cover
Contact Name
Boy Riza Juanda
Contact Email
boyrizajuanda@unsam.ac.id
Phone
+6285260088450
Journal Mail Official
boyrizajuanda@unsam.ac.id
Editorial Address
Jl. Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa - Aceh, 24415
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penelitian Agrosamudra
Published by Universitas Samudra
ISSN : 23560495     EISSN : 27164101     DOI : https://doi.org/10.33059/jupas.v9i1.5466
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrosamudra adalah media ilmiah yang memuat kajian konseptual dan kajian hasil penelitian di bidang agroteknologi yang meliputi Kesuburan Tanah, Bioteknologi Pertanian, Remote Sensing, Pemuliaan Tanaman, Hidrologi, Pengembangan Wilayah, Agronomi, Hama Penyakit Tanaman dan Konservasi Sumber Daya Lahan
Articles 155 Documents
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN DALAM ZPT AUKSIN TERHADAP VIABILITAS BENIH SEMANGKA (Citurullus lunatus) KADALUARSA Adnan Amin; Boy Riza Juanda; Muhammad Zaini
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman dalam ZPT auksin terhadap viabilitas benih semangka kadaluarsa serta interaksi yang dimunculkan dari keduanya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu: Faktor konsentrasi Auksin (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf yaitu : K0 (0 ml/liter air atau kontrol), K1 (1 ml/liter air), K2 (2 ml/liter air) dan K3 (3 ml/liter air). Faktor lama perendaman (L) yang terdiri terdiri dari 4 (empat) taraf yaitu : L0 (0 jam atau kontrol), L1 (2 jam), L2 (4 jam) dan L3 (6 jam). Untuk menggambarkan perkecambahan benih semangka maka dilakukan pengamatan dengan parameter sebagai berikut ; daya kecambah, potensi tumbuh, vigor, tinggi kecambah, serta panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Konsentrasi Auksin berpengaruh sangat nyata terhadap daya kecambah, potensi tumbuh, indeks vigor, tinggi kecambah dan panjang akar benih semangka kadaluarsa. Perlakuan konsentrasi Auksin terbaik dijumpai pada konsentrasi 2 ml/liter air (L2). Perlakuan lama perendaman dalam ZPT Auksin berpengaruh sangat nyata terhadap daya kecambah, potensi tumbuh, indeks vigor, tinggi kecambah dan panjang akar benih semangka kadaluarsa. Perlakuan lama perendaman terbaik dijumpai pada lama perendaman 4 jam (L2). Interaksi antara perlakuan konsentrasi dan lama perendaman dalam ZPT Auksin berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter pengamatan yang meliputi daya kecambah, potensi tumbuh, indeks vigor, tinggi kecambah, serta panjang akar.
PENGARUH UKURAN BIJI DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BIBIT KARET (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) Syamsul Bahri; Saukani Saukani
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ukuran biji dan media tanam terhadap perkecambahan dan pertumbuhan bibit karet serta interaksi keduanya. Penelitian ini telah dilaksanakan di Gampong Sidodadi Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, pada bulan Pebruari sampai Mei 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial yang terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu : Faktor Ukuran Biji (U) dengan 3 taraf yaitu : Uı = Ukuran Biji Kecil, U2 = Ukuran Biji Sedang dan U3 = Ukuran Biji Besar dan faktor Media Tanam (M) dengan 3 taraf yaitu : M1 = Top Soil : Pasir (1:1), M2 = Top Soil : Pasir (2:1) dan M3 = Top Soil : Pasir (3:1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ukuran biji karet berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh, daya kecambah, kecepatan tumbuh, tinggi tanaman umur 3 BST, diameter batang umur 2 dan 3 BST, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 2 BST, panjang daun umur 2 dan 3 BST. Perlakuan ukuran biji karet terbaik dijumpai pada perlakuan biji sedang (U2). Perlakuan media tumbuh bibit karet berpengaruh nyata terhadap parameter meliputi potensi tumbuh, daya kecambah, kecepatan tumbuh, tinggi tanaman umur 3 BST, panjang daun umur 2, 3 BST, panjang akar umur 3 BST. Perlakuan media tanam terbaik adalah (M2). Terdapat interaksi yang nyata antara ukuran biji dan media tanam terhadap parameter panjang daun umur 2 dan 3 BST. Interaksi terbaik didapatkan pada perlakuan U2 dan M2.
UJI ADAPTASI BEBERAPA KULTIVAR PADI GOGO LOKAL KABUPATEN ACEH TIMUR DI LAHAN KERING KEBUN PERCOBAAN UNIVERSITAS SAMUDRA Muhammad Syahril
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan lahan kering untuk pertanian cukup potensial mengingat potensi lahan kering yang cukup luas. Pengembangan padi gogo yang dapat beradaptasi dengan baik pada lahan kering dengan produksi yang tinggi dapat menjadi solusi untuk lahan-lahan kering. Untuk mendapatkan padi gogo yang mampu memberikan produksi tinggi pada lahan kering diperlukan pengujian dari beberapa kultivar yang tersedia. Penelitian dilaksanakan pada lahan kering kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra dengan ketinggian tempat ± 10 mdpl. Penelitan menggunakan 7 kultivar padi gogo lokal hasil eksplorasi di kabupaten Aceh Timur provinsi Aceh, Indonesia. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah anakan (batang), jumlah anakan produktif (batang), umur berbunga (hari), umur panen (hari), jumlah gabah berisi per malai (buah), produksi per sampel (g) dan produksi per plot (kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tedapat perbedaan yang nyata diantara kultivar yang diamati pada semua parameter yang diamati.
PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA ANDISOL DAN PRODUKSI RUMPUT GAJAHA KIBAT JENIS DAN DOSIS PUPUKO RGANIK DI KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH Iwan Saputra; Dolly Sojuangan Siregar
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sifat fisika tanah terdiri dari berat volume, porositas, permeabilitas, indeks stabilitas agregrat, dan kadar air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan beberapa sifat fisika tanah serta pertumbuhan dan produksi rumput gajah (Pennisetum purpureum L.) akibat pemberian jenis dan dosis pupuk organik di Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari dua faktor, yaitu faktor jenis pupuk organik terdiri dari tiga taraf yaitu kompos, kompos gelondong kopi dan pupuk kandang serta dosis pupuk organik terdiri dari empat taraf yaitu 0, 5, 10 dan 15 ton ha-1. Jenis dan dosis pupuk organik secara faktor tunggal berpengaruh sangat nyata dan nyata terhadap tinggi rumput gajah pada pemotongan I, II dan III. Jenis dan dosis pupuk organik secara interaksi berpengaruh sangat nyata terhadap berat rumput gajah pemotongan II danke III. Berat tertinggi dijumpai pada dosis :(a) 24,90ton ha-1pada jenis pupuk organik kompos dengan hasil rumput gajah 72,10kg plot-1, (b) 16,36 ton ha-1pada pupuk organik jenis gelondong kopi dengan hasil rumput gajah 37,15 kg plot-1, dan (c) 12,74 ton ha-1pada jenis pupuk kandang dengan hasil rumput gajah sebesar 27,97 kg plot-1.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS KEDELAI (Glycine max, L.) TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN Syamsul Bahri
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to determine the growth response and yield of three soybean varieties (Glycine max, L.) "against drought stress and interaction. This research was conducted in Birem Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur with height of place 3 meter from sea level and soil pH 5,5. Implementation of research start from February until June 2017. This research use Randomized Block Design (RAK) with factorial pattern consisting of 2 (two) factors, namely: Factor three varieties are: V1 = Agromulyo, V2 = Wilis and V3 = Kaba and drought stress factors are: K1 = 80% of KL = 1.3 l, K2 = 60% of KL = 0.97 l, K3 = 40% of KL = 0.65 l and K4 = 20% of KL = 0.32 l. To illustrate the growth and production of soybean crops, observations were made on the parameters of plant height, number of productive branches, root length, number of pods per polybag, number of pods, dry seed weight per polybag and 100 grains of dry beans. The results showed that the treatment of three varieties had a very significant effect on plant height at age 50 HST and number of pods per polibag and significantly effect on plant height at age 35 HST. The best varieties are found in V1 treatment (Agromulyo). the drought stress treatment had a very significant effect on plant height at age 35 and 50 HST, root length, number of pods and weight of 100 grains of dried beans and significantly affect the number of productive branches and the weight of dry beans per polybag. The best growth and production of soybean due to drought stress was found in the treatment of K2 (0.97 l). The interaction between three varieties and drought stress had no significant effect on all parameters tested. In relation to the results of this study for the cultivation of soybean crops it is advisable to use Agromulyo varity and drought stress levels of 60% of KL = 0.97 l performed separately.
Isolation of Endophytic Bacteria from Sugarcane and Its Role as Biocontrol Agents and Plant Growth Inducer astri afriani
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studies on endophytic bacteria has been increasing recently due to its potency to promote plant growth and induce plant tolerance to pests and diseases. The research was undergone to isolate endophytic bacteria from sugarcane followed by evaluation of their biocontrol and plant growth activities. Isolation of endophytic bacteria was based-on surface-sterilized method using alcohol 70% and 0,1% HgCl₂ on NA media. The result showed: 10 isolate endophytic bacteria had isolation were: B1, B2, B3, B4, B5, B6, B7, B8, B9, and B10. Three isolate had clear zone on petridish ≥ 20 mm in vitro testing is B9, B7, and B2. The results showed of endophytic bacteria filtrate test B2 produces alkaloid and terpenoid compounds, B7 contains saponin flavonoid, tannin and terpenoid compounds and B9 contains alkaloid, tannin and terpenoid compounds. This indicated that some of the endophytic bacteria have the potency as biocontrol agents and inducer of plant growth.
PERANCANGAN GREEN POLYBAG DARI LIMBAH KELAPA SAWIT SEBAGAI MEDIA PEMBIBITAN PRE NURSERY TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) zulham effendi
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan di areal dan Rumah Kaca Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan LPP Medan. Penelitian dimulai dari tanggal 1 Maret 2017 sampai 27 Juni 2017.Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 level perlakuan untuk faktor pertama, dan 3 level perlakuan untuk faktor kedua. Faktor 1 merupakan komposisi limbah kelapa sawit yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : L1: 100% TKKS, L2 : 50% TKKS + 50% Pelepah Kelapa Sawit, dan L3: 50% TKKS + 25%Pelepah Kelapa Sawit +25% Batang Dalam. Faktor 2 merupakan dosis NaOH konsentrasi 20% dengan campuran Tanin masing-masing perlakuan sebanyak 14,8 ml yang terdiri dari 3 taraf , yaitu :N1 : NaOH 45 gr, N2 : NaOH 65 gr, dan N3 : NaOH 85 gr. Penggunaan limbah pabrik kelapa sawit TKKS 100 %menunjukkan adanya respon terhadap parameter pH green polybag dengan nilai pH 9,67. pHgreen polybag telah mendekati pH bahan organic yang telah dikomposkan sehingga mudah terdekomposisi didalam tanah.Pemberian dosisi NaOH sebanyak 65 g menunjukkan adanya respon terhadap parameter ratio C/N green polybag dengan nilai ratio C/N 6,06%.Interaksi antara penggunaan limbah pabrik kelapa sawit dan dosis NaOH menunjukkan tidak adanya respon terhadap semua parameter yang diamati.
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMANYA PERENDAMAN DALAM LARUTAN GIBERELLIN TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH KAKAO Adnan Amin
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman dalam larutan giberellin terhadap perkecambahan benih kakao serta interaksi yang dimunculkan dari kedua perlakuan tersebut. Rancangan yang dugunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu : faktor konsentrasi Giberellin (G) yang terdiri dari 4 taraf yaitu ; G0 (0,0 ml/liter air atau kontrol), G1 (0,5 ml/liter air), G2 (1,0 ml/liter air), dan G3 (1,5 ml/liter air). Faktor lama perendaman (L) yang terdiri terdiri dari 4 taraf yaitu : L0 (0 jam atau kontrol), L1 (12 jam), L2 (24 jam), dan L3 (36 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi giberellin berpengaruh nyata terhadap daya kecambah benih kakao pada umur 14 HST. Perlakuan konsentrasi giberellin terbaik ditemukan pada konsentrasi 1,5 ml/liter air (G3). Lama perendaman dalam giberellin berpengaruh sangat nyata terhadap daya kecambah benih kakao umur 14 HST, dan vigor benih kakao pada umur 14 HST, serta berpengaruh nyata terhadap daya kecambah umur 7 HST dan potensi tumbuh. Perlakuan lama perendaman terbaik ditemukan pada perendaman 24 jam (L2). Interaksi antara perlakuan konsentrasi dan lama perendaman dalam giberellin berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter pengamatan yang meliputi daya kecambah, potensi tumbuh, vigor, tinggi kecambah, serta panjang akar. Berdasarkan hasil penelitian, untuk mendapatkan perkecambahan yang optimal pada benih kakao dianjurkan menggunakan larutan giberellin dengan konsentrasi 1,5 ml/liter air dan lama perendaman 24 jam, yang dilakukan secara terpisah.
KOLONI SEMUT Myopopone castanea SMITH (hymenoptera : formicidae) SEBAGAI PREDATOR Oryctes Rhinoceros L. (coleoptera: scarabaidae) PADA ONGGOKAN BATANG SAWIT DI LABORATORIUM rini susanti
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oryctes rhinoceros (Coleoptera: Scarabaeidae) is an important pest in palm oil plants in Indonesia. Biological control is one of the pest control methods O. rhinoceros L. Natural enemies representing the world of insects can be classified into two predators and parasitoids. Ants M. Castanea as a predator on pest Oryctes rhinoceros can be bred in bulk. Breeding mass necessary BioEkologi understanding of natural enemies. The purpose of this study was to determine the ants of colony Mypoponae castanea as predators of the palm stem borer O. rhinoceros (Coleoptera: Scarabaidae) on a pile of oil palm trunk in laboratory.This research was conducted at the Laboratory of Pest Plant of the Faculty of Agriculture, University of Sumatra Utara, Medan (± 25 m above sea level). This research was conducted in November 2014 to Agustus 2015. The results showed a colony of M. castanea had one queen with 5-6 male ants and 60-70 worker ants in the laboratory.
PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogeae, L) PADA BERBAGAI UKURAN BENIH DAN KEDALAMAN OLAH TANAH Rosmaiti Rosmaiti; Iswahyudi Iswahyudi; azhari azhari
Jurnal Penelitian Agrosamudra Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Agrosamudra
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil kacang tanah (Arachis hypogeae, L) pada berbagai ukuran benih dan kedalaman olah tanah serta interaksi antara kedua perlakuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan, perlakuan berat benih berperanguh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 25, 50 dan 75 HST, jumlah daun pada umur 25, 50 dan 75 HST, jumlah polong, produksi perumpun dan berat 100 biji. Perlakuan berat benih terbaik yaitu B3 (Besar =0,41 - 0,50 gr). Perlakuan kedalaman olah tanah berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 25, 50 dan 75 HST, jumlah daun pada umur 25, 50 dan 75 HST, jumlah polong, produksi perumpun dan berat 100 biji. Perlakuan kedalaman olah tanah terbaik yaitu K3 = 30 cm. Interaksi antara berat benih dan kedalaman olah tanah berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 25, 50 dan 75 HST. Interaksi perlakuan terbaik yaitu B3K3 (besar = 0,41 - 0,50 gr) dan kedalaman olah tanah = 30 cm.

Page 7 of 16 | Total Record : 155