan kejadian emesis gravidarum. Analisis multivariat mengungkapkan bahwa dukungan keluarga merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kejadian emesis gravidarum (p=0,001; OR=3,5). Diharapkan ibu hamil mendapatkan edukasi tentang cara mengelola mual dan muntah serta rutin melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEJADIAN ULKUS DIABETIKUM DI GRIYA LUKA PRINGSEWU Tiara, Tiara; Subekti, Reni Tri; Sari, Rita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3025

Abstract

Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan komplikasi serius pada penderita diabetes mellitus yang dapat menimbulkan morbiditas tinggi. Pengetahuan pasien tentang perawatan kaki diabetik diyakini memengaruhi kejadian ulkus. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian ulkus diabetikum pada pasien di Griya Luka Pringsewu tahun 2024. Metode: Desain penelitian potong lintang dengan populasi 60 pasien diabetes yang terdaftar di Griya Luka Pringsewu. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstandar; kejadian ulkus diidentifikasi melalui rekam medis. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Sebanyak 60 pasien terdiri dari 28 (46,7 %) berpengetahuan tinggi dan 32 (53,3 %) berpengetahuan rendah. Kejadian ulkus ditemukan pada 4 (14,3 %) pasien berpengetahuan tinggi dan 18 (56,3 %) pasien berpengetahuan rendah. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dan kejadian ulkus (χ² = 10,24; p = 0,0014). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan pasien dengan kejadian ulkus diabetikum. Upaya edukasi yang lebih intensif diperlukan untuk menurunkan insiden ulkus.
KONTRASEPSI HORMONAL TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN DI TEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN KABUPATEN MUARA ENIM Ekadewi Retnosari; Pipin Dwi Rejeki; Rosyati Pastuty; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3026

Abstract

Kontrasepsi hormonal merupakan metode yang paling umum digunakan oleh akseptor KB, namun memiliki efek samping, termasuk peningkatan berat badan. Di TPMB Tri Yosi belum ada penelitian mengenai efek kontrasepsi hormonal terhadap kenaikan berat badan. Mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kenaikan berat badan di TPMB Tri Yosi Anggraeni, S.Keb Desa Ujanmas Baru, Kabupaten Muaraenim, Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan crossectional. Populasi terdiri dari semua akseptor kontrasepsi yang terdaftar di rekam medis TPMB, dengan sampel sebanyak 107 orang. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Sebagian besar responden menggunakan kontrasepsi hormonal jenis progestin (60,7%) dan mengalami kenaikan berat badan yang signifikan (53,3%). Namun, hasil uji statistik menunjukkan p value 0,094, yang berarti tidak ada hubungan signifikan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kenaikan berat badan. Tidak ditemukan hubungan antara kedua jenis kontrasepsi hormonal (progestin dan kombinasi) dengan kenaikan berat badan. Disarankan agar akseptor menjaga aktivitas fisik dan pola makan.
EVALUASI PROGRAM PEMBERIAN TABLET TAMBAR DARAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA SISWI SMA Tika Lubis; Meda Yuliana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3027

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan global yang patut diperhatikan, terutama di negara berkembang seperti di Indonesia. Menurut survey Nutrition International pada tahun 2018 menemukan kasus anemia remaja putri di Jawa Barat sebesar 41,93%. Upaya penanggulangan anemia yaitu melalui program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri disekolah. Tujuan: untuk mengevaluasi program pemberian TTD sebagai upaya pencegahan anemia pada siswi remaja putri di SMA. Metode: penelitian kualitatif dengan teori pendekatan sistem. Cara pengumpulan data melalui wawancara mendalam, telaah dokumen dan FGD. Analisis data dengan cara analisis konten yang diolah dengan triangulasi sumber. Hasil: pada komponen input masih terdapat kekurangan SDM, alokasi dana masih belum maksimal, sarana dan prasarana untuk media promosi belum memadai. Aspek proses pada persiapan pelaksanaan program masih belum riil sesuai dengan sasaran, pendistribusian masih terkendala untuk penyaluran ke sekolah, dan untuk pemantauan baik pencatatan dan pelaporan datanya masih belum tepat, karena tidak diambil dari data tiap target sasaran. Aspek output masih terkendala diwaktu dan pendistribusian, sehingga masih ada remaja putri yang tidak mendapatkan TTD setiap minggunya karena stok obat yang sedikit di sekolah. Dan untuk aspek outcome adanya efek dan dampak yang dialami oleh remaja putri, karena masih kurangnya pengetahuan remaja putri tentang manfaat dan cara mengkonsumsi TTD. Kesimpulan: pelaksanaan program pemberian TTD di SMA, akan dapat terlaksana sesuai dengan target pemerintah apabila ada dukungan semua pihak, mulai dari orangtua, sekolah, Puskesmas, Dinas Kesehatan setempat dan Pemerintah.guna mencegah terjadi anemia pada remaja putri.
RIWAYAT ANEMIA DAN USIA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUPATEN PRINGSEWU Yeti Septiasari; Nurwinda Saputri; Dzul Istiqomah Hasyim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3028

Abstract

Stunting pada balita merupakan masalah kesehatan serius yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk anemia pada kehamilan dan prematuritas. Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, yang berkontribusi pada kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara anemia pada kehamilan dan prematuritas dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Pringsewu tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Jumlah sampel 60 balita umur 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pringsewu yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan rekam medis. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita dari ibu yang mengalami anemia memiliki risiko lebih tinggi mengalami stunting (51,7%) dibandingkan ibu tanpa anemia (48,3%). Selain itu, balita yang lahir prematur lebih banyak mengalami stunting (46,7%) dibandingkan balita dari kehamilan normal (31,7%). Uji chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dan prematuritas dengan kejadian stunting (p-value
PENGARUH PENGETAHUAN IBU TERHADAP PERKEMBANGAN BALITA STUNTING DI KECAMATAN TEGAL TIMUR KOTA TEGAL Endang Susilowati; Nina Maria Desi; Fitriana Rakhimah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3029

Abstract

Perkembangan anak umumnya dapat didefinisikan sebagai pencapaian keterampilan motorik kasar dan motorik halus, perilaku sosial serta kemampuan kognitif. Meskipun banyak faktor dapat mempengaruhi perkembangan anak, banyak hasil studi yang menunjukkan bukti adanya hubungan yang linier antara gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang buruk. Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan ibu terhadap perkembangan balita stunting. Hasil analisis menggunakan uji chi square nilai p sebesar 0,003 menunjukkan terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan ibu.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEBIASAAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA SISWI MTS PAMULANGAN YOGYAKARTA Aisah Laila Fitriani; Diah Nur Anisa; Yuni Purwati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i2.3030

Abstract

Dismenore adalah rasa nyeri yang dirasakan pada perut bawah yang terjadi ketika menstruasi atau sebelum dan sesudah menstruasi, yang dapat menimbulkan beberapa dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara status gizi dan kebiasaan konsumsi fast food dengan kejadian dismenore pada siswi MTS Pamulangan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan korelasional, dengan jumlah sampel sebanyak 47 yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data mengenai status gizi diperoleh melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan, sedangkan data tentang kebiasaan konsumsi fast food dan kejadian dismenore diperoleh melalui kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman rank, sementara analisis multivariat menggunakan regresi ordinal. Hasil dari analisis bivariat dengan uji Spearman rank menunjukkan hubungan yang signifikan antara status gizi dan kejadian dismenore (p = 0,000 < 0,05), serta antara kebiasaan konsumsi fast food dan kejadian dismenore (p = 0,000 < 0,05). Berdasarkan pada uji multivariat, variabel yang paling mempengaruhi kejadian dismenore adalah status gizi (p = 0,000 < 0,05). Dari penelitian yang telah dilakukan ini dapat disimpulkan bahwasanya ada hubungan antara status gizi dan kejadian dismenore pada siswi MTS Pamulangan Yogyakarta, adanya hubungan antara kebiasaan konsumsi fast food dan kejadian dismenore pada siswi MTS Pamulangan Yogyakarta, dan status gizi merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian dismenore.

Filter by Year

2012 2026