cover
Contact Name
Taufik Hidayat
Contact Email
besthd22@gmail.com
Phone
+6285891495357
Journal Mail Official
jipt@untirta.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Pertanian Pascasarjana UNTIRTA Alamat Kontak : Jl.Raya Jakarta Km.4 Kota Serang Banten 42124
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa
ISSN : -     EISSN : 27153657     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa merupakan publikasi ilmiah berkala yang diterbitkan Program Studi Ilmu Pertanian Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian terhadap teori dan praktek penerapan ilmu pertanian dalam arti luas, meliputi Ilmu Tanaman, Agronomi, Agro-teknologi, AgroEkosistem dan Lingkungan, Ilmu Pangan, Teknologi Pangan, Agribisnis, Sosial-Ekonomi Pertanian, dan Informasi Pertanian.
Articles 81 Documents
Penanganan Pasca Panen: Pengemasan, Penyimpanan, dan Distribusi Pada Budidaya Hidroponik Selada (Lactuca Sativa L.) Di Riyan Farm Kota Serang Aulia Haniifah; Annisa Nailah Hanun; Nazwa Muji Afrisza; Vega Yoesepa Pamela; Fitria Riany Eris
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jipt.v8i1.41304

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan komoditas yang mudah mengalami kerusakan setelah panen sehingga memerlukan penanganan pascapanen yang tepat untuk mempertahankan kualitas dan kesegarannya. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui sistem budidaya hidroponik selada serta mengevaluasi penanganan pascapanen yang diterapkan di Riyan Farm, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Budidaya selada hidroponik dilakukan mulai dari penyemaian hingga tahap pendewasaan. Perlakuan budidaya yang terkontrol, seperti pengaturan pH, pemberian nutrisi AB mix, dan pengendalian hama serta penyakit mampu menghasilkan selada yang berkualitas baik dari segi nutrisi maupun segi penerimaan konsumen. Namun, pengemasan, distribusi, dan penyimpanan pascapanen belum dilakukan secara tepat. Penggunaan plastik PE sebagai kemasan kurang efektif dalam mempertahankan mutu karena permeabilitasnya dapat mempercepat respirasi dan meningkatkan kelembaban yang memicu pembusukan. Proses distribusi masih dilakukan secara sederhana tanpa sistem pendingin. Penyimpanan pada suhu ruang dapat menyebabkan penurunan kualitas selada, seperti layu, susut bobot, dan kerusakan akibat benturan selama distribusi. Perbaikan dapat dilakukan melalui penggunaan kemasan plastik PP, penerapan sistem pendingin selama distribusi dan penyimpanan agar kualitas, kesegaran, dan umur simpan selada dapat dipertahankan hingga sampai ke konsumen.