cover
Contact Name
Dr. Rini Mastuti
Contact Email
agribisnisfp@unsam.ac.id
Phone
+6281233449938
Journal Mail Official
agribisnisfp@unsam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Samudra Jalan Meurandeh, Langsa-Aceh
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penelitian Agrisamudra
Published by Universitas Samudra
ISSN : 24600709     EISSN : 26856611     DOI : 10.33059
Focus and Scope Agricultural Economic, Agribussiness Management, Entrepreneurship, Agricultural Marketing, Agricultural Policy, Farmer Empowerment, Agricultural Communication Extension
Articles 125 Documents
Kontribusi Tenaga Kerja Wanita Pada Usaha Home Industry Emping Melinjo Terhadap Pendapatan Keluarga Di Desa Tebing Tanjung Selamat, Kabupaten Langkat Laili Azueni Vicesta; Fiddini Alham; Rozalina Rozalina
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted with the aim of analyzing the income of women workers in the melinjo chips home industry business in increasing family income and analyzing the contribution of the income of women workers in the melinjo chips home industry business to family income in Tebing Tanjung Selamat Village, Padang Tualang District, Langkat Regency. The location of this research was carried out in Tebing Tanjung Selamat Village, Padang Tualang District, Langkat Regency with the consideration that the area is a home industry for melinjo chips. Primary data was obtained by means of direct interviews and questionnaires with respondents. In this study, the number of samples was 21 female workers who worked in the melinjo emping home industry who were married. The determination of the number of samples used by the author in this study is the saturated sample method. The data analysis used is descriptive quantitative and qualitative for the involvement of women workers in the melinjo emping home industry business and the contribution of income obtained from women workers. The results showed that; 1) The average income earned by female workers every month is Rp. 655.429/Month. This income is far below the UMK (Regency/City Minimum Wage) of Langkat Regency, which is Rp. 2,711,000. However, this income is considered very helpful for the family's economy. 2) The contribution of female workers' income to family income is 26%, meaning that the contribution of female workers' income based on the contribution interval scale is included in the medium contribution criteria (20.00-30.00%).
Efisiensi Produksi Cabai Besar Di Indonesia Juliansyah, Hijri; Wahyuna, Fajar; Rozalina; Trisniarti, Noviami
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v9i2.7198

Abstract

Penelitian ini mengkaji tingkat efisiensi luas lahan, tenaga kerja, dan investasi produksi cabai merah di Indonesia. Kajian kuantitatif ini menggunakan data sekunder berupa data time series produksi cabai merah di Indonesia dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2020. Melalui metode Envelopment Analysis Data (DEA), hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi produksi cabai merah Indonesia produksi periode 2015-2020 berfluktuasi (CRS dan VRS). Perhitungan efisiensi dengan model CRS menunjukkan bahwa rata-rata tingkat efisiensi luas lahan produksi cabai merah di Indonesia periode 2015-2020 adalah 100% (efisien). Sebaliknya, model VRS menunjukkan ketidakefisienan (99,23%). Kemudian, tingkat efisiensi tenaga kerja pada produksi pada model CRS dan VRS tidak efisien, dan tingkat efisiensi investasi pada produksi pada CRS dan VRS juga menunjukkan tidak efisien. Selisih antara nilai aktual dan target (potensi peningkatan) pada kedua model (CRS dan VRS) menunjukkan bahwa investasi (input) merupakan variabel yang paling tidak efisien, dengan nilai potensi peningkatan sebesar -26,9% pada tahun 2019. Total Faktor Produksi ( TFP) menunjukkan hasil analisis cabai merah tahun 2015-2020. secara rata-rata mengalami penurunan sebesar 0,981. Adanya beberapa potensi peningkatan dan penurunan nilai TFP produksi cabai besar Indonesia di Indonesia memerlukan inovasi untuk mengoptimalkan input (faktor produksi) dan output (produksi) dengan membuat kebijakan untuk mendorong penyerapan teknologi industri pertanian yang lebih kuat di masa mendatang.
Analisis Pendapatan Usaha Penggemukan Ternak Kambing Jawarandu Di Kelompok Tani Kuncen Farm Kecamatan Mijen Kota Semarang Pratama, Anwarudin; Subekti, Endah; Nur Awami, Shofia; Sasongko, Lutfi Aris
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v9i2.7201

Abstract

Analisis pendapatan usaha penggemukan ternak kambing Jawarandu dilakukan guna mengevaluasi dan membantu peternak agar dapat melakukan usaha yang berkelanjutan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya total biaya, penerimaan dan pendapatan usaha ternak kambing Jawarandu serta mengetahui tingkat R/C sekaligus BEP Unit dan BEP harga pada usaha ternak kambing Jawarandu. Metode pengambilan sampel responden menggunakan metode purposive dan metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan, BEP dan RC ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya usaha kambing Jawarandu dalam satu periode yaitu selama 4 bulan sebesar Rp 18.080.964, rata-rata penerimaan sebesar Rp 27.041.067, dan rata-rata pendapatan sebesar Rp 8.592.903. Nilai rata-rata R/C usaha ternak kambing Jawarandu sebesar 1,48. Nilai BEP unit sebesar 7 ekor sedangkan untuk BEP Harga Rp 1.771.300.
Analisis Persediaan Bahan Baku (Raw Material Inventory) Ubi Kayu Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada Industri Keripik Cinta Mas Hendro Dwica, Tiara Egya; Alham, Fiddini; Gustiana, Cut
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v9i2.7204

Abstract

Secara umum pengendalian persediaan bahan baku dihitung dengan melakukan analisis dengan metode Economic Order Quantity (EOQ). Keripik Cinta Mas Hendro merupakan usaha yang bergerak di bidang kuliner cemilan keripik yang cukup besar dan berdiri sejak tahun 2008. Saat ini Keripik Cinta Mas Hendro memiliki tenaga kerja sebanyak 350 orang yang yang pekerjaanya dibagi atas 3 sift. Rata rata produksi pertahunnya adalah 150 ton/bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakan persediaan bahan baku Industri Keripik Cinta Mas Hendro terdiri atas jumlah pembelian yang ekonomis, menganalisis jumlah persediaan pengaman sebelum dilakukan titik pemesanan kembali, dan menganalisis jumlah persediaan maksimal yang dimiliki industri keripik cinta mas hendro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2022 dan merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan dilakukan sampel secara purposive sampling dengan pendekatan studi kasus.pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuisioner, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas liliefors, EOQ, Safety stock, Re-order point, Maksimum inventory, Total inventory cost dan efisiensi biaya persediaan. Hasil dari penelitian ini adalah jumlah pembelian yang ekonomis bahan baku ubi kayu pada keripik cinta mas hendro adalah 85.772,98 Kg dengan frekuensi sebanyak 22 kali. Dengan menggunakan metode EOQ nilai safety stock 18.618,99 kg, dan titik pemesanan kembali disaat jumlah mencapai 23.758,79 Kg. Dengan menggunakan metode EOQ total biaya persediaan yang dikeluarkan dapat menjadi efisien dan perusahaan dapat menekan biaya agar lebih rendah lagi.
Analisis Komparatif Kelayakan Usahatani Tebu (Saccharum officinarum) Di Lahan Sawah Dan Lahan Kering Di Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang Safitriyani; Wahyuningsih, Sri; Subantoro, Renan; Sasongko, Lutfi Aris
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v9i2.7205

Abstract

Tebu merupakan tanaman yang digunakan sebagai bahan baku gula. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerimaan, pendapatan, keuntungan usahatani, serta kelayakan usahatani tebu (Saccharum officinarum L) di lahan sawah dan lahan kering di Desa Kalitengah Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang ditinjau dari R/C dan ROI (Return On Investment). Metode dasar penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik penentuan sampel responden dengan cara metode sensus. Berdasarkan analisis menunjukkan biaya eksplisit lahan sawah sebesar Rp. 10.187.228 untuk petani tebu lahan kering dan Rp. 9.985.541 serta biaya implisit lahan sawah sebesar Rp. 1.558.565 dan biaya implisit lahan kering Rp.1.512.622 didapatkan total biaya petani tebu lahan sawah Rp.11.806.011 dan petani tebu lahan kering Rp. 10.651.676. Penerimaan yang didapatkan petani tebu lahan sawah sebesar Rp. 48.495.652 dan Rp. 48.132.432 untuk petani tebu lahan kering. Pendapatan yang diperoleh petani tebu lahan sawah sebesar Rp.38.308.424 dan Rp. 38.146.892 untuk petani tebu lahan kering. Keuntungan pada lahan sawah sebesar Rp.36.749.859 dan lahan kering sebesar Rp.36.634.270. Nilai R/C sebesar 4,101 untuk petani tebu lahan sawah dan sebesar 3,98 untuk petani tebu lahan kering. Nilai ROI sebesar 4,34% lahan sawah dan 4,38% lahan kering. Perbandingan penerimaan, pendapatan, keuntungan, R/C dan ROI menunjukan terdapat perbedaan tidak nyata berdasarkan uji-t.
Pengaruh Produksi Dan Produktivitas Padi Terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia Muliati; Juliansyah, Hijri; Rozalina
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v9i2.7206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi padi dan produktivitas padi terhadap Produk Domestik Regional Bruto. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dengan pendekatan data panel, terdiri dari data time series selama lima tahun dari tahun 2014-2019 dan data cross section dari 34 Provinsi, dengan jumlah observasi sebanyak 204 data. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Data Panel dengan model yang terpilih Fixed Effect Model. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa produksi padi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap produk domestik regional bruto, kemudian produktivitas padi juga memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap produk domestik regional bruto 34 provinsi Indonesia.
Strategi Bertahan Kegiatan Pemasaran Home Industry YUAN Di Masa Pandemi Covid-19 Lestari, Susi Putri Ayu; Hayati, Mardiyah
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v10i1.8281

Abstract

Penjualan para pelaku usaha mengalami penurunan karena adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah sebagai upaya penekanan jumlah penyebaran covid-19 sehingga para pelaku usaha termasuk pemilik home industry “YUAN” dituntut memikirkan strategi pemasaran pasca pandemi untuk mengembalikan kondisi perekonomian usahanya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah 1) menganalisis eksisting strategi pemasaran home industry “YUAN”; (2) menganalisis strategi pemasaran home industry “YUAN” pasca pandemi covid-19; (3) menentukan prioritas strategi bauran pemasaran pasca pandemi covid-19. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis STP (Segmenting, Targeting, Positioning), bauran pemasaran (marketing mix) dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemilik telah menerapkan segmenting, targeting, positioning dan strategi bauran pemasaran namun belum optimal; (2) pemilik perlu memperbaiki beberapa strategi pemasaran yang telah dilakukan; (3) prioritas strategi bauran pemasaran pasca pandemi covid-19 adalah strategi tempat atau distribusi.
Analisis Pendapatan Usahatani Pinang (Areca Cathecu L) Di Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur Novita, Tian
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v10i1.8282

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Analisis Pendapatan Usahatani Pinang (Areca Cathecu L) Di Kecamatan Idi Rayeuk” dengan permasalahan bahwa usahatani pinang di Kecamatan Idi Rayeuk memiliki potensi dalam pengembangan usahatani pinang akan tetapi belum diupayakan secara optimal. Melalui penelitian ini penulis akan mengamati besarnya tingkat pendapatan yang diterima oleh petani dan apakah usahatani pinang di Kecamatan Idi Rayek layak untuk diusahakan. Penelitian ini menggunakan metode penentuan lokasi yaitu purposive sampling dengan sampel sebanyak 15 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini maka penulis menarik kesimpulan bahwausahatani pinang di Kecamatan Idi Rayeuk tidak layak untuk diusahakan karena memiliki tingkat pendapatan yang lebih rendah dibandingkan biaya yang dikeluarkan. Penerimaan usahatani pinang di Kecamatan Idi Rayeuk senilai Rp.292.000 /periode apabila diperhitungkan dengan penggunakan alat analisis R/C ratio 0,21 atau R/C ratio < 1 sehingga usahatani tersebut tidak layak untuk diusahakan.
Analisis Kelayakan Usaha Produksi Kerupuk Tempe Di Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa Desy Pratiwi; Gustiana, Cut; Hanisah
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v10i1.8297

Abstract

This study aims to analyze the profitability and feasibility of tempe production in Paya Bujok Beuramo Village, West Langsa District, Langsa City. This research was conducted using a survey method. This research was conducted in Paya Bujok Beuramo Village, West Langsa District, Langsa City. The scope of this research is to analyze the feasibility of Tempe Cracker Production Business in West Langsa District, Langsa City. The time of the study was carried out from September to October 2021. The results of the financial feasibility analysis using 2 (two) assessment criteria for the tempe cracker production business in West Langsa District, Langsa City were feasible. Financial feasibility in this study is R/C, which is the ratio of total revenue to total production costs that is greater than one, which has a ratio of 1.40, or 1.40 > 1, so it can be concluded that this tempe cracker business can be said to be profitable. and worth running. Likewise the calculation of BEP, the total value of revenue is Rp. 44,064,000.00 > BEP Revenue Rp. 4,216,490.72, Production value is 2,592 Kg > Production BEP 248.03 Kg and Price value is Rp. 17,000 > BEP Price Rp. 12126.77. Thus, it can be concluded that the tempe cracker business is profitable and feasible.
Komparasi Pendapatan Petani Sebelum Dan Setelah Perubahan Tarif Cukai Hasil Tembakau (Kasus Di Desa Tlilir Kecamatan Tlogomulyo Kabupaten Temanggung) Shofiyuddin, Fadlian Yudha Imam; Dewi Hastuti; Nur Awami, Shofia; Renan Subantoro
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v10i1.8298

Abstract

This study aims to determine the average income of tobacco farmers before and after the implementation of change in tobacco tax. The study used a descriptive basic method and the determination of the sampling location was carried out intentionally (purposive sampling). The number of respondents in this study amounted to 43 respondents. Data were collected by means of interviews, observations and questionnaires. The analytical method used in this research is the total cost, revenue, income and income comparison using a paired t-test. The results showed that the average total cost of tobacco farming in 2019 reached Rp 19.184.782,7 with the average total tobacco production in 2019 reaching 1.168 Kg, an average selling price of Rp 85.298/Kg, obtained average revenue of Rp 99.655.234,65 and the average tobacco farming income in 2019 reached Rp 80.860.902. While the average total cost in 2020 reached Rp 19.399.188,7 with the average total tobacco production in 2020 reaching 1.197 Kg, the average selling price was Rp 62.686/Kg the average revenue was Rp 75.024.992,97 and the average tobacco farming income in 2020 reached Rp 55.533.276. The results of the paired t-test show that the average income of tobacco farming in the 2019 and 2020 planting seasons using a paired t-test that there is a significant difference between the average income of tobacco farmers during the harvest period before and after the implementation of change in tobacco tax.

Page 10 of 13 | Total Record : 125